Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IDENTIFIKASI PENYESUAIAN MINOR MESIN PENGGUNAAN BAHAN BAKAR ETANOL-PREMIUM KADAR RENDAH PADA SPARK IGNITION (SI) ENGINE Budi Waluyo; Saifudin Saifudin
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Start  awal  yang  sulit  dan  menurunya  performansi  mesin  pada  penggunaan  etanol-premiumdikarenakan perubahan Reid Vapor Pressure (RVP) bahan bakar dan kandungan energi yang lebihrendah dibandingkan dengan penggunaan premium murni. Kegiatan penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi  karakter    penggunaan  campuran  etanol-premium  kadar  rendah  pada  SI  engine.Mode pengujian Injection flow Test selama 15 second dipilih untuk mengetahui bentuk semprotanbahan  bakar  dan  perubahan  volume  injeksinya  pada  berbagai  konsisi  campuran  dan  tekanankerjanya. Campuran  etanol-premium  yang  menjadi  objek  penelitian  adalah  5%,  10%,  15%  dan20%.  Tekanan  kerja  dibawah  standar,  standar  dan  diatas  standar  diset  untuk  menentukankecenderungan  arah  penyesuaian  tekanan  kerja  yang  dibutuhkan  dalam  penggunaan  campuranetanol-premium  kadar  rendah  pada  SI  engine.  Temperatur  awal  mesin  diset  pada  25oC,  35oC,dan45oCuntukmengetahui penyesuaian temperatur yang dilakukan supaya start awal penggunaancampuran etanol-premium dilakukan dengan mudah.  Uji performansi engine dengan menggunakanEngine  Test  Bench dilakukan  untuk  mengetahui  perubahan  torsi  dan  daya  pada  penggunaancampuran  etanol-premium  kadar  rendah.  Dari  hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  bahwapenambahan kadar etanol pada premium akan berkorelasi positif terhadap konsumsi bahan bakar.Start  awal menghidupkan  mesin  pada penggunaan  campuran  etanol-premium  kurang  dari  10  %tidak  menunjukan  gejala  kesulitan  start  awal.  Penggunaan  campuran  15  %  kesulitan  start  awalsampai pada temperatur engine 25oC, dan penggunaan campuran 20% kesulitan start awal sampaitemperatur  30oC.  Hasil  pengujian  performansi  menunjukan  bahwa,  performa  mesin  penggunaancampuran  etanol  premium  kadar  rendah,  cenderung  mengalami  penurunan  khususnya  padacampuran etanol 10 %, akan tetapi performa mesin cenderung naik sejalan dengan meningkatnyakadar etanol.
FAKTOR PEMENGARUH DAN PEMECAHANNYA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA-MENULIS PERMULAAN Edy Suryanto; Purwadi Purwadi; Budi Waluyo
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.772 KB) | DOI: 10.26858/retorika.v8i2.3622

Abstract

This study aimed to describe: 1) the implementation of learning to read-write for the beginners 2) to identify the influences factors, and 3) how to solve those factors of influences. The populations were students and one classroom teacher of SDN Cinderejo Surakarta. Data was collected through observation, interviews, and document analysis. Sampling determined through purposive sampling technique. The results of the study concluded: 1) RWB learning component involves students, teachers, objectives, materials, methods, media, and evaluation. Various components are interrelated. 2) Barriers to learning RWB included the internal and external obstacles. (3) To overcome internal barriers were done through learning process, while external barriers pursued through the outside component of the learning process in the classroom RWB.
Making Dual Procurement and Supply Chain Operations: Cases in the Indonesian Higher Education Ali Hapzi; Agus Sunarya Sulaeman; Budi Waluyo
International Journal of Supply Chain Management Vol 8, No 6 (2019): International Journal of Supply Chain Management (IJSCM)
Publisher : International Journal of Supply Chain Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A high performing procurement and supply chain function is vital to the success of running a safe, productive and efficient educational organisation, and can make a significant contribution to both financial and operational performance Higher education institutions in Indonesia have experienced significant changes since the introduction of the semi-autonomous agency model. In the context of procurement, these agencies adopt both Government Procurement Procedure issued by the central government for all government institutions and Special Procurement   Procedure prepared by the agency. Consequently, the agencies have to implement two different procurement procedures in accordance with each procedure. This study deeply looks at the implementation of the dual procurement procedures at a micro level in the context of gentrification. This research focuses on examining the use of dual procurement procedures in supporting through an exploration of the experiences of higher education in Indonesia.  A central feature of procurement in the Indonesian higher education is unnecessary dual procedures. Higher education institutions have experienced many constraints in developing and implementing dual procurement procedures. The internal factors include risk, human resources, quality, and organizational structure, while external factors consist of the audit, political pressure, and regulation.
UPAYA PENYULUHAN PEMBENTUKAN GENERASI MUDA ANTINARKOBA MELALUI PERTUNJUKAN SENI KETOPRAK Favorita Kurwidaria; Budi Waluyo; Astiana Ajeng Rahadini; Dewi Pangestu Said
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.273 KB) | DOI: 10.37729/btr.v4i8.4157

Abstract

ABSTRACT: Nowadays, narcotics has been a critical problem in Indonesia. It is proven by the vast number of drug abuse cases handled by the National Narcotics Board (BNN). Drug abuse is a great threat, for it brings so much detriment for the abusers both physically and psychologically. Preventing attempt is a must to hinder people from drug abuse. One of the attempts is to build a free-drugs generation through ketoprak. Ketoprak is a traditional Javanese theatrical performing art with setting that usually depicts the ancestral lives and with gamelan and tembang as the background music. The deep traditionality of ketoprak does not make it rigid. The performance can be presented based on the actual events instead, so the moral values can affect the modern people stronger. The appealing performance of ketoprak can also be an effective medium of socialization about drug-abusing detriment rather than the conventional ones.Keywords: narcotics, narcotics-free generation, ketoprakABSTRAK: Dewasa ini, peredaran narkoba di Indonesia sudah berada pada level bahaya. Hal ini dapat dilihat dari beberapa kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Penggunaan narkoba di kalangan masyarakat sangat meresahkan. Narkoba banyak memberi dampak negatif bagi penggunanya, baik fisik maupun psikis. Perlu adanya langkah pencegahan agar masyarakat terhindar dari bahaya narkoba. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan pembentukan generasi muda antinarkoba melalui pertunjukan seni ketoprak. Ketoprak adalah salah satu hasil kebudayaanJawa yang disajikan dalam bentuk pertunjukan sandiwara tradisional. Latar yang diambil dalam pertunjukan ketoprak acapkali menggambarkan kehidupan masyarakat pada jaman dahulu dengan iringan irama gamelan dan tembang. Meskipun terkesan tradisional, pertunjukan ketoprak tidak bersifat kaku. Pertunjukan yang disajikan dapat dikaitkan dengan kejadian-kejadian aktual sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran bagi masyarakat modern. Pertunjukan ketoprak dikemas dengan setting yang sangat menarik sehingga lebih efektif digunakan sebagai sarana penyuluhan dibandingkan dengan cara konvensional.Kata kunci: narkoba, generasi antinarkoba, ketoprak.
Konflik yang Menukik pada Drama Panembahan Reso Karya WS Rendra Budi Waluyo
KAJIAN SASTRA Vol 35, No 1 (2011)
Publisher : KAJIAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3020.403 KB)

Abstract

Dasar lakon drama adalah konflik manusia. Konflik ini sangat penting kedudukannya dalam sebuah drama. Konflik pada drama merupakan kualitas komunikasi dan situasi, yang dapat menimbulkan perhatian, kehebatan, ketegangan di mata penonton yang dilukiskan dengan gerak di atas panggung atau sebuah kehidupan yang fantastis yang dideskripsikan secara langsung di muka sendiri melalui percakapan atau dialog. Dalam drama dikenal dua konflik yang sama pentingnya, yaitu konflik fisik dan konflik batin. Keduanya saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Bisa disimpulkan bahwa kualitas drama bisa dilihat dari kualitas konflik yang ada di dalamnya. Kata kunci: konflik, konflik fisik, konflik batin http://ejournal.undip.ac.id/index.php/kajiansastra/article/view/2893
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK PENINGKATAN PROMOSI DAN KAPABILITAS BENGKEL KAMPUS Suroto Munahar; Bagiyo Condro Purnomo; Muji Setyo; Budi Waluyo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.112 KB)

Abstract

Pengembangan teknologi informasi saat ini, menjadi salah satu media promosi yang paling efektif. Kondisi ini sejalan dengan penggunaan teknologi informasi yang semakin luas cakupannya. Area jangkauan, skup pengguna teknologi maupun minat pengguna teknologi informasi dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan. Disisi lain perkembangan industri 4 yang terus bergulir diberbagai bidang. Teknologi informasi sangat berperan dalam kemajuan industri 4 dimasa mendatang. Bengkel Unimma Autocare sebagai unit usaha pengembangan kampus sedang mengembangkan kapabilitasnya. Melihat kondisi ini, Bengkel Unimma Autocare sangat perlu menggunakan teknologi informasi sebagai media pengembangan kapabilitas bisnisnya. Metode yang ditempuh dengan membangun website yang dipergunakan untuk pengelolaan manajerial bengkel, media promosi maupun laporan kepada pengguna bengkel. Pembuatan account di media sosial yang digunakan sebagai promosi kepada pengguna bengkel terus digalakkan. Hasil yang diperoleh dari sistem teknologi informasi yang telah dikembangkan diperolehnya sistem teknologi informasi yang terintegrasi dengan unit usaha bengkel. Kemudahan pengelolaan manajerial bengkel dan perluasan promosi bengkel kampus.
Evaluasi Ketercapaian Standar Penjaminan Mutu Penelitian Di Program Studi D3 Mesin Otomotif Universitas Muhammadiyah Magelang Dengan Metode Indeks Muji Setiyo; Budi Waluyo; Saifudin; Bagiyo Condro Purnomo; Suroto Munahar; Noto Widodo; Retno Rusdjijati
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 4 No 01 (2018)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.642 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v4i1.397

Abstract

In the past decade, the general method for measuring the performance of research and scientific publications in a Study Program at a Higher Education is by the Rough Value (Nilai Kasar, NK) calculated per three years. This value is derived from the accreditation instrument. In fact, the calculation of the performance of research and scientific publications with NK cannot represent an annual performance. Therefore, this paper presents a new method for calculating research and scientific publications performance with an index (IP-PS and IPub-PS), which is calculated annually. An example of quality measurement practice in the Automotive Diploma Program of Universitas Muhammadiyah Magelang. As a result, calculations with IP-PS and IPub-PS are more likely to present real conditions per year than using NK.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BURNOUT SYNDROME PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KOTA KENDARI Budi Waluyo; Suhadi; Sry Susanti
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 01 (2025): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v7i01.277

Abstract

ABSTRAK Burnout syndrome merupakan kumpulan dari gejala akibat kelelahan, baik secara fisik maupun mental yang termasuk di dalamnya berkembang konsep diri yang negatif, kurangnya konsentrasi serta perilaku kerja yang negatif Burnoutmerupakan menifestasi dari ketidakseimbangan antara tuntutan dengan apa yang harus dilakukan untuk memenuhi tuntutan tersebut sehingga terjadi penurunan nilai-nilai pribadi, martabat dan jiwa individu. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian burnout syndrome pada perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 5 Maret sampai 2 April 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode kuisioner. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi logistik berganda dengan bantuan program Stastical Program For Social Science (SPSS 25). Hasil penelitan menunjukkan bahwa Terdapat hubungan yang signifikan antara Individual Effort Factors (X1) terhadap Burnout Syndrome dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara Organizational Effort Factors (X2) terhadap Burnout Syndrome dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.Terdapat hubungan yang signifikan antara Work Environment (X3) terhadap Burnout Syndrome dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. ABSTRACT Burnout syndrome is a collection of symptoms resulting from fatigue, both physical and mental, which include developing a negative self-concept, lack of concentration and negative work behavior. Burnout is a manifestation of an imbalance between demands and what must be done to meet these demands, resulting in a decrease personal values, dignity and individual spirit. The research was conducted with the aim of finding out factors related to the incidence of burnout syndrome in nurses at Bhayangkara Hospital, Kendari City. The research was carried out from March 5 to April 2 2024. This type of research is quantitative research using a cross sectional approach. The sample used in this research was 100 respondents. The data collection method used in this research is the questionnaire method. The data analysis technique used is the multiple logistic regression test with the help of the Statistical Program For Social Science (SPSS 25). The research results show that there is a significant relationship between Individual Effort Factors (X1) and Burnout Syndrome with a significance value of 0.000 <0.05. There is a significant relationship between Organizational Effort Factors (X2) and Burnout Syndrome with a significance value of 0.000 < 0.05. There is a significant relationship between Work Environment (X3) and Burnout Syndrome with a significance value of 0.000 < 0.05.
Makna Prosesi Dan Nilai Pendidikan Karakter Dalam Tradisi Lomban Kupatan Tayu Sita Nuraseh; Budi Waluyo; Winda Dwi Lestari
Piwulang Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol. 12 No. 2 (2024): Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/7hb2rn65

Abstract

This research aims to (1) describe the meaning of the Tayu Lombang Kupatan tradition procession and (2) identify the character education values ​​contained in the Tayu Lombang Kupatan tradition. This research was conducted in Sambiroto Village, Tayu District, Pati Regency, and at SMAN 2 Pati, located at Jl. A. Yani No.4, Winong, Pati District, Pati Regency. This research uses a qualitative descriptive method with Roland Barthes' semiotic approach. The data in this research are the processions and ubarampe in the Tayu race of Lemban Kupatan. The data sources in this research are the events of the implementation of the Limban Kupatan Tayu tradition, informants, and documents. The sampling technique in this research is purposive sampling. This research uses data collection techniques through interviews and document analysis. Test the validity of the data in this research using source and theory triangulation. Data analysis in this research uses data analysis techniques, according to Milles and Huberman. The results of this research show that the traditional Lomban Kupatan Tayu processions have connotative meanings. Likewise, in the ubarampe, the buffalo head is a symbol of the sub-district head and its residents, the goat head is a symbol of the village head and his residents, yellow rice is a symbol of gold, coconut leaves is a symbol of glory, banana leaves as a symbol of the strength of heart, ketupat as a symbol of mistakes, lepet as a symbol of close community relations, barong as a symbol of guidance, ingkung chicken. A symbol of the power of prayer, nasi uduk is a symbol of pleasure, and plantains symbolize gold. The character education values ​​contained in the Lombang Kupatan Tayu tradition are the principles of respect, the principle of harmony, the character of being wise, honest, self-aware, alert, forming excellent and correct morals and etiquette, and the moral of being careful. The results of this research are also relevant as teaching material for class, mainly expository texts.
Kritik Ekologi Dalam Antologi Puisi Kekasih Teluk Karya Saras Dewi: Analisis Teori Lawrence Buell Sebagai Alternatif Materi Ajar Mengidentifikasi Makna Puisi yang Dibaca untuk Siswa SMA Khoerunnisa, Ngifat; Edy Suryanto; Budi Waluyo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3423

Abstract

Analisis ekokritik pada karya sastra puisi masih jarang dibahas dalam kegiatan pembelajaran sastra di sekolah. Padahal persoalan lingkungan setiap saat semakin mengompleks dan selalu diperbincangkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai (1) bentuk penggambaran hubungan lingkungan dan manusia yang ditunjukan dalam antologi puisi Kekasih Teluk sesuai dengan teori ekokritik Lawrence Buell, (2) bentuk kritik ekologi yang digambarkan dalam antologi puisi tersebut sesuai dengan teori ekokritik Lawrence Buell, dan (3) pemanfaatan hasil analisis ekokritik dalam antologi puisi tersebut sebagai alternatif materi ajar mengidentifikasi makna puisi yang dibaca untuk siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekokritik dengan teori Lawrence Buell. Sumber data penelitian ini meliputi dokumen yaitu antologi puisi Kekasih Teluk karya Saras Dewi dan informan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumen dengan metode simak-catat dan wawancara mendalam. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, penggambaran hubungan alam dan manusia sesuai dengan teori Lawrence Buell pada antologi puisi Kekasih Teluk disebut dengan topofolia. Kedua, pada antologi puisi ini keempat bentuk ekokritik menurut teori Lawrence Buell yang ditemukan yaitu historikal elemen nonmanusia, legitimasi kepentingan elemen nonmanusia terhadap kepentingan manusia, dinamisasi alam, dan pertanggungjawaban manusia terhadap alam. Ketiga, antologi puisi Kekasih Teluk selaras dengan materi puisi di kelas 10 atau fase E Kurikulum Merdeka, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif materi ajar oleh guru. Analisis ekokritik berdasarkan hasil penelitian dapat menjadi langkah alternatif memahami makna puisi secara mendalam. Hal tersebut selaras dengan cara mamahami makna puisi secara mendalam adalah dengan menganalisis diksi-diksi tertentu, suasana, dan tema.