Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendampingan Komunitas Balai Ternak “Jadid Farm” Berbasis Zakat Produktif Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Desa Setiaji Sukosewu Bojonegoro Eko Arief Cahyono; Indah Listyorini; Nurul Huda; M. Zaenal Abidin
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3337

Abstract

Balai Ternak “Jadid Farm” Desa Sitiaji Kecamatan Sukosewu merupakan salah satu program pemberdayaan Baznas Bojonegoro. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa para peternak belum mampu membuat pakan ternak yang berkualitas dan mengelola kotoran domba. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada mitra kelompok ternak “Jadid Farm” dalam pembuatan pakan ternak yang berkualitas dan mengelola kotoran domba menjadi pupuk kompos. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan langsung para peternak “Jadid Farm” dalam pembuatan pakan ternak dan pengelolaan kotoran domba. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra mampu mengelola pakan ternak dan kotoran domba sebagai pupuk organik sehingga menghasilkan domba yang berkualitas.
Pelatihan Pembuatan “Papaya Crispy” untuk meningkatkan Ekonomi Pada Masyarakat Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Fahru Rozi; Festian Cindarbumi; Nurul Huda; Dani Yusuf Bahtiar Yusuf Bahtiar
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v1i1.480

Abstract

Semenjak adanya covid 19 Desa Semambung menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), hal ini menyebabkan beberapa aktivitas masyarakat terhenti. Seperti halnya kegiatan tahlil, kebudayaan di sanggar, pariwisata, hingga administrasi pelayanan desa. Adanya covid-19 ini juga membawa dampak terhadap beberapa aktivitas masyarakat Desa Semambung terutama pada bidang ekonomi, maka diperlukan sebuah pelatihan pembuatan “papaya krispy” sebagai usaha peningkatan ekonomi Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Metode Yang dijadikan landasan dalam  pelatihan ini meliputi langkah-langkah: pemetaan awal, membangunan hubungan dengan masyarakat, pemetaan partisipatif, merumuskan masalah, menyusun strategi, dukungan keberhasilan. Program pelatihan yang dilaksanakan oleh kelompok KKN Desa Semambung yaitu pelatihan olahan produk pepaya menjadi makanan ringan. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis tanggal 03 Februari 2022 di Balai Desa Semambung. Kegiatan pelatihan olahan pembuatan “Papaya Crispy” diikuti oleh kader PKK Desa Semambung, Makanan ringan ini merupakan makanan yang berasal dari bahan alami dan mudah ditemukan dilingkungan Desa Semambung dari pepaya yang dapat bermanfaat bagi tubuh. Keberhasilan kegiatan ini dilihat dari antusias peserta selama mengikuti kegiatan dan produk yang dihasilkan oleh warga Desa Semambung.  Since the COVID-19 outbreak, Semambung Village has implemented PPKM (Enforcement of Community Activity Restrictions), this has caused several community activities to stop. Such as tahlil activities, culture in studios, tourism, to village service administration.  The existence of this covid-19 also has an impact on several activities of the Semambung Village community, especially in the economic field, so a training on making "Papaya Krispy" is needed as an effort to improve the economy of Semambung Village, Kanor District, Bojonegoro Regency. Methods The basis for this training includes the following steps: initial mapping, building relationships with the community, participatory mapping, formulating problems, developing strategies, supporting success. The training program carried out by the Semambung Village KKN group was training on processing papaya products into snacks. This activity was carried out on Thursday, February 3, 2022 at the Semambung Village Hall. The training activity for making "Papaya Crispy" was attended by PKK cadres in Semambung Village. This snack is a food that comes from natural ingredients and is easily found in the Semambung Village environment from papaya which can be beneficial for the body. The success of this activity was seen from the enthusiasm of the participants during the activities and the products produced by the residents of Semambung Village.
Pelatihan Pembuatan Mahar sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Keluarga Anggota Fatayat NU Ranting Jelu, Ngasem, Bojonegoro Dyana, Burhanatut; Listyorini, Indah; Huda, Nurul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.18196

Abstract

Background: Kegiatan pelatihan pembuatan mahar bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi anggota Fatayat NU Ranting Jelu, Ngasem, Bojonegoro. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan praktis dan keterampilan kreatif dalam membuat mahar, yang memiliki nilai seni dan ekonomis. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menemukan solusi praktis terhadap masalah bersama serta memberikan kontribusi untuk mewujudkan transformasi sosial yang lebih baik. Melalui pendekatan partisipatif, pelatihan ini memberikan solusi inovatif bagi anggota untuk menciptakan peluang usaha baru dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan keluarga. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan kemampuan teknis peserta, tetapi juga membangun kesadaran akan potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Kesimpulan: Keterampilan kreatif dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada peserta, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis kerajinan tangan.
Maskūt ‘Anhu as a Legal Basis for Ruling on Digital Economic Practices: A Case Study of Online Commerce in East Java Huda, Nurul; Rohman, Taufiqur; Ningrum, Ifa Khoiria; Ma'arif, M. Jauharul; Ramadhan, Mahendra Utama Cahya
Hikmatuna : Journal for Integrative Islamic Studies Vol 11 No 1 (2025): Hikmatuna: Journal for Integrative Islamic Studies, June 2025
Publisher : UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/hikmatuna.v11i1.10943

Abstract

This study examines the role of Maskūt ‘Anhu as a legal basis for determining the compliance of online commerce practices with Sharia law, focusing on online trade cases in three regencies around Bojonegoro, East Java. The research aims to analyze the legitimacy of Maskūt ‘Anhu, its understanding and application among scholars and Islamic legal practitioners, as well as its impact on the dynamics of online commerce in the region. The method used is qualitative research with a case study approach, involving in-depth interviews with 120 online MSME actors and 15 scholars and Islamic legal practitioners. The main findings indicate that Maskūt ‘Anhu is accepted as a flexible and relevant legal foundation for regulating digital trade, with the highest level of understanding in Lamongan (40%) and the lowest in Ngawi (30%). The implications of this study emphasize the importance of Maskūt ‘Anhu in supporting Sharia compliance while encouraging innovation in the Islamic digital economy. This research contributes uniquely by integrating classical ushul fiqh principles into the modern context of online commerce and offers recommendations for developing adaptive Sharia regulations. The findings are relevant for scholars, legal practitioners, and policymakers in strengthening the Sharia-based digital economic ecosystem in Indonesia.
Training on Village History Digitalisation: Cultural Preservation and Strengthening Love for the Homeland for the Community of Cangaan Village, Kanor Subdistrict, Bojonegoro Regency Giati Anisah; Nurul Huda; Rafi Ajrul Baha' Udin
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v6i2.7218

Abstract

This community service program aims to address the threat of cultural erosion and the generational gap in accessing local history in Cangaan Village, Bojonegoro Regency. The initiative focuses on digitizing the village's historical and cultural heritage through community empowerment and digital literacy training. The methods employed include Focus Group Discussions (FGD) to map assets, intensive training on documentation techniques, content creation, and digital archiving, followed by the practical application of building a digital repository. The partners in this activity were the Cangaan Village Government and the local youth organization, who were actively involved in data collection and content management. The program's success was measured by a significant increase in post-test scores compared to pre-test results, indicating improved understanding and digital skills among participants. Furthermore, the output includes tangible digital products such as e-books, articles, short documentary videos, and a structured digital archive. The results demonstrate that this digitization effort effectively preserves cultural assets, strengthens local identity and love for the homeland, and enhances the digital literacy of the community. This project ensures short-term sustainability through the transfer of knowledge to the youth and long-term sustainability by integrating the digital content into local education and tourism promotion.