Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PKM Pemberdayaan Petani Kopi melalui Teknologi Pengolahan dan Digitalisasi Pemasaran di Desa Salak II, Pakpak Bharat, Sumatera Utara Saragi, Jandri FAN HT; Siahaan, Sondang Beatrix; Sinaga, Franklin Taruyun Hudeardo; Marbun, Abri Andry Saresa; Putra, Roby Hadi
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7913

Abstract

Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, memiliki potensi besar dalam produksi kopi Arabika karena kondisi geografis yang mendukung. Namun, kelompok tani kopi masih menghadapi berbagai kendala, antara lain proses pengupasan yang masih manual dengan kapasitas hanya ±10 kg/jam, pemanfaatan limbah kopi yang belum optimal, serta pemasaran yang masih konvensional tanpa merek dan akses digital. Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas, tingginya beban kerja, serta terbatasnya nilai tambah yang diperoleh petani. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas dan kemandirian Kelompok Tani Sadar Ingin Maju melalui penerapan teknologi tepat guna, pemanfaatan limbah kopi menjadi produk bernilai tambah, serta strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan mitra sebagai aktor utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Tiga solusi utama ditawarkan, yaitu: (1) penyediaan mesin pengupas biji kopi berkapasitas 100 kg/jam untuk meningkatkan efisiensi produksi; (2) pelatihan pengolahan limbah kopi menjadi pupuk organik dan pakan ternak; serta (3) pelatihan pemasaran digital berbasis marketplace seperti Shopee. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi pengupasan, pengurangan limbah yang terbuang, terciptanya keterampilan baru dalam pengolahan limbah, serta perluasan akses pasar melalui pemasaran digital. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, keberlanjutan usaha, dan kesejahteraan petani kopi di Kabupaten Pakpak Bharat
Assessing Digital Readiness in Vocational Higher Education: A Mixed-Methods Study of Polytechnic Students Husnasari, Khalila; Sari, Rahmahidayati; Putra, Roby Hadi; Sari, Azmatul Khairiah
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 3 (2025): December
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v4i3.571

Abstract

Digital transformation requires vocational higher education institutions to ensure that students possess digital readiness that goes beyond mere access to technology and encompasses critical, collaborative, safe, and ethical learning competencies. This study aims to assess students’ digital readiness in vocational higher education based on four key indicators: (1) digital access and operational skills, (2) information literacy and evaluation of digital sources, (3) digital content creation and collaboration, and (4) digital ethics, security, and professionalism. This research employed a mixed-methods approach using a sequential explanatory design. Quantitative data were collected through a 24-item closed-ended Likert-scale questionnaire administered to 187 students, while qualitative data were obtained through limited interviews with students and lecturers. Data were analyzed using descriptive statistics and thematic analysis. The findings indicate that students’ digital readiness is generally at a moderately good level; however, disparities remain across the indicators. While access to digital devices and internet connectivity is relatively adequate, advanced operational skills, critical evaluation of information sources, digital collaboration, and awareness of digital security and professionalism require further strengthening. These findings highlight the importance of integrating critical digital literacy, project-based collaborative learning, and the reinforcement of digital ethics and security within vocational higher education curricula.