Claim Missing Document
Check
Articles

Model Hidrolika Aliran pada Peredam Energi Flip Bucket Bendungan Sidan dengan Computational Fluid Dynamics (CFD) Resti Ambarsari, Diyah; Marsudi, Suwanto; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.068

Abstract

Pelimpah Bendungan Sidan menggunakan model pelimpah samping dengan ambang gergaji. Pada uji model fisik untuk peredam energi digunakan peredam energi flip bucket dengan lebar 9 m, sudut bibir 14°, dan jarak bibir dengan plungepool 19 m. Secara teknis direncakan dengan banjir rancangan Q50 dan dikontrol dengan debit banjir Q50, Q100 dan Q1000. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku aliran hidrolika dari model numerik berbasis CFD. Dari hasil analisa diperoleh performa dari efisiensi peredaman flip bucket mencapai peredaman >75%. Dari hasil numerik menunjukkan profil loncatan dengan tinggi mencapai 22.4 m dan panjang 37.35 m. Dengan klasifikasi Brier Skill Score good pada panjang dan excellent pada tinggi loncatan hidrolik
Assessing Liquefaction Risk at Timika Steam Power Plant through Cyclic Stress Ratio Analysis Using Borehole Data Marsudi, Suwanto; Lufira, Rahmah Dara; Sajali, Muhammad Amar; Putra, Sebrian Bessely Mirdeklis; Asmaranto, Runi; Prasetyorini, Linda
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2025.016.01.9

Abstract

Energy infrastructure, particularly power plants, is critical in national and regional development. This study aims to determine the optimal placement and design of the Timika PLTU (power plant) by conducting comprehensive soil and rock investigations, focusing on seismic risks. The primary objective is to assess the geotechnical conditions of the site to ensure structural stability and safety in this high-seismicity zone. Key methods used in this study include borehole drilling, soil classification tests, and seismic hazard analysis. The soil at the site is classified as medium (SD) with Vs values ranging from 175 to 350 m/sec, and the seismic zone’s coefficient (Z) is 0.6, indicating significant seismic potential. The results reveal that specific design measures, such as sheet piles and retaining walls, are necessary to mitigate the risks of lateral collapse in areas with significant soil excavation. Furthermore, seismic design considerations were incorporated to improve the plant’s earthquake resistance. The findings of this study provide essential geotechnical data and practical recommendations, ensuring the safe and resilient construction of the PLTU Timika in a region prone to seismic activity while guiding future infrastructure projects in similar high-risk zones.
Stability Analysis of Bagong Maindam using Geostudio Fakhruddin, Daffa Budi; Marsudi, Suwanto; Cahya, Evi Nur; Nurjati Hidayat, Muhammad
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.02.1

Abstract

This research investigates the stability and seepage analysis of Bagong Dam, which is an important factor in dam planning. The planned dam must withstand various loads and forces acting on it. Seepage analysis was conducted using the Seep/W program in Geostudio software. For dam stability analysis, the Bishop Method was utilized with the assistance of the Slope/W program in Geostudio software. The safety factor (SF) in seepage analysis and dam stability must meet the required threshold to confirm the dam's safety. The results of the seepage analysis for Bagong Dam indicate safety, as the seepage discharge (QNWL = 0.005018039 m3/s; QFWL = 0.005412454 m3/s; and QMWL = 0.002444141 m3/s) is less than 1% of the Bagong River inflow discharge (0.06791 m3/s). In the stability analysis, the safety factor (SF) results for the dam under conditions without earthquakes and 100 and 200-year Operational Based Earthquakes (OBE) indicate that the dam is safe. However, the dam is considered unstable under an earthquake load with a return period of 10,000 years (Maximum Design Earthquake, MDE). Deformation analysis using the Makdisi and Seed Method was performed to ensure its safety. The results indicated that the maximum displacement was less than permissible, indicating that the dam is safe.
Studi Perencanaan Manajemen Pelaksanaan Penjadwalan Pembangunan Konstruksi Bangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku di Kecamatan Kotabangun Kabupaten Kutai Kartanegara Al Ghozali, Muhammad Fachreza; Marsudi, Suwanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.06

Abstract

Dalam penerapan suatu proyek kontruksi dibutuhkan perancanaan yang matang, pengendalian yang baik, penerapan yang cermat serta efisien. Kaitannnya dengan studi ini adalah pelaksanaan konstruksi bangunan intake dan pipa transmisi air baku di Kecamatan Kotabangun, Kabupaten Kutai Kartanegara dipengaruhi oleh waktu, kuantitas sumber daya tenaga kerja serta alat berat, kebutuhan material, dan faktor biaya. Dengan dilakukan perencanaan manajemen konstruksi diharapkan proyek ini berlangsung dalam waktu yang tepat dan biaya yang murah namun tetap diperoleh mutu pekerjaan yang baik. Program Microsoft Project 2016 jadi sesuatu pemecahan penjadwalan dalam dunia manajemen konstruksi yang terus tumbuh serta penuh kompleksitas. Program Microsoft Project 2016 menjadi suatu solusi penjadwalan dalam dunia manajemen konstruksi yang semakin berkembang dan penuh kompleksitas. Dari hasil perhitungan perencanaan waktu dan biaya pada pelaksanaan proyek ini direncanakan 2 alternatif. Alternatif 1 dengan durasi 125 hari menghasilkan total tenaga kerja 109 orang dengan jumlah alat berat 17 unit dan total rencana anggaran biaya Rp.11.822.751.450,56. Sementara pada alternatif 2 dengan penambahan durasi menjadi 168 hari diperoleh total tenaga kerja 99 orang dengan jumlah alat berat 12 unit dan total rencana anggaran biaya sebesar  Rp.12.032.154.609,26. Ditinjau dari segi waktu dan biaya, maka dapat disimpulkan bahwa penambahan alat berat adalah alternatif yang dianggap efisien untuk pelaksanaan
Analisis Perubahan Penjadwalan Pada Keterlambatan Proyek Dengan Menggunakan Software MS Project (Studi Kasus Proyek Main Dam Bendungan Karian, Lebak, Banten) Yusron, Vidia Fitri Amalia; Marsudi, Suwanto; Cahya, Evi Nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.21

Abstract

Proyek Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, merupakan proyek bendungan yang salah satunya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air baku DKI Jakarta. Berdasarkan perencanaan Addendum 6, proyek ini diharapkan selesai pada Maret 2021. Namun pada kenyataannya proyek ini mengalami keterlambatan yang disebabkan kurangnya kapasitas produksi dari material batu (quarry). Studi ini dilakukan untuk membuat optimasi penentuan waktu dan biaya dalam manajemen konstruksi dengan menggunakan program Microsoft Project untuk menganalisa waktu serta hubungan antar jenis pekerjaan sehingga mampu menentukan waktu dan biaya yang paling efektif dan efisien berdasarkan optimasi jadwal proyek. Dari analisis yang telah dilakukan dipilih alternatif 2 dengan percepatan 28 hari dan efisiensi durasi 4,5% dengan efisiensi biaya sebesar 0,80% dan penurunan anggaran sebesar Rp 5.754.684.438,-, sehingga merupakan alternatif terbaik untuk mengejar keterlambatan proyek dari segi biaya dan waktu. Dengan dilakukan percepatan dari pihak owner proyek, maka waktu pelaksanaan akan lebih cepat dari rencana, sehingga kinerja dari Balai menjadi lebih baik. Dari sisi penyedia jasa, overhead berkurang dan keuntungan penyedia menjadi lebih besar.  
Kajian Hidrolika Bendung Gerak Karangnongko Kabupaten Bojonegoro Nisa, Anggie Aqidahtun; Marsudi, Suwanto; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.63 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.32

Abstract

Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko bertujuan untuk mengendalikan banjir dan pengelolaan sumber daya air Sungai Bengawan Solo. Sebagai proyek nasional yang mempunyai fungsi startegis dan bernilai ekonomi tinggi maka diperlukan uji laboratorium untuk menganalisa desain berdasarkan aspek hidrolik dengan uji model fisik. Selain itu juga perlu mempelajari perilaku hidrolika secara analitis sehingga diperoleh rumusan yang mendekati hasil uji model. Penelitian ini memiliki tujuan (1) mengetahui kapasitas saluran pengelak dan perilaku hidrolika yang terjadi, (2) mencari bukaan barrage yang sesuai untuk mengendalikan tinggi muka air hulu rencana, (3) mengetahui perilaku hidrolik Bendung Gerak Karangnongko sehingga didapatkan rekomendasi penyempurnaan desain, dan (4) mengetahui gerusan di bagian hilir dan menentukan rekomendasi bangunan pengaman yang tepat. Berdasarkan hasil kajian diperoleh bahwa saluran pengelak mampu mengalirkan debit Q20th dengan aman, pengoperasian 9 pintu dibuka rata  menunjukkan kondisi hidrolik terbaik , dan gerusan yang terjadi cukup dalam 5,16 m sehingga perlu menambahkan panjang blok beton yang semula 50 m menjadi 200 m.
Studi Manajemen Pelaksanaan Konstruksi Bendung Pltm Prafi Kecamatan Warmare Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat dengan Menggunakan Microsoft Project Manager 2013 Mandasari, Fetri; Marsudi, Suwanto; Sholichin, Moh.
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.08

Abstract

The Prafi PLTM Dam is located in Prafi Village, Warmare District, Monokwari Regency, West Papua Province. The condition of the PTLM Prafi Dam, which is classified as very high hazard or classified as high hazard, requires rehabilitation measures included in the Dam Operation Improvement and Safety Project (DOISP) program with the aim of improving the safety and function of large dams. Based on the scheduling results, the implementation of the permanent construction of the Prafi PLTM with a duration of 13.5 months obtained a budget plan of Rp. 49,420,000,000.00 (forty nine billion four hundred twenty million rupiah). After accelerating the project schedule using additional working hours and heavy equipment, a project schedule with a duration of 12 months was obtained with a planned budget of Rp. 47,280,000,000.00 (Forty Seven Billion Two Hundred Eighty Million Rupiah). While the acceleration of the project schedule with the alternative of adding heavy equipment with a duration of 10 months with a planned budget of Rp. 49,100,000,000.00 (Forty Nine Billion One Hundred Million Rupiah).Bendung PLTM Prafi yang terletak di Desa Prafi, Kecamatan Warmare, Kabupaten Monokwari, Propinsi Papua Barat. Kondisi Bendung PTLM Prafi yang masuk dalam klasifikasi very high hazard atau masuk kelas bahaya tinggi sehingga memerlukan tindakan rehabilitasi yang masuk dalam program Dam Operation Improvement and Safety Project (DOISP) dengan tujuan meningkatkan keamanan dan fungsi bendungan besar. Berdasarkan hasil penjadwalan, pelaksanaan konstruksi permanen PLTM Prafi dengan durasi 13,5 bulan didapatkan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 49.420.000.000,00 (Empat Puluh Sembilan Milyar Empat Ratus Dua Puluh Juta ibu Rupiah). Setelah dilakukan percepatan jadwal proyek menggunakan alternatif penambahan jam kerja dan alat berat, didapatkan jadwal proyek dengan durasi 12 bulan dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 47.280.000.000,00 (Empat Puluh Tujuh  Milyar Dua Ratus Delapan Puluh  Juta Rupiah).Sedangkan Percepatan jadwal proyek dengan alternatif penambahan alat berat dengan durasi 10 bulan dengan rencana anggaran biaya Rp. 49.100.000.000,00 (Empat Puluh Sembilan Milyar Seratus Juta Rupiah).
Studi Penjadwalan Pelaksanaan Konstruksi Main Dam Pada Bendungan Cijurey Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Arissaputra, Andry Sofyan; Marsudi, Suwanto; Cahya, Evi Nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.25

Abstract

Good project management is essential for resource planning and procurement and scheduling of the project itself. The purpose of writing this study is to optimize time, resources, and tools with the most optimal project costs for the construction of the Cijurey Dam Main Dam using the program. The alternative is to increase the duration of working hours and the number of heavy equipment. The problem is analyzed by evaluating the work schedule, with alternatives to solving the acceleration of the project by optimizing the work on the addition of heavy equipment and working hours which will ultimately have an impact on the required cost budget. From the analysis results obtained, the project's normal duration is 687 days. The optimal result of the scheduling alternative was the addition of the duration of working hours with a decrease in the cost budget plan by 0.69% and an acceleration in duration by 22.27%.Manajemen proyek yang baik sangat penting untuk perencanaan dan pengadaan sumber daya dan penjadwalan proyek itu sendiri. Tujuan penulisan studi ini adalah untuk melakukan optimasi waktu, sumber daya dan alat dengan biaya proyek yang paling optimal pada pembangunan Main Dam Bendungan Cijurey dengan menggunakan program. Alternatif yang digunakan adalah dengan menambah durasi jam kerja dan menambah jumlah alat berat.Permasalahan dianalisa dengan mengevaluasi jadwal pekerjaan, dengan alternatif pemecahan percepatan proyek dengan optimalisasi pekerjaan pada penambahan alat berat dan jam kerja yang pada akhirnya akan berdampak pada anggaran biaya yang diperlukan. Dari hasil Analisa didapatkan, durasi normal proyek selama 687 hari. Hasil optimal dari alternatif penjadwalan adalah penambahan durasi jam kerja dengan penurunan rencana anggaran biaya sebesar 0,69% dan mengalami percepatan durasi sebesar 22,27%.
Studi Penjadwalan Pelaksanaan Konstruksi Conduit Pengelak dan Cofferdam pada Bendungan Cijurey Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Pratama, Ivan Kurnia; Marsudi, Suwanto; Cahya, Evi Nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.29

Abstract

The construction of diversion conduit and cofferdam is an engineering work with a fairly large size and involves a lot of resources with various activities. Therefore, efficient and flexible management methods and systems are needed to ensure work can be completed on time and at cost. The purpose of this research is to schedule the construction of a diversion conduit and cofferdam which is part of the Cijurey Dam. Problem analysis is carried out by evaluating the work schedule and providing alternative problem-solving to accelerate the project by optimizing work with the addition of heavy equipment and working hours. With the initial duration of construction being 95 working days, the execution time can be shortened by efficiency of 20% by increasing the number of heavy equipment and by 22.1% by adding additional working hours. This also had an impact on the cost of implementing the project which was efficient by 2.21% and 2.89% due to the addition of heavy equipment and the addition of additional working hours in the implementation of this construction. It can be concluded that the additional duration of working hours requires a smaller budget compared to the option of adding heavy equipment, and was chosen as the best alternative for the efficiency of the work of the diversion conduit and cofferdam of the Cijurey Dam. Pelaksanaan konstruksi conduit pengelak dan cofferdam merupakan pekerjaan rekayasa dengan ukuran yang cukup besar dan melibatkan banyak sumber daya dengan berbagai aktivitas kegiatan. Oleh karena itu, metode dan sistem manajemen yang efisien dan fleksibel diperlukan untuk menjamin pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat biaya. Tujuan pada penelitian ini adalah melakukan penjadwalan pelaksanaan konstruksi conduit pengelak dan cofferdam yang merupakan bagian dari Bendungan Cijurey. Analisis permasalahan dilakukan dengan mengevaluasi jadwal pekerjaan, memberikan alternatif pemecahan masalah guna percepatan proyek dengan optimalisasi pekerjaan pada penambahan alat berat dan jam kerja. Dengan durasi awal pelaksanaan konstruksi selama 95 hari kerja, waktu pelaksanaan dapat dipersingkat dengan efisiensi sebesar 20% dengan penambahan jumlah alat berat dan sebesar 22.1% dengan penambahan jam kerja tambahan. Hal ini juga berdampak pada biaya pelaksanaan proyek yang terjadi efisien sebesar 2.21% dan 2.89% akibat penambahan jumlah alat berat dan penambahan jam kerja tambahan pada pelaksanaan konstruksi ini. Dapat disimpulkan bahwa penambahan durasi jam kerja membutuhkan anggaran yang lebih kecil dibandingkan dengan opsi penambahan alat berat, dan dipilih sebagai alternatif pilihan terbaik dalam efisiensi pekerjaan conduit pengelak dan cofferdam Bendungan Cijurey.
Studi Perencanaan Rehabilitasi Bangunan Pelimpah (Spillway) pada Embung Takisung Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan Budiarto, Fajar Dwi; Marsudi, Suwanto; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.08

Abstract

Perencanaan rehabilitasi bangunan pelimpah(spillway) bertujuan untuk mengetahui besar debit banjir, merencanakan desain dimensi bangunan, dan menganalisis kestabilan bangunan. Perencanaan ini dilakukan di Embung Takisung Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Tahap awal perencanaan ini adalah dengan meninjau secara detail debit inflow yang masuk ke waduk yang selanjutnya digunakan untuk perhitungan penelusuran banjir. Hasil dari penelusuran banjir berupa debit outflow yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan pelimpah, profil muka air, serta perencanaan peredam energi. Hasil perencanaan yaitu besar debit menggunakan metode HSS Nakayasu sebagai debit inflow dengan kala ulang 100 tahun dan kala ulang 1000 tahun sebagai kontrolnya. Debit inflow sebesar Q100th = 61,729 m3/detik; Q1000th = 72,541 m3/detik serta debit outflow sebesar Q100th = 30,453 m3/detik; Q1000th = 37,767 m3/detik. Kemudian hasil perencanaan pelimpah yang sesuai dengan kondisi daerah studi dari topografi, hidrologi dan hidrolikamenggunakan Q100th. Perhitungan stabilitas pelimpah dengan keadaan air kosong, muka air normal dalam kondisi normal dan gempa, dan muka air banjir debit Q1000th serta keadaan ekstrim diperoleh hasil aman terhadap guling, geser dan daya dukung tanahnya tidak melebihi dari tegangan ijin tanah sehingga memenuhi syarat. Spillway rehabilitation planning aims to determine the discharge of major floods, dimensional design of the structure, and analyze the stability. This planning was carried out at the Takisung Retarding basin, Tanah Laut Regency, South Kalimantan. The initial stage of this planning is to review in detail the incoming discharge that enters the reservoir which is then used for flood routing on the spillway. The result of flood routing is in the form of outflow which will be used as the basis for planning the spillway, the water level profil, and the planning of the stilling basin. The result of the planning is a large discharge using the HSS Nakayasu method as an inflow discharge with a return period of 100 years and a return period of 1000 years as the control. Inflow discharge of Q100th = 61,729 m3/second; Q1000th = 72,541 m3/second and an outflow discharge of Q100th = 30,453 m3/second; Q1000th = 37.767 m3/second. Then the spillway planning results are in accordance with the conditions of the study area from topography, hydrology and hydraulics using Q100th. Analyze of the stability with the load with empty water, normal water level in normal and earthquake conditions, and flood water level with Q1000th discharge and extreme conditions which results in safety against overturning, shearing and soil carrying capacity not exceeding the allowable stress of the soil so that it meets the requirements.