Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Psychological Resilience and Career Readiness as Predictors of Entrepreneurial Intention Among Undergraduate Students in South Kalimantan Muhammad Zainuddin; Agustino, Lalu; Satria Ramadhan Lihu, Mahesa Vicky
Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 4 No. 1 (2025): : Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jempper.v4i1.5028

Abstract

This study investigates the influence of psychological resilience and career readiness on entrepreneurial intention among undergraduate students in South Kalimantan, Indonesia. While previous research has predominantly focused on students from business faculties or those exposed to formal entrepreneurship programs, this study targets a more generalized student population to enhance the model’s applicability across disciplines. Using a quantitative research design, data were collected from 100 university students through structured questionnaires and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4.0.The results reveal that both psychological resilience (β = 0.539) and career readiness (β = 0.534) significantly and positively affect entrepreneurial intention, accounting for 72% of its variance (R² = 0.720). The findings highlight the importance of integrating psychological and career development factors into models of entrepreneurial behavior, especially in educational contexts with limited entrepreneurship exposure. The study contributes to theoretical advancements by validating a multidimensional framework and offers practical implications for educators, career counselors, and policymakers aiming to foster entrepreneurial potential among youth.These results suggest that entrepreneurship education should extend beyond technical skills and incorporate psychological capacity-building to better prepare students for uncertain career trajectories.
PENGGUNAAN METODE YURIDIS NORMATIF DALAM MEMBUKTIKAN KEBENARAN PADA PENELITIAN HUKUM Muhammad Zainuddin; Aisyah Dinda Karina
Smart Law Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legal issues must be studied scientifically through various legal studies so as to be able to present the right solution. Legal research itself must use methods that are in accordance with existing legal problems. This research method is urgent because it will determine the truth or validity of the results of a study. Inappropriate methods affect the results of the study itself. Broadly speaking, legal research methods are divided into two, namely empirical and normative. Normative legal research is influenced by pure legal doctrine. The discussion in this research is more about why normative juridical methods are needed in proving the truth in legal research?, and what is the mechanism for using normative juridical methods in proving the truth in legal research?. This study aims to analyze the urgency of using normative juridical methods in proving the truth in legal research, and to find out the mechanisms and stages that must be carried out in using normative juridical methods in proving the truth in legal research. The statutory approach is very important to use in analyzing a legal problem, the settlement of issues or legal problems must of course be based on constructive arguments and on the basis of rules or positive law. The stages in normative legal research begin with secondary data collection through literature study, then analysis is carried out using deductive logical thinking. deductive by emphasizing norms, jurisprudence and doctrine. Then the final stage is the researcher by making a decision or a conclusion.
PERJANJIAN PRA NIKAH SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HARTA BAWAAN DALAM PERKAWINAN Dian Rosita; Arina Novitasari; Muhammad Zainuddin
Smart Law Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjanjian Pra Nikah adalah perjanjian yang dibuat sebelum dilangsungkannya pernikahan dengan tujuan untuk melindungi hak dan kewajiban suami istri setelah menikah. Isi Perjanjian Pra Nikah biasanya meliputi pemisahan harta sebelum pernikahan, pemisahan hutang sebelum pernikahan, selama pernikahan, atau bahkan setelah perceraian. Melalui perjanjian ini, masing-masing pihak dapat menentukan harta bawaan masing-masing suami istri dan harta benda yang diperoleh masing-masing sebagai hadiah atau warisan berada di bawah penguasaan masing-masing sepanjang tidak ditentukan lain. Perjanjian Pra Nikah ini banyak dipilih untuk calon pasangan yang salah satu atau keduanya punya resiko tinggi dalam pengelolaan keuangan, misalnya calon pasangan  seorang politikus atau pengusaha. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode yuridis normatif. Perlindungan hukum terhadap harta bawaan dalam perjanjian Pra Nikah bertujuan untuk memproteksi terhadap harta masing-masing calon pasangan dimana para pihak dapat menentukan harta bawaan masing-masing, hutang yang dimiliki calon pasangan menjadi tanggung jawab masing-masing, menjamin berlangsungnya harta peninggalan keluarga serta menghindari motivasi perkawinan yang tidak sehat. Akibat hukum dari Perjanjian Pra Nikah terhadap harta bawaan dalam perkawinan, baik harta yang diperoleh dari usaha masing-masing maupun dari hibah, warisan ataupun cuma-cuma yang diperoleh masing-masing selama perkawinan berada dalam penguasaan masing-masing kecuali ditentukan lain.
PERANAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Muhammad Zainuddin; Widya Kusuma Ningasih; Sulton Nurul Qolbi
Smart Law Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Restorative Justice adalah alternatif penyelesaian perkara tindak pidana yang dalam mekanisme tata cara peradilan pidana berfokus pada pemidanaan yang diubah menjadi proses dialog dan mediasi. Proses mediasi yang melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban, dan pihak yang terkait untuk nantinya bersama-sama menciptakan sebuah kesepakatan atas penyelesaian atas perkara pidana yang adil dan seimbang bagi kedua belah pihak, baik pihak korban maupun juga pihak pelaku dengan mengedepankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan mengembangkan pola hubungan yang baik dalam masyarakat. Restorative Justice memiliki keunggulan dengan tidak mengedepankan pemidanaan, akan tetapi mengedepankan pemulihan kepada kepentingan korbannya. Salah satu cara yang bisa digunakan dalam menangani proses perkara kekerasan dalam rumah tangga dengan konsep restorative justice adalah mediasi penal (penal mediation), yaitu alternatif penyelesaian perkara pidana diluar pengadilan. Bentuk-bentuk dari kekerasan dalam rumah tangga yang dapat ditangani dengan cara restorative justice adalah kekerasan yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana aduan (klacht delicten) dan termasuk sebagai tindak pidana ringan.
Evaluasi Sumatif Program Pengelolaan Kegiatan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB: Peran Fasilitasi Biro Pemerintahan dan Otda Setda Provinsi NTB (Periode 2019-2024) Muhammad Zainuddin; Jaelani, Abdul Kadir
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1341

Abstract

Penelitian evaluasi ini bertujuan untuk menilai secara sumatif efektivitas dan capaian program pengelolaan kegiatan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang difasilitasi oleh Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Setda Provinsi NTB selama periode Tahun Anggaran 2019-2024. PAW merupakan proses krusial dalam menjaga kesinambungan fungsi legislatif daerah. Biro Pemerintahan dan Otda berperan penting dalam koordinasi, fasilitasi administrasi, dan penyusunan rekomendasi terkait usulan PAW dari DPRD Kabupaten/Kota kepada Gubernur, sebelum diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Evaluasi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan fokus pada aspek kepatuhan regulasi, efisiensi waktu proses, dan akuntabilitas prosedur. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecepatan penyelesaian berkas PAW, namun tantangan utama masih terletak pada sinkronisasi data dan pemahaman regulasi di tingkat Sekretariat DPRD Kabupaten/Kota. Rekomendasi yang diajukan adalah penguatan fungsi pembinaan teknis dan standarisasi sistem informasi pengelolaan berkas PAW di seluruh wilayah NTB.
Pengaruh Pengetahuan Investasi, Literasi Keuangan dan Persepsi Risiko terhadap Minat Investasi Mahasiswa Universitas Sari Mulia Asniawati; Yuliarti Rezeki; Muhammad Zainuddin; Nurhayati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4596

Abstract

Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan investasi masih tergolong rendah, meskipun akses terhadap informasi dan produk keuangan semakin luas, sehingga mendorong pentingnya penelitian untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi minat investasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan investasi, literasi keuangan, dan persepsi risiko terhadap minat investasi mahasiswa Universitas Sari Mulia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner, dengan sampel jenuh sebanyak 65 mahasiswa Universitas Sari Mulia. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil uji t menunjukkan bahwa pengetahuan investasi berpengaruh signifikan terhadap minat investasi dengan nilai signifikansi 0,015 < 0,05, literasi keuangan juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,034 < 0,05, serta persepsi risiko berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,022 < 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap minat investasi dengan nilai F hitung sebesar 5,497 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Dengan demikian, pengetahuan investasi, literasi keuangan, dan persepsi risiko baik secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi mahasiswa, sehingga menegaskan pentingnya edukasi dan penguatan literasi keuangan untuk meningkatkan partisipasi investasi di kalangan mahasiswa.
Penyuluhan Dan Servis Sepeda Motor Gratis Di Desa Kenalan Kec. Borobudur, Kabupaten Magelang Lufti, Aryananta; Harijanto, Budi; Sukahar; Muhammad Zainuddin
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i2.446

Abstract

This community service activity conducted by the Defense Mechanical Engineering Study Program of the Military Academy aimed to improve public awareness of motorcycle maintenance and to provide free motorcycle service to the community. The activity was implemented through two main components, namely motorcycle maintenance counseling and periodic motorcycle servicing. The implementation ran smoothly and systematically in accordance with the planned schedule, supported by the readiness of the implementation team and adequate technical equipment. The results indicated that the target was successfully achieved, with a total of 70 motorcycles receiving free service. Furthermore, the level of community enthusiasm was very high, as reflected in the strong participation of residents, active involvement during the counseling sessions, and utilization of vehicle maintenance consultations. This activity provided direct benefits to the community by ensuring safer and more reliable motorcycle conditions, while also strengthening the role of higher education institutions in fulfilling the Tri Dharma of Higher Education, particularly in community service.