Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Studi Komparatif Kompetensi Sebelum dan Sesudah Pelatihan Agribisnis pada Kelompok Binaan NGO Human Initiative Sumatera Barat Fachri, Ahmad; Putra, Muhammad Farrasky Delas
Jurnal Adminitrasi Bisnis Nusantara Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jabnus.v3i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan agribisnis pada kelompok binaan NGO Human Initiative Sumatera Barat selama program Bangun Industri Desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Indikator dalam setiap pertanyaan wawancara selama penelitian diberi skor menggunakan skala likert. Untuk melihat perbedaan kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan digunakan Uji T Wilcoxon dengan bantuan aplikasi SPSS 2.6. Hasil penelitian menjukkan bahwa terdapat perbedaan kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan agribisnis pada kelompok binaan NGO Human Initiative Sumatera Barat. Dimana sebelum pelatihan agribisnis diperoleh persentase skor kompetensi pengetahuan (35,16%), kompetensi sikap (6,25%), dan kompetensi keterampilan (26,95%). Sedangkan setelah pelatihan agribisnis diperoleh persentase skor kompetensi pengetahuan (71,48%), kompetensi sikap (43,75%), dan kompetensi keterampilan (56,25%). Dapat disimpulkan pelatihan agribisnis yang diselenggarakan NGO Human Initiative Sumatera Barat telah mampu merubah kompetensi yang dimiliki anggota kelompok binaan menjadi lebih baik. Untuk kedepannya pelatihan perlu diperhatikan pada kompetensi sikap untuk meningkatkan motivasi anggota kelompok binaan dalam menjalankan unit usaha agribisnisnya masing-masing.
Perspektif Penyuluhan dalam Pengembangan Kewirausahaan Olahan Hasil Pertanian: Studi Literatur Fachri, Ahmad; Putra, Muhammad Farrasky Delas; Sakinah, Yozi Putri
CULTIVATE: Journal of Agriculture Science Vol 4, No 1 (2026): CULTIVATE: Journal of Agriculture Science - MARET
Publisher : Mahesa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/cultivate.v4i1.1117

Abstract

Pengembangan kewirausahaan olahan hasil pertanian merupakan strategi penting dalam pembangunan pertanian modern karena berkontribusi pada penciptaan nilai tambah, peningkatan daya saing, dan penguatan ekonomi pedesaan. Namun, pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya kelembagaan, serta terbatasnya akses terhadap pasar dan inovasi. Dalam konteks tersebut, penyuluhan pembangunan memiliki peran strategis sebagai proses edukatif dan pemberdayaan untuk mendukung pengembangan kewirausahaan olahan hasil pertanian. Artikel ini bertujuan untuk mensintesis temuan penelitian terdahulu mengenai peran penyuluhan dalam pengembangan kewirausahaan olahan hasil pertanian melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian menggunakan kajian literatur terhadap artikel jurnal, buku, dan prosiding ilmiah yang relevan, baik nasional maupun internasional, yang dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyuluhan berperan penting dalam peningkatan kapasitas masyarakat, pemberdayaan dan partisipasi pelaku usaha, fasilitasi adopsi inovasi, penguatan kelembagaan dan jejaring usaha, serta sebagai penghubung antara kebijakan dan praktik pembangunan. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan pembangunan merupakan kunci dalam mendorong kewirausahaan olahan hasil pertanian yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Pelatihan Business Model Canvas Bagi Gen Z: Pengembangan Bisnis untuk Agribisnis Kreatif dan Berkelanjutan Juli Adevia; Ahmad Fachri; Defri Rahman; Muhammad Farrasky Delas Putra; Sultani; Adhal Kholik; Lexa Apdeskhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2547

Abstract

Perkembangan ekonomi kreatif dan transformasi digital menuntut mahasiswa agribisnis memiliki kompetensi kewirausahaan yang inovatif, sistematis, dan berorientasi pada keberlanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa Generasi Z Program Studi Agribisnis Universitas Adzkia dalam merancang model bisnis melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC). Kegiatan dilaksanakan kepada 32 mahasiswa melalui tahapan sosialisasi dan pelatihan interaktif berbasis proyek (project-based learning) yang menekankan pemahaman serta penerapan sembilan elemen utama BMC. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan kenaikan tingkat jawaban benar dari 44% pada pre-test menjadi 95% pada post-test. Peserta berhasil menyusun empat draf model bisnis agribisnis kreatif dan berkelanjutan, yaitu Keripik Bayam Varian Rasa, Pasta Singkong, Kerupuk Sanjay, dan Teh Kulit Jagung. Sehingga pelatihan BMC terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa serta memperkuat kemampuan mereka dalam merancang model bisnis yang adaptif terhadap tantangan agribisnis di era digital.