Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efforts to Improve the Quality of Educators Through the Sima'an Program at the Ahlul Qur'an Tahfizh Educational Institution Sari, Laila; Kustati, Martin; Gusmirawati, Gusmirawati
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 3 (2025): December
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v4i3.477

Abstract

Improving the quality of educators is a very important aspect. This is because good quality educators will have an impact on the results and quality of learning that will be obtained. Therefore, efforts to improve the quality of educators must always be made in order to ensure the quality and success of a system. This study aims to determine the extent to which the sima'an program improves the quality of educators at the Ahlul Qur'an Tahfizh Education Institution. The sima'an program is an activity of listening to the recitation of the Quran on a regular basis by educators with the aim of improving the quality of reading, memorization, and pedagogical competence in tahfizh learning. This study used a qualitative method with a field study approach. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The results of the study found that the efforts made by the management of the Ahlul Qur'an Tahfizh Education Institution to improve the quality of educators through the sima'an program included planning and preparation of the sima'an program, implementation of the sima'an program, and evaluation of the sima'an program. In addition, the results of the study also show that the sima'an program has been proven effective in improving the quality of educators, both in terms of fluency in memorization, accuracy in makharijul huruf, tajwid, quantity of memorization, and others. Finally, this sima'an program can be used as a sustainable coaching strategy for Alquran memorization educators in order to improve the quality of education.
Pendampingan Belajar Membaca Al-Qur’an Berbasis Metode Kibar pada Peserta Didik di TK Islam Ahlul Qur’an Sari, Laila; Kustati, Martin; Gusmirawati, Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27322

Abstract

Pendampingan ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan pada kualitas bacaan Al-Qur’an anak dengan cara memberikan pendampingan yang menyenangkan agar anak-anak lebih semangat, lebih tertarik dan tetap bersemangat selama mengikuti kegiatan belajar. Pendidikan Al-Qur’an memiliki peranan yang amat penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas anak, sehingga pendidikan Al-Qur’an memiliki peran yang sangatlah penting untuk diberikan kepada anak sejak anak masih berusia dini. Kegiatan pendampingan ini berfokus pada belajar membaca Al-Qur’an berbasis metode kibar dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kemahiran anak dalam membaca Al-Qur’an. Metode Kibar dikembangkan sebagai bentuk penyempurnaan dari metode Iqra’ yang disajikan dalam bentuk yang lebih ringkas, sederhana, dan menyenangkan yang terdiri dari empat jilid yaitu Pra Kibar, Kibar A, Kibar B, dan Kibar C.  Dalam pelaksanaan pendampingan ini digunakan metode Service Learning, yang terdiri atas tiga komponen utama, yakni tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan refleksi hasil. Hasil pendampingan melihatkan terdapat peningkatan dalam kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an baik dari aspek pengenalan huruf, kelancaran dalam membaca, dan pemahaman tajwid dasar. Selain itu, melalui metode kibar ini anak juga mampu membaca Al-Qur’an lebih cepat tanpa membutuhkan waktu yang lama. Dengan demikian, metode kibar terbukti sangatlah efektif dalam salah satu pendekatan yang dapat diimplementasikan dalam proses belajar mengajar membaca Al-Qur’an.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Produktivitas Kerja Pada Pekerja Perawatan dan Pemeliharaan Kereta Api Tahun 2025 Balqis, Alya Alfianti; Lubis, Delfi Yunita; Arrazy, Syafran; Andhani, Intan; Sari, Laila; Billa, Nurna; Wahyuni, Raduwi; Zahrani, Windi
Holistic Nursing and Health Science Vol 8, No 2 (2025): November (Issue in progress)
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.8.2.2025.%p

Abstract

AbstractWork productivity is an important indicator for assessing workers' ability to complete tasks effectively and efficiently. For railway maintenance workers, productivity is often influenced by the burden of physical activity such as painting, washing, and welding, as well as the adequacy of rest and hydration conditions. Based on a review of previous similar studies, a research gap was found in the form of a lack of studies specifically analyzing the relationship between physical activity, rest, and hydration with productivity in certain work units. This study aims to determine the relationship between physical activity, rest adequacy, and dehydration with work productivity in railway maintenance workers. The study used a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sample determination in this study was carried out using a non-probability sampling technique with a purposive sampling approach, based on the inclusion criteria that had been determined by the researcher, 25 railway maintenance and care workers were obtained. Data analysis was performed univariately and bivariately using the Chi-Square test. The results showed that 60% of respondents had poor physical activity, 68% had low rest adequacy, and 12% were dehydrated. No significant relationship was found between these three variables and work productivity (p > 0.05). Thus, physical activity, rest, and dehydration are not related to work productivity, which is likely influenced by other factors such as motivation, work environment, and workload.Keywords: physical activity, rest, dehydration, work productivity.AbstrakProduktivitas kerja merupakan indikator penting untuk menilai kemampuan pekerja dalam menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien. Pada pekerja perawatan dan pemeliharaan kereta api, produktivitas sering dipengaruhi oleh beban aktivitas fisik seperti pengecatan, pencucian, dan pengelasan, serta kecukupan istirahat dan kondisi hidrasi. Berdasarkan penelusuran terhadap penelitian serupa terdahulu, ditemukan gap penelitian berupa minimnya kajian yang secara khusus menganalisis hubungan antara aktivitas fisik, istirahat, dan hidrasi dengan produktivitas kerja pada unit kerja tertentu. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara aktivitas fisik, kecukupan istirahat, dan dehidrasi dengan produktivitas kerja pada pekerja perawatan dan pemeliharaan kereta api. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan peneliti diperoleh sebanyak 25 pekerja perawatan dan pemeliharaan kereta api. Analisis data ini dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa 60% responden memiliki aktivitas fisik buruk, 68% memiliki kecukupan istirahat rendah, dan 12% mengalami dehidrasi. Tidak ditemukan hubungan signifikan ketiga variabel tersebut dengan produktivitas kerja pekerja (p > 0,05). Maka, aktivitas fisik, istirahat, dan dehidrasi tidak berhubungan dengan produktivitas kerja, yang kemungkinan dipengaruhi faktor lain seperti motivasi, lingkungan kerja, dan beban pekerjaan.Kata kunci: aktivitas fisik, istirahat, dehidrasi, produktivitas kerja.
Pendekatan Maqashid Syari’ah dalam Pendidikan Agama Islam: Sebuah Kajian Systematic Literature Review Sari, Laila; Khadijah, Khadijah; Sari, Widya
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam memainkan peran strategis dalam pembentukan kepribadian dan karakter Muslim yang kaffah (utuh). Pada hakikatnya, seluruh ajaran Islam tidak pernah lepas dari tercapainya tujuan utama maqashid syari'ah. Artikel ini bertujuan menyajikan kajian literatur mengenai penerapan pendekatan maqashid syari'ah dalam Pendidikan Agama Islam di sekolah. Maqashid syari'ah sebagai tujuan-tujuan fundamental dari hukum Islam menawarkan kerangka pedagogis yang menekankan nilai kemaslahatan, perlindungan, dan pengembangan potensi peserta didik. Kajian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis literatur yang relevan. Sumber data diambil dari penelusuran yang dilakukan melalui basis data Google Scholar, dengan mengambil sembilan (9) artikel jurnal yang dipilih berdasarkan kriteria relevansi, keterbaruan, dan kontribusinya terhadap tema yang diteliti. Hasil teaah menunjukkan bahwa; (a) pendekatan maqashid syari'ah sejalan dengan visi dan tujuan pendidikan Islam; (b) kurikulum pendidikan hendaknya dibuat dengan landasan maqashid syari'ah (namun realitas kurikulum pendidikan sekarang, Kurikulum Merdeka belum mengintegrasikan nilai-nilai maqashid syari'ah secara optimal; (c) maqashid syari'ah dalam PAI sangat urgen (penting) karena mencetak pemahaman yang benar kepada peserta didik tentang tujuan utama ditetapkannya syariat Islam; (d) perlunya penggunaan model pembelajaran yang holistik dalam menerapkan konsep maqashid syari'ah dalam pembelajaran; serta (e) Maqashid syari'ah sangat penting bagi pendidikan karakter peserta didik. Artikel ini memberikan rekomendasi pengembangan kurikulum dan desain pembelajaran yang lebih kontekstual dan berorientasi kemaslahatan.
Edukasi KB Implan untuk Meningkatan Pengetahuan dan Minat Wanita Usia Subur (WUS) di Puskesmas Sribhawono Devi, Melisa Rosiana; Wahyuni, Rini; Kristianingsih, Ani; Isnaini, Maulia; Dari, Wulan; Suliyanti, Eti; Hasiyati, Ratna; Setianingsih, Anjar Dewi; Emilia, Eva; Noviyana, Meta; Agustini, Agustini; Selvianasari, Santi; Nurhamidah, Nurhamidah; Puspitasari, Irma; Zuliasari, Wenny; Budiarti, Nana; Sari, Laila; Marliyani, Indah; Megawati, Megawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24859

Abstract

ABSTRAK Rendahnya penggunaan KB implan masih menjadi permasalahan di pelayanan kesehatan primer, termasuk di Puskesmas Sribhawono. Keterbatasan pengetahuan, persepsi negatif, dan kekhawatiran terhadap efek samping menjadi faktor yang memengaruhi rendahnya minat Wanita Usia Subur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan minat Wanita Usia Subur terhadap penggunaan KB implan melalui edukasi kesehatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Sribhawono dengan melibatkan 30 Wanita Usia Subur berusia 15 sampai 49 tahun yang belum menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang. Intervensi edukasi dilakukan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah edukasi, dengan nilai rata rata meningkat dari 57,83 menjadi 75,50 dan p value sebesar 0,000. Edukasi partisipatif dengan media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terhadap KB implan sebagai metode kontrasepsi jangka panjang. Kata Kunci: KB Implan, Edukasi Kesehatan, Wanita Usia Subur, Pengabdian Masyarakat, Keluarga Berencana.  ABSTRACT Low utilization of implant contraception remains a challenge in primary health care services, including at Puskesmas Sribhawono. Limited knowledge, negative perceptions, and fear of side effects contribute to low acceptance among women of reproductive age. This community service activity aimed to increase knowledge and interest of women of reproductive age toward implant contraception through participatory health education. The activity was conducted at Puskesmas Sribhawono involving 30 women aged 15 to 49 years who were not using long term contraceptive methods. Educational interventions included lectures, discussions, question and answer sessions, and distribution of leaflets. Knowledge levels were measured using pretest and posttest questionnaires. Data were analyzed descriptively and using the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in knowledge scores after the educational intervention, with the mean score increasing from 57.83 to 75.50 and a p value of 0.000. These findings indicate that participatory education using leaflet media effectively improves knowledge and encourages positive attitudes toward implant contraception. This activity supports efforts to increase the acceptance of longterm contraceptive methods in the community. Keywords: Implant Contraception, Health Education, Women of Reproductive Age, Community Service, Family Planning.