Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN EDUKASI BAHASA INGGRIS DI RUMAH BELAJAR AKBAR KEDUNGTURI, SURABAYA Kartika Marta Budiana; hariadi yutanto; Ellen Theresia Sihotang; Gaguk Suprianto; Thomas Hanandry Dewanto4; Diah Ekaningtyas
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol7.no01.a6986

Abstract

  Pendidikan pada umumnya dapat ditempuh melalui pendidikan formal dan pendidikan non formal. Pendidikan non formal pelaksanaannya diluar dari jam pendidikan formal. Salah satu bentuknya adalah melalui Rumah Belajar (RumBel). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memotivasi dan meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris pada anak-anak di lingkungan RumBel AKBAR yang berada di wilayah Kedungturi, kelurahan Kedungdoro, kecamatan Tegalsari, Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendampingan sebanyak 12 kali, setiap dua kali seminggu pada hari Rabu dan Kamis selama kurang lebih dua bulan pada bulan Nopember 2022 sampai dengan minggu ketiga bulan Januari 2023 dan dilakukan secara luring. Proses belajar mengajar dilakukan secara luring  dan membagi anak-anak kedalam lima kelompok, yaitu kelompok kelas enam, kelas lima, kelas empat, kelas satu sampai dengan kelas tiga Sekolah Dasar dan kelompok Pendidikan Usia Dini (PAUD). Metode pembelajaran dilakukan secara bertahap diawali dengan penjelasan, menghapal kosakata, menulis bahasa Inggris, latihan soal dan diakhir dengan permainan. Media belajar menggunakan buku pelajaran di sekolah. Evaluasi bahasa Inggris meliputi penilaian kehadiran dan kosakata yang dilakukan pada minggu ketiga, Januari 2023. Hasil dari pendampingan secara keseluruhan memberikan manfaat bagi anak-anak. Secara konsisten anak-anak hadir belajar bahasa Inggris dan kemampuan mengingat kosakata meningkat 60%. Hasil keseluruhan adalah anak-anak tertarik belajar bahasa Inggris  
Pendampingan Digital Marketing Dalam Upaya Pengembangan Usaha Berbasis Teknologi Pada Sentra Wisata Kuliner Deles hariadi yutanto; Kadek Pranetha Prananjaya; Tatik Suryani; Dian Oktarina; Thomas Hanandry Dewanto; Harlina Meidiaswati
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a6017

Abstract

Sentra Wisata Kuliner (SWK) Deles merupakan salah satu SWK yang merupakan binaan dari Pemerintah Kota Surabaya. SWK Deles berdiri sejak tahun 2015 dan berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim No.14, Keputih, Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur. Fasilitas yang dimiliki oleh SWK Deles terdapat kurang lebih 33 stand kios, toilet umum, mushola, tempat parkir, gazebo dan free wifi. Permasalahan yang terjadi adalah Lokasi dari SWK Deles sebenarnya sangat strategis dimana dekat dengan perkantoran dan tempat kuliah akan tetapi lokasi yang terlalu kedalam dari jalan sehingga para pengunjung akan kesusahan melihat keberadaan SWK Deles ini. Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya pendapatan para pedagang di SWK Deles. Selain itu kondisi tersebut diperparah pada Masa Pandemi yang terjadi secara global. Kondisi ini membuat SWK ini terdampak sangat besar dalam sisi penjualan. Penghasilan yang di dapat oleh para pedagang malah semakin menurun. Dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra tersebut, tim pelaksana melaksanakan (1) Pendampingan terkait HPP, Manajemen Keuangan, Manaemen Kewirausahaan dan Pendampingan Media Promosi Digital (2) meningkatkan penjualan mitra dengan menggunakan food delivery online platform.
Ilustrasi Sebagai Bahasa Komunikasi Audio Visual Film, Televisi Dan Animasi Thomas Hanandry
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 1 No. 1 (2019): Vol.1 No.1 (2019)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v1i1.34

Abstract

Music is one of the important parts, which are related to the development of creative industries in era 4.0, especially film, animation, and television, as well as other industries related to the arts and media in particular. Music is experiencing very rapid development, starting from development through software to creating compositions, as well as arrangements. Music also has a function to be one of the supporting factors in giving impression, language, and also communication tools in the form of audio in film, animation, and television. One important role is to give a discussion about communication to the audience is to make the audience understand the film. The purpose of this study is to provide information through audio and visual communication to the audience, so that understanding the film is not only visual but also in terms of audio visual. The method used in this study is qualitative research from samples taken from film screening conducted at the Stikom Surabaya Institute of Business and Information. This research is expected to be used as a learning media for audio visual communication courses.
Pelatihan siswa & guru jurusan desain komunikasi visual SMK Negeri 1 Surabaya membuat animated sticker dan memasarkannya secara digital Miftahul Adi Suminto; Nanang Setiyoko; Thomas Hanandry Dewanto; Haekal Ridho Afandi; Sabina Raniah Yuandi; Yudha Herlambang Cahya Pratama; Saqira Kaila; Deny Hermansyah; Muhammad Zakariya Alif Ridwan; Tatik Suryani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23403

Abstract

Abstrak Keterampilan membuat animated sticker guna menunjang aspek pemasaran dan penjualan mengalami puncak popularitas dan menjadi tren di industri digital. Animated sticker dapat dikembangkan di berbagai platform untuk dijadikan sebagai video animasi yang mudah diaplikasikan. Bentuk aplikasi dari animated sticker bisa digunakan sebagai media promosi produk, jasa, dsb. Saat ini keterampilan membuat animated sticker dilihat sebagai peluang yang dapat dikembangkan melalui keahlian dan kompetensi pada kegiatan pelatihan di Institusi Pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki beragam program keahlian yang ditawarkan. Pada pembelajaran SMK orientasi capaian akhir belajar mayoritas berupa penugasan berbasis proyek. Sehingga lulusan SMK dituntut memiliki keilmuan dan kompetensi yang dapat langsung diterapkan pada aktifitas dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dengan banyak program keahlian pada SMK, masing-masing siswa perlu ada pembekalan terhadap perkembangan industri digital yang menyajikan beragam peluang untuk siswa dapat menyalurkan minat dan bakatnya pada industri kreatif, menjadi hal yang potensial memerlukan tambahan keterampilan teknis dan pengalaman praktis khusunya pada siswa jurusan desain komunikasi visual (DKV). Peluang terhadap kebutuhan animasi digital yang dapat diintegrasikan pada platform digital seperti sosial media, website, dsb menciptakan peluang bagi siswa-siswi SMK jurusan DKV sebagai potensi bisnis dan pengembangan portofolio digital, guna menambah nilai diri dan keahlian siswa sesudah lulus. Sebab itu, diperlukan adanya bentuk pelatihan terhadap pembuatan animasi digital dalam bentuk animated sticker baik pada siswa maupun guru SMK jurusan DKV sebagai pembekalan kompetensi di industri digital, berupa perancangan desain animated sticker yang dapat dipublikasikan dan dipasarkan secara digital. Kata kunci: animated sticker; animasi; media sosial. AbstractThe skill of making animated stickers to support marketing and sales aspects is experiencing peak popularity and has become a trend in the digital industry. Animated stickers can be developed on various platforms to be used as animated videos that are easy to apply. The application form of animated stickers can be used as a promotional medium for products, services, etc. Currently, the skill of making animated stickers is seen as an opportunity that can be developed through skills and competencies in training activities at educational institutions, especially Vocational High Schools (SMK), which have a variety of skills programs on offer. In vocational school learning, the majority of final learning achievement orientations are in the form of project-based assignments. So that vocational school graduates are required to have knowledge and competencies that can be directly applied to activities in the business and industrial world (DUDI). With many skills programs at vocational schools, each student needs to be equipped with the development of the digital industry which presents various opportunities for students to channel their interests and talents in the creative industry, which has the potential to require additional technical skills and practical experience, especially for students majoring in communication design. visual (DKV). Opportunities for digital animation needs that can be integrated on digital platforms such as social media, websites, etc. create opportunities for vocational school students majoring in DKV for business potential and digital portfolio development, in order to increase students' self-worth and skills after graduation. For this reason, there is a need for training in the creation of digital animation in the form of animated stickers for both students and vocational school teachers majoring in DKV as a competency provision in the digital industry, in the form of designing animated sticker designs that can be published and marketed digitally. Keywords: animated sticker; animation; social media.
Mengungkap Pencapaian Manusia dalam Karya Seni Pertunjukan "Rhythm 0" Melalui Ilustrasi Berjudul “Adornment” Thomas Hanandry Dewanto
Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Vol. 24 No. 2 (2024): JULY 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/nirmana.24.2.137-154

Abstract

Karya seni performa "Rhythm 0" oleh Marina Abramovic telah menjadi salah satu karya seni kontemporer yang paling kontroversial sepanjang sejarah seni. Meskipun karya ini menunjukkan aspek-aspek manusia yang universal, karya tersebut juga menghadirkan isu tentang pencapaian manusia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ilustrasi yang menggambarkan karya seni performa "Rhythm 0" karya Marina Abramovic dengan menggunakan teknik ilustrasi cat air yang dipadukan dengan gold leaf. Ilustrasi tersebut akan mempertimbangkan penggunaan prinsip dasar seni sebagai pedoman dalam pembuatan ilustrasi, serta mengintegrasikan elemen visual seperti lingkaran halo, daun palem, dan simbol Horus untuk menambah nilai artistik dan simbolis dalam ilustrasi tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian berbasis seni dan hermeneutika terhadap karya seni performa "Rhythm 0" kemudian divisualkan berupa simbol-simbol untuk menginterpretasikan pesan karya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ilustrasi yang menggabungkan cat air dan gold leaf berhasil membantu mengungkap makna yang terkandung dalam karya "Rhythm 0", yaitu bahwa pencapaian kejayaan manusia sebenarnya hanya semu belaka dan tidak memiliki arti yang sejati. Dengan demikian, penelitian ini menyajikan kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman kita tentang seni performa "Rhythm 0" dan potensi teknik ilustrasi cat air yang dipadukan dengan gold leaf dalam membantu memberikan interpretasi baru tentang pesan yang terkandung dalam karya seni.
Digital Promotion Training on Making Animated Stickers for Students and Teachers of the Visual Communication Design Department at SMKN 1 Surabaya Suminto, Miftahul Adi; Setiyoko, Nanang; Dewanto, Thomas Hanandry; Afandi, Haekal Ridho; Pratama, Yudha Herlambang Cahya; Hermansyah, Deny; Suryani, Tatik
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2024): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v5i3.229-240

Abstract

In the digital era, promotional skills through visual media are becoming increasingly important, especially for students and teachers in the field of Visual Communication Design (DKV). This community service activity aims to improve the digital promotion competence of students and teachers majoring in DKV at SMKN 1 Surabaya through training in making animated stickers. The method used in this research is qualitative descriptive research, with the participation of 17 students and 9 DKV teachers. This training involves several stages, starting from an introduction to the basics of making animated stickers, manufacturing practices, to implementation in digital promotional strategies. The research results show that this training was successful in improving students' and teachers' skills in creating effective animated stickers for digital promotions. Apart from that, training participants also showed an increased understanding of the importance of using animated stickers in more creative and attractive promotional campaigns. Thus, this training can be used as a model for developing other digital promotion skills in vocational education institutions.
LEGIBILITY DAN READABILITY INFORMASI DALAM PERANCANGAN BROSUR DIGITAL DENGAN MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY (AR) Suminto, Miftahul Adi; Dewanto, Thomas Hanandry; Riqqoh, Abdullah khoir
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 10 No. 04 (2024): Desember 2024
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v10i04.11190

Abstract

Persaingan antar institusi pendidikan dalam menarik minat calon mahasiswa semakin ketat. Brosur digital menjadi media promosi yang umum digunakan. Namun, brosur digital konvensional terkadang kurang menarik dan informatif. Penelitian ini bertujuan merancang brosur digital jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Hayam Wuruk Perbanas dengan mengintegrasikan teknologi augmented reality (AR) untuk meningkatkan legibility dan readability informasi. Pendekatan 5 step design thinking digunakan dalam penelitian ini, ditunjang dengan tinjauan literatur secara prosedural, sistematis, dikarenakan sebuah penelitian memerlukan pengolahan data yang sistematis. Kejelassan dalam menyajikan data agar mudah direproduksi menjadi media promosi brosur, dengan didukung literatur perancangan media serupa terdahulu. Brosur AR dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif yang lebih mendalam kepada calon mahasiswa dengan menampilkan informasi tambahan dengan memperhatikan aspek legibility dan readability. Brosur AR diharapkan dapat meningkatkan minat calon mahasiswa dalam memilih jurusan DKV dengan memberikan pengalaman yang menarik dan informatif. Hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi institusi pendidikan lain dalam mengoptimalkan strategi promosi jurusan melalui pemanfaatan teknologi AR.
PEMBUATAN ILUSTRASI BERJUDUL “AUROBOROS” HASIL VISUALISASI PERTUNJUKAN SENI “RHYTHM 0” OLEH MARINA ABRAMOVIC Dewanto, Thomas Hanandry
Jurnal Kajian Seni Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Kajian Seni Vol 11 No 2 April 2025
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jksks.80228

Abstract

Ilustrasi berfungsi menyampaikan cerita dalam bentuk visual agar lebih mudah dipahami. Tujuan dari penelitian ini adalah menginterpretasikan narasi yang terbangun dari pertunjukan seni oleh seniman Serbia bernama Marina Abramovic, tahun 1974 di Italia, berjudul Rhythm 0, menjadi sebuah lukisan ilustrasi berjudul Auroboros. Berdasar pertunjukan seni tersebut, dibuatlah ilustrasi untuk mengakomodir cerita dalam pertunjukan seni tersebut. Simbol ular Auroboros dipakai untuk menunjukkan siklus yang berulang dan abadi, melalui penggunaan media cat air, tinta, dan daun emas. Metode penelitian kualitatif dengan model deskriptif naratif adalah jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian pustaka, dokumentasi objek dalam bentuk foto, dan video. Kemudian data diolah dengan metode deskriptif naratif untuk memunculkan elemen-elemen visual. Elemen visual disusun berdasarkan prinsip-prinsip dasar seni yang meliputi kesatuan, irama, dominasi, keseimbangan, proporsi, dan kesederhanaan. Hasil dari penelitian dimaksudkan agar dapat dijadikan referensi oleh ilustrator untuk menyusun ilustrasi dengan menerapkan metode yang terstruktur melalui pengaplikasian prinsip2 seni rupa.
Psychedelic: An Illustration that Reveals False Power in Rhythm 0 Performance Art Dewanto, Thomas Hanandry; Bahruddin, Muhammad
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 39 No 4 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v39i4.2723

Abstract

The performance art entitled Rhythm 0 by Marina Abramovic is controversial, raising various questions regarding its power and influence in the context of art. This research aims to illustrate the microphysical approach to power in the performing arts Rhythm 0, where power emerges from fear and shifts to the dominance of the ideology of power. A qualitative approach with visual analysis techniques was used in this research to explain the phenomenon of this performing arts from a very subjective view. This created illustration entitled "Psychedelic" reveals false powers in the form of intense hallucinations involving auditory, visual and feeling experiences in the Rhythm 0. The basic principles of art were used as the basis for creating this illustrative work. In this case, the use of gold leaf, peony flower elements and halos in the illustration also has a solid symbolic value, so semiotics is used as a basis for giving meaning to the symbols used. The results of this research show that the apparent power contained in the Rhythm 0 performing arts can be revealed through an illustration entitled "Psychedelic", which describes the context of the artwork in depth. This research contributes to understanding Rhythm 0's artwork and enriches knowledge about using psychedelic illustrations as a medium for artistic expression. This research also highlights how these illustrations can communicate complex themes in the performing arts, strengthening our understanding of power dynamics in arts contexts.