Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Pengaruh Gerbang Tol Marelan Terhadap Kinerja Ruas Jalan Veteran Pasar 7 Kota Medan Agus Pangestu, Muhammad; Marwan Lubis; Hamidun Batubara
aspal Vol 2 No 1 (2024): Aspal : Jurnal Aspirasi Teknik Sipil
Publisher : Unmuh Babel Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/aspal.v2i1.25

Abstract

Gerbang tol Marelan di jalan Veteran Pasar 7 di simpang gerbang tol, dan besarnya volume kendaraan di simpang tersebut, ditambah adanya kendaraan yang masuk dan keluar gerbang tol yang membuat konflik sehingga terjadi tundaan yang bisa mengakibatkan kemacetan terutama di jam-jam sibuk. Beberapa faktor pendukung terjadinya kemacetan, yaitu padatnya kendaraan, bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan akan sarana transportasi, kendaraan yang berhenti/parkir, dan kendaraan tak bermotor. Untuk menganalisanya menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 dan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 untuk mendapatkan kinerja ruas jalan dan kinerja simpang. Pengambilan data di lapangan dilakukan 3 hari Senin, Rabu, dan Sabtu. Hasil analisa data yang diperoleh, untuk kinerja simpang dengan MKJI 1997 dan PKJI 2014 untuk 3 hari di dapat tingkat pelayanan (LOS) adalah F karena derajat kejenuhannya lebih dari 1,0 yaitu DS/DJ: 1,19-1,22 dan untuk tundaan (D/T): 38,04-46,32 det per smp/skr. Untuk kinerja ruas jalan dengan MKJI 1997 dan PKJI 2014 untuk 3 hari hasilnya pendekat ( B ) tingkat pelayanan (LOS) adalah C karena derajat kejenuhan (DS/DJ): 0,51-0,55 dan tundaan (D/T): 261,16-296,2 det per smp/skr, untuk pendekat ( D ) tingkat pelayanan (LOS) adalah C karena derajat kejenuhan (DS/DJ): 0,54-0,64 dan tundaan (D/T): 96,37-139,7 det per smp/skr, untuk pendekat ( C ) tingkat pelayanan (LOS) adalah A karena derajat kejenuhan (DS/DJ): 0,034-0,4 dan tundaan (D/T): 779,76-844,05 det per smp/skr.Kedua metode tersebut memberikan hasil nilai kinerja yang sama sehingga kinerja simpang tersebut bermasalah dan kinerja ruas jalan tersebut masih stabil dan baik.
Analisa Kapasitas Berdasarkan Pemodelan Greenshield, Greenberg dan Underwood Pada Ruas Jalan Tengku Muhammad Luddin Sultan; Marwan Lubis; Hamidun Batubara
aspal Vol 2 No 2 (2024): Vol 2 No 2 (2024): Aspal : Jurnal Aspirasi Teknik Sipil
Publisher : Unmuh Babel Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/aspal.v2i2.32

Abstract

Jalan Tengku Muhammad Luddin merupakan jalan arteri primer dengan tipe lajur 2/2 UD yang merupakan kawasan ekonomi yang menyebabkan volume lalu lintas semakin besar sehingga mengakibatkan kinerja ruas jalan menjadi berkurang. Studi pada penelitian ini dilakukan pada ruas jalan Tengku Muhammad Luddin mulai dari simpang tiga Pengkala sampai dengan SPBU Pengkala sepanjang 500 m selama 2 hari mulai pukul 08.00 – 18.00 WIB yang bertujuan untuk mengetahui kapasitas di jalan tersebut dengan model yang digunakan adalah model Greenshield, Greenberg dan Underwood serta analisis data menggunakan MKJI 1997 untuk mengetahui kinerja ruas jalan tersebut. Dari hasil pemodelan didapat nilai determinasi (R2) tertinggi pada pemodelan Greenberg dengan nilai R2 = 0,7829, Greenshield R2 = 0,7251 dan Underwood R2 = 0,7521. Model yang paling baik untuk menggambarkan kepadatan pada saat macet (Dj) adalah Model Greenberg karena nilai determinasi R2 yang paling mendekati angka 1 adalah model Greenberg. Kecepatan rata-rata lalu lintas tertinggi terdapat pada hari senin sore yaitu pukul 17.00 – 18.00 sebesar 28.93 km/jam. Kepadatan lalu-lintas tertinggi pada jam Puncak terjadi pada hari Selasa, 15 November 2022 yaitu sebesar 63.20 smp/km pada kisaran jam 13.00 – 14.00 WIB. Untuk perhitungan menggunakan MKJI 1997 didapat nilai kapasitas (Vm) = 2770,69 smp/jam. Dengan nilai LOS DS = 0,55 dengan tingkat pelayanan digolongkan pada tingkat pelayanan golongan A yaitu arus lancer, volume rendah, kecepatan tinggi.
Analisa Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Lalu Lintas pada Ruas Jalan Pertahanan Kabupaten Deli Serdang Dari, Fitri Wulan; Lubis, Marwan; Batubara, Hamidun
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6898

Abstract

The level of congestion and traffic density on the Pertahanan–Tangkahan road section is significantly high due to intensive vehicle activity, particularly from industrial and factory operations along the road. This study aims to analyze the impact of side frictions on traffic performance on this road segment. The methodology follows the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI 2023), with data collected over five consecutive days. The results show that the highest traffic volume occurred on Monday between 17:00 and 18:00 WIB, reaching 730.5 pcu/hour, while the highest side friction was recorded on Thursday at the same time with 143.8 incidents/hour. The calculated free-flow speed is 40.74 km/hour, road capacity is 2553.04 pcu/hour, and the degree of saturation (DS) is 0.28. This indicates a Level of Service B, meaning traffic flow is nearing capacity, unstable at times, with occasional stops.
PERENCANAAN TRAFFIC LIGHT DARI SIMPANG TAK BERSINYAL KE SIMPANG BERSINYAL PADA PERSIMPANGAN JALAN IRIAN BARAT DESA SAMPALI – JALAN CEMARA – JALAN H.ANIF – JALAN WILLIEM ISKANDAR Lubis, Marwan; Batubara, Hamidun; Winata, Dimas Ardi
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12955

Abstract

AbstrakPersimpangan jalan merupakan salah satu titik kritis dalam sistem jaringan trasnportasi yang sering menjadi sumber kemacetan dan potensi kecelakaan, terutama pada simpang tak bersinyal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tak bersinyal dan merencanakan sistem traffic light (lampu lalu lintas) yang optimal pada simpang empat Jalan Irian Barat Desa Sampali – Jalan Cemara – Jalan H.Anif – Jalan Williem Iskandar di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah Metode Kuantitatif berdasarkan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, dengan pengambilan data volume lalu lintas pada tiga periode jam sibuk: Pagi, Siang, Sore dilakukan selama 3 hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja simpang tak bersinyal memiliki derajat kejenuhan (DS) sebesar 1,926 yang mengindikasikan kondisi lalu lintas sangat padat dan tidak ideal. Setelah dilakukan perencanaan traffic light dengan simpang bersinyal, diperoleh penurunan derajat kejenuhan menjadi sekitar 0,83 – 0,84 pada masing-masing pendekat, yang berarti peningkatan signifikan daalam efisiensi dan keselamatan lalu lintas. Perencanaan ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan kemacetan dan ketidakteraturan arus lalu lintas pada lokasi tersebut.