Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Penerapan Kepemimpinan Partisipatif Kepala Desa dalam Pengambilan Keputusan di Desa Hutadaa Kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo Novita Roni Sahi; Jusrin Kadir; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kepemimpinan partisipatif oleh Kepala Desa Hutadaa dalam proses pengambilan keputusan, dengan memfokuskan pada tiga aspek utama yaitu sikap dan kesadaran, komunikasi, serta keterampilan partisipatif masyarakat. Partisipasi masyarakat desa merupakan indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang demokratis dan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun budaya musyawarah mufakat telah mengakar kuat, partisipasi warga belum sepenuhnya aktif karena masih rendahnya keterampilan memahami substansi musyawarah, kurangnya kepercayaan diri untuk menyampaikan pendapat, serta komunikasi yang belum sepenuhnya terbuka. Kepala desa telah berupaya menerapkan pola kepemimpinan yang inklusif, namun masih diperlukan penguatan melalui strategi edukatif dan peningkatan kapasitas warga. Kesimpulannya, keberhasilan kepemimpinan partisipatif sangat bergantung pada kombinasi tiga aspek: sikap kolektif, komunikasi dua arah yang efektif, serta keterampilan warga dalam mengekspresikan aspirasi dan mengambil peran dalam proses pengambilan keputusan desa.
Persepsi Masyarakat Dalam Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Pembantu Desa Sidomukti Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo Sintia Kaharu; Yahya Antu; Luthfia Bakari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat dalam pelayanan kesehatan di puskesmas pembantu Desa Sidomukti Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan sejumlah informan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelayanan kesehatan di puskesmas pembantu desa sidomukti belum berjalan optimal sehingga menimbulkan persepsi negatif pada masyarakat. Diantaranya mengenai fasilitas yang ada masih belum memadai seperti ruangan yang sempit, tempat duduk yang terbatas, toilet yang sudah rusak, dan beberapa lainnya. Selanjutnya mengenai daya tanggap petugas kesehatan juga masih kurang karena adanya keterbatasan petugas kesehatan yang hanya terdiri 1 bidan dan 1 perawat tanpa ada petugas khusus bagian administrasi inilah yang menghambat jalannya pelayanan kesehatan, hal ini juga terlihat dari kedisiplinan petugas kesehatan yang masih kurang di mana masih ada beberapa petugas yang belum menjalankan tugasnya dengan baik sehingganya membuat pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas pembantu tidak berjalan dengan optimal. Adapun hal-hal yang disarankan yaitu perlunya penambahan fasilitas, penambahan petugas kesehatan khususnya pada bagian administrasi sehingganya dapat mempercepat pelayanan yang ada, dan perlunya pengawasan terhadap kedisiplinan petugas kesehatan puskesmas pembantu agar pelayanan kesehatan dapar berjalan dengan lancar.
Optimalisasi Pelayanan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Multazam Kota Gorontalo Putri Haluti; Lisda Van Gobel; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalisasi pelayanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Multazam Kota Gorontalo dengan menitikberatkan pada tiga dimensi utama pelayanan: tangible(bukti fisik), responsiveness (daya tanggap), dan empathy (empati). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pasien, tenaga kesehatan, dan unsur manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek tangibility, rumah sakit telah menyediakan fasilitas dasar, namun masih terdapat keluhan terkait ukuran ruangan yang sempit dan kurangnya privasi antar pasien. Pada aspek responsiveness, ditemukan bahwa respons tenaga medis belum konsisten dan kurang sigap dalam menangani kebutuhan pasien, terutama dalam situasi yang membutuhkan tindakan cepat. Sementara itu, pada aspek empathy, pelayanan masih dirasakan kurang personal dan belum mencerminkan kepedulian yang optimal, terlihat dari sikap sebagian tenaga kesehatan dan non-medis yang dinilai kurang ramah. Secara umum, pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Multazam belum mampu memenuhi harapan dan kepuasan pasien secara menyeluruh. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan melalui perbaikan fasilitas, pelatihan komunikasi empatik, dan penguatan sistem responsif menjadi langkah strategis yang perlu diambil.
Pengawasan Kepala Desa Dalam Pemanfaatan Dana Desa Di Desa Gihang Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Ining Anzalwati Korompot; Yahya Antu; Luthfia Bakari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengawasan kepala desa dalam pemanfaatan dana desa di Desa Gihang, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Fokus utama penelitian ini adalah pada penetapan standar, pengukuran, dan tindakan yang dilakukan dalam pengawasan penggunaan dana desa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada sejumlah informan kunci, observasi lapangan, serta pencatatan data sekunder yang relevan dengan permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan standar dalam pemanfaatan dana desa di Desa Gihang belum memiliki dasar yang kuat dalam prinsip musyawarah, transparansi administratif, dan pelaporan formal, serta tidak melibatkan aparat desa lainnya. Pengukuran dalam pelaksanaan pembangunan yang menggunakan dana desa juga belum dilakukan melalui mekanisme perencanaan yang transparan, serta monitoring proyek secara formal. Selain itu, mekanisme umpan balik dan pengawasan tidak dilakukan secara berkala. Tindakan yang dilakukan oleh kepala desa dalam pengawasan pemanfaatan dana desa, seperti peninjauan lapangan, tidak dilakukan secara rutin, tidak ada komunikasi langsung dengan pelaksana proyek, serta pemantauan terhadap progres fisik pembangunan yang kurang optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan dana desa di Desa Gihang masih menghadapi tantangan serius dalam hal perencanaan partisipatif, transparansi anggaran, monitoring formal, serta pengawasan langsung yang melibatkan seluruh aparatur desa.
Strategi Pemanfaatan Aplikasi Digital Islamic Network (Din) Dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah Pada Bank Muamalat Cabang Gorontalo Ermawati Diki; Yahya Antu; Sabriana Oktaviana Gintulangi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemanfaatan aplikasi Digital Islamic Network (DIN) dalam meningkatkan kepuasan nasabah pada Bank Muamalat Cabang Gorontalo. Fokus utama penelitian ini adalah pada tiga aspek: promo, biaya, dan fitur aplikasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi DIN telah menampilkan promo langsung di halaman awal dan media lainnya. Promo yang ditawarkan dinilai kurang relevan, tidak cukup menarik, terutama dalam konteks kebutuhan transaksi harian. Biaya transfer antar bank akibat belum adanya integrasi BI-FAST menjadi penghambat utama. Selain itu, fitur bahwa pengalaman pengguna masih rendah karena adanya error sistem, tampilan antarmuka yang sulit dipahami, serta fitur penting seperti QRIS yang belum maksimal. Penelitian ini merekomendasikan agar Bank Muamalat melalui aplikasi DIN memperluas dan memaksimalkan strategi promo, menyesuaikan kebijakan biaya dengan menawarkan transaksi gratis, serta melengkapi fitur pembayaran QRIS agar lebih praktis dan responsif terhadap kebutuhan nasabah. Dengan demikian, aplikasi DIN dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah, khususnya generasi muda.
Mekanisme Penerbitan Izin Usaha Oleh Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Gorontalo Sri Susanda Amalia Putri; Yahya Antu; Olgha S. Nusu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penerbitan izin usaha oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Gorontalo. Peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam hal perizinan usaha, menjadi bagian penting dalam mendorong iklim investasi yang sehat dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara kepada sejumlah informan yang berkaitan langsung dengan proses penerbitan izin usaha. Fokus kajian diarahkan pada tiga aspek utama, yakni persyaratan berkas, kepastian waktu, dan kualitas sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih menghadapi kendala dalam memahami sistem digital dan istilah teknis dalam persyaratan berkas. Di sisi lain, proses penerbitan izin usaha belum sepenuhnya menjamin kepastian waktu, yang dipengaruhi oleh faktor teknis dan koordinasi antarunit. Selain itu, kapasitas sumber daya manusia di DPMPTSP dinilai masih perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek pelayanan dan penguasaan teknologi. Diperlukan upaya sistematis berupa pelatihan, peningkatan koordinasi, serta edukasi kepada masyarakat untuk mempercepat dan mempermudah proses perizinan usaha. Perbaikan pada ketiga aspek tersebut diharapkan dapat mewujudkan pelayanan perizinan yang lebih profesional dan responsif.
Pengelolaan Usaha Dalam Meningkatkan Pendapatan Di Po Mitra Harlan Desa Kulingkinari Kec. Batudaka, Kabupaten Tojo Una-Una Afdal Afdal; Ellys Rachman; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan usaha yang dilakukan oleh PO Mitra Harlan dalam meningkatkan pendapatan serta kendala-kendala yang dihadapi selama proses usaha berlangsung. PO Mitra Harlan merupakan unit usaha lokal di Desa Kulingkinari, Kecamatan Batudaka, Kabupaten Tojo Una-Una, yang bergerak di bidang pengepulan ikan hasil tangkapan nelayan sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pemilik usaha, pekerja, dan pembeli yang bermitra dengan PO Mitra Harlan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha di PO Mitra Harlan mencakup beberapa aspek penting seperti manajemen kualitas produk, distribusi hasil tangkapan, dan strategi penetapan harga. Namun, masih terdapat beberapa kendala yang menghambat peningkatan pendapatan secara maksimal, antara lain keterbatasan fasilitas lemari pedingin (cold storage) atau pebekuan ikan. ketidakstabilan harga jual ikan, serta proses distribusi yang belum optimal akibat keterbatasan transportasi dan kondisi geografis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan usaha yang dilakukan telah berjalan cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan terutama dalam aspek manajemen logistik dan fasilitas pendukung. Diharapkan PO Mitra Harlan dapat memperbaiki sistem distribusi, menstabilkan harga jual, serta meningkatkan kualitas produk agar pendapatan usaha dapat meningkat secara berkelanjutan.
Penerapan Aplikasi Sicantik Dalam Meningkatkan Pelayanan Perizinan Di DPMPTSP Kota Gorontalo Fatma Djama; Yahya Antu; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan untuk Publik (SiCantik) dalam meningkatkan pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu sumber daya manusia (SDM), infrastruktur teknologi, dan strategi sosialisasi. Lokasi penelitian dilakukan di kantor DPMPTSP Kota Gorontalo dengan melibatkan tujuh informan yang terdiri dari pejabat struktural, staf teknis, dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi SiCantik telah membawa dampak positif dalam mempercepat dan mempermudah pelayanan perizinan. Kualitas SDM dinilai cukup baik, terutama karena didominasi oleh pegawai muda yang adaptif terhadap teknologi, meskipun masih ditemukan tantangan pada sisi keterampilan teknis dan pembaruan sistem. Infrastruktur pendukung seperti komputer, jaringan internet, dan server telah tersedia, namun stabilitas koneksi dan kapasitas sistem masih perlu ditingkatkan. Di sisi lain, sosialisasi telah dilakukan melalui berbagai media, tetapi keterbatasan literasi digital dan akses internet menjadi kendala utama. Oleh karena itu, pendampingan langsung, pelatihan teknis, dan penguatan infrastruktur menjadi strategi penting dalam mendukung implementasi layanan perizinan berbasis digital secara optimal.
Kompetensi Pegawai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Gorontalo Rivani Datau; Ellys Rachman; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3028

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengalisis Kompetensi kompetensi Pegawai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di Politeknik Kesehatan kementerian Kesehatan Gorontalo. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan pedoman wawancara yang di ajukan kepada sejumlah informan dengan fokus penelitian yaitu, pengetahuan, keterampilan, sikap. Hasil penelitian menunjukan kompetensi PLP di Poltekkes Kemenkes Gorontalo berada pada level dasar hingga menengah. Penguatan kompetensi secara menyeluruh dan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa PLP tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai mitra akademik yang strategis dalam menciptakan kualitas pembelajaran laboratorium yang unggul, aman, dan berorientasi pada mutu pendidikan kesehatan nasional. Disarankan Untuk meningkatkan kompetensi pegawai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) secara menyeluruh, diperlukan upaya yang terpadu dan berkelanjutan dari pihak institusi, manajemen laboratorium, dan PLP itu sendiri. Pihak manajemen Poltekkes Kemenkes Gorontalo disarankan untuk secara aktif memfasilitasi pelatihan dan pengembangan kapasitas PLP yang tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap kurikulum, standar operasional laboratorium, serta capaian pembelajaran mahasiswa. Penyusunan program pelatihan berbasis kebutuhan (need assessment) akan sangat membantu dalam menjembatani kesenjangan kompetensi yang masih terjadi.    
Implementasi Kebijakan Program Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara (Studi Kasus di Desa Molingkapoto Selatan Kecamatan Kwandang) Siti Nurain Abas; Ellys Rachman; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3029

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan penurunan stunting oleh Dinas Kesehatan Gorontalo Utara (studi pada Desa Molingkapoto Selatan Kecamatan Kwandang). Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan pedoman wawancara yang di ajukan kepada sejumlah informan dengan fokus penelitian yaitu, SDM, Partisipasi, dan Koordinasi. Hasil penelitian menunjukan Secara keseluruhan, implementasi kebijakan program penurunan stunting di Desa Molingkapoto Selatan telah berjalan dengan adanya pelibatan multi-aktor dan dukungan program dari Dinas Kesehatan. Namun, efektivitasnya masih menghadapi tantangan yang signifikan pada aspek sumber daya manusia, partisipasi masyarakat, dan koordinasi. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM, strategi pemberdayaan masyarakat yang lebih adaptif, dan sistem koordinasi lintas sektor yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci untuk mempercepat penurunan stunting secara efektif dan berkelanjutan di tingkat desa. Disarankan perlunya Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan penguatan aspek SDM, partisipasi, dan koordinasi yang akan memperkuat fondasi implementasi kebijakan penurunan stunting agar lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.