Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Formulasi Sediaan Sabun Transparan dari Minyak Zaitun (Olive Oil) dengan Penambahan Minyak Atsiri Bunga Kenanga (Cananga Odorata) Sebagai Antibakteri Nia; Zulnazri; Fikri Hasfita; Wusnah; Leni Maulinda
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sabun padat transparan berbasis minyak zaitun dengan penambahan minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata) sebagai antibakteri alami, serta menganalisis pengaruh variasi perbandingan minyak dan sukrosa terhadap karakteristik sabun. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan lima variasi rasio minyak zaitun terhadap minyak atsiri (10:1, 20:3, 30:5, 40:7, 50:9) dan empat variasi konsentrasi sukrosa (5 g, 10 g, 15 g, 20 g). Parameter uji meliputi pH, kadar udara, tinggi dan stabilitas busa, kadar asam lemak bebas, basa bebas, bilangan penyabunan, uji organoleptik, dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis . Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi minyak atsiri dan sukrosa mempengaruhi karakteristik sabun, baik dari segi kejernihan, kualitas fisik, maupun efektivitas antibakterinya. Formula terbaik diperoleh pada perbandingan minyak zaitun:kenanga 30:5 dengan penambahan sukrosa 15 g yang menghasilkan sabun dengan pH optimal, busa stabil, kadar udara sesuai, serta daya hambat antibakteri yang efektif. Penelitian ini menunjukkan potensi sabun alami dengan bahan aktif nabati sebagai alternatif produk higienis yang ramah kulit dan lingkungan.
Pengaruh Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Terhadap Kualitas Sabun Padat Transparan Berbahan Dasar Virgin Coconut Oil Septina Br Siregar, Rika; Wusnah; Wiza Ulfa Fibarzi; Raudhatul Ulfa; Fikri Hasfita
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23983

Abstract

Sabun transparan dibuat sebagai produk perawatan kulit yang aman dengan memanfaatkan VCO sebagai sumber asam laurat dan ekstrak bunga telang digunakan sebagai pewarna alami dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh variasi VCO (15-30 mL) dan ekstrak bunga telang (0-9 mL) terhadap sifat organoleptic, pH, kadar air, asam lemak bebas, alkali bebas, stabilitas busa, serta aktivitas antibakteri sabun padat transparan. Ekstrak bunga telang diperoleh melalui proses maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, sedangkan sabun transparan dibuat dengan metode panas (saponifikasi NaOH dan VCO pada suhu 70°C). Hasil uji ANOVA, variasi VCO dan ekstrak bunga telang berpengaruh signifikan terhadap warna sebesar p = 0,002 dan transparansi sebesar p = 0,040, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap aroma sebesar p = 0,916 dan tekstur sebesar p = 0,641, formula terbaik organoleptik dari segi warna pada formula 15 mL VCO dan 9 mL ekstrak bunga telang, roma pada formula 20 mL VCO dan 6 mL ekstrak bunga telang, tekstur pada formula 30 mL VCO dan 0 mL ekstrak bunga telang, transparansi pada formula 25 mL VCO dan 9 mL ekstrak bunga telang, kadar air terendah dengan nilai 10,42% pada 30 mL VCO dan 0 mL ekstrak bunga telang, pH dengan nilai rentang 9,2 – 9,6, serta stabilitas busa tertinggi dengan nilai 88,31% pada formula 30 mL VCO dan 0 mL ekstrak bunga telang. Formula dengan 15 mL VCO dan 9 mL ekstrak bunga telang menghasilkan kadar asam lemak bebas serta alkali bebas terendah. Namun, hasil uji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus tidak menunjukkan zona hambat signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak bunga telang mampu meningkatkan kualitas fisik sabun transparan, meskipun aktivitas antibakterinya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.