Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Physiological Response of Bali Cattle to Feeding Substitution of Balinese Fermentation Straw N. Nurdiana; Bahri Syamsuryadi; Abdul Hakim Fattah
Chalaza Journal of Animal Husbandry Vol 3, No 1 (2018): Chalaza Journal of Animal Husbandry (CJAH)
Publisher : UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.955 KB) | DOI: 10.31327/chalaza.v3i1.538

Abstract

This study aims to see the physiological response of Bali cattle to the feeding of fermented straw substitution. A total of 12 head of Bali cattle average age five years. This research was conducted from August to September 2017 in Cenrana Village, Kahu Sub-district, Bone District, which is a location in the business of Berdikari Berdikari Mallomo Utama. This study used a randomized block design (RBD) with 4 treatments and 3 replications so that there were 12 experimental units, the procedure was P0: 100% elephant grass + 100% fermentation control, P1: elephant grass 75% + generation fermentation 25%, P2: 50%, elephant grass + 50% fermenting straw, and P3: Elephant grass 25% + 75% fermentation straw. The parameters observed were body temperature, respiration rate, and liver rate. The data obtained were analyzed variance and continued with LRD test. The results showed that the substitution of hay fermentation had a significant effect (P .01) on the physiological response of Balinese cow heart, but no significant effect (P .05) to the body temperature and the rate of respiration of Bali cattle. The conclusion that by giving fermented straw substitution feed provide an effect on heart rate (58.33 / min) with treatment 25% elephant grass + 75% fermented straw in the normal range for Bali cattle.
THE EFFECT OF ADDING SECTION AND LEVEL OF DIFFERENT BANANA HEART ON THE ORGANOLEPTIC QUALITIES OF BEEF SAUSAGE Abdul Hakim Fattah
Chalaza Journal of Animal Husbandry Vol 1, No 2 (2016): Chalaza Journal of Animal Husbandry
Publisher : UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.73 KB) | DOI: 10.31327/chalaza.v1i2.164

Abstract

This study aims to determine the effect of adding parts of different level banana heart and the interaction between parts of different level banana to the organoleptic quality of beef sausages. The study design was completely randomized factorial 3 x 3. Factors A banana is a part where the A1 (the inside of the banana white), A2 (the outside of the heart of the banana light purple), and A3 (a mixture of the inner and outer parts banana heart). Factor B is the level where the addition of banana B1 (0%), B2 (15%), and B3 (30%). Parameters measured were the level of resilience, color, aroma, taste and preference. The research result of addition of a section banana heart at different levels indicate that there are highly significant effect on the elasticity, color, aroma, taste and preferences of beef sausage with the average value of 2,804, which means a bit chewy, 2.767 indicates that the sausages brown, 2.433 which shows sausage savoury aroma, which shows the value 2,352 sausages taste bad, 2, 815 which shows the value of rather like. Based on the results of this study concluded that the addition of banana heart mixture of the inner and outer generate resilience, aroma, and taste of the sausages were better than those just added to the inside or the outside only. Additions to the level of 30% better than the addition of 15% and without the addition (0%). Interaction factor and level parts of banana heart showed a different response at the level of resilience, color, aroma, taste and preference of beef sausage
Pengaruh Pengaturan Suhu dan Kelembaban di Kandang Closed House Terhadap Performa Broiler Abdul Hakim Fattah; Rajmi Faridah; Andi Harnita Nurul Amalia; Khaeruddin Khaeruddin
Musamus Journal of Livestock Science Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Livestock Science
Publisher : Faculty of Agriculture, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjls.v6i1.5305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaturan suhu dan kelembaban terhadap performa broiler di kandang closed house pada pemeliharaan usia 15-30 hari. Penelitian ini menggunakan 120 ekor broiler strain Cobb 500 berusia 15 hari, yang dipelihara selama 15 hari yang disusun berdasarkan rancangan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan dan 4 kali ulangan. Setiap unit percobaan terdiri dari 10 ekor broiler dengan perlakuan suhu dan kelembaban masing-masing 27 0C dan 88 %, 28 0C dan 87 % dan 29 0C dan 86 %. Parameter yang diamati yaitu performa broiler yang terdiri dari konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, feed convertion ratio (FCR), dan mortalitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan suhu dan kelembaban memberikan pengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap konsumsi pakan, namun tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap pertambahan bobot dan Feed Convertion Ratio (FCR), mortalitas broiler selama penelitian sebesar 0.83%.
ANALISIS SERAT KASAR FESES SAPI PERAH HASIL PEMBERIAN PAKAN JERAMI PADI FERMENTASI YANG DISUPLEMENTASI KONSENTRAT HIJAU Abdul Hakim Fattah; Khaeruddin Khaeruddin
Musamus Journal of Livestock Science Vol 6 No 2 (2023): Musamus Journal of Livestock Science
Publisher : Faculty of Agriculture, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjls.v6i2.5699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengethui pengaruh pemberian pakan yang disuplementasi berbagai konsentrat hijau (lamtoro, gamal dan Indigofera) terhadap kandungan serat kasar feses sapi perah. Sapi perah Fries Holland (FH), sebanyak 12 ekor digunakan dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan yaitu: pemberian pakan jerami padi fermentasi + lamtoro 30 % (P1), pemberian pakan jerami padi fermentasi + gamal 30 % (P2), pemberian pakan jerami padi fermentasi + indigofera 30 % (P3). Parameter yang diamati yaitu persentase serat kasar pada feses sapi berupa ADF (Acid Detergent Fiber), NDF (Neutral Detergent Fiber), selulosa, hemiselulosa dan lignin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ADF berbeda nyata (P<0.05) antar perlakuan, perlakuan P2 menghasilkan ADF terendah (62.12%). Persentase selulosa berbeda nyata (P<0.05) antar perlakuan, P3 menghasilkan selulosa terendah (24.61%) dan P1 tertinggi (28.13%). Persentase NDF, hemiselulosa dan liginin tidak menghasilkan perbedaan dengan nilai masing-masing 75.90-76.82%, 11.92-13.2% dan17.55-19.59%. Kesimpulan ini adalah suplementasi Indigofera pada jerami fermentasi sebagai pakan mampu mereduksi kandungan selulosa dan meningkatkan ADF pada feses sapi perah jika dibandingkan suplementasi lamtoro dan gamal.
Pengaruh Pemberian Pakan Ampas Tahu Fermentasi terhadap Kualitas Semen Ayam Kampung Fattah, Abdul Hakim; Armayanti, Andi Kurnia; Hasfina, Hasfina
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i1.5039

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan ampas tahu fermentasi terhadap kualitas semen ayam  Kampung. Penelitian ini menggunakan 5 ekor ayam Kampung dewasa yang dipelihara dalam kandang individu dan diberi perlakuan pakan fermentasi ampas tahu. Pengujian kualitas semen dilakukan sebelum pemberian ampas tahu (P0) dan setelah pemberian ampas tahu (P1). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji T berpasangan dan uji Wilcoxon. Parameter kualitas semen yang diamati yaitu karakteristik makroskopis semen meliputi volume, pH, warna dan konsistensi semen, serta karakteristik mikroskopis semen yaitu konsentrasi, gerakan massa, motilitas, viabilitas dan abnormalitas spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian ampas tahu tidak berpengaruh (P>0.05) terhadap keseluruhan parameter karakteristik semen, kecuali motilitas. Pemberian ampas tahu dalam pakan menurunkan motilitas spermatozoa ayam Kampung. Karakteristik semen pada penelitian ini yaitu volume semen 0.11-0.12 ml, warna putih susu-krem, pH 7.12-7.5, konsistensi sedang-kental, konsentrasi spermatozoa 1.4-1.68 milyar/ml, gerak massa ++, viabilitas 90.88-94.79%, abnormalitas 19.7-21.44%, dan motilitas 81.02%.
Perilaku Voluntary Feed Intake Kambing yang Dilepas di Perkebunan Lada pada Sistem Integrasi Lada-Kambing Syahrir, Syahrir; Amin, Muhtar; Junaedi, Junaedi; Fattah, Abdul Hakim
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v2i2.434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkah laku voluntary feed intake kambing yang dilepas di perkebunan lada. Model perilaku makan kambing dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan pemeliharaan ternak kambing pada model interaksi antara lada dan kambing. Penelitian ini dilaksanakan di lahan perkebunan lada, kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Penelitian berlangsung selama tiga bulan, ternak yang digunakan sebanyak 17 ekor. Lahan perkebunan lada yang digunakan sebagai habitat penggembalaan seluas 3 hektar dengan jumlah pohon lada 3200 pohon. Manajemen pemeliharaan pada integrasi perkebunan lada dengan peternakan kambing pada penelitian ini yaitu ternak dilepas di area perkebunan lada pada pagi hari pukul 09.00 dan dimasukkan ke kandang pada pukul 17.00 di sore hari. Struktur pekerjaan penelitian ini adalah penelitian deskriptif, cara mendeskripsikan objek penelitian dan keadaan subjek penelitian saat ini berdasarkan fakta-fakta yang telah muncul atau apa adanya. Perilaku voluntary feed intake kambing yang dilepas di perkebunan lada pada sistem integrasi kambing lada yaitu ternak akan memilih sendiri makanan yang disukainya, yaitu jenis tanaman yang dikonsumsi oleh ternak kambing di area perkebunan lada adalah rumput, daun-daunan, gamal, kulit kayu, dan rumput kering. Frekuensi aktivitas voluntary feed intake di area perkebunan lada yaitu 4-8 kali sehari dan ternak kambing melaksanakan aktivitas voluntary feed intake yaitu pagi hari antara pukul 09.00-12.00 dan pukul 14.00-17.00 dan lama aktivitas voluntary feed intake 1-3 jam.
Respon Fisiologis Berbagai Bangsa Sapi Potong di Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone Hermawansyah, Hermawansyah; Syamsidar, Syamsidar; Fattah, Abdul Hakim; Khaeruddin, Khaeruddin; Nurfiana, Rika; Budianto, Rachmat
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i1.778

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bangsa sapi potong terhadap respon fisiologis di 3 desa Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Sapi yang digunakan sebagai sampel penelitian yaitu 10 ekor sapi peranakan Limousin, 10 ekor sapi peranakan Simmental dan 10 ekor sapi Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan (bangsa sapi) dan 10 kali ulangan (individu sapi). Parameter yang diamati yaitu suhu rektal, frekuensi pernafasan, denyut nadi dan heat tolerance coefficient (HTC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pernafasan paling rendah pada sapi Bali (17.1-19.6 kali/menit) dan paling tinggi pada sapi peranakan Limousin (34.7-37.6 kali/menit), frekuensi denyut nadi lebih rendah pada sapi Bali (61.4-62.4 kali/menit) jika dibandingkan peranakan Limousin dan Simental (67.2-68.7 kali/menit) sedangkan suhu rektal hampir tidak ada perbedaan pada ketiga jenis sapi kecuali di Desa Lemo dengan kisaran 37.7-37.93 °C. Nilai HTC pada sapi peranakan Simmental lebih tinggi (2.49-2.63) dibandingkan sapi Bali (1.71-1.83). Kesimpulan penelitian ini adalah jenis sapi potong berpengaruh terhadap frekuensi pernafasan, denyut nadi dan HTC namun relatif tidak berpengaruh terhadap suhu rektal kecuali di Desa Lemo.
Pengaruh Penggunaan Fermentasi Tepung Limbah Sawit terhadap Performa Broiler Fattah, Abdul Hakim; Syamsuryadi, Bahri; Mayasari, Andini Indah
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Tarjih-Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i2.847

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan fermentasi limbah sawit terhadap performa broiler.  Penelitian ini menggunakan 48 ekor DOC (day old chick) broiler strain Cobb yang dipelihara selama 35 hari menggunakan 12 petak kandang yang disusun berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan.  Setiap unit percobaan terdiri dari 4 ekor broiler dengan perlakuan pakan suplementasi tepung limbah sawit 0%, 10%, 20%, dan 30% pada ransum. Parameter yang diamati meliputi konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan jika ada pengaruh perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan suplementasi tepung limbah sawit ke dalam ransum broiler memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,05) terhadap konsumsi ransum, namun tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan bobot badan dan konversi ransum.  Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan fermentasi tepung limbah sawit terhadap performa broiler dapat digunakan dalam ransum broiler sampai dengan taraf 10%.
JERAMI FERMENTASI UNTUK SCALLING UP PRODUKSI SUSU SAPI PERAH DI KOPERASI SUSU SINTARI Faridah, Rajmi; Fattah, Abdul Hakim; Syamsuryadi, Bahri; Armayanti, Andi Kurnia; Hermawansyah, Hermawansyah; Yustisia, Dian
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/arzsbg29

Abstract

Koperasi Susu SINTARI bergerak dari hulu sampai hilir mulai dari peternakan sapi perah sampai pengolahan menjadi susu pasteurisasi. Koperasi tersebut mempunyai sarana dan prasarana yang sangat mendukung dengan nilai yang sangat tinggi mulai dari ternak sapi perah, perkandangan, lahan, gedung pengolahan, alat-alat pengolahan, kendaraan, serta laboratorium uji masih lengkap dan terjamin. Namun beberapa tahun terakhir, kegiatan koperasi mengalami kemunduran karena dihadapkan oleh berbagai macam permasalahan terutama dalam hal manajemen pakan. Hal tersebut menyebabkan penurunan produktifitas dan kualitas susu karena tidak terpenuhinya kebutuhan nutrisi sapi. Solusi yang ditawarkan yaitu dengan memanfaatkan limbah jerami padi Keunggulan yaitu serat kasar yang rendah tetapi sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Selain dapat menjadi solusi permasalahan dalam pemenuhan nutrisi sapi, juga dapat menjadi solusi untuk memenuhi kekurangan ketersediaan pakan pada musim paceklik sehingga kebutuhan sapi sepanjang tahun dapat terpenuhi. Manfaat untuk mitra yaitu dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang sedang dihadapi sehingga koperasi menjadi lebih maju dan kesejahteraan sesuai asas koperasi dapat tercapai. Abstract The SINTARI Milk Cooperative operates from upstream to downstream from dairy farming to processing into pasteurized milk. This cooperative has very supportive facilities and infrastructure with very high value, starting from dairy cattle, barns, land, processing buildings, processing equipment, vehicles, and testing laboratories that are still complete and guaranteed. However, in recent years, cooperative activities have experienced setbacks because they have been faced with various problems, especially in terms of feed management. This causes a decrease in productivity and milk quality because the cow's nutritional needs are not met. The solution offered is by utilizing rice straw waste. The advantage is that it is low in crude fiber but is expected to be able to meet the nutritional needs of livestock. Apart from being a solution to problems in fulfilling cow nutrition, it can also be a solution to meet the shortage of feed availability during the lean season so that cows' needs throughout the year can be met. The benefit for partners is that it can be a solution to the problems being faced so that the cooperative becomes more advanced and prosperity in accordance with cooperative principles can be achieved.
Addition of Sodium Hyaluronate to Ringer Lactate-Egg Yolk Diluent on the Quality of Native Chicken Sperm Khaeruddin, Khaeruddin; Fattah, Abdul Hakim; Syamsuryadi, Bahri; Hermawansyah, Hermawansyah
Jurnal Agripet Vol 25, No 1 (2025): Volume 25, No. 1, April 2025
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v25i1.41814

Abstract

This study aims to evaluate the effect of adding varying concentrations of sodium hyaluronate (SH) to a Ringer lactate-egg yolk diluent on the quality of native chicken spermatozoa during 48 hours of storage. A completely randomized design (CRD) was used with four treatment groups: control (diluent without SH), diluent with 63 M SH, 103 M SH, and 143 M SH. The study involved six replications with pooled semen from three native chickens aged approximately 10 months. Semen was collected, diluted, and stored at 5C for 48 hours. Parameters observed after storage included motility, viability, plasma membrane integrity, acrosome integrity, DNA damage, and mitochondrial activity. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results indicated that the treatments had no significant effect (P0.05) on any of the spermatozoa quality parameters. The observed values for motility, viability, plasma membrane integrity, acrosome integrity, DNA damage, and mitochondrial activity were 46.67-50%, 95.11-96.55%, 92.77-95.55%, 4.77-5.44%, and 71.05-75.37%, respectively. In conclusion, the addition of sodium hyaluronate at concentrations of 63-143 M in a Ringer lactate-egg yolk diluent does not significantly affect the quality of native chicken spermatozoa during 48 hours of storage at 5C.