Claim Missing Document
Check
Articles

Harapan Kemandirian Masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) Zainab ,; Nur Farida; Muchsin Zuhad Al’asqolaini; Ali Tofan; Enza Resdiana
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.3060

Abstract

PKH is a social assistance program that provides financial assistance to poor families, with predetermined terms and conditions, especially in the fields of education, health, and social welfare. The purpose of the PKH program itself is to reduce the number and break the chain of poverty, improve the quality of human resources, and change behavior that does not support the improvement of the welfare of the poorest groups. One form of success of the PKH program is that many people do not want to receive assistance from this program because they feel financially capable. The formation of people's mindset on independence needs to be improved and disseminated so that this PKH program is able to reduce poverty in Indonesia.
STRATEGI PENINGKATAN USAHA PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) AL-BAROKAH DESA PATEAN Enza Resdiana; Rovi Dani; Dwi Listia Rika Tini
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i1.3515

Abstract

Badan Usaha Milik Desa dapat menjadi motor penggerak bagi ekonomi desa. Dengan mengembangkan poetensi yang di miliki desa dan menggerakkan sumberdaya yang ada, diharapkan dapat memenuhu kebutuhan masyarakat sekitar, selain itu tentunya untuk mengembangkan modal usaha dan meningkatkan keuntungan. Tujuan dari pengelolaan program BUMDes Al-Barokah yaitu meningkatkan 4 aspek yang mempengaruhi pengelolaan, yaitu planning BUMDes Al-Barokah melaksanakan program jangka Panjang pada program BUMDes Al-Barokah, organizing yaitu tersedianya sumber daya manusia/SDM menetapkan tugas dan tanggung jawab pada program BUMDes Al-Barokah dan non sumber daya manusia/SDM yang berupa dari alam maupun sarana dan prasarana yang mendukung pengelolaan program BUMDes Al-Barokah. actuating menambah kerja sama serta menigkatkan jumlah penjualan pada program BUMDes Al-Barokah. Keempat controlling. Salah satu bentuk keberhasilan pada pengelolaan Badan usaha ini adalah partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan jasa usaha yang disediakan oleh BUMdes Al-Barokah. Kata Kunci : Strategi, Usaha, BUMDes, Masyarakat.
PENINGKATAN TERTIB ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA DI DESA GRUJUGAN KECAMATAN GAPURA KABUPATEN SUMENEP Irma Irawati; Enza Resdiana
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i1.3538

Abstract

Berkaitan dengan kebijakan pemerintah melaksanakan reformasi birokrasi sebagai upaya untuk meletakkan kembali seluruh jajaran birokrasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia Sejalan dengan hal tersebut kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah sebagaimana tertuang dalam Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah daerah, bahwa penyelenggaraan pemerintah daerah diharapkan dapat melaksanakan percepatan pembangunan daerah dan meningkatkan pelayanan publik dengan lebih baik dan efisien. Diharapkan peran aparat pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sangat besar, karena aparatlah yang merencanakan, melaksanakan hingga mengawasi setiap kegiatan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Pemerintahan desa saat ini dituntut untuk mempunyai sistem administrasi yang baik agar bisa melayani kebutuhan publik dan menjalankan tugas administratif yang dibebankan negara. Institusi pemerintah Desa saat ini dituntut untuk mempunyai sistem administrasi yang baik. Pengelolaan administrasi desa masih belum tertib dan kurang memadai, antara lain kegiatan surat-menyurat, pelaporan dan pengarsipan jam pelayanan tidak jelas. Dan penggunaan balai desa tidak dipakai secara maksimal yaitu pelayanan banyak dilakukan di rumah kepala desa. Kata Kunci: Tertib Administrasi, Pengelolaan Administrasi, Pemerintah Desa
Edukasi Perencanaan Bisnis untuk Memotivasi KWT Melati Putih Desa Ellak Daya dalam Mengembangkan Usaha Sosial Nur Inna Alfiyah; Enza Resdiana; Dwi Listia Rika Tini; Zarnuji .
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v3i2.4746

Abstract

Pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan motivasi dan kapasitas kewirausahaan anggota KWT Melati Putih di Desa Ellak Daya melalui edukasi perencanaan bisnis dan pendampingan intensif. Dengan menggabungkan sosialisasi interaktif tentang komponen business plan (visi-misi, analisis pasar, SWOT, strategi pemasaran, dan proyeksi keuangan) dengan workshop praktis. Selain itu, dilakukan simulasi dan role-play untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan pemasaran, serta pendampingan berkala selama tiga bulan untuk memastikan implementasi rencana bisnis. Tujuan akhir dari pengabdian ini adalah menghasilkan usaha pertanian sosial yang mandiri, berkelanjutan, dan memberikan peningkatan ekonomi serta dampak sosial positif bagi KWT Melati Putih.
Pemberdayaan Perempuan melalui KWT sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatan Kesejahteraan Keluarga: Studi Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Putih Desa Ellak Daya Nur Inna Alfiyah; Dwi Listia Rika Tini; Very Ardianingsih; Enza Resdiana
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v4i1.5097

Abstract

Kelompok Wanita Tani memberikan ruang bagi perempuan desa terutama ibu rumah tangga untuk meningkatkan produktivitas ekonomi melalui kegiatan pertanian, maupun pengolahan hasil tani, sehingga keluarga memperoleh tambahan pendapatan dan ketahanan pangan. Di Desa Ellak Daya, terdapat KWT Melati Putih yang memilki usaha produksi keripuk berbahan dasar kelor, namun produksi tersebut tidak secara konsisten dilakukan karena terkendala dalam beberapa hal seperti kurangnya koordinasi antar anggota kelompok serta manajmen produksi yang bergantung pada pemasaran yang sifatnya tradisional. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melakukan pemberdayaan terhadap KWT Melati Putih agar bisa memanfaatkan potensi kelompok yang nantinya akan mampu meningkatkan kapasitas produksi produk mereka dan mampu menciptakan kemandirian ekonomi. Selain aspek ekonomi, keikutsertaan dalam KWT juga memperkuat jaringan sosial, membangun solidaritas, kepercayaan diri, dan partisipasi perempuan dalam keputusan rumah tangga maupun komunitas sehingga peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi menjadi lebih nyata. Metode pengabdian menggunakan metode pemberdayaan dengan menggabungkan dua pendekatan yaitu pendekatan partisipatif dan pendekatan berbasis kekuatan (strength-based) berfokus pada potensi dan kekuatan yang dimiliki individu atau komunitas.