Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja Langsung, Biaya Overhead Pabrik Terhadap Laba pada Ud. Surya Mandala Putra Enza Resdiana
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jmbi.v8i2.8553

Abstract

Permasalahan penelitian ini tingginya biaya produksi berdampak pada tingkat penjualan. Secara kuantitas, suatu perusahaan sudah membatasi hasil produksinya dengan menyesuaikan pada biaya produksi yang harus dikeluarkan. Ketika hasil produk secara kuantitas berkurang tentunya juga berdampak pada laba yang diperoleh. Pemenuhan kualitas produk yang lebih baik maupun harga yang bersaing merupakan tantangan tersendiri bagi perusahaan. Apalagi, tuntutan tersebut dibarengi dengan tingginya biaya produksi. Sehingga, perusahaan dituntut untuk dapat menekan biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, upah tenaga kerja langsung dan overhead pabrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial masing-masing variabel biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik terhadap laba dan pengaruh secara simultan variabel biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik terhadap laba. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data yang diperoleh langsung dari perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial biaya bahan baku berpengaruh signifikan terhadap laba, biaya tenaga kerja langsung tidak berpengaruh signifikan terhadap laba, biaya overhead pabrik tidak berpengaruh signifikan terhadap laba, secara simultan variabel bebas yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat yaitu laba pada tingkat kepercayaan sampai dengan 0,05 ( dengan tingkat signifikan 5%). Dengan demikian variabel bebas yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik mempengaruhi variabel terikat yaitu laba secara bersama-sama, dapat diterima.
Faktor-faktor Penyebab Kredit Macet Pada Bank Beserta Cara Penanganannya Zainab ,; Ferina Oktavia Fadila; Enza Resdiana; Nur Samsi
PUBLIC CORNER Vol 18 No 1 (2023): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v18i1.2462

Abstract

This study aims to determine the factors that cause bad credit at Bank Lantabur Syariah Gresik and how to deal with the causes of bad credit.by using qualitative research methods. the process of collecting data in this study was carried out in the first way, namely interviewing employees and customers of Bank Lantabur Syariah Gresik. the next is observation and the last is documentation.Data analysis techniques in this study are data presentation, data analysis and conclusion drawing. The results of this study are the factors that cause bad credit, namely the economic condition of the borrower. for the payment of bad credit by the customer, the bank provides relief by re-contracting based on current capabilities.Keywords: Bad Credit and Banks
Kemiskinan Dan Peran Berlebih Perempuan Pembatik Di Indonesia Hidayaturrahman, Mohammad; Resdiana, Enza; Syafriyani, Ida; Elazhari, Elazhari; Putu Sugiantiningsih, Anak Agung
Jurnal ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial
Publisher : Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jmnegara.v7i1.6094

Abstract

Sebagai negara yang masuk kategori berkembang, jumlah penduduk miskin di Indonesia masih terbilang tinggi. Penduduk miskin di Indonesia juga terdiri dari perempuan. Perempuan miskin di Indonesia memiliki kerentanan terhadap berbagai persoalan ekonomi. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap dan menganalisis, bagaimana para perempuan di Indonesia yang berada di dalam kondisi miskin melakukan peran berlebih. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori peran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan berbagai informan. Selain itu dilakukan juga pengamatan langsung terhadap kegiatan membatik yang dilakukan perempuan di beberapa wilayah di Indonesia. Penelusuran dokumen juga dilakukan terhadap data dan sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pembatik di Indonesia yang dalam kondisi miskin berusaha memperbaiki kualitas hidup dengan peran berlebih. Mereka tidak hanya menjadi ibu rumah tangga, tapi juga bekerja mencari nafkah dengan bekerja pada beberapa bidang seperti menjadi petani dan menjadi membatik. Pendapatan dari dua atau tiga pekerjaan belum menjadikan perempuan di Indonesia keluar dari kemiskinan. Salah satu faktor yang menjadi penyebabnya adalah pendapatan dari membatik terbilang rendah, belum mencapai taraf layak. Pendapatan yang masih rendah dan belum layak yang diperoleh perempuan tersebut, tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, namun juga untuk kebutuhan keluarga termasuk suami dan anak. Sehingga perempuan tetap berada dalam kondisi miskin.
ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN KAWASAN KARST DALAM KELESTARIAN LINGKUNGAN DI BATUPUTIH SUMENEP MADURA Resdiana, Enza; Nordiansah, Mery Eka
Jurnal Paradigma Vol 26, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/paradigma.v26i2.7467

Abstract

AbstrakPertambangan merupakan seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pascatambang. Pertambangan di Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep Madura terdiri atas pertambangan Batu Karst yaitu jenis batu kapur, Gamping, dan fosfat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengelolaan kawasan karst dalam kelestarian lingkungan di Batuputih Sumenep Madura. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah Identifikasi masalah, Identifikasi alternatif, Seleksi alternatif. Data dan hasil penelitian diperoleh dari hasil wawancara dengan beberapa informan, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah keluarnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 perubahan atas Undang-Undang Minerba Nomor 4 Tahun 2009, urusan di bidang pertambangan menjadi kewenangan pemerintah pusat. Kesimpulan penelitian ini ialah Ketidakefektifnya Perda Nomor 12 Tahun 2013 diakibatkan berlakunya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah yang dimana telah mengubah paradigma pengelolaan ESDM menjadi desentralisasi ditingkat Provinsi, dan perubahan Undang-Undang minerba Nomor 3 Tahun 2020 tentang segala izin pertambangan dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Sehingga tidak singkronnya diantara ketiga peraturan tersebut. Kata Kunci : Analisis Kebijakan, Pertambangan Karst, Peraturan Daerah.  AbstractMining is all stages of activities in the context of research, management and mineral or coal which include general investigation, exploration, feasibility studies, mining, processing and refining, transportation and sales, as well as post-mining activities. Mining in Batuputih Subdistrict, Sumenep Regency, Madura consists of Karst Stone mining, namely limestone, limestone, and phosphate types. The purpose of this study is to analyze the management of karst areas in environmental sustainability in Batuputih Sumenep Madura. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The focus of this research is problem identification, alternative identification, alternative selection. Data and research results obtained from interviews with several informants, observations and documentation. The results show that after the issuance of Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government and Law Number 3 of 2020, amendments to the Minerba Law Number 4 of 2009, affairs in the mining sector became the authority of the central government. The conclusion of this study is the ineffectiveness of Regional Regulation Number 12 of 2013 due to the enactment of Law Number 23 of 2014 concerning local governments which has changed the paradigm of ESDM management to decentralization at the provincial level, and changes to the Minerba Law Number 3 of 2020 concerning all mining permits issued by Central government. So there is no synchronization between the three regulations. Keywords: Policy Analysis, Karst Mining, Regional Regulations. 
Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Sinar Dunia Hamzah Akbar, Mohammad; Resdiana, Enza
PUBLIC CORNER Vol 18 No 2 (2023): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v18i2.2962

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada PT. Sinar Dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif, yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh atau hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan pada PT. Sinar Dunia yang berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sedangkan analisis data dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara parsial pelatihan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial pengembangan karier memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Dan secara simultan pelatihan dan pengembangan karier memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Sinar Dunia.
Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Al-Barokah Desa Patean Dani, Rovi; Resdiana, Enza; Rika Tini, Dwi Listia
PUBLIC CORNER Vol 19 No 1 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i1.3520

Abstract

The establishment of bumdes Al-Barokah in Patean is an effort to improve the welfare of the village community. So that the programs launched have been considered according to their potential. The management of the Al-Barokah BUMDes program that has been carried out today is able to move in 4 different program areas with the aim of serving and meeting the basic needs of the Patean village community. This type of research is descriptive qualitative. The data sources used are primary and secondary data sources, the number of informants in this study is 8 informants, then draw the final conclusion of the interview results. Based on the results of the study, it is shown that the Management of Business Entities Owned by Al- Barokah Village, Batuan District, there are 4 aspects that affect management, namely the planning aspect of BUMDes Al-Barokah implementing a long-term program in the Al- Barokah BUMDes program, the second organizing, namely the availability of human resources / HR sets the duties and responsibilities on. Keyword : BUMDes, Management Abstrak BUMDes Al-Barokah didesa Patean merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program yang dicanangkan telah dipertimbangkan sesuai potensi yang dimilikinya. Pengelolaan program BUMDes Al-Barokah yang telah dijalankan saat ini mampu bergerak pada 4 bidang program yang berbeda dengan tujuan melayani serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa Patean. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder, jumlah informan dalam penelitian ini adalah 8 informan, kemudian menarik kesimpulan akhir hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Al-Barokah Kecamatan Batuan, terdapat 4 aspek yang mempengaruhi pengelolaan, yaitu Aspek planning BUMDes Al-Barokah melaksanakan program jangka Panjang pada program BUMDes Al-Barokah, Kedua organizing yaitu tersedianya sumber daya manusia/SDM menetapkan tugas dan tanggung jawab pada program BUMDes Al- Barokah dan non sumber daya manusia/SDM yang berupa dari alam maupun sarana dan prasarana yang mendukung pengelolaan program BUMDes Al-Barokah. Ketiga actuating menambah kerja sama serta menigkatkan jumlah penjualan pada program BUMDes Al- Barokah. Keempat controlling Koreksi pembukuan setiap satu sekali per 31 Desember yang dihadiri ketua, bendahara, sekretaris serta pelaksana unit-unit program BUMDes Al-Barokah. Kata Kunci : Badan Usaha Milik Desa, Manajemen
Analisis Peran Badan Pengawas Pemilu dalam Mencegah Kecurangan Pada Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 Alfiyah, Nur Inna; Hidayat, Imam; Rika Tini, Dwi Listia; Resdiana, Enza
PUBLIC CORNER Vol 19 No 1 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i1.3575

Abstract

Abstract One of the absolute requirements for a country that adheres to democracy is the existence of a means to channel aspirations and elect the country's leader by holding general elections. General elections are a means of realizing people's sovereignty and upholding a democratic political order. However, the democratic elections that every country dreams of are sometimes marred by fraudulent practices in general elections. This can be seen from the strengthening issue of fraud in the 2019 election results which has had an impact on high political tension and hostility between supporters of each candidate. So this then leads the public to question the role of election supervisors in dealing with the issue of fraud. This issue also occurred during the 2024 presidential and legislative elections. The method used in this research is a qualitative-descriptive method to analyze the role of election supervisors in dealing with the issue of fraud in the implementation of simultaneous general elections. This research shows that Bawaslu has carried out its role well in accordance with Law number 7 of 2017, both through early detection of potential fraud and handling it that will occur in various regions. Bawaslu carries out early detection using warning, prevention and action strategies. So by applying this strategy it can be concluded that in dealing with the issue of fraud in the election, Bawaslu has taken several preventive measures to prevent fraud from occurring. Both through monitoring and supervision, handling complaints, investigations, inquiries, law enforcement, collaboration with related parties as well as education and outreach. Keywords: Role, Election, Election Fraud, BAWASLU Abstrak Salah satu syarat mutlak negara yang menganut paham demokrasi adalah adanya sarana untuk menyalurkan aspirasi dan memilih pemimpin negara dengan diadakannya pemilihan umum. Pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dan menegakan suatu tatanan politik yang demokratis. Akan tetapi pemilu demokratis yang di idam-idamkan oleh tiap negara terkadang tercoreng dengan adanya praktek-praktek kecurangan dalam pemilihan umum. Hal ini dapat dilihat dari menguatnya isu kecurangan hasil pemilu 2019 yang memberikan dampak pada tingginya tensi politik hingga permusuhan antar pendukung masing-masing calon. Sehingga hal ini kemudian membawa masyarakat mempertanyakan bagaiman peran dari pengawas pemilu dalam menangani isu kecurangan tersebut. Isu ini juga terjadi pada saat pelaksanaan Pilpres dan Pileg tahun 2024. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif untuk menganalisi peran pengawas pemilu dalam menghadapi isu kecurangan dalam pelaksanaan pemilihan umum serentak. Penilitian ini menghasilkan bahwa Bawaslu telah melakukan perannya dengan baik sesuai dengan Undang-undang nomor 7 Tahun 2017, baik melalui deteksi dini terkait potensi kecurangan dan penanganannya yang akan terjadi diberbagai wilayah. Deteksi dini yang dilakukan Bawaslu menggunakan stategi imbauan, pencegahan dan penindakan. Sehingga dengan pengaplikasian startegi tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam menangani isu kecurangan dalam Pemilu, Bawaslu terlah melakukan beberapa Tindakan pencegahan untuk mencegah kecurangan terjadi. Baik melalui monitoring dan pengawasan, pengananan pengaduan, investigasi, penyelidikan, penegakan hukum, kerjasama dengan pihak terkait serta edukasi dan sosialisasi. Kata Kunci: Peran, Pemilu, Kecurangan Pemilu, BAWASLU
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DARI PERSPEKTIF KOMUNITAS DI KECAMATAN GILI GENTING SUMENEP Resdiana, Enza; Widyastuti, Endang
PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi Vol 9 No 1 (2019): Performance : Jurnal Bisnis & Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Wiraraja Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/feb.v9i1.675

Abstract

Corporate social responsibility is very important to maintain the image andsustainability of the business in order to maintain cooperation with the community,besides that TJP carried out by Santos must be supported by community participation inthe development that will be carried out.The purpose of this study is to find out thecontribution of TJP Santos (Madura Offshore) Pty. Ltd. in the perspective of thecommunity group, Giligenting District, Sumenep District. The research method usedis qualitative descriptive.The results of this study indicate that the contribution of TJPSantos (Madura Offshore) Pty. Ltd. in the perspective of the community group,Giligenting District, Sumenep District. This can be indicated by four activities followedby community groups ranging from participating in decision making so that the financialassistance provided is in accordance with the needs of the community, participation inthe implementation of activities by participating in the development process undertaken,participation in monitoring and evaluation of development carried out by BISMA inoverseeing the development of assistance provided, besides that the community groupwas also active in providing information to the BISMA related to the development carriedout.
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMENUHAN KESEJAHTERAAN IBU HAMIL DI KARANGBUDI GAPURA Resdiana, Enza; Hasanah, Laylatul; Rasyidah, Rasyidah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh pada balita akibat adanya kekurangan gizi yang bersifat kronis yang diakibatkan oleh adanya infeksi berulang pada pada 1000 hari pertama kehidupan. Hal ini dimulai dari periode pertumbuhan dari janin hingga usia 24 bulan. Penyebab stunting tidak hanya berasal dari kemiskinan dan masalah pangan namun juga pola asuh dan pemberian makan pada balita. Kesehjateraan selama kehamilan memiliki hubungan yang sangat berarti bagi kesehatan ibu dan bayi. Rendahnya tingkat kesehjateraan dapat mengakibatkan gangguan selama kehamilan, kelahiran, masa nifas yang menyebabkan anak lahir stunting. Untuk mencegah anak lahir stunting diperlukan peran banyak pihak sebagai edukator, motivator dan mobilisator yang dapat memberikan wawasan, termasuk peran keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu pemberdayaan dilakukan dalam bentuk pemberian informasi dan mengajak masyarakat khususnya perempuan calon ibu maupun ibu untuk mencegah dan melakukan penangan terhadap stunting. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi bagi kelompok wanita penerima bantuan sosial di Desa Karang Budi. Edukasi yang diberikan adalah pentingnya menjaga kesehatan sebelum hamil, saat hamil maupun saat pengasuhan balita untuk mencegah stunting sejak dini. Metode pelaksanaan pengabdian ini dengan komunikasi interaktif. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dengan adanya wawasan dan ilmu baru yang di berikan.
EVALUASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN DIPONEGORO MELALUI PERDA NOMOR 3 TAHUN 2002 KABUPATEN SUMENEP Rika Tini, Dwi Listia; Berliana Fahira, Risca; Resdiana, Enza; Hidayat, Imam
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.3883

Abstract

Kabupaten sumenep telah memiliki perda tentang ketertiban umum yaitu Perda Nomor 3 Tahun 2002, namun fenomena yang saat ini terjadi di lapangan PKL yang berada di Jalan Diponegoro dari tahun 2019 hingga saat ini masih menjamur di jalan tersebut, sehingga Satpol PP Kabupaten Sumenep terkesan tidak punya nyali dalam menegakkan Perda Tentang ketertiban umum Nomor 3 Tahun 2002. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui sejauh mana evaluasi Perda Nomor 3 Tahun 2002 terhadap penertiban PKL di Jalan Diponegoro dengan menggunakan teori evaluasi kebijakan dari Samudra Wibawa (1998). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan kebijakan melibatkan berbagai pihak melalui PROLEGDA, namun terkendala kesenjangan institusional karena Satpol PP baru terbentuk pada 2006. Implementasi kebijakan berdampak positif pada ekonomi PKL tetapi mengalami kendala koordinasi antar instansi. Kebijakan ini mengurangi pengangguran, namun menghadapi tantangan seperti kurangnya fasilitas, masalah sampah, dan kemacetan. Efektivitas kebijakan belum optimal karena ketidaksesuaian regulasi dan keterbatasan anggaran, sehingga diperlukan revisi kebijakan dan peningkatan kerjasama lintas sektor. Peneliti menyarankan revisi rutin kebijakan oleh DPRD berdasarkan masukan pemangku kepentingan, dukungan Diskoperindag dalam pengembangan infrastruktur dan dana.