Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peningkatan budaya literasi melalui pelatihan publikasi karya ilmiah bagi guru SMK Iskandar Thalib; Haryatie Haryatie; Nila Nirmalasari; Gusti Muhammad Perdana Putera; Iskandar Iskandar; Hapsari Lintang Sekartaji; Eko Suhartono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22829

Abstract

AbstrakLiterasi merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap guru. Salah satu jenis literasi dasar yang sangat penting yaitu menulis. Berbagai kegiatan menulis dapat dilakukan oleh seorang guru dan diantaranya yakni menulis artikel ilmiah. Hal ini mendorong diadakannya suatu program pengabdian masyarakat melalui kegiatan pelatihan publikasi ilmiah untuk guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom, Banjarbaru. Kegiatan ini dilakukan dengan 3 tahap, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan dilakukan selama 2 hari, yang terdiri dari pemberian materi edukasi dihari pertama dan pelatihan dihari kedua. Setelah dilakukan pelaksanaan, maka dilakukan evaluasi pada tiap peserta melalui pengerjaan post test dan penilaian dalam melakukan submit jurnal. Berdasarkan hasil evaluasi dari 30 peserta guru didapatkan peningkatan pengetahuan guru tentang publikasi ilmiah dan terdapat beberapa guru yang melakukan submit artikel ke dalam jurnal setelah kegiatan ini. Sebagai kesimpulan bahwa telah dilakukan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan pelatihan publikasi ilmiah untuk guru SMK Telkom Banjarbaru dengan hasil peningkatan pengetahuan guru tentang publikasi ilmiah yang terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttest masing-masing 45 dan 89. Selain itu, setelah pelatihan terdapat beberapa guru yang melakukan submit artikel ilmiah ke dalam jurnal. Kegiatan ini diharapkan dapat diadakan secara berkala, sehingga terdapat peningkatan budaya literasi pada setiap guru.   Kata kunci: guru SMK; literasi; pelatihan; pengabdian; publikasi ilmiah. Abstract Literacy is one of the skills that every teacher must have. One type of basic literacy that is very important is writing. Various writing activities can be carried out by a teacher and among them is writing scientific articles. This encourages the holding of a community service program through scientific publication training activities for teachers of Telkom Vocational High School (SMK), Banjarbaru. This activity was carried out in 3 stages, including preparation, implementation, and evaluation. The implementation stage was carried out for 2 days, which consisted of providing educational material on the first day and training on the second day. After the implementation, an evaluation was carried out on each participant through post-testing and assessment in submitting journals. Based on the evaluation results, it was found that the knowledge of teachers about scientific publications increased and there were several teachers who submitted articles to journals after this activity. In conclusion, a community service program has been carried out through scientific publication training activities for teachers of SMK Telkom Banjarbaru with the results of increasing teacher knowledge about scientific publications and there are several teachers who submit scientific articles to journals. This activity is expected to be held regularly, so that there is an increase in the culture of literacy in each teacher.  Keywords: literacy; training; service; scientific publication
Peningkatan budaya literasi melalui pelatihan publikasi karya ilmiah bagi guru SMK Iskandar Thalib; Haryatie Haryatie; Nila Nirmalasari; Gusti Muhammad Perdana Putera; Iskandar Iskandar; Hapsari Lintang Sekartaji; Eko Suhartono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22829

Abstract

AbstrakLiterasi merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap guru. Salah satu jenis literasi dasar yang sangat penting yaitu menulis. Berbagai kegiatan menulis dapat dilakukan oleh seorang guru dan diantaranya yakni menulis artikel ilmiah. Hal ini mendorong diadakannya suatu program pengabdian masyarakat melalui kegiatan pelatihan publikasi ilmiah untuk guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom, Banjarbaru. Kegiatan ini dilakukan dengan 3 tahap, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan dilakukan selama 2 hari, yang terdiri dari pemberian materi edukasi dihari pertama dan pelatihan dihari kedua. Setelah dilakukan pelaksanaan, maka dilakukan evaluasi pada tiap peserta melalui pengerjaan post test dan penilaian dalam melakukan submit jurnal. Berdasarkan hasil evaluasi dari 30 peserta guru didapatkan peningkatan pengetahuan guru tentang publikasi ilmiah dan terdapat beberapa guru yang melakukan submit artikel ke dalam jurnal setelah kegiatan ini. Sebagai kesimpulan bahwa telah dilakukan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan pelatihan publikasi ilmiah untuk guru SMK Telkom Banjarbaru dengan hasil peningkatan pengetahuan guru tentang publikasi ilmiah yang terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttest masing-masing 45 dan 89. Selain itu, setelah pelatihan terdapat beberapa guru yang melakukan submit artikel ilmiah ke dalam jurnal. Kegiatan ini diharapkan dapat diadakan secara berkala, sehingga terdapat peningkatan budaya literasi pada setiap guru.   Kata kunci: guru SMK; literasi; pelatihan; pengabdian; publikasi ilmiah. Abstract Literacy is one of the skills that every teacher must have. One type of basic literacy that is very important is writing. Various writing activities can be carried out by a teacher and among them is writing scientific articles. This encourages the holding of a community service program through scientific publication training activities for teachers of Telkom Vocational High School (SMK), Banjarbaru. This activity was carried out in 3 stages, including preparation, implementation, and evaluation. The implementation stage was carried out for 2 days, which consisted of providing educational material on the first day and training on the second day. After the implementation, an evaluation was carried out on each participant through post-testing and assessment in submitting journals. Based on the evaluation results, it was found that the knowledge of teachers about scientific publications increased and there were several teachers who submitted articles to journals after this activity. In conclusion, a community service program has been carried out through scientific publication training activities for teachers of SMK Telkom Banjarbaru with the results of increasing teacher knowledge about scientific publications and there are several teachers who submit scientific articles to journals. This activity is expected to be held regularly, so that there is an increase in the culture of literacy in each teacher.  Keywords: literacy; training; service; scientific publication
CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat Amelia, Aisya; Syauqia, Ahla; Pratiwi, Destisa Denti Seiza; Yakwan, Beny Acah; Iskandar
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3909

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang memengaruhi angka kesakitan dan kematian, terutama di masyarakat pedesaan dengan akses terbatas terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan tingkat pengetahuan yang rendah, khususnya tentang tatalaksana diare. Hal ini dapat dicegah dan dikurangi angka kejadiannya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan judul “CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tatalaksana diare, sehingga angka kematian dan kesakitan akibat diare dapat dikurangi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan sikap dan pengetahuan yang signifikan tentang pencegahan diare dan pembuatan Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang benar. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju praktik sanitasi yang lebih baik. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian CINTA SEHAT terbukti efektif dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan tatalaksana diare dan perilaku PHBS.
Pelatihan Pembuatan Olahan Sirup Jahe Merah pada Jamaah Pengajian Langgar Ar Rahman Kelurahan Loktabat Utara Banjarbaru Muthaminah, Noor; Marisa, Dona; Suhartono, Eko; Iskandar; Taufiqurrahman, Irham
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3910

Abstract

Penurunan daya tahan tubuh merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang rentan terjadi pada kelompok pralansia dan lansia akibat perubahan fisiologis sistem imun. Pemanfaatan bahan alam sebagai minuman kesehatan menjadi alternatif promotif dan preventif yang aman dan mudah diterapkan di masyarakat. Jahe merah diketahui mengandung senyawa bioaktif gingerol dan shogaol yang berpotensi sebagai imunomodulator. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jamaah pengajian Langgar Ar-Rahman Kelurahan Loktabat Utara dalam pemanfaatan jahe merah melalui pelatihan pembuatan sirup jahe merah sebagai minuman kesehatan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu perizinan dan diskusi untuk identifikasi masalah, edukasi mengenai manfaat jahe merah terhadap imunitas, serta pelatihan pembuatan sirup jahe merah. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan peserta setelah edukasi, ditandai dengan pergeseran kategori pengetahuan dari dominan “kurang” pada pre-test menjadi “cukup” dan “baik” pada post-test. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan secara langsung proses pembuatan sirup jahe merah dengan benar. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat tradisional secara rasional, tetapi juga memberikan keterampilan yang berpotensi mendukung kemandirian kesehatan dan ekonomi. Dengan demikian, pelatihan pembuatan sirup jahe merah dapat menjadi model intervensi berbasis masyarakat dalam upaya peningkatan daya tahan tubuh dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
The Role of Prenatal Environmental Risk Factors in Autism Spectrum Disorder Severity: Insight from Lead Exposure, Tobacco Smoke, and Low Birth Weight Iskandar, Iskandar; Salan, Yosef Dwi Cahyadi; Utama, Adelia Anggraini; Putri, Niarsari Anugrahing; Putera, Gusti Muhammad Perdana; Sekartaji, Hapsari Lintang; Eriana, Nisa Nur Agistni; Suhartono, Eko
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 24 No. 1 (2026): Gema Lingkungan Kesehatan (on progress)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v24i1.380

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) is a complex neurodevelopmental condition influenced by interactions between genetic susceptibility and environmental exposures during critical developmental periods. However, evidence regarding how environmental factors relate to ASD severity remains limited. This study aimed to examine the associations between urinary lead (Pb) levels, prenatal cigarette smoke exposure, history of low birth weight (LBW), and ASD severity, providing insights into potential environmental influences on clinical outcomes. A cross-sectional study was conducted among 43 children diagnosed with ASD attending a special needs school (SLB C) in Banjarbaru, South Kalimantan, Indonesia. Urinary Pb concentrations were measured using UV-Visible spectrophotometry. Information on prenatal cigarette smoke exposure and birth history was obtained through structured parental interviews. ASD severity was assessed using the Childhood Autism Rating Scale, Second Edition (CARS-2), and classified as mild–moderate or severe. Higher urinary Pb levels, prenatal cigarette smoke exposure, and a history of LBW were significantly associated with ASD severity, highlighting potential environmental risk factors that may influence clinical presentation and management strategies. In conclusion, among children with ASD in this school-based population, environmental and perinatal factors were associated with differences in ASD severity. While these findings are promising, emphasizing the need for further research can foster a sense of hope and motivation among researchers, clinicians, and students. Due to the cross-sectional design, causal inferences cannot be drawn. Further studies using longitudinal designs and objective exposure measurements are warranted.