p-Index From 2021 - 2026
4.704
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HUMANIKA Jurnal Natapraja : Kajian Ilmu Administrasi Negara Jurnal El-Riyasah : Jurnal Kepemimpinan dan Administrasi Jurnal Pengembangan Kota Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Jurnal Administrasi Negara JURNAL MAHKAMAH Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Policy & Governance Review ARISTO Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal SOLMA Sawala : Jurnal Administrasi Negara Jurnal Transformative Jurnal Good Governance Jurnal Profetik Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja Journal of Public Administration and Local Governance Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia ADI Journal on Recent Innovation (AJRI) Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Jurnal Administrative Reform Madani : Indonesian Journal of Civil Society Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Indonesian Journal of Social Science Research Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Journal of Social Outreach Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Social Science Research Journal Jurnal Menara : Manajemen Sumber Daya Manusia SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

Effective Local Leadership as an Instrument and Model in Stunting Handling in Mongpok Village Serang Regency Sururi, Ahmad; Ungku Mohd Nurdin, Ungku Khairunnisa bt; Sartika Iriany, Ieke; Pasciana, Rostiena
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 22 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v22i2.1291

Abstract

Stunting is a significant health issue in most countries around the world, and various research evidence from different countries has shown that most of the success in tackling stunting is due to effective local leadership. This study aims to discuss effective local leadership in addressing stunting in Mongpok Village, Serang Regency, Banten Province, Indonesia, using four concepts or dimensions of leadership, namely transformational leadership, collaborative leadership, socio-cultural leadership, and shared leadership, as well as formulating an effective local leadership model. The research used a qualitative descriptive approach through data collection techniques through interviews and observations. The data were analyzed using systematic qualitative data analysis through classification (coding), labeling, category preparation, and data classification. The research results show that the four dimensions of leadership, namely transformational, collaborative, sociocultural, and shared leadership, contribute and complement each other in encouraging the success of effective local leadership in dealing with stunting. The research findings show the importance of responsive leadership, collaborative leadership based on planning and openness, leadership oriented to local wisdom, leadership that positions the community as the leading actor, and effective local leadership model in handling stunting. This research concludes that effective local leadership is evidence of successful stunting handling in Mongpok Village, Indonesia.
Transformasi Kelembagaan Birokrasi Provinsi Banten: Scenario dan Roadmap Pemerintah Daerah Provinsi Banten (Tinjauan Teoritis dan Normatif) Sururi, Ahmad; Winangsih, Rahmi; Mulyasih, Rahmi
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 13 No. 2 (2025): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v13i2.11317

Abstract

Transformasi kelembagaan menjadi prasyarat penting dalam menjawab tantangan kompleks pemerintahan daerah di era digital dan tata kelola kolaboratif. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual skenario dan roadmap transformasi kelembagaan pemerintahan daerah berbasis analisis multidimensi—struktural, kultural, teknologi, dan kapabilitas jaringan. Dengan pendekatan kualitatif dan studi literatur dari sumber-sumber ilmiah nasional dan internasional, artikel ini menawarkan kerangka kerja strategis serta kontribusi terhadap penguatan kapasitas kelembagaan sektor publik. Temuan utama menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi membutuhkan pendekatan adaptif, partisipatif, dan integratif, serta sinergi antara reformasi digital dan desain ulang kelembagaan. Artikel ini memberikan kontribusi terhadap ilmu administrasi publik dengan memperkaya teori transformasi kelembagaan serta praktik desain kebijakan kelembagaan yang berkelanjutan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA CILEGON Alief Nazwa Alam; Ahmad Sururi
Jurnal Menara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Al Hasanah Barokah Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65978/jm.v3i1.111

Abstract

Taxes are crucial as a primary source of state and regional revenue, particularly in supporting national development and regional fiscal independence. However, the low level of motor vehicle taxpayer compliance in Cilegon City is a strategic issue that requires further study. This study aims to analyze the influence of tax socialization, tax sanctions, taxpayer awareness, and service quality on the level of motor vehicle taxpayer compliance in Cilegon City, Banten Province. This study uses a quantitative approach with the path analysis method. Samples were taken from motor vehicle taxpayers in Cilegon City, and data were collected through questionnaires. The results show that the variables of tax socialization, tax sanctions, and service quality do not significantly influence taxpayer compliance, as indicated by the T-statistic values ​​of 0.612; 1.347; and 0.530, respectively (smaller than the T-table of 1.653). Conversely, taxpayer awareness has a positive and significant influence on compliance, with a T-statistic value of 2.376 (greater than the T-table). These findings indicate that increased compliance among motor vehicle taxpayers in Cilegon City is more influenced by individual awareness than by socialization, sanctions, or service quality. Therefore, compliance improvement strategies should focus on building tax awareness through ongoing education and a participatory approach.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DALAM MENCEGAH ALIH FUNGSI LAHAN DI KOTA SERANG Septa Pratama Suryani; Ahmad Sururi
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga ketahanan pangan di daerah yang mengalami tekanan pembangunan tinggi. Meskipun kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) telah ditetapkan, efektivitas implementasinya di tingkat lokal masih menjadi persoalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan LP2B dalam mengendalikan alih fungsi lahan di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model implementasi kebijakan dari Donald Van Meter dan Carl Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan LP2B belum berjalan optimal. Hal ini disebabkan oleh lemahnya pengawasan, belum efektifnya penegakan sanksi, terbatasnya koordinasi antar organisasi, serta belum tersedianya insentif bagi pemilik lahan. Selain itu, tekanan ekonomi dan meningkatnya nilai lahan turut mendorong terjadinya alih fungsi lahan. Temuan penelitian menunjukkan adanya implementation gap, yaitu kesenjangan antara kekuatan normatif kebijakan dan kapasitas implementasinya di tingkat lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan perlindungan lahan pertanian tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada penguatan kapasitas institusional, integrasi koordinasi antar aktor, serta penyediaan insentif ekonomi yang memadai.
Efektivitas Implementasi Program Pemeliharaan Infrastruktur Jaringan Irigasi Di Kabupaten Lebak Ahmad Sururi
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 13, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v13i1.6949

Abstract

Program pemeliharaan infrastruktur irigasi menjadi bagian penting terwujudnya pertanian yang berkelanjutan, dengan demikian pemeliharaan prasarana jaringan irigasi harus dilaksanakan secara rutin dan berkala guna menjaga terjadinya penurunan fungsi layanan jaringan irigasi. Metode penelitian menggunakan  penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 59 responden dan teknik analisis data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas melalui piranti lunak Statistical Program Social Science (SPSS) versi 22. Pengujian uji T-Test  dengan hipotesis pada penelitian ini yaitu hipotesis nol (Ho) kurang dari atau sama dengan (kurang dari sama dengan) 65% dan Hipotesis Alternatifnya (Ha) lebih dari (lebih dari) 65%, sehingga yang digunakan adalah uji pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas implementasi program pemeliharaan infrastruktur irigasi di Kabupaten Lebak belum berjalan efektif karena mencapai angka 56%, artinya angka tersebut kurang dari angka ideal yang diharapkan yaitu 65%. Hasil  diuji menunjukkan bahwa t-hitung jatuh pada penerimaan Ho dengan t-hitung = -0,11 dan t-tabel 0,678 sehingga dapat diketahui bahwa t-hitung lebih kecil dari pada t-tabel maka Ho diterima. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas PUPR Kabupaten Lebak harus meningkatkan lagi kualitas pemeliharaan jaringan irigasi dan bisa bermanfaat sesuai dengan fungsinya, peningkatan sumber daya aparatur dan penyelesaian pemeliharaan irigasi sesuai dengan SOP dan waktu yang sudah ditentukan.
Evaluasi Program Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (Model Kewirausahaan Sosial Di Kota Serang) Budi Hasanah; Ahmad Sururi; Daffa Putri Prananda; Adam Maulana Noval
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 2: Oktober 2022
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i2.17529

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendiskusikan evaluasi program kewirausahaan sosial dengan penitikberatan pada tiga aspek yaitu kepemimpinan, kemampuan inti dan dinamis, kemampuan pertumbuhan substantif. Metode penelitian kualitatif dipilih dalam studi ini dengan melakukan wawancara mendalam terhadap tiga UMKM kewirausahaan sosial yang berada di Kota Serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kepemimpinan, kemampuan inti dan dinamis serta kemampuan pertumbuhan substantif sebagai instrumen evaluasi program kewirausahaan sosial di Kota Serang sudah berjalan cukup efektif, hal ini terlihat dari pencapaian tujuan program UMKM yang mampu menanamkan nilai-nilai sosial kepada masyarakat selain dampak ekonomis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses inovasi, kerjasama dan pemahaman pengetahuan sumber daya manusia yang dilaksanakan secara berkelanjutan merupakan faktor-faktor yang dapat mendukung evaluasi program kewirausahaan sosial.