Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Penjadwalan Proyek Dengan Penambahan Manpower dan Over Time Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Sri Puji Lestari; Widya Emilia Primaningtyas; Rina Sandora
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 7 No 1 (2023): Conference On Design And Manufacture Its Application
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A construction company in Karangpilang received a Pressure Vessel project. This project is delayed from the predetermined date so that a fine of 0.2% is imposed every day. So it is necessary to analyze project scheduling in order to get the maximum time and cost in this project. The methods used in this research are Time Cost Trade Off (TCTO), Precedence Diagram Method (PDM) and crashing. Acceleration is carried out on critical trajectories namely Marking/Catting, Rolling, Fit-Up, Welding, NDT, Primary Blasting and Top Coat. This study uses alternatives to increase over time and additional manpower. In this study, the maximum time and cost results were obtained with an alternative of 25% additional manpower. The resulting accelerated duration is 51 days faster than the actual duration, with costs incurred of Rp. 199,616,473, -, resulting in a decrease of 70% from the actual duration cost of Rp. 286,961,745, -. S curve analysis shows that the accelerated duration can be completed faster than the actual duration because the project can be completed on December 27, 2021. Where the accelerated duration is closer to the planned duration, namely November 26, 2021.
MODEL PEMBELAJARAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING PADA GERAK DASAR BERGULING Sri Puji Lestari; Rahmadi; Recky Ahmad Haffyandi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i1.66469

Abstract

Tujuan Penelitian  ialah guna mengetahui bagaimana gaya pengajaran TGfU mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV saat melakukan gerakan berguling tubuh ke depan di Sekolah Dasar Negeri Marabahan 2. Kurangnya antusiasme serta kecemasan siswa dalam belajar gerakan menggulingkan tubuh ke depan menyebabkan kinerja yang buruk di kelas. Studi memanfaatkan desain pretest-posttest beserta satu kelompok , serta model pra-eksperimental. Jumlah peserta studi 48 siswa, beserta 23 siswa dipilih secara tidak acak melalui purposive sampling. instrument digunakan adalah tes keterampilan berguling ke depan, sedangkan kajian data dilakukan memanfaatkan SPSS 25. Skor rata-rata meningkat dari 2,078 pada pretest jadi 3,291 pada posttest, menggambarkan peningkatan yang signifikan. Perbedaan yang signifikan antara data pra-tes serta pasca-tes digambarkan t-tes sampel berpasangan, menghasilkan skor signifikansi 0,000 (p < 0,05). Paradigma pembelajaran TGfU terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan dasar berguling ke depan siswa dengan menawarkan pembelajaran kontekstual, pendekatan holistik, serta meningkatkan motivasi siswa melalui aktivitas yang menarik. Hal ini digambarkan peningkatan senilai 58,4%.
Integrasi Praktik Ritual dan Strategi Pertanian pada Tradisi Ruwat Desa di Desa Pidodo Kulon Sri Puji Lestari; Muhammad Fauzi Syahputra; Rahma Hayati Ikhtiyarani; Nadia Safitri; Miko Andriansyah Ismoko Putro; Salis Nafiyatul Qona`Ah; Muhammad Maghfur Fahrur Rozzi; Luthfiyah Ardiyanti; Irma Istiariyani
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v3i1.3343

Abstract

The Ruwat Desa tradition in Pidodo Kulon has significant spiritual and social importance in maintaining food security and strengthening solidarity among the agrarian community. This study aims to understand how the Ruwat Desa ritual is integrated with agricultural strategies, as well as to examine the role of KKN students in these activities. The method used is descriptive qualitative through observation, interviews, and literature study. The research findings indicate that the community views the Ruwat Desa ritual as a spiritual endeavor that complements technical agricultural efforts, particularly when facing pest threats. The procession of agricultural products is not only a means of expressing gratitude but also strengthens the values of mutual aid and social bonds. The involvement of KKN students adds a dimension of service, as they not only provide technical assistance but also help preserve the continuity of the tradition. Thus, Ruwat Desa serves not only as a cultural heritage but also as a collective strategy for the community to strengthen food security and has the potential to be developed as sustainable cultural tourism.
SELF-CONTROL IN THE FINANCIAL MANAGEMENT OF STUDENTS: A STUDY OF LITERACY, FINTECH, AND INCOME Sri Puji Lestari; Ryan Prastika
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 6 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i6.3452

Abstract

This study aims to analyze the influence of Financial Literacy, Financial Technology, and Income on Financial Management among Evening Class Students of the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, UMSU, Batch 2021, with Self-Control as a moderating variable. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires from 294 respondents, determined using the Slovin formula. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the Smart-PLS software to assess both direct and moderating effects among variables. The results indicate that Financial Literacy has a significant effect on Financial Management. However, Financial Technology and Income do not have a significant effect. Furthermore, Self-Control moderates the relationship between Financial Literacy and Financial Management, but does not moderate the influence of Financial Technology and Income on Financial Management. This study introduces novelty by incorporating Self-Control as a moderating variable in the relationship between Financial Literacy, Financial Technology, and Income with Financial Management among evening class students—a group rarely explored in previous studies. The findings underscore the importance of enhancing financial literacy and self-control to improve students' financial management, particularly for those balancing work and study responsibilities.
Model Komunikasi Pemasaran Digital Produk Olahan Eceng Gondok Berbasis Kearifan Lokal bagi Penguatan Ekonomi Desa: Penelitian Hagi Julio Salas; M. Ruhly Kesuma Dinata; Sri Puji Lestari; Dini Puspita Sari; M. Al Ghiyats Y.P.; Eka Saputri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4076

Abstract

Invasi eceng gondok (Eichhornia crassipes) di Bendungan Way Rarem, Desa Pekurun Tengah, Lampung Utara, menimbulkan dampak ekologis dan sosial-ekonomi, seperti penurunan kualitas air, kematian ikan budidaya, serta terganggunya fungsi irigasi. Selama ini, penanganan hanya dilakukan dengan membersihkan dan membuang tanaman tersebut, sehingga menimbulkan limbah organik berulang dan tidak produktif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Tani melalui pemanfaatan eceng gondok menjadi produk bernilai guna serta penerapan strategi komunikasi pemasaran digital berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan teknis dan manajerial, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan program. Hingga tahap awal, kegiatan yang telah dilakukan meliputi sosialisasi kesadaran lingkungan terkait pemanfaatan eceng gondok dan pelatihan pembuatan pakan ternak fermentasi. Tim juga menghasilkan draft modul sederhana sebagai pedoman praktik masyarakat dalam mengolah eceng gondok menjadi pakan ternak alternatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan eceng gondok dan peningkatan keterampilan dasar dalam pembuatan pakan ternak fermentasi, pupuk organik dan kerajinan tangan. Selain itu, pelatihan ini memberikan stimulus dengan penguatan kapasitas manajerial, serta penerapan model komunikasi pemasaran digital terpadu atau Integrated Marketing Communications (IMC). Program ini diharapkan mampu memberikan dampak ganda berupa pengurangan limbah eceng gondok sekaligus peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat desa.