Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Manajemen Pembinaan PBVSI Cabang Olahraga Bola Voli Pantai Di Kabupaten Kendal Tahun 2023: Manajemen,Bola Voli, PBVSI Kabupaten Kendal Rian Kurniawan
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.12854

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan dimana pembinaan PBVSI cabang olahraga bola voli pantai di Kabupaten Kendal tahun 2023 yang belum meraih prestasi yang maksimal. Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor dalam meningkatnya prestasi atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembinaan bola voli pantai di Kabupaten Kendal 2023 berdasarkan fungsi manajemen dari aspek Planning (Perencanaan), Coordinating (Pengkoordiasian), Leading (Kepemimpinan) dan Controlling (Pengawasan). Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptis kualitatif dengan teknik pengambilan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari pengurus, pelatih dan atlet Pengkab PBVSI Kabupaten Kendal. Tahap pengolah data meliputi reduksi data, penyajian data, interpretasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu Planning (Perencanaan) di dalam Pengkab PBVSI Kabupaten Kendal sudah tersusun dengan baik yang mengacu pada agenda yang dilakukan oleh PB pusat dan Pengprov, tetapi ketika tidak ada event pertandingan perkembangan bola voli pantai di Kabupaten Kendal kurang berkembang dengan baik. Coordinating (Pengkoordiasian) di dalam Pengkab PBVSI Kabupaten Kendal sudah berjalan dengan baik, hal ini dibuktikan dengan jalannya program kerja berjalan dengan baik dan tidak terjadi kesalahpahaman antara pengurus dalam pelaksanaan program kerja. Leading (Kepemimpinan) pengurus PBVSI Kabupaten Kendal sudah baik dimana ketua harian menggunakan tipe kepemimpinan demokratasis, semua anggota pengurus diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, kritik maupun keluhan terhadap suatu kendala. Controlling (Pengawasan) Pengkab PBVSI Kabupaten Kendal cukup baik tetapi memiliki kelemahan dikarenakan tidak memiliki sub bidang pengawasan dalam struktur PBVSI Kabupaten Kendal, akan tetapi dalam setiap kegiatan yang dijalankan akan di monitoring oleh ketua harian
Pengaruh Latihan Circle Passing Drill dan Diamond Passing Drill terhadap Akurasi Short Passing Kaki Bagian Dalam Kurniawan, Rian; Purnama, Yudhi; Aminudin, Ahmad Nanang Arif
Indonesian Journal of Kinanthropology (IJOK) Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijok.v4n1.p31-39

Abstract

Latar Belakang: Akurasi pasing pada SSB PSSP Demak masih kurang baik sesuai dengan obeservasi yang peneliti lakukan saat latihan dan perandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu teknik latihan mana yang memberikan pengaruh baik, antara latihan circle passing drill dan latihan diamond passing drill terhadap akurasi short passing kaki bagian dalam pemain ysepak bola SSB PSSP Demak Metode: Populasi menggunakan 20 pemain sepak bola SSB PSSP Demak. Sampel menggunakan anak usia 15 sampai 17 tahun, kemudian pengambilan data dilakukan dengan total sampling. Metode yang digunakan untuk mencari data memakaiĀ  tes dan pengukuran. Data penelitian dianalasis dengan cara uji prasyarat dan uji hipotesis Hasil: Hasil yang didapatkan yaitu (1) terdapat pengaruh signifikan antara pre-test dan post-test dikelompok I terhadap akurasi passing dengan hasil post-test rata-rata 4,70. (2) terdapat pengaruh signifikan antara pre-test dan post-test dikelompok II terhadap akurasi passing dengan hasil rata-rata 6,40. (3) terdapat perbedaan hasil post-test dikelompok eksperimen 1 dengan post-test dikelompok eksperimen 2 terhadap hasil Mcircle passing drill < Mdiamond passing drill atau 4,70 < 6,40, yang berselisih 1,7. Kesimpulan: Metode latihan Diamond passing dril lebih berpengaruh baik daripada menggunakan metode latihan lingkaran passing dril dalam meningkatkan akurasi short passing kaki bagian dalam pada pemain SSB PSSP Demak.
Pengaruh Metode Latihan High-Intensity Interval Training (Tabata) terhadap Peningkatan VO2max Atlet Handball Jawa Tengah Shauma, Faizal; Muhlisin, Muhlisin; Aprianti, RR Noer Indah; Purnama, Yudhi; Kurniawan, Rian; Listyarini, Dian
Indonesian Journal of Kinanthropology (IJOK) Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijok.v4n2.p35-42

Abstract

Background: This study aimed to measure the effect of High-Intensity Interval Training (HIIT) with the Tabata protocol on increasing Volume Oxygen Maximum (VO2max) in Central Java handball athletes. The main problem faced is the need for handball athletes to have optimal physical endurance and cardiovascular fitness to support performance during matches. The conclusion of this study is that the HIIT (Tabata) training method has a significant effect on increasing VO2max and can be implemented in handball athlete training programs to improve physical fitness and athlete performance on the field. Methods: The method used was an experiment with a one-group pretest-posttest design, involving 14 Central Java handball athletes selected using the Saturation Sampling technique. The data collection instrument was the Multistage Fitness Test (Beep Test), which was conducted before and after an 8-week intervention period. Data analysis was performed using the Shapiro-Wilk normality test and the paired sample t-test hypothesis test using SPSS version 17. Results: The results showed a significant increase in VO2max in handball athletes after being given HIIT training with the Tabata protocol, with an average increase of 8.8% from pretest to posttest. Conclusions: The conclusion of this study is that the HIIT (Tabata) training method has a significant effect on increasing VO2max and can be implemented in handball athlete training programs to improve physical fitness and athlete performance on the field.