Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAKIT KANKER SERVIKS DI WILAYAH JAKARTA TIMUR Suryani Hartati, Retno Winarti
JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik 
Publisher : Akademi Keperawatan Hermina Manggala Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.924 KB) | DOI: 10.48079/Vol3.Iss1.43

Abstract

The cervical cancer mortality rate is still high, more than 92 thousand women in Indonesia among them due to cervical cancer, making it number two in the highest number in the world. this can be caused by the absence of an early monitoring process. Coverage of early cervical cancer coverage in Indonesia is very low, only around 5%. This is due to lack of knowledge about cervical cancer so that the incidence of cervical cancer increases every year. Objective: To describe mother’s knowledge level about cervical cancer in mothers age between 30 to 50 years in east Jakarta area. Method: This cross-sectional study applied a consecutive sampling technique to select 103 mothers in east Jakarta. This study had been conducted from june up August 2019. Data collected using questionnaire which consisted of mothers’ characteristic and mother’s knowledge level about cervical cancer. It has been tested for validity and reliability. The validity test using the Pearson product moment (r= 0,467-948), and reliability test with Cronbach Alpha (0.794). Result : the study showed that most of the mothers had low knowledge (75.7%). The results of the study proved that there is a relation between the level of education with knowledge about cervical cancer (p=0.000). Age, marital status, occupation, ethnicity have no relation with knowledge about cervical cancer Suggestions that researchers can give are nurses in providing counseling about cervical cancer to mothers, should look at the background level of mother's education so that mothers understand the knowledge received
PENGETAHUAN MAHASISWA AKPER HERMINA MANGGALA HUSADA TENTANG COVID-19 DAN CARA PENCEGAHANNYA Retno Winarti, Suryani Hartati
JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK Jurnal Altruistik Vol.3 No.2 : Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik
Publisher : Akademi Keperawatan Hermina Manggala Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48079/Vol3.Iss2.64

Abstract

Covid  19 is an infectious disease currently being faced by the world. Good knowledge on Covid 19 contributes in preventing Covid 19. The purpose of this study is to find out the knowledge of nursing student about Covid 19 and how to prevent it. This cross-sectional study used consecutive sampling technique with 110 respondents as student of Hermina Manggala Husada Nursing Academic. The survey was conducted using a questionnaire consisting of 20 question items about Covid 19 and how to prevent it. The knowledge of nursing  students was measured using a guttmen scale with a cut of point 17. Data analysis was carried out using ci square. The results showed that most of the students had good knowledge about covid 19 (56.4%), but there were still 43.6% students who did not have good knowledge about covid 19, most students got information about covid 19 from Television and online media. Good knowledge is the basis for preventing Covid 19, so it is important to make Covid 19 a teaching material in class so that all students have good knowledge about Covid 19.    Keywords : Covid 19 , Student’s Knowledge        
PENGETAHUAN MAHASISWA AKPER HERMINA MANGGALA HUSADA TENTANG PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA: PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG STUNTING Retno Winarti; Suryani Hartati
JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik Vol.5 No.1 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Hermina Manggala Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48079/jikal.v5i1.85

Abstract

Stunting in children is a health problem that must be considered and prevented early, it has a very long impact on a person's life. Prevention of stunting is carried out since the mother-to-be is in her teens. The purpose of this study is to find out the knowledge of teenagers about stunting. Cross-sectional research using consecutive sampling techniques with 101 respondents  Hermina Manggala Husada nursing students. The survey was conducted using a questionnaire consisting of 10 items of questions about stunting and how to prevent it, student knowledge levels are measured using guttmen scales. The results showed that most students have good knowledge about stunting (76.93%), but most students have less knowledge about the risk factors for stunting (67.3%) and stunting impacts (48.5%). Most students get information about stunting  from online media. Good adolescent knowledge of stunting prevention is the basis in preventing stunting in children as early as possible
Pelatihan Dan Pendampingan Kader Kesehatan Dalam Kesiapan Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Hamil Guna Mencegah Stunting Dengan Melibatkan Support System Keluarga Di Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur Junita Maratur Silitonga; Suryani Hartati; Sri Laela; Ajeng Dwi Retnani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6860

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Angka stunting secara nasional mengalami penurunan sebesar 1,6% per tahun dari 27,7% tahun 2019 menjadi 24,4% tahun 2021. Upaya untuk mencegah stunting salah satunya adalah dengan pemberian asi eksklusif. Persiapan ASI eksklusif merupakan upaya yang dilakukan ibu dan keluarga untuk menunjang keberhasilan menyusui. Dalam penatalaksanaannya dapat dimulai pada masa kehamilan, segera setelah persalinan dan pada menyusui. Dalam menyelesaikan masalah pemberian ASI, salah satu yang berperan yaitu Kader Posyandu. Kader mempunyai peran besar dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan kader kesehatan dalam kesiapan pemberian ASI eksklusif pada ibu hamil guna mencegah stunting dengan melibatkan support system keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan, meliputi penyuluhan kesehatan mengenai ASI eksklusif, gizi ibu hamil, tumbuh kembang pada balita, dan support system keluarga, serta dilakukan pendampingan Kader untuk melakukan penyuluhan kesehatan pada ibu hamil, mengajarkan tehnik menyusui yang benar, cara memotivasi keluarga sebagai support system ibu hamil. Responden pada palatihan ini adalah Kader, berjumlah 10 orang, bertempat di Wilayah RW 011 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur. Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan Kader sebelum dan sesudah pelatihan, para Kader diberikan Pre test – Post test. Hasil yang dicapai yaitu meningkatnya pengetahuan dan kemampuan Kader dalam melakukan penyuluhan Kesehatan kepada ibu hamil dengan melibatkan support system keluarga. Kata kunci: ASI Eksklusif, Ibu Hamil, Kader, Stunting ABSTRACT Stunting is a condition where toddlers have a length or height that is less than their age. The national stunting rate has decreased by 1.6% per year from 27.7% in 2019 to 24.4% in 2021. One of the efforts to prevent stunting is to offer exclusive breastfeeding. Exclusive breastfeeding is an effort made by mothers and families in preparation to help breastfeeding success. In its management can be started during pregnancy, immediately after delivery and during breastfeeding. In solving the problem of breastfeeding, one of the roles is the Posyandu Cadre. Cadres have a major role in efforts to improve maternal and child health. The purpose of community service is to organize training and assistance for health cadres in offering exclusive breastfeeding to pregnant women to prevent stunting by involving the family support system. The methods used in the training and mentoring activities include health counseling on exclusive breastfeeding, nutrition for pregnant women, growth and development in toddlers, and support for the family system, as well as cadre assistance to provide health education to pregnant women, teach correct breastfeeding techniques, how to motivate family as a support system for pregnant women. Respondents in this training were Cadre, found 10 people, located in RW 011 Kelurahan Cipinang Besar Utara, East Jakarta. To find out the increase in knowledge of Cadres before and before training, Cadres are given Pre-test – Post-test. The results achieved are increasing the knowledge and ability of Cadres in conducting counseling to pregnant women by involving the family support system.Keywords: Exclusive Breastfeeding, Pregnant Women, Cadres, Stunting
Pelatihan dan Pendampingan Kader Kesehatan Perempuan tentang Deteksi Dini Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur Ajeng Dwi Retnani; Suryani Hartati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7835

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Angka stunting secara nasional mengalami penurunan sebesar 1,6% per tahun dari 27,7% tahun 2019 menjadi 24,4% tahun 2021. Dampak jangka panjang perkembangan pada balita yang mengalami stunting ialah penurunan fungsi kognitif dan prestasi belajar (Kemenkes, 2016). Tumbuh kembang balita merupakan hal yang sangat penting untuk dimonitor oleh orang tua, petugas Kesehatan dan kader. Program Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) merupakan kegiatan melakukan skrining atau deteksi dini adanya penyimpangan tumbuh kembang anak termasuk menindaklanjuti keluhan orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anaknya (Kemenkes RI, 2012). Deteksi dini dan tindakan evaluasi sangat penting untuk menilai keterlambatan perkembangan karena akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya (Tjandrajani et al., 2012). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pada kader Kesehatan mengenai cara deteksi dini stunting berbasis SDIDTK di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Cipinang Besar Utara. Kader posyandu mempunyai peran besar dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Dalam kegiatan Posyandu tugas kader posyandu adalah melakukan pendaftaran, penimbangan, mencatat pelayanan ibu dan anak dalam buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), serta mengedukasi orang tua jika ditemukan keterlambatan pada anak. Berdasarkan latar belakang di atas, maka perlu diberikan pendidikan kesehatan skrining tumbuh kembang pada balita berbasis aplikasi SDIDTK guna mempermudah kader kesehatan untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang balita di wilayah Puskesmas Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur. Kata kunci : kader, stunting, SDIDTK ABSTRACT Stunting is a condition where toddlers have a length or height that is less than their age. The national stunting rate has decreased by 1.6% per year from 27.7% in 2019 to 24.4% in 2021. The long-term impact of development on toddlers who experience stunting is a decrease in cognitive function and learning achievement (Kemenkes, 2016). The growth and development of toddlers is very important to be monitored by parents, health workers and cadres. The Early Growth Stimulation, Detection and Intervention Program (SDIDTK) is an activity to screen or detect early developmental deviations in children, including following up on parents' complaints about their child's developmental problems (Kemenkes RI, 2012). Early detection and evaluation are very important to assess developmental delays because they will affect subsequent development (Tjandrajani et al., 2012). The purpose of this study was to provide training and assistance to health cadres regarding early detection of stunting based on SDIDTK in the working area of the Puskesmas Cipinang Besar Utara. Posyandu cadres have a major role in efforts to improve maternal and child health. In Posyandu activities, the duties of posyandu cadres are to register, weigh, record maternal and child services in the MCH book (Maternal and Child Health), and educate parents if there is a delay in the child. Based on the above background, it is necessary to provide health education on growth and development screening for toddlers based on the SDIDTK application to make it easier for health cadres to carry out early detection of toddler growth and development in the Cipinang Besar Utara Public Health Center, East Jakarta.Keywords: cadres, stunting, SDIDTK
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN DALAM KESIAPAN GIZI MENYUSUI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KELURAHAN CIPINANG BESAR UTARA, JAKARTA TIMUR : PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN DALAM KESIAPAN GIZI MENYUSUI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KELURAHAN CIPINANG BESAR UTARA, JAKARTA TIMUR Suryani Hartati
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preparation for breastfeeding during pregnancy is important, because with good preparation, mothers are better prepared to breastfeed their babies. The preparation includes knowledge and psychological support to preparementally, and health services to prepare the mother's physical condition. Preparation be good, mothers will be more confident and ready to give exclusive breastfeeding to their babies. The mother's physical readiness can beseen from the condition of the breasts, especially the nipples, and the mother's nutrition. Based on Susenas data for 2019-2021, the national coverage of exclusive breastfeeding for infants 0-6 months, in Indonesia is still below 50 percent, meaning that more than half of Indonesian children do not get their right to exclusive breastfeeding from pregnant mother’s. Posyandu cadres have a major role in efforts to improve maternal and child health. The results showed that 63.8% of cadres strongly agreed that they played a role in the success of breastfeeding mothers. In addition, 66% of cadres need face-to-face discussion groups with health workers about breastfeeding. In carrying out their role, there are also obstacles faced by health cadres in helping breastfeeding mothers, namely feeling a failure in communicating and convincing mothers to breastfeed their babies (21.3%), not having adequate knowledge when breastfeeding mothers complain of little breast milk, small nipples, and babies do not want to breastfeed (17%). This Community Service was carried out in February 2022. The aim of increasing the knowledge and skills of posyandu cadres in providing health education to the target group for special nutrition interventions: priority targets trimester 3 pregnant women in the Cipinang Besar Utara, East Jakarta
Asuhan Keperawatan Post Operasi Miomektomi Atas Indikasi Mioma Uteri Dengan Pendekatan Model Konsep Comfort Kolkaba Di Rumah Sakit Suryani Hartati; Nirmala Nirmala; Retno Winarti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v6i3.2565

Abstract

Mioma uteri dengan tindakan  miomektomi merupakan upaya tindakan untuk menyelamatkan kondisi pasien dari timbulnya komplikasi sampai dengan kematian. Mioma uteri di Indonesia umumnya terjadi pada usia 35-45 tahun dan menempati urutan kedua setelah  kanker serviks, kondisi ini  menimbulkan masalah psikososial pada ibu. Peran perawat maternitas dibutuhkan untuk mengatasi masalah fisik, psikososial, spiritual dan kultural dengan memberikan perawatan, edukasi, advokat, agen perubahan dan peneliti untuk mengurangi terjadinya komplikasi akibat efek pembedahan miomektomi. Tujuan umum dari penulisan ini adalah memberikan gambaran asuhan keperawatan  pada kasus post miomektomi dengan mioma uteri dengan pendekatan konsep model teori comfort Kolcaba. Metode penulisan deskriptif pendekatan studi kasus, dilakukan selama 3 hari di Rumah Sakit. Hasil ditemukan gangguan rasa nyaman nyeri, hambatan mobilisasi fisik karena ketidaknyaman, resiko gangguan eliminasi urin: retensi urin, risiko infeksi berhubungan dengan trauma jaringan akibat insisi pembedahan dan cemas. Implementasi berfokus pada ketidaknyamanan   (compensantory nursing system ) yaitu mengkaji skala nyeri, mengajarkan teknik relaksasi dan distraksi. Hasil menurut Kolcaba adalah meningkatkan rasa nyaman dengan memberikan bimbingan secara fisik, psikospiritual, sosial dan kultural.
Efektivitas Relaksasi Benson Terhadap Intensitas Nyeri Dan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Pasca Seksio Sesarea: Studi Eksperimental Quasy Suryani Hartati; Fajar Listya Ayuningtyas; Kherunnisa Kherunnisa; Gustika Arnils; Roselyn Chipojola; Atun Roudatul Ma’rifah; Muhammad Fauzi Rahman; Sri Agustin Tabara; Mega Hasanul Huda
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v7i1.2604

Abstract

Operasi sesarea merupakan metode persalinan yang banyak dipilih saat ini. Hal ini menyebabkan nyeri dan mempengaruhi jumlah prolaktin darah serta motivasi ibu untuk menyusui bayinya. Oleh karena itu diperlukan penanganan nyeri pasca persalinan agar proses menyusui dapat berjalan dengan optimal. Relaksasi Benson merupakan terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi Benson terhadap intensitas nyeri dan menyusui pada ibu post seksio sesaria di Rumah Sakit Hermina. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperiment yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol, jumlah responden sebanyak 80. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit  Hermina pada bulan Oktober-Januari 2022. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mann -Whitney. Hasil penelitian ini rata-rata intensitas nyeri pada kelompok intervensi setelah penerapan teknik relaksasi Benson adalah 2,03(0.791) dan pada kelompok kontrol 3,95(0.832) dengan P Value = 0.000,  sedangkan distribusi pemberian ASI eksklusif P Value=0,31 tidak memiliki perbedaan yang significan. Intervensi relaksasi Benson diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengembangkan metode  nonfarmakologi komplementer untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien post seksio sesarea yang dirawat di rumah sakit.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Status Gizi pada Anak Balita di wilayah Kerja Puskesmas Rawabunga Jakarta Timur Junita Maratur Silitonga; Ria Anugrahwati; Suryani Hartati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10940

Abstract

ABSTRAK Gizi atau nutrisi merupakan suatu komponen yang paling penting dalam menunjang keberlangsungan proses pertumbuhan dan perkembangan balita, dimana gizi merupakan elemen yang terdapat dalam makanan dan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tubuh. Balita sangat rentan terhadap kelainan gizi karena pada saat ini mereka membutuhkan nutrisi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi pada balita di wilayah kerja puskesmas rawabunga Jakarta timur. Peneliti ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian ini berjumlah 67 orang dengan teknik pengambilan sampel  purpossive sampling, dianalisis menggunaka uji chi-square. Hasil uji chi-square yang dilakukan didapatkan nilai p=0,000 yang artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan status gizi pada balita. Terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi pada balita di wilayah kerja puskesmas rawabunga Jakarta timur. Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Status Gizi, Balita.  ABSTRACT Nutrition or nutrition is the most important component in supporting the continuity of the process of growth and development of toddlers, where nutrition is an element contained in food and can be used directly by the body. Toddlers are very vulnerable to nutritional disorders because at this time they need optimal nutrition for their growth and development. Researcher's. To determine the relationship between mother's knowledge and nutritional status of toddlers in the working area of the Rawabunga Public Health Center, East Jakarta.  This researcher is a quantitative study with a cross-sectional approach, the sample in this study amounted to 67 people with a purposive sampling technique, analyzed using the chi-square test. The results of the chi-square test conducted obtained p = 0.000, which means that there is a relationship between mother's knowledge and nutritional status in toddlers. There is a relationship between mother's knowledge and nutritional status of toddlers in the working area of the Rawabunga Public Health Center, East Jakarta.  Keywords: Mother's Knowledge, Nutritional Status, Toddlers.
THOUGHT STOPPING THERAPY EFFECTIVELY REDUCES THE LEVEL OF MENSTRUATION PAIN (DYSMENORRHORE) IN TEENAGE WOMEN Hartati, Suryani; Laela, Sri
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 7, No 3 (2024): Journal of Maternity Care Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v7i3.12294

Abstract

Adolescent girls generally experience menstrual pain, or dysmenorrhea, which can interfere with their daily activities. This can be overcome by using thought-stopping therapy. The aim of this research is to find out whether thought-stopping therapy has an impact on menstrual pain (dysmenorrhea) in adolescent girls. This research was conducted through a quasi-experiment with a pre-test design and a post-test design with a control group. This research used a purposive sampling technique involving 48 respondents, conducted from January to April 2024 in the East Jakarta area. This study used a questionnaire about dysmenorrhea pain and the Numeric Pain Scale (NPS) pain scale. Respondents who experienced pain were undergoing thought-stopping therapy. The research results show that the majority of teenagers always experience moderate pain during menstruation, with a p-value of 0.831. After thought-stopping distraction therapy was carried out, there was a significant decrease in the level of pain from moderate to mild (p-value 0.735). Therapeutic nursing actions: stopping can reduce the level of pain in adolescent girls during menstruation . Distraction therapy: thought stopping is recommended to reduce dysmenorrhea pain in adolescent girls