Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Kaili Tribe Criminal Dispute Resolution Process from the Perspective of Customary Law in Central Sulawesi Lubna, Lubna; Saptomo, Ade; Ibrahim, Metty Murni Wati; Situngkir, Rospita Rufina; Kristianto, Dhani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i2.14782

Abstract

This research discusses customary law in Indonesia which is pluralistic because it reflects the diversity of tribes and ethnic groups. Customary law is still relevant and applicable in the life and culture of Indonesian society. Customary law as positive law has a special characteristic, namely that there is little written statute, despite its value applying in society. This research is descriptive in nature using normative analysis, literature studies, and field surveys. The research results show that customary law has a position that is recognized in statutory regulations, including the 1945 Constitution, the Human Rights Law, and the Draft Criminal Code. The implementation of traditional law is elucidated through the Kaili customary justice process in the Central Sulawesi region, with the stages of decision-making and the types of sanctions that can be given.
Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi: Tinjauan Problematika di Sekolah Viara, Febby Risthia; Supardi, Supardi; Lubna, Lubna
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1203

Abstract

Di era globalisasi saat ini semua elemen masyarakat, tak terkeceuali elemen pendidikan dituntut untuk mampu mengimbangi perkembembangan zaman yang ada. Dalam memenuhi kebutuhan tersebut, tentunya banyak tantangan yang akan dilalui. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengkaji secara mendalam problematika pendidikan agama Islam di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berjenis deskriptif. Artinya data yang diperoleh akan di deskripsikan secara menyeluruh. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data pada penelitian ini melalui beberapa tahapan yakni, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan problematika yang dihadapi guru ialah, kurangnya kompetensi guru, kurangnya peran guru, dan proses pembelajaran masih konvensional. Sedangkan problematika yang dihadapi siswa ialah krisis moral dan digital amnesia.
Legal Review of Hospital Responsibility for Medical Actions Carried Out By Doctors Arief Fakrulloh, Zudan; Lubna, Lubna
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v4i12.934

Abstract

Every person has the right and legal right to obtain health services, and the public is free to utilize government and/or regional government health resources. The organization of hospital administration services, medical services, supporting services, and nursing services, both inpatient and outpatient must be provided at a minimum by the hospital, by regional hospital service standards. This type of research is normative juridical research, that is, it is studied using a statutory approach, meaning that a problem will be seen from its legal aspect by examining statutory regulations. Based on Number 44 of 2009 concerning Hospitals, hospitals are legally responsible for all losses incurred due to negligence committed by health workers at the hospital. The hospital's legal responsibility in providing health services to patients can be seen in professional ethics, administrative law, civil law, and criminal law
Strategi Guru PAI dalam Meningkatkan Kecerdasan Spritual Siswa Melalui Pendekatan Humanistik Lestari, Mia; Supardi, Supardi; Lubna, Lubna
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana stategi guru PAI dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa melalui pendekatan humanistik. Adapun dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), dengan jenis metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan dari artikel, buku, e-book. Sedangkan dalam melakukan analisis data tahap pertama melakukan mengidentifikasi masalah, tahap kedua menelaah berbagai macam sumber, dan tahap ketiga menarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dapat digunakan oleh guru PAI dalam meningkatkan kecerdasan siswa melalui pendekatan humanistik yaitu (1) dengan mengetahui dan memahami karakter siswa dari gaya belajarnya; (2) guru PAI dapat menggunakan berbagai macam metode pembelajaran; (3) menggunakan media pembelajaran yang variatif; (4) guru PAI melakukan pengelolaan kelas nyaman dan kondusif; (5) guru berperan sebagai fasilitator; (6) pendekatan secara lebih intensif dan inklusif  dengan siswa; (7) guru mendorong siswa untuk berpikir kritis; (8) integrasi nilai-nilai agama Islam; (9) refleksi dan aktivitas pribadi siswa (berdiferensiasi) untuk menelusuri tentang keinginan siswa di dalam kelas.
Mahabbah kepada Nabi dalam Puisi Ṣallū ‘Alā Khayri Al-Bariyyati Khayman dalam Perspektif Semiotika Saussure Zulkarnain, Dhea Anindya; Kulsum, Umi; Rokhim, Minatur; Lubna, Lubna; Abdila, Muhammad Farhan
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol. 6 No. 2 (2025): Arabic Language, Literature, and Education
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v6i2.8684

Abstract

This study aims to analyze the representation of the concept of mahabbah towards the Prophet Muhammad SAW in the poem Ṣallū ‘Alā Khayri Al-Bariyyati Khayman by Ibn al-Jinān using Ferdinand de Saussure’s semiotic theory. This study uses a qualitative descriptive method, focusing on the relationship between signs and signifiers in the formation of spiritual meanings related to mahabbah. The text of the poem Ṣallū ‘Alā Khayri Al-Bariyyati Khayman, obtained from the source of the madh nabawi poetry manuscript, is the primary source of research. Books, scientific journals, and articles discussing mahabbah and Saussure’s semiotics are used as supporting sources. Data collection techniques were carried out through documentation studies, namely by collecting, recording, and grouping linguistic signs in the poem text. Based on the research findings, this poem displays various expressions of mahabbah, such as adoration, longing, hope for intercession, and recognition of the glory and virtue of the Prophet Muhammad SAW. The system of signs, formed through word choice and stanza structure, shows how the meaning of mahabbah emerges through a systematic relationship between signs that complement each other. This study concludes that the poem is not only an expression of art, but also a medium of da’wah that strengthens love and respect for the Prophet Muhammad SAW.
Implementasi Manajemen Program Tahfiz Al-Qur’an dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Santri di Pondok Pesantren Al-Falah Kediri, Lombok Barat Solihin, M.; Solihin, Solihin; Lubna, Lubna
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4489

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manejemen program tahfiz Al-Qur’an dalam meningkatkan kualiatas hafalan santri di Pondok Pesantren Al- Falah Kediri, Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus (case study) dimana Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif untuk merekam aktivitas harian program tahfiz, yang didukung oleh studi dokumentasi untuk memvalidasi informasi lisan dari informan serta Analisis data dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan merujuk pada model Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data dalam bentuk naratif-deskriptif, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfiz di PP Al-Falah Kediri dikelola secara terstruktur dengan beban hafalan satu halaman per hari melalui sistem halaqah kecil. Integrasi kurikulum yang memadukan hafalan Al-Qur’an dengan kitab matan dan literasi kitab kuning. Model ini membekali santri dengan pemahaman tekstual sekaligus konseptual, yang didukung oleh sistem evaluasi komprehensif mulai dari tasmi’ berjenjang hingga praktik performatif sebagai imam salat. Strategi adaptif berupa pemberdayaan santri senior sebagai penyimak hafalan berhasil mengatasi keterbatasan tenaga pengajar sekaligus menjadi sarana kaderisasi kepemimpinan.
Modernization of Pesantren: The Actualization and Relevance of the Thoughts of Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid in the Era of Society 5.0 Haetami, Husnul; Lubna, Lubna; Fitriani , Moh. Iwan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4350

Abstract

This study examines the modernization of Islamic boarding schools (pesantren) through the actualization and relevance of the educational thought of Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid in the era of Society 5.0. Amid rapid technological advancement and shifting social dynamics, the study aims to analyze how Maulana Syaikh’s philosophy-rooted in spiritual intelligence (al-aql al-ruhani), moral leadership (al-qiyadah al-akhlaqiyyah), and social transformation (al-taghyir al-ijtima'i)-can serve as a conceptual foundation for Islamic educational reform that remains ethically grounded while responsive to contemporary challenges. This research employs a qualitative descriptive approach using historical, philosophical, and phenomenological methods. Data were collected through field observations and in-depth interviews at Pondok Pesantren Darun Nahdlatain NW Pancor and Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, as well as document analysis of primary texts, particularly Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru, complemented by relevant secondary literature on pesantren modernization and the Society 5.0 paradigm. The findings indicate that Maulana Syaikh’s educational vision integrates ta'lim (instruction), tarbiyah (character formation), and ta'dib (ethical cultivation) into a holistic model that harmonizes knowledge ('ilm) and righteous action ('amal). His emphasis on tawhid and tazkiyah al-nafs as moral foundations aligns with the human-centered learning orientation promoted in Society 5.0, which prioritizes ethical digital literacy, creativity, and social empowerment. The study concludes that pesantren modernization inspired by Maulana Syaikh’s thought is not a departure from Islamic tradition but a dynamic synthesis between spiritual values and technological innovation, offering a transformative framework for nurturing morally grounded, socially responsible, and future-ready Muslim learners.