p-Index From 2021 - 2026
7.891
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINSMAT Jurnal Infinity Jurnal Karya Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika LEMMA: Letters Of Mathematics Education SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Elemen Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Matematika: MANTIK Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Procediamath Teorema: Teori dan Riset Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Minda Baharu EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Perdikan: Journal of Community Engagement Journal of Didactic Mathematics Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah Journal of Educational Experts (JEE) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Edumatika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Al-Irsyad: Journal of Education Science International Journal of Contemporary Studies in Education Euclid Ar-Riyadhiyyat: Jurnal Pendidikan Matematika JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) IndoMath: Indonesia Mathematics Education Jurnal Pendidikan Journal Of Education Jurnal Infinity Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT) Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Mathematics Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of the Effectiveness of Digital Teaching Materials on Google Sites-Based "Relationships and Functions" Materials: Accessibility Analysis and User Feedback APRILIANI, MALA; PRAMUDITYA, SURYA AMAMI
Journal Of Education Vol 2 No 03 (2025): Journal of Education and Multidisciplinary
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/6azhap79

Abstract

This research is motivated by the importance of evaluating digital learning materials to ensure their quality and effectiveness in learning. The objective was to evaluate the effectiveness of the Google Sites-based digital learning material "Relations and Functions" through accessibility analysis and user feedback. The method used was descriptive quantitative, with data collected using an online Likert-scale questionnaire from two peer teachers (accessibility test) and one teacher and several students (feedback test). The main results showed that the technical aspects and learning feasibility received excellent ratings (100% each) in the accessibility test, while visual design (88.9%) and interactivity (77.8%) still needed improvement. On the other hand, user feedback showed lower scores in the technical (61.4%), pedagogical (64.74%), and aesthetic (65.74%) dimensions. The implication is that although it meets basic standards, this learning material requires further optimization, especially in interactivity, responsiveness, and visual design, to improve the overall learning experience and user engagement.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Google Sites Pada Materi Rasio Kelas VII Fahira, Gifta Maudy; Pramuditya, Surya Amami
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8847

Abstract

Penelitian ini berawal dari pentingnya media pembelajaran interaktif untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep rasio di kelas VII. Tujuannya untuk mengembangkan dan mengevaluasi kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis google sites pada materi rasio. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan evaluasi kelayakan yang  mencakup aspek pendagogis, teknis dan visual secara bersamaan dalam pembuatan media rasio berbasis googlesites yang sebelumnya yang berfokuskan pada aspek penggunaan media atau efektivitas hasil belajar tanpa mengevaluasi kelayakan media secara komprehensif yang mencakup aspek pendagogis, teknis dan visual secara bersamaan materi rasio kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), melalui dua tahap yaitu peneliti membuat media pembelajaran yang interaktif dan mengumpulkan umpan balik dari dua guru serta 31 siswa dengan menggunakan angket terbuka dan angket tertutup. Dari data analisis secara deskriptif mendapatkan hasil evaluasi yang menunjukkan respons positif, dengan aspek pendagogis meraih skor tertinggi. Kesimpulannya media pembelajaran ini memiliki kelayakan dasar dan potensi baik namun memerlukan penyempurnaan media pembelajaran khususnya pada mengoptimalkan teknis, pendalaman materi dan penyempurnaan desain agar implementasinya lebih efektif
Evaluation of the Effectiveness of Digital Teaching Materials on Google Sites-Based "Relationships and Functions" Materials: Accessibility Analysis and User Feedback APRILIANI, MALA; PRAMUDITYA, SURYA AMAMI
Journal Of Education Vol 2 No 03 (2025): Journal of Education and Multidisciplinary
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/6azhap79

Abstract

This research is motivated by the importance of evaluating digital learning materials to ensure their quality and effectiveness in learning. The objective was to evaluate the effectiveness of the Google Sites-based digital learning material "Relations and Functions" through accessibility analysis and user feedback. The method used was descriptive quantitative, with data collected using an online Likert-scale questionnaire from two peer teachers (accessibility test) and one teacher and several students (feedback test). The main results showed that the technical aspects and learning feasibility received excellent ratings (100% each) in the accessibility test, while visual design (88.9%) and interactivity (77.8%) still needed improvement. On the other hand, user feedback showed lower scores in the technical (61.4%), pedagogical (64.74%), and aesthetic (65.74%) dimensions. The implication is that although it meets basic standards, this learning material requires further optimization, especially in interactivity, responsiveness, and visual design, to improve the overall learning experience and user engagement.
Pemanfaatan Google Sites sebagai Media Pembelajaran Digital Interaktif dalam Pembelajaran Matematika: Studi Kasus di Sekolah Menengah Atas : Utilizing Google Sites as an Interactive Digital Learning Media in Mathematics Learning: A Case Study in High School Khaebibah, Jelita Fuji; Pramuditya, Surya Amami
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 6 No. 01 (2026): Artikel Riset, February 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v6i01.7735

Abstract

The development of digital technology is driving the transformation of learning toward the use of interactive, flexible, and student-centred learning media, particularly in mathematics instruction in Senior High Schools (SMA). Challenges that are still frequently encountered include limited face-to-face time, limited variety of learning media, and the need for readily accessible independent learning resources. This study aims to analyse the accessibility of Google Sites-based mathematics learning media and to evaluate user feedback and experience with these media, developed as a digital learning hub. The study used a descriptive-evaluative approach with a single-case design. The research subjects included three peers serving as expert assessors, one mathematics teacher, and three high school students as actual users. The research instrument was a Likert-scale questionnaire covering technical, pedagogical, aesthetic, and interactivity aspects, supplemented by open-ended comments. Data were analysed descriptively and thematically. The results showed that the media received an average peer-assessment score of 4.25, categorised as "Very Good," particularly in the technical and learning feasibility aspects. User feedback indicated an average score of 4.76 from teachers, and 4.50 from students, both categorised as "Very Good." The media was deemed accessible, visually engaging, and helpful in understanding mathematical concepts. However, the evaluation indicated a need for improvement in conceptual interactivity, instructional clarity, and the provision of formative feedback. Overall, Google Sites was deemed effective as an interactive digital learning tool that supports independent mathematics learning at the high school level.
Implementasi Bahan Ajar Google Sites pada Materi Komposisi Fungsi SMK Negeri di Cirebon Huda, Huda; Pramuditya, Surya Amami
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1231

Abstract

Keterbatasan ketersediaan buku pegangan dan bahan ajar cetak di sekolah kejuruan berdampak pada rendahnya kemandirian dan pemahaman siswa terhadap konsep matematika yang bersifat abstrak. Kondisi ini menuntut pengembangan bahan ajar digital yang mudah diakses, terstruktur, dan mampu memfasilitasi visualisasi konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis Google Sites serta menguji keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman siswa pada salah satu materi matematika tingkat sekolah menengah kejuruan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan produk, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 34 siswa kelas X di salah satu SMK Negeri di Cirebon. Instrumen penelitian meliputi tes pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, serta angket untuk mengetahui respons siswa terhadap media yang dikembangkan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pretest dan posttest serta persentase tanggapan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, ditandai dengan kenaikan persentase jawaban benar dari 41,2% pada pretest menjadi 97,06% pada posttest, serta berkurangnya kesalahan konseptual dalam menyelesaikan soal. Respons siswa juga menunjukkan penilaian positif pada aspek teknis, pedagogis, dan estetika media. Temuan ini mengindikasikan bahwa bahan ajar berbasis Google Sites efektif digunakan sebagai alternatif sumber belajar digital dan berpotensi mendukung pembelajaran mandiri serta diferensiasi pembelajaran matematika di sekolah kejuruan.
Peran Motivasi dan Self-Efficacy dalam Pemecahan Masalah Persamaan Linear Satu Variabel Siti Khodijah; Surya Amami Pramuditya
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.05

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis sejauh mana motivasi belajar dan self-efficacy secara parsial maaupun simultan mampu memprediksi kemampuan pemecahan masalah matematika pada topik persamaan linear satu variabel. Metodologis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 125 siswa kelas VIII SMPN 9 Cirebon ditetapkan sebagai sampel melalui prosedur random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga instrumen, yakni angket motivasi belajar, angket self-efficacy, dan tes pemecahan masalah. Ketiga instrumen tersebut telah diuji kelayakannya melalui serangkaian prosedur validitas dan reliabilitas. Analisis data dilaksanakan dengan teknik korelasi Pearson dan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rerata skor kemampuan pemecahan masalah sebesar 77,08 (SD = 11,09), motivasi belajar 3,27 (SD = 0,38), dan self-efficacy 3,09 (SD = 0,44). Hasil uji korelasi Pearson mengonfirmasi adanya hubungan positif dan signifikan secara statistik antara motivasi belajar (r = 0,703; p < 0,01) serta self-efficacy (r = 0,768; p < 0,01) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Secara simultan, model regresi dinyatakan fit (F = 143,770; p < 0,001) dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,702, yang mengindikasikan bahwa kedua variabel independen memberikan kontribusi sebesar 70,2% terhadap variansi kemampuan pemecahan masalah, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Secara parsial, self-efficacy (β = 0,547) ditemukan sebagai prediktor yang lebih dominan dibandingkan motivasi belajar (β = 0,401) dalam model regresi Y = -3,247 + 11,633X1+ 13,660X2. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa perlu ditopang oleh pendekatan pembelajaran yang secara bersamaan menguatkan motivasi intrinsik dan membangun rasa percaya diri siswa dalam menghadapi tantangan matematis
Motivasi dan Minat Belajar Sebagai Prediktor Kemampuan Pemahaman Matematis Peserta Didik Berbasis Quizizz Andi Nurdiyana; Surya Amami Pramuditya
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.06

Abstract

Penguasaan konsep matematis merupakan salah satu kompetensi kognitif utama dalam pembelajaran matematika. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa rendahnya motivasi dan minat belajar masih menjadi faktor yang menghambat optimalnya pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar dan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa pada pembelajaran matematika berbantuan Quizizz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dalam kerangka ex post facto. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas VIII MTsN 4 Kuningan. Instrumen penelitian meliputi angket motivasi belajar, angket minat belajar, serta tes pemahaman matematis yang diberikan melalui platform Quizizz. Tes dirancang untuk mengukur kemampuan memahami konsep, merepresentasikan konsep, dan menerapkan konsep dalam pemecahan masalah matematika. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan minat belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa (F = 39,053; p < 0,001) dengan koefisien determinasi sebesar 0,780. Secara parsial, motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,323; p = 0,030), sedangkan minat belajar berpengaruh positif namun tidak signifikan (t = 1,795; p = 0,086). Temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi belajar merupakan faktor dominan dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa dalam pembelajaran matematika berbasis gamifikasi
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHAN AJAR DIGITAL BERBASIS GOOGLE SITES PADA MATERI GARIS SINGGUNG LINGKARAN Intania Siti Aisyah; Surya Amami Pramuditya
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan bahan ajar digital berbasis Google Sites pada materi garis singgung lingkaran untuk siswa SMA kelas XI. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan karena minimnya pengembangan dan kajian efektivitas bahan ajar digital berbasis website yang secara spesifik diterapkan pada materi garis singgung lingkaran. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa kelas XI di salah satu SMA di Kabupaten Kuningan. Data dikumpulkan melalui observasi, hasil kuis siswa, serta angket respon siswa, guru, dan teman sejawat menggunakan Google Forms. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar digital berbasis Google Sites memperoleh respon positif dengan kualitas yang baik. Penilaian teman sejawat menunjukkan skor rata-rata 4 pada aspek teknis dan kelayakan pembelajaran, 3,38 pada aspek desain visual, dan 3,67 pada aspek interaktivitas. Sementara itu, hasil angket siswa dan guru menunjukkan skor rata-rata 3,45 pada dimensi teknis, 3,32 pada dimensi pedagogis, dan 3,37 pada dimensi estetika, yang seluruhnya berada pada kategori baik. Hasil kuis siswa menunjukkan bahwa sebagaian besar siswa mampu memahami konsep dasar garis singgung lingkaran dengan baik. Temuan ini menunjukkan bahwa bahan ajar digitak berbasis Google Sites efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika, meskipun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut pada aspek interaktivitas dan umpan balik pembelajaran.
Interactive Learning Media Using Google Sites to Enhance Students’ Understanding of Ratio Concepts in Grade VII Gina Putri Aulia; Surya Amami Pramuditya
Ar-Riyadhiyyat: Journal of Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2025): Ar-Riyadhiyyat: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/arriyadhiyyat.v6i1.5923

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Google Sites as an interactive learning medium for teaching ratio concepts to Grade VII students. Despite increasing access to digital tools in education, the adoption of web-based platforms like Google Sites remains limited due to technical constraints and a lack of training among teachers. To address this, a learning website was developed using the ADDIE instructional design model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) and implemented through a Research and Development (R&D) methodology. The platform included structured explanations, interactive exercises, videos, and quizzes aligned with the curriculum. A total of 45 students participated in the implementation phase, and their responses were evaluated using a student questionnaire. The results showed that 84.8% of students found the material presented on the Google Site to be clear and easy to understand, and 83.2% reported that it helped them grasp ratio concepts more effectively. The platform was also rated positively for design and navigation (80.8%). However, student motivation for independent learning was relatively lower at 73.8%, indicating the need for further development of interactive and engaging features. These findings suggest that Google Sites is effective in supporting conceptual understanding in mathematics, and its integration with blended learning and gamification strategies is recommended to enhance student motivation and engagement in digital learning environments.
GOOGLE SITES SEBAGAI PLATFORM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL: STUDI DESAIN DAN ANALISIS PENGALAMAN PENGGUNA Abelia Ayuni; Surya Amami Pramuditya
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/2ejkby98

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan bahan ajar digital berbasis Google Sites ditinjau dari aspek desain, aksesibilitas, dan pengalaman pengguna dalam pembelajaran matematika. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 2 guru matematika dan 38 siswa kelas X serta dua validator. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert empat tingkat yang mengukur aspek teknis, pedagogis, dan estetika, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan skor rata-rata dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis Google Sites memperoleh skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,2 dengan kategori baik, dengan skor tertinggi pada aspek pedagogis (4,5) dan terendah pada aspek estetika (4,0). Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa Google Sites efektif sebagai media bahan ajar digital yang mudah diakses dan mendukung pembelajaran matematika, serta memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan media pembelajaran berbasis web, meskipun masih memerlukan peningkatan pada aspek visual dan responsivitas.