Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Likuiditas, Asset Tangibility, Sales Growth, dan Firm Size sebagai Determinan Tobin’s Q pada Perusahaan Nonkeuangan dalam Indeks KOMPAS-100 Periode 2022–2025 Kevin Alfredo, Harold; Agung Wibowo, Rizki; Irfan Pratama, Muhammad; Sejati, Hiro
Journal of Economics and Business UBS Vol. 15 No. 4 (2026): Journal of Economics and Business UBS
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/8vqvcx42

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik perusahaan yang mencakup likuiditas, asset tangibility, sales growth, dan firm size terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q pada perusahaan non-keuangan dalam indeks KOMPAS-100 periode 2022–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu mengenai arah dan signifikansi pengaruh karakteristik perusahaan terhadap nilai perusahaan, serta masih terbatasnya penelitian yang menguji keempat variabel tersebut secara terintegrasi pada perusahaan non-keuangan dalam indeks KOMPAS-100. Kebaruan penelitian terletak pada penggunaan kombinasi variabel karakteristik internal perusahaan, objek perusahaan lintas sektor dengan kapitalisasi relatif besar, serta periode pengamatan terkini setelah pemulihan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan situs resmi Bursa Efek Indonesia. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 49 perusahaan dengan 196 observasi perusahaan-tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan aplikasi Gretl. Berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, Random Effect Model dipilih sebagai model estimasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas, asset tangibility, dan sales growth tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan firm size berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa investor perlu lebih memperhatikan efisiensi dan produktivitas pengelolaan sumber daya dibandingkan sekadar tingkat likuiditas, pertumbuhan penjualan, aset berwujud, dan besarnya perusahaan. Bagi manajemen, peningkatan skala usaha perlu disertai pengendalian biaya, efisiensi operasional, dan optimalisasi aset agar mampu meningkatkan nilai perusahaan.
TINGKATKAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL UNTUK MENCEGAH BAHAYA JUDI ONLINE DI KALANGAN REMAJA Muhammad Irfan Pratama; Hiro Sejati; Harold Kevin Alfredo; Rizki Agung Wibowo; Amril Samosir; Rahyono Rahyono
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i1.2190

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan dalam akses keuangan melalui layanan fintech, namun juga menimbulkan tantangan baru, salah satunya adalah meningkatnya risiko judi online di kalangan pelajar. Menanggapi hal tersebut, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di SMKN 7 Bandar Lampung dengan tujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya literasi keuangan digital yang sehat serta meningkatkan kesadaran akan bahaya judi daring. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif berupa diskusi interaktif dan studi kasus yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Melalui pendekatan ini, siswa didorong untuk memahami cara mengelola keuangan pribadi secara bijak dan mengenali potensi risiko dari penggunaan platform digital yang tidak bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan sikap siswa terhadap penggunaan layanan keuangan digital secara aman. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi pondasi awal dalam membentuk perilaku finansial yang cerdas dan tangguh terhadap pengaruh negatif teknologi digital.
GENERASI Z HEBAT, FINANSIAL SEHAT: MENGHINDARI PERANGKAP FOMO DAN FITUR PAYLATER SEJAK BANGKU SEKOLAH DI SMAN 1 WAY JEPARA Hiro Sejati; Muhammad Irfan Pratama; Anita Anita; Reza Hardian Pratama; Harold Kevin Alfredo; Rizki Agung Wibowo; Afit Afrizal
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2814

Abstract

Generasi Z (Gen Z) tumbuh di era digital dengan akses keuangan yang sangat mudah, salah satunya melalui fitur Paylater. Namun, kemudahan ini sering kali beriringan dengan fenomena psikologis Fear of Missing Out (FOMO) yang memicu perilaku konsumtif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi literasi keuangan bagi siswa SMAN 1 Way Jepara guna membentengi mereka dari jebakan utang digital sejak dini. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif melalui ceramah, bedah kasus, dan diskusi kelompok tanpa menerapkan skema pre-test dan post-test untuk menciptakan ruang belajar yang bebas tekanan dan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran kualitatif siswa, yang terlihat dari antusiasme bertanya dan kemampuan mereka menganalisis simulasi jebakan bunga paylater. Melalui edukasi ini, siswa diharapkan mampu mengelola uang saku dengan lebih bijak, mengendalikan dorongan impulsif, dan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan di atas pemuasan keinginan.