Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Implementasi Kode Etik Profesi Guru dalam Proses Pengambilan Keputusan di Madrasah Aliyah Nayla Eka Syamsiyah; Nur Fitriatin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.898

Abstract

Kode etik profesi berfungsi sebagai pedoman bagi guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, menjaga profesionalisme dan integrasi dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya kode etik profesi guru dalam pengambilan keputusan di Madrasah Aliyah. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif; mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah sesuai dengan topik pembahasan terkait implementasi kode etik profesi guru dalam pengambilan keputusan. Pengambilan Keputusan melibatkan identifikasi masalah, analisis permasalahan, konsultasi, dan evaluasi. Dalam pengambilan keputusan harus sesuai dengan prinsip keadilan dan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kode etik profesi dalam pengambilan keputusan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan moral siswa. Sehingga, dengan menerapkan kode etik profesi guru meningkatkan moral dan karakter siswa. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi para pendidik dan pengelola madrasah yang sedang maupun hendak menerapkan kode etik secara efektif, serta memberikan konstribusi yang positif berlandaskan nilai agama dan moral.
Krisis Moral dan Etika di Kalangan Generasi Muda Indonesia dalam Perspektif Profesi Guru Nasya’a Nadyah Aisyah; Nur Fitriatin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.908

Abstract

Artikel ini membahas krisis moral dan etika di kalangan generasi muda Indonesia dalam perspektif profesi guru. Krisis moral dan etika menjadi isu serius di kalangan generasi muda Indonesia, yang ditandai dengan perilaku seperti tawuran, perundungan, dan degradasi nilai-nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor penyebab utama krisis moral, termasuk dampak globalisasi, media sosial, dan kurangnya peran orang tua serta pendidikan karakter di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) untuk menganalisis literatur terkait. Tahapan penelitian dilaksanakan dengan menghimpun sumber kepustakaan, baik primer maupun sekunder. Penelitian ini melakukan klasifikasi data berdasarkan formula penelitian Hasilnya menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendidik moral dan etika siswa, baik melalui pembelajaran berbasis nilai, menjadi teladan, maupun menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif. Namun, tantangan seperti rendahnya minat siswa, pengaruh negatif teknologi, dan keterbatasan sumber daya pendidikan menjadi hambatan utama. Dengan demikian, artikel ini menekankan pentingnya peran guru untuk membentuk karakter siswa dalam mengatasi krisis moral dan etika saat ini.
Prinsip Etika Tanggung Jawab dalam Administrasi Kesiswaan di Lembaga Pendidikan Islam Riza Nur Khikmiah; Nur Fitriatin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.909

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya administrasi kesiswaan dalam pengelolaan lembaga pendidikan islam, serta keterkaitan antara prinsip etika tanggung jawab dalam konteks pendidikan islam. Etika tanggung jawab dalam administrasi kesiswaan menuntut pengelola untuk memastikan bahwa setiap kebijakan, seperti penerimaan siswa baru, pembinaan karakter, hingga evaluasi prestasi, dilakukan secara transparan dan berintegritas. Selain itu, penerapan prinsip ini juga harus mencerminkan nilai-nilai islam, seperti amanah, ihsan, dan adil, sehingga administrasi tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pembentukan akhlak siswa. Melalui pendekatan metode kepustakaan, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur yang relevan untuk mengidentifikasi definisi etika tanggung jawab dalam administrasi kesiswaan, prinsip nilai-nilai etika tanggung jawab dalam islam, dan strategi-strategi yang dapat diterapkan dalam prinsip etika tanggung jawab di lembaga pendidikan islam. Beberapa program diuraikan sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai etika dan moral. Selain itu, artikel ini juga mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam administrasi kesiswaan, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku siswa. Kesimpulannya Penerapan etika tanggung jawab dalam administrasi kesiswaan penting untuk membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang positif, meski memerlukan evaluasi dan monitoring berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan artikel ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan administrasi Pendidikan yang beretika dan bertanggung jawab, serta meningkatkan kualitas Pendidikan di Lembaga Pendidikan islam.
Etika Kepemimpinan dalam Administrasi Pendidikan Islam: Kepemimpinan Berintegritas Risalatul Lailiya; Nur Fitriatin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.910

Abstract

Kepemimpinan yang efektif dalam pendidikan Islam sangat dipengaruhi oleh etika dan integritas pemimpin. Penelitian ini bertujuan untuk mengekaji hubungan antara etika kepemimpinan dan integritas dalam konteks pendidikan Islam, serta dampaknya terhadap kualitas lingkungan belajar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan menggunakan pendekatan kualitatif dimana data yang digunakan dalam penelitian ini berupa informasi kualitatif yang diperoleh dari studi literatur dan analisis dokumen seperti 12 artikel jurnal, 1 buku, 1 tesis, dan 2 website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin yang menerapkan prinsip-prinsip etika dalam pengambilan keputusan cenderung menciptakan lingkungan belajar yang positif dan berintegritas. Selain itu, integritas pemimpin berperan penting dalam membangun kepercayaan di antara siswa dan staf, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi dan kinerja akademis. Penelitian ini menegaskan bahwa pemimpin pendidikan yang beretika dan berintegritas dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan dan pembentukan karakter siswa, sehingga perlu adanya perhatian lebih dalam pengembangan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai tersebut.
DEVELOPMENT OF INTERACTIVE E-MODULES IN RELIGIOUS EDUCATION: A CASE STUDY ON PENDIDIKAN ASWAJA DAN KE-NU-AN Fitriatin, Nur; Vachruddin, Vrisko Putra; Nabiilah, Zayyin
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 11, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v11i2.38714

Abstract

Driven by the need for a suitable module to facilitate the teaching of Pendidikan Aswaja dan Ke-NU-an subject, we have developed an electronic module (e-module) based on Merdeka Belajar curriculum. This module aims to enhance comprehension, memory retention and empower students to take a more self-directed approach to learning. The aim of Pendidikan Aswaja dan Ke-NU-an as local content subject is to safeguard students from radicalism, extremism, fanaticism and religious intolerance. The research methodology employed in this study is Research and Development (RnD) utilizing the 4D development model comprising four stages: Define, Design, Develop and Disseminate. The e-module incorporates learning outcomes and objectives aligned with Merdeka Belajar curriculum, along with interactive video links connected to the online platform such as YouTube. The results from pilot testing of these interactive e-modules in two sample classes yielded a commendable score of 79%, categorizing it as “fit for use.” The module’s utilization by 67 students across both classes demonstrated significant competency development in knowledge acquisition, comprehension, critical thinking and prevention from radical and extremist viewpoints. This can be seen from affective and cognitive assessments at school. Furthermore, the module effectively addresses epistemological challenges within the field of Aswaja and Ke-NU-an teaching, aligning with the historical evolution of these disciplines and local educational needs.
Dari Edukasi Ke Aksi:Transformasi Sekolah Menuju Adiwiyata Berkelanjutan di MTSN 11 Jombang Nurul Muayyadah; Nuril Ummi Hamdi; Hanun Asrohah; Ali Mustofa; Lilik Huriyah; Nur Fitriatin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Sustainability issues have become a global agenda, demanding a strategic role for the education sector in building pro-environmental awareness and behavior. The Adiwiyata Program is an Indonesian government policy aimed at systematically and sustainably instilling environmental values in educational institutions. However, studies examining the holistic process of school transformation from education to ecological action and the formation of a sustainable school culture are still relatively limited, particularly in the context of Islamic schools (madrasahs). This study aims to analyze in depth the transformation process of MTsN 11 Jombang in implementing the Sustainable Adiwiyata Program to achieve the National Adiwiyata School designation. The study used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation studies with the madrasah principal, Adiwiyata mentors, teachers, and Adiwiyata cadres. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the transformation of MTsN 11 Jombang took place gradually and systematically through strengthening environmentally conscious madrasah policies, integrating environmental values into the curriculum and learning, developing environmental actions based on the participation of madrasah residents, and providing environmentally friendly facilities and infrastructure. This process was supported by the commitment of the leadership, the active involvement of madrasah residents, and collaboration with external stakeholders. This transformation resulted in the formation of an ecological madrasah culture and increased pro-environmental behavior of students. This study provides empirical and practical contributions in the form of a sustainable Adiwiyata madrasah transformation model that can be replicated in similar educational units. Keywords: environmental education; Adiwiyata; sustainability; school culture; madrasah Abstrak: Isu keberlanjutan telah menjadi agenda global yang menuntut peran strategis sektor pendidikan dalam membangun kesadaran dan perilaku pro-lingkungan. Program Adiwiyata merupakan salah satu kebijakan pemerintah Indonesia yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara sistematis dan berkelanjutan di satuan pendidikan. Namun, kajian yang mengulas proses transformasi sekolah secara holistik dari edukasi menuju aksi ekologis dan pembentukan budaya sekolah berkelanjutan masih relatif terbatas, khususnya pada konteks madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses transformasi MTsN 11 Jombang dalam mengimplementasikan Program Adiwiyata Berkelanjutan hingga memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah, pembina Adiwiyata, guru, serta kader Adiwiyata. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi MTsN 11 Jombang berlangsung secara bertahap dan sistematis melalui penguatan kebijakan madrasah berwawasan lingkungan, integrasi nilai lingkungan dalam kurikulum dan pembelajaran, pengembangan aksi lingkungan berbasis partisipasi warga madrasah, serta penyediaan sarana prasarana ramah lingkungan. Proses ini didukung oleh komitmen pimpinan, keterlibatan aktif warga madrasah, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan eksternal. Transformasi tersebut berdampak pada terbentuknya budaya madrasah yang ekologis dan peningkatan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan praktis berupa model transformasi madrasah Adiwiyata berkelanjutan yang dapat direplikasi pada satuan pendidikan sejenis. Kata kunci: pendidikan lingkungan; Adiwiyata; keberlanjutan; budaya sekolah; madrasah