Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Sifat Fisik Vermikompos Feses Sapi Dengan Penambahan Limbah Sayur Kol (Brassica Oleracea Var. Capitata) Ardhani, Yamin; Syarifuddin, Hutwan; Novianti, Sri
Jurnal Ilmu Peternakan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): JIPENA - Februari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jipena.v3i1.865

Abstract

This study aimed to determine the effect of adding cabbage waste (Brassica oleracea var. capitata) to cow feces in vermicomposting using African Night Crawler worms (Eudrilus eugeniae). The study was conducted in the Animal and Forage Cultivation Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, University of Jambi, for one month, using a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and five replications. The treatments consisted of varying amounts of vegetable waste: V1 (200 g), V2 (250 g), V3 (300 g), and V4 (350 g), each mixed with 300 g of cow feces and 25 g of ANC worms. The vermicomposting process indicated compost maturity with a blackish color, an earthy odor, and a smooth texture. The addition of 250 g of cabbage waste (V2) produced the best physical characteristics. The temperature ranged from 29–32°C and humidity 44–66%, while the water content was 44–65%, with the final value approaching the Indonesian National Standard (SNI) (≤50%). The analysis results showed no significant differences between treatments (p>0.05), suggesting that parameter changes were more influenced by the decomposition stage and duration of the composting process. Differences in the number of cabbages did not significantly affect the physical properties of the vermicompost.
Analisis Karakteristik Keberlanjutan Mentok Rimba (Cairina Scutulata) Di Taman Nasional Berbak JambiAnalisis Karakteristik Keberlanjutan Mentok Rimba (Cairina Scutulata) Di Taman Nasional Berbak Jambi Syarufuddin, Hutwan; Andayani, Jul; Novianti, Sri; Fatati, Fatati
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 19 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.734 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v19i2.4507

Abstract

Penelitian dilaksanakan di habitat mentok rimba yang ada di Taman Nasional Berbak (TNB) Provinsi Jambi. Pelaksanaan penelitian selama 5 bulan dari bulan Juli sampai Nopember 2016. Habitat mentok rimba merupakan daerah rawa-rawa yang berdekatan dengan Desa Telago Limo dan Desa Sungai Rambut.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis karakteristik habitat Mentok Rimba dan mengetahui binatang, tumbuhan yang menjadi sumber makanan Mentok Rimba di Kawasan Taman Nasional Berbak. Metode penelitian adalah survei dan eksperimen di lapangan serta di laboratorium Fakultas Peternakan. Pengamatan dilakukan terhadap aspek ekologi, ekonomi dan sosial budaya masyarakat sekitar TNB, karakteristik habitat mentok rimba yang berhubungan dengan keberlanjutan mentok rimba. Indeks keberlanjutan mentok rimba di TNB secara multidimensi sebesar 48,98 pada skala sustainabilitas 0 – 100, yang berarti termasuk ke dalam kategori kurang berkelanjutan. Kata kunci: Mentok Rimba, Habitat, TNB
Analisis Indeks Kepekaan Ekologi Terhadap Hijauan Pakan Di Bawah Perkebunan Kelapa Sawit Syarifuddin, Hutwan; Novianti, Sri; Adriani, Adriani
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 20 No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.913 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v20i1.4770

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sungai Bahar dan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi untuk mengetahui (1) Jenis vegetasi/hijauan yang terdapat di perkebunan kelapa sawit, 2) indeks kepekaan ekologi dalam bentuk indeks nilai penting (INP), dan 3) Keseragaman jenis hijauan pakan ternak yang tumbuh di bawah perkebunan kelapa sawit. Analisis vegetasi menggunakan petak ukur 1x1 m2 sebanyak 60 petak untuk seluruh lokasi penelitian. Dominasi vegetasi berdasarkan Indeks Nilai Penting (INP). Kecamatan Sungai Bahar Chromolaena odorata(INP=51,13%) dan Kecamatan Sungai Gelam Axonophus compresus (INP=46,19%).Nilai indeks keseragaman (Evenness=J') yang tertinggi 0,55 terdapat di desa Sungai Gelam dengan umur tanaman kelapa sawit 16 tahun. Kata kunci: Hijauan pakan, INP, Kabupaten Muaro Jambi
Kecernaan In Sacco Kulit Buah Jagung Amoniasi Sebagai Bahan Penyusun Ransum Ternak Sapi Andayani, Jul; Novianti, Sri
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 24 No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.585 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v24i2.19138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecernaan secara in sacco penggunaan kulit buah jagung amoniasi dalam ransum ternak sapi. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Peternakan Universitas Jambi. Bahan yang digunakan adalah kulit buah jagung, rumput gajah, jagung giling, dedak halus, bungkil kelapa dan urea. Alat yang digunakan adalah timbangan, alat pemotong rumput, ember, alat semprot, kantong plastik, oven, alat giling, pH meter, desikator, seperangkat alat untuk in sacco (kantong nilon, tali nilon, selang plastik, karet pengikat, karet penggantung). Peubah yang diambil pada percobaan ini adalah degradasi bahan kering, degradasi NDF dan degradasi ADF. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya adalah R 0 = 70 % Hijauan (100% Rumput + 0% Kulit Buah Jagung Amoniasi) + 30% Konsentrat, R 1 = 70 % Hijauan (75% Rumput + 25% Kulit Buah Jagung Amoniasi) + 30% Konsentrat, R 2 = 70 % Hijauan (50% Rumput + 50% Kulit Buah Jagung Amoniasi) + 30% Konsentrat, R 3 = 70 % Hijauan ( 25% Rumput + 75% Kulit Buah Jagung Amoniasi) + 30% Konsentrat, R 4 = 70 % Hijauan (0% Rumput + 100% Kulit Buah Jagung Amoniasi) + 30% Konsentrat. Data yang diperoleh dianalisis dengan anlisis ragam sesuai dengan rancangan yang digunakan. Uji lanjut yang digunakan adalah uji jarak berganda Duncan. Hasil pada penelitian ini yaitu perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap degradasi bahan kering, degradasi NDF dan degradasi ADF. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kulit buah jagung amoniasi dapat menggantikan total hijauan dalam ransum ternak sapi.