Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DENGAN MODEL METODE GREENSHIELDS GREENBERG UNDERWOOD PADA RUAS JALAN A. H. NASUTION MEDAN JOHOR STA 3+350 S/D 3+ Marwan Lubis; Hamidun Batubara; Muhammad Fayyadh Athaya
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v1i2.6706

Abstract

Analisa dilakukan mengetahui bagaimana karakteristik jalan A.H. Nasution dengan melihat hubungan volume, kepadatan, kecepatan menggunakan model greenshields, greenberg, underwood dikarenakan berdasarkan probabilitas, di jalan A.H. Nasution adanya berbagai kendaraan, kemungkinan akan terjadi permasalahan lalu lintas kedepan dan bagaimana ruas jalan mampu mengantisipasi lonjakan pertumbuhan kedepan maka diperlukan karakteristik jalan dari sekarang. Arah underpass ke fly over, Model greenshields, greenberg, underwood hari sabtu merupakan model yang terbaik hubungan V-D dengan nilai = 0,983. Arah fly over ke underpass, Model greenshields, greenberg, underwood hari sabtu merupakan model yang terbaik hubungan V-D dengan nilai yaitu = 0,988. Hasil perhitungan dengan model greenshields, greenberg, underwood, bahwan model greenshields memiliki hasil untuk Vm, Sff, Dj, sementara untuk model greenberg memiliki hasil Vm dan Dj, untuk Sff didapat hasil ¥ (tidak terbatas), kemudian untuk model underwood memiliki hasil untuk Vm dan Sff, untuk Dj didapat hasil ¥ (tidak terbatas). Arah underpass ke fly over menggunakan model greenshields hari selasa, Dm 34,386, Sm 23,733, Hd 29,17, Sp 26,17, mengasilkan Vm 813,69 smp/jam. Kemudian, arah fly over ke underpass menggunakan model greenshields hari selasa, Dm 35,734, Sm 23,036, Hd 27,98 dan Sp 24,98, mengasilkan Vm 823,16 smp/jam. kondisi ini yang diharapkan dimana arus lalu lintas bergerak.
ANALISA KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN WILLIEM ISKANDAR – JALAN RUMAH SAKIT HAJI MEDAN DI KELURAHAN PASAR V TEMBUNG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN DELI SERDANG Muhammad Arif Pane; Hamidun Batubara; Ahmad Bima Nusa
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v1i1.5782

Abstract

Perkembangan sarana transportasi yang tidak seimbang dibandingkan dengan laju pertambahan kepemilikan kendaraan bermotor merupakan faktor penyebab menurunnya kinerja suatu ruas jalan dan simpang. Simpang yang mengalami permasalahan kinerjanya adalah simpang tak bersinyal Jalan Williem Iskandar. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi simpang tiga tak bersinyal, terutama yang berkaitan dengan kondisi operasional simpang tiga tak bersinyal. Penelitian pada simpang tiga Williem Iskandar  tak bersinyal ini dilakukan selama 3 hari, yaitu hari rabu 09 september  2020, hari kamis 10 september 2020, hari sabtu 12 september 2020. Dalam  pengumpulan data lalu lintas dilakukan dalam 3 priode yaitu pada pagi jam (07.00 – 09.00), siang jam (11.00 – 13.00), dan sore jam (16.00 – 18.00). Pengambilan data lalu lintas dilakukan dengan mencatat jumlah kendaraan yang melewati simpang tiga Williem Iskandar  tak bersinyal tiap 15 menit selama 2 jam. Hasil pengumpulan data primer berupa arus lalu lintas pada jam jam puncak, geometrik ruas jalan dan persimpangan tiga Williem Iskandar  tak bersinyal, kecepatan sesaat, dan hambatan samping. Data sekunder berupa data jumlah penduduk. Analisis dilakukan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Berdasarkan perhitungan kinerja untuk kondisi simpang tiga Williem Iskandar  tak bersinyal pada keadaan sekarang, didapat waktu sibuk pada simpang tiga tak bersinyal diambil pada hari senin 09 september 2020 dan jam puncak pukul 16.00-18.00. Hasil perhitungan didapat jumlah arus total (Q) 6069 smp/jam, nilai kapasitas (C) 7344 smp/jam dan derajat kejenuhan (DS) 0,83 melebihi batas kejenuhan yang disarankan oleh MKJI yaitu 0,75. Untuk meningkatkan kondisi operasional dari simpang tiga dapat dilakukan beberapa alternative penanganan yaitu pelebaran jalan dan pemasangan lampu lalu lintas  pada setiap jaringan jalan di persimpangan, pemberian belok kiri langsung, larangan menurunkan penumpang. 
PENGARUH PENAMBAHAN GETAH KARET (LATEKS) PADA KEKUATAN IKAT CAMPURAN ASPAL WEARING COURSE (AC-WC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL TEST (STUDI PENELITIAN) Hamidun Batubara; Ronal H.T. Simbolon; Muhammad Ali Syakban Hasibuan
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v2i1.7667

Abstract

Cara..untuk...meningkatkan .kualita campuran perkerasan .jalan .adalah .dengan .menggunakan aspal modifikasi .polimer. Karet .alam .merupakan..polimer..jenis elastomer dengan harga yang relatif murah. Sebagai produsen karet alam, Indonesia perlu mencari alternatif pemanfaatan karet alam tersebut, termasuk memanfaatkannya sebagai bahan modifikasi aspal. Penelitian ini dilakukan..dengan membuat 3 jenis..aspal yang dimodifikasi Lateks Alam, yang masing- masing dengan variasi lateks sebesar 1 %, 2 %, dan 3 %..dengan..kadar aspal optimum (KAO), Dari hasil pengujian karakteristik sifat marshall pada campuran..jenis Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) yang menggunakan getah karet sebagai tambahan campuran dengan persen variasi 5% didapat nilai Stability..2108,82 kg, Bulk Density 1,83 gr/????????3, Flow 3mm Void Filled 97,63%, Marshal Quotient 641,82mm, ..variasi 5,5% didapat..nilai Stability..1286,91 kg, Bulk Density 1,78gr/????????3, Flow 3mm, ..Void Filled 97,42%, Marshal Quotient 341,26mm, dan variasi 6% didapat nilai..Stability 1199,82 kg..Bulk..Density..1,8gr/0,03, Flow..3mm, Void Filled 97,45%, Marshal Quotient 397,79mm. Sedangkan untuk campuran normal didapat nilai Stability 877 kg, Bulk..Density 2,286gr/cc, Flow 3,544mm, Voids Filled 76, 301%.
Analisis Pengaruh Geometrik Jalan Dengan Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Jamin Ginting Km 16 – Km 29 Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang AZMI, YUHDA; Hamidun Batubara; Anisah Lukman
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.629

Abstract

Jalan Jamin Ginting yang merupakan jalan yang berada di Pancur Batu yang merupakan kecamatan di Kabupaten Deli Serdang menuju Kabupaten Karo, jalan ini bisa dikatakan ramai arus lalu lintasnya. Arus lalu lintas yang ramai ini menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data laka jumlah kecelakaan yang terjadi pada daerah penelitian adalah sebanyak 219 kecelakaan sepanjang 2020 2022. Dari hasil perhitungan diketahui untuk tingkat kecelakaan pada ruas jalan Jamin Ginting KM 16 – KM 29 Kecamatan Pancur Batu, mulai dari simpang Tuntungan sampai dengan simpang jalan Tiang Layar depan GJAI adalah 5 kecelakaan/km.tahun. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan batas kontrol dengan metode UCL, teridentifikasi ruas jalan dengan nilai EAN terbesar adalah Km 16 dan KM 18 dengan nilai masing-masing EAN adalah 414 (UCL = 152) dan 144 (UCL = 137) lebih besar dari nilai batas kontrolnya dan titik blackspot tersebut berada pada KM 16 dan KM 18. Dan faktor pengaruh penyebab terjadinya kecelakaan berdasarkan kondisi geometrik jalan yang dibawah standar adalah segmen 9 pada KM 18 sebanyak 6 kecelakaan dari tahun 2020-2022. Maka untuk mewujudkan jalan yang berkeselamatan (Road Safety) serta orang yang berkeselamatan (safer people) sebagaimana Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) merekomendasikan sebagai berikut Penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar.
Evaluasi Tingkat Kenyamanan Jalur Pedestrian Sebagai Fasilitas Pejalan Kaki Di Kota Medan Lubis, Rizza Ananda; Marwan Lubis; Hamidun Batubara
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.633

Abstract

Jalur pedestrian dalam konteks perkotaan biasanya dimaksudkan sebagai ruang untuk pejalan kaki yang berfungsi sebagai sarana pencapaian yang dapat melindungi pejalan kaki dari bahaya yang datang dari kendaraan bermotor. Menurut (Abdillah, 2014). Koridor jalan Balai Kota di Kota Medan merupakan salah satu pusat perniagaan skala kota yang memiliki aktivitas cukup tinggi setiap harinya. Tingginya aktivitas pada jalur pejalan kaki di jalan Balai Kota ini tidak didukung dengan ketersediaan ruang bagi pejalan kaki yang nyaman dan aman. Penggunaan lahan di jalan Balai Kota didominasi oleh penggunaan lahan berupa perdagangan dan jasa. Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja jalur pejalan kaki di jalan Balai Kota berdasarkan PERMEN PU No: 03/PRT/M/2014 dan PUPR No.02/SE/M (2018) Pd 03 - 2017 – B. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis kinerja jalur pejalan kaki. Dari hasil penelitian ini di peroleh hasil pada beberapa segmen pada jalur pedestrian memiliki tingkat pelayanan B dan C di hari Minggu (Weekend) dan Senin (Weekday).
Pengaruh Beban Sumbu Kendaraan Terhadap Tingkat Kerusakan Jalan Pada Perkerasan Lentur Di Jalan Kapten Sumarsono Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Machfud; Gunawan Tarigan; Hamidun Batubara
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.654

Abstract

Dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah setiap tahunnya dan semakin bertambahnya jumlah kendaraan, maka kebutuhan sarana transportasi jalan raya sangat besar. Oleh karena itu, jalan Kapten Sumarsono perlu diberikan perhatian khusus agar jalan tersebut dapat melayani arus lalu lintas dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode Bina Marga (1990) yaitu angka yang menyatakan perbandingan tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh suatu lintasan beban sumbu tunggal/ganda kendaraan terhadap tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh suatu lintasan beban standar dan untuk mengetahui nilai truck factor yang akan menentukan tingkat kerusakan jalan. Berdasarkan hasil analisa penentuan urutan prioritas, maka didapat urutan prioritas untuk ruas jalan Kapten Sumarsono adalah 11,67 dengan nilai kondisi jalan 2,33. Berdasarkan Direktorat Jendral Bina Marga No.018/T/BNKT/1990 (hal 26) Urutan prioritas >7 adalah urutan prioritas kelas A, dimana jalan yang berada pada urutan prioritas ini dimasukkan dalam PEMELIHARAAN RUTIN. Hasil analisis menunjukkan bahwa Jalan Kapten Sumarsono, dengan di dapatnya angka Truck Factor pada jalan tersebut adalah >1, maka jalan Kapten Sumarsono dinyatakan Overload. Kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Kapten Sumarsono adalah kerusakan Lubang dinyatakan lubang rusak sedikit sekali, Keretakan dinyatakan rusakan sedikit sekali serta Tambalan (Patching) dinyatakan kerusakan sedikit sekali, (di peroleh dari mengunakan rumus Bina marga). Kerusakan terletak pada jalur Roda (wheel Path).
Analisa Model Tarikan Pergerakan Kendaraan Pada Mc Donald’s Di Jalan Sisingamangaraja Medan TAHTA YUDA UTAMA; Hamidun Batubara; Gunawan Tarigan
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.658

Abstract

Mc.Donald''s di jalan sisingamangaraja, merupakan salah satu jenis tata guna lahan yang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar untuk menjadi pilihan sebagai tempat makan yang cukup populer.Lokasinya yang strategis serta fasilitas dan juga menu makanannya yang variatif yang menarik banyak masyarakat untuk makan direstaurant tersebut.Sehingga menimbulkan pola pergerakan di tempat tersebut akibat kedatangan masyarakat ke Mc. Donald''s.Penelitian ini dilakukan untuk membuat model yang dapat dilakukan untuk memperkirakan besar tarikan pergerakan ke restaurant Mc. Donald''s serta untuk mengetahui tingkat validitas dari model tersebut berdaasarkan nilai koefisien determinasi. tarikan yang didapatkan dari karakteristik pengunjung dengan pengambilan data quisioner sebanyak 100 sampel dan pemberian nilai poin untuk dihitung dengan aplikasi SPSS guna mengetahui koefisien korelasi antara variabel terikat dan variabel bebas.Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara menghitung jumlah pergerakan kendaraan yang masuk ke area parkir restoran baik yang makan ditempat maupun pembelian Drive Thru, dan mencatat beberapa data dari karakteristik tata guna lahan dan jumlah pegawai. Pengajuan quisioner berdasarkan karakteristik pengunjung untuk menganalisis tarikan pengunjung untuk mendapatkan nilai pengaruh variabel bebas X terhadap variabel terikat Y. Analisis model tarikan kendaran yang akan datang dilakukan dengan model Detroit. Dari hasil penelitian Tarikan pergerakan kendaraan pada Mc Donald’s SM.Raja Medan 160 Mobil perhari dan 169 sepeda motor perhari.Tarikan berdasarkan karakteristik pengunjung didapatkan model tarikan Y 0,653 + 0,108 X1 + 0,800 X2 + -0,092 X3. dimana X2 memiliki faktor pengaruh paling besar terhadap variabel Y. Dari hasil analisis menggunakan metode Detroit dengan nilai faktor pertumbuhan sebesar 0,9846 yang telah memenuhi syarat batas toleransi,dengan nilai total tarikan kendaraan yang diharapkan sebesar 3072.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal (Apill) Berdasarkan Pkji 2014 (Studi Kasus Simpang Aksara) Jl.Letda Sujono-Jl.Prof.H.M.Yamin Dwiki Prasetyo; Marwan Lubis; Hamidun Batubara
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.719

Abstract

Sering terjadinya kemacetan di simpang empat Aksara dan dikarenakan simpang empat Aksara merupakan salah satu simpang dikota Medan yang disekitaranya terdapat sekolah, pasar, serta terminal angkutan umum. Serta hal ini pula merupakan salah satu faktor pendukung terjadinya kemacetan. Untuk menganalisanya menggunakan metode PKJI (Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia) tahun 2014. Pengambilan data langsung dilapangan selama 3 hari yaitu senin, rabu, dan sabtu pada jam-jam puncak yaitu pagi, siang, dan sore dengan interval waktu selama 2 jam dalam periode 15 menit dengan arah LRS, BKi, dan BKa yang dipakai untuk perhitungan analisa adalah jam puncak tertinggi di 3 hari. Memakai data formulir dan bantuan video. Hasil analisa data yang diperoleh yaitu terjadi di jam puncak tertinggi pada hari senin pagi pukul 07.00-08.00 didapat DJ (Derajat kejenuhan) untuk kaki simpang Letda Sujono (0,34), Prof.H.M.Yamin (0,34), Williem Iskandar (0,25), dan Aksara (0,17). Tundaan simpang rata-rata seluruh simpang (TI) pada simpang empat jalan Letda Sujono-Prof.H.M.Yamin dan jalan Williem Iskandar-Aksara 46,80 detik/skr. Tingkat pelayanan simpang empat bersinyal pada jalan Letda Sujono, Prof.H.M.Yamin, William Iskandar, dan Aksara memiliki tundaan rata-ratanya sebesar 46,80 detik/smp, untuk tingkat pelayanannya D deskripsi umumnya mendekati aliran arus yang tidak stabil (tundaan dapat ditoleransi, terkadang kendaraan menunggu lebih dari satu siklus untuk melanjutkan perjalanan).
Analisa Kapasitas Berdasarkan Pemodelan Greenshield, Greenberg, Dan Underwood Pada Ruas Jalan Jalan Tgk Muhammad Luddin Kota Blangkejeren Sultan; Marwan Lubis; Hamidun Batubara
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.742

Abstract

Jalan Tgk Muhammad Luddin merupakan salah satu jalan dikota Blangkejren yang termasuk dalam kelas jalan arteri primer dengan tipe lajur 2/2 UD yang merupakan kawasan ekonomi yang menyebabkan volume lalu lintas semakin besar sehingga mengakibatkan kinerja ruas jalan menjadi berkurang. Dalam Penelitian ini, dianalisa hubungan antara ketiga komponen utama arus lalu lintas yakni volume (Q), kecepatan (V) dan kepadatan (D) dalam tiga metode,yaitu Model Greenshield, Model Greenberg, dan Model Underwood. Untuk kapasitas dicari dengan rumusan yang ada pada MKJI 1997. Dari hasil penelitian dan analisis data arus lalu lintas, model yang paling baik untuk menggambarkan kepadatan pada saat macet (Dj) adalah Model Greenberg karena nilai determinasi R2 yang paling mendekati angka 1 adalah model Greenberg. Volume lalu lintas tertinggi pada jam puncak terjadi pada hari selasa 15 November 2022 yaitu sebesar 1513.7 smp/jam yang terjadi pada jam 16.00 – 17.00 WIB. Kecepatan rata-rata lalu lintas tertinggi terdapat pada hari senin sore yaitu pukul 17.00 – 18.00 sebesar 28.93 km/jam. Kepadatan lalu-lintas tertinggi pada jam Puncak terjadi pada hari Selasa, 15 November 2022 yaitu sebesar 63.20 smp/km pada kisaran jam 13.00 – 14.00 WIB. Nilai kapasitas untuk total 2 arah yaitu 2770,69 smp/jam sedangkan tingkat pelayanan digolongkan pada tingkat pelayanan golongan A yaitu arus lancer, volume rendah, kecepatan tinggi.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TUKANG BANGUNAN UNTUK MENGATASI RISIKO BANGUNAN RAWAN LONGSOR DI DESA PERKEBUNAN BUKIT LAWANG Silitonga, Ernesto Maringan Ramot; Qarinur, Muhammad; Sibuea, Dody Taufik Absor; Batubara, Hamidun; Hutagaol, Parlaungan
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5454

Abstract

Following the flash flood in Bahorok in 2003, concerns about potential similar disasters in the future have been on the rise among both the community and the government. However, economic demands in the vicinity of the affected area have led the community to continue utilizing the riverbanks for building purposes, particularly for nature tourism. This land use has resulted in the narrowing of the river, leading to floods and landslides. Therefore, the less skilled construction workers, who are partners in this initiative, require assistance from the proposing team to provide training in building construction, especially in landslide-prone areas. This training is expected to be a solution to address the issue. Through the exchange of ideas with the proposing team, the partners can enhance their understanding of anticipating building damages due to errors in construction methods. After the training, the community will have a guide for planning and constructing buildings in landslide-prone areas, creating a safe and comfortable environment for both the local residents and tourists visiting Bukit Lawang.