Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Isroah Isroah; Sumarsih Sumarsih
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.83 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v11i1.1676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemandirian  belajar mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta semester genap tahun akademik 2009/2010  sebanyak 567 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa reguler, non reguler dan program kelanjutan studi.  Sampel penelitian  sebesar 226 diambil secara proportional random sampling. Instrumen untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah angket. Teknik analisis datanya dilakukan dengan  menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan persentase, untuk mengetahui tingkat kemandirian belajar  mahasiswa digunakan teknik analisis deskriptif dengan kriteria ideal yaitu mean ideal dan standar deviasi ideal. Hasil penelitian menunjukkan (1) Tingkat kemandirian  mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi FISE UNY  ditinjau pengelolaan waktu menunjukkan 7,52 % memiliki tingkat kemandirian belajarnya sangat tinggi, 71,68 % tinggi, 19,03% cukup dan 1,77% rendah. (2) Tingkat  kemandirian belajar mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi FISE UNY  ditinjau dari keinginan untuk belajar menunjukkan 51,33% mahasiswa tingkat kemandirian belajarnya sangat tinggi dan sisanya sebesar 48,67 % tinggi. (3) Tingkat  kemandirian belajar mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi FISE UNY  ditinjau dari pengendalian diri menunjukkan 61,06  %memiliki tingkat kemandirian belajar sangat tinggi, 31,42 % tinggi, 7,52% cukup dan tidak ada yang termasuk  rendah. (4) Tingkat  kemandirian belajar mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi FISE UNY  menunjukkan 53,53% memiliki tingkat  kemandirian belajar tinggi, 46,02% sangat tinggi dan 0,44% mahasiswa yang termasuk cukup, dan tidak ada yang tingkat kemandiriannya rendah.   Kata Kunci: Pengelolaan waktu, Keinginan belajar, Pengendalian diri
IMPLEMENTASI METODE BELAJAR PEER TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DAN HASIL BELAJAR Dian Paramitha Candra Astika; Isroah Isroah
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.081 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v11i1.1678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa yang terdiri dari hasil belajar ranah kognitif, ranah afektif dan ranah pada Kompetensi Dasar Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan Jasa Siswa Kelas X Ak 2 Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2012/2013 setelah diterapkannya Metode Belajar  Peer Teaching. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas, pada proses pembelajarannya menerapkan metode belajar peer teaching. PTK ada 4 tahapan yang dilakukan yaitu planning, acting, observing dan reflecting. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X Ak.2 SMK Negeri 1 Yogyakarta dengan jumlah 35 siswa. Sistematika pelaksanaan penelitian ini menerapkan 2 siklus. Aspek  yang diteliti meliputi keaktifan siswa dan hasil belajar. Keaktifan siswa diamati dengan lembar observasi yang mencakup beberapa aspek yang diamati dengan menggunakan rating scale. Hasil belajar ranah kognitif diukur dengan melaksanakan pretest pada awal pertemuan dan mengadakan posttest pada akhir pertemuan. Hasil belajar ranah afektif dan psikomotor diukur dengan hasil pengamatan yang dilakukan observer yang terdiri dari beberapa aspek yang diamati. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, paparan data dan penyimpulan hasil. Hasil penelitian menunjukkan: (1) peningkatan rata-rata keaktifan siswa mengalami peningkatan sebesar 20,73% yaitu pada siklus 1 mencapai 67,79% menjadi 88,52% pada siklus 2, (2) hasil belajar ranah kognitif yang diperoleh siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2, ketuntasan belajar pada pretest siklus 1 yang mencapai KKM 70 sebanyak 32,35%, pada posttest siklus 1 mencapai 91,18%, sedangkan ketuntasan belajar pada pretest siklus 2 adalah 47,22%,  pada posttest siklus 2 ketuntasan belajar mencapai 100%, (3) persentase hasil belajar ranah afektif mengalami peningkatan rata-rata sebesar 10,50% dari siklus 1 77,41% menjadi 87,91% pada siklus 2, (4) persentase peningkatan rata-rata hasil belajar ranah psikomotor sebesar 24,51 % yaitu dari siklus 1 60,78% meningkat pada siklus 2 menjadi 85,29%.   Kata Kunci: Keaktifan Siswa, Hasil Belajar, Metode Belajar Peer Teaching
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI 1 BANGUNTAPAN TAHUN AJARAN 2012/2013 Ardy Pratama Putra W; Isroah Isroah
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.472 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v11i2.1688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Motivasi Belajar Akuntansi Kelas XI IPS 2 SMA N 1 Banguntapan Tahun Ajaran 2012/2013 dengan Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Team Accelerated Instruction (TAI). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Banguntapan Tahun Ajaran 2012/2013yang berjumlah 24 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk kolaboratif dan partisipatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan observasi dan angket. Analisis data yang dilakukan adalah analisis data deskriptif kuantitatif dengan persentase yang dilakukan dengan menghitung skor Motivasi Belajar Akuntansi, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Team Accelerated Instruction (TAI)dapat meningkatkan Motivasi Belajar Akuntansi siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Banguntapan tahun ajaran 2012/2013 yang dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase skor Motivasi Belajar Akuntansi dari sebelum Implementasi Teknik Team Accelerated Instruction (TAI) sebesar 63,15% meningkat sebesar 16,41% menjadi 79,56% di siklus 1. Selanjutnya dari siklus 1 ke siklus 2 juga diperoleh skor sebesar 84,90% atau terjadi peningkatan sebesar 5,34%. Selain itu berdasarkan angket yang didistribusikan kepada siswa dapat disimpulkan pula bahwa terjadi peningkatan skor Motivasi Belajar Akuntansi siswa dari skor siklus 1 sebesar 77,60% meningkat sebesar 4,29%, sehingga diperoleh skor siklus 2 sebesar 81,89%.   Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif, TAI, Motivasi Belajar Akuntansi.
PENGARUH LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA, LINGKUNGAN KELUARGA, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XII IPS SMA NEGERI 1 SEWON TAHUN AJARAN 2018/2019 Fitri Asoka Wati; Isroah Isroah
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 17, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.408 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v17i1.26516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XII IPS SMA N 1 Sewon Tahun Ajaran 2018/2019. 2) Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XII IPS SMA N 1 Sewon Tahun Ajaran 2018/2019. 3) Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XII IPS SMA N 1 Sewon Tahun Ajaran 2018/2019, dan 4) Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya, Lingkungan Keluarga, dan Motivasi Belajar secara bersama-sama terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XII IPS SMA N 1 Sewon Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Siswa Kelas XII IPS SMA Negeri 1 Sewon Tahun Ajaran 2018/2019, yaitu 107 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Proportionate Stratified Random Sampling, yaitu sejumlah 83 siswa. Uji prasyarat analisis yang digunakan adalah uji normalitas, uji linieritas, dan uji multikolinearitas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian ini adalah: 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Lingkungan Teman Sebaya terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XII IPS SMA N 1 Sewon Tahun Ajaran 2018/2019 dengan nilai rx1y 0,423; r2x1y 0,179; thitung 4,200 ttabel 1,664. 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Lingkungan Keluarga terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XII IPS SMA N 1 Sewon Tahun Ajaran 2018/2019 dengan nilai rx2y 0,354; r2x2y 0,125; thitung 3,406 ttabel 1,664. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XII IPS SMA N 1 Sewon Tahun Ajaran 2018/2019 dengan nilai rx3y 0,396; r2x3y 0,157; thitung 3,884 ttabel 1,664. 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Lingkungan Teman Sebaya, Lingkungan Keluarga, dan Motivasi Belajar secara bersama-sama terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XII IPS SMA N 1 Sewon Tahun Ajaran 2018/2019 dengan nilai Ry(1,2,3) 0,443; R2y(1,2,3) 0,196; Fhitung 6,432 Ftabel 2,72.Kata kunci: Lingkungan Teman Sebaya, Lingkungan Keluarga, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar Akuntansi
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI MATAKULIAH AKUNTANSI BIAYA PADA MAHASISWA JURUSAN PDU FIS UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Isroah Isroah; Ani Widayati
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 5, No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.48 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v5i1.869

Abstract

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI MATAKULIAH AKUNTANSI BIAYA PADA MAHASISWA JURUSAN PDU FIS UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTATujuan penelitian ini adalah untuk 1) Meningkatkan kualitas pembelajaran mata kuliah Akuntansi Biaya yang sedang berjalan maupun untuk masa yang akan dating 2) Mengembangkan model pembelajaran berbasis kompetensi yang mampu meningkatkan aktivitas dan kreativitas belajar mahasiswa alam mata kuliah Akuntansi Biaya agar dapat meningkatkan prestasi belajarnya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dirancang dalam dua putaran. Masing-masing putaran meliputi kegiatan: (1) perencanaan tindakan (2) implementasi tindakan (3) observasi/monitoring dan (4) refleksi. Pada putaran pertama digunakan metode pembelajran tutorial dan penyelesaian soal dengan bimbingan dosen. Sedangkan  pada putaran kedua menggunakan metode pemberian tugas terstruktur (tugas lapangan) dengan sistem penilaian portofolio. Adapun siklus yang digunakan sesuai dengan mpsel Kemmis dan Mc. Taggart dengan teknis analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode tutorial, penyelesaian soal dan pemberian tugas dapat meningkatkan aktivitas dan kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran  mata kuliah Akuntansi Biaya. Hal tersebut dapat diidentifikasi  hasil observasi dan angket yang menunjukkan bahwa sebanyak 45 (98%0 mahasiswa menyatakan perkuliahan menyenangkan, perkuliahan tidak tegang, dosen memperhatikan mahasiswa, penjelasan dosen dapat difahami dan bahan ajar dapat membantu mahasiswa dalam belajar serta kreatifitas mahasiswa dapat diidentifikasi dari kemandirian dalam menyelesaikan kasus akuntansi biaya pada perusahaan hipotetis yang mencakup satu siklus sebagai pengganti tugas lapangan. Pembelajaran ini mampu meningkatkan prestasi belajar mahasiswa dengan nilai rata-rata pada putaran pertama adalah 54 menjadi 60.34  berikutnya menjadi 71. Pada putaran kedua dengan materi yang lebih komplek dan lebih sulit, prestasi belajar rata-rata 56.14, latihan kedua rata-rata 57.60 dan pemberian tuga dangan nilai rat-rata 71.24   Kata kunci : metode pembelajaran, aktivitas dan kreativitas, prestasi belajar  
PENGEMBANGAN FUN TAX BERBASIS ULAR TANGGA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ADMINISTRASI PAJAK SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK NEGERI 1 DEPOK YOGYAKARTA Luthfi Nurlaily; Isroah Isroah
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 16, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.545 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v16i2.22050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengembangkan Fun Tax berbasis Ular Tangga sebagai media pembelajaran Administrasi Pajak siswa Kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Depok Yogyakarta. 2) mengetahui penilaian terhadap kelayakan Fun Tax berbasis Ular Tangga. Penilaian kelayakan tersebut meliputi Ahli Materi, Ahli Media, Guru, dan Siswa.Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model Four-D (4D). Subjek dalam penelitian ini adalah ahli materi, ahli media, guru, serta siswa SMK Negeri 1 Depok Yogyakarta. Objek penelitian ini adalah Fun Tax berbasis Ular Tangga. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui angket. Data yang diperoleh dari angket kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian ini adalah: 1) Tahapan dalam pengembangan Fun Tax berbasis Ular Tangga ini meliputi empat tahap, yaitu: (1) Define, dengan melakukan observasi, wawancara, dan analisis kebutuhan yang meliputi, analisis kurikulum, analisis karakteristik siswa, analisis materi, dan merumuskan tujuan. (2) Design, yaitu dengan menetapkan media pembelajaran yang akan dikembangkan, merancang penyajian media, dan pembuatan media pembelajaran Fun Tax yang terdiri dari perancangan konsep Fun Tax, penyusunan materi Pajak Penghasilan, serta penyusunan instrumen angket penilaian produk. 3) Develop, media Fun Tax dinilai oleh para validator yang terdiri dari Ahli Materi, Ahli Media, dan Guru. Pada tahap ini juga dilakukan uji pengembangan terhadap siswa. (4) Disseminate, media Fun Tax telah disebarkan di SMK YPKK 2 Sleman dan SMK Sriwijaya 2 Wangon. 2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan Fun Tax berbasis Ular Tangga sebagai media pembelajaran Administrasi Pajak berdasarkan penilaian ahli materi diperoleh rata-rata skor 4,5 yang termasuk dalam kategori Sangat Layak, ahli media diperoleh rata-rata skor 4,55 yang termasuk dalam kategori Sangat Layak, guru Administrasi Pajak diperoleh rata-rata 4,76 yang termasuk kategori Sangat Layak, dan uji pengembangan oleh siswa sebesar 4,26 yang termasuk dalam kategori Sangat Layak. Kata Kunci: Fun Tax, Ular Tangga, Media Pembelajaran
PERSEPSI ETIKA DALAM PENGGELAPAN PAJAK: BUKTI PERSEPSI DI FAKULTAS EKONOMI, UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Isroah Isroah; Ponty S.P. Hutama; Amanita Novi Yusita
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.313 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v14i2.12871

Abstract

Penggelapan pajak berdampak pada terdistorsinya prinsip-prinsip alokasi sumber daya pada pasar sempurna dan juga menghambat pembangunan, terutama dalam penyediaan infrastruktur. Penggelapan pajak di hampir semua negara berkembang begitu meluas. Penggelapan pajak telah membuat basis pajak atas pajak pendapatan menjadi sempit dan mengakibatkan begitu besarnya kehilangan potensi pendapatan pajak yang dapat digunakan untuk mengurangi beban defisit anggaran negara. Penelitian ini menguji apakah penggelapan pajak dapat dimaklumi dengan alasan etis (ethically justifiable) dan bagaimana perilaku wajib pajak ketika pemerintah dinilai/diduga melakukan korupsi.Penelitian ini dilakukan untuk memahami perilaku wajib pajak, terutama dalam hal penggelapan pajak di lingkungan UNY. Objek dalam penelitian ini adalah dosen, karyawan mahasiswa S1, dan mahasiswa pascasarjana UNY. Penelitian ini diuji dengan merubah skor menjadi distribusi standar yang normal dan kemudian menghitung z-score (nilai z) untuk membuat inferensi setelah memperoleh p-value dari pernyataan-pernyataan dalam kuesioner, dengan tingkat signifikansi lima persen (5%).Penelitian ini diharapkan untuk memberi manfaat kepada penyelenggara perpajakan agar dapat dipastikan bahwa wajib pajak tidak melakukan penggelapan pajak. Penelitian ini juga diharapkan mampu mengungkap alasan-alasan mengapa pajak digelapkan dan mampu memberi pemahaman yang lebih baik mengapa wajib pajak melakukan penggelapan pajak.Lebih jauh lagi, penelitian ini juga diharapkan untuk dapat memberikan manfaat kepada peneliti lainnya dan mahasiswa akuntansi bahwa penggelapan pajak adalah salah satu aspek penting dalam perpajakan. Diharapkan pula, penelitian ini bisa menjadi referensi untuk peneliti-peneliti selanjutnya dan para pembuat kebijakan.  Kata kunci: Penggelapan Pajak, Etika Pajak, Sistem Pajak, Perilaku dalam Membayar Pajak
STUDI TENTANG PROSES PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK DAN EVALUASI BERBASIS KINERJA DALAM MATAKULIAH AKUNTANSI BIAYA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN FIS UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Moh Djazari; Isroah Isroah; Rr. Indah Mustikawati
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 4, No 1 (2005): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.16 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v4i1.1768

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran melalui pendekatan konstruktivistik dan evaluasi berbasis kinerja dalam matakuliah Akuntansi Biaya dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. .Data penelitian ini berupa nilai yang diperoleh melalui tugas, kuis, diskusi, ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Data penelitian diperoleh melalui: (1) observasi partisipatif yang dilakukan oleh dua orang peneliti bersama dosen/pengajar matakuliah Akuntansi Biaya (sekaligus sebagai peneliti) selama pembelajaran akuntansi biaya berlangsung; (2) dokumen hasil unjuk kerja mahasiswa; (3) angket yang diisi oleh mahasiswa berkaitan dengan hambatan/kesulitan setelah proses pembelajaran Akuntansi Biaya selesai. Pengolahan data dilakukan dengan pengecekan kelengkapan data dan analisis data.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Pembelajaran dengan pendekatan konstruktivistik dapat meningkatkan prestasi belajar dalam matakuliah Akuntansi Biaya pada mahasiswa, pembelajaran ini diterapkan dengan cara subyek penelitian diminta untuk mengkonstruksikan konsep-konsep yang diperoleh dari hasil membaca buku referensi masing-masing sehingga ditemukan suatu kesimpulan sesuai dengan pemahamannya dengan dipandu oleh dosen. Pemahaman ini akan terekam dalam pemikiran sehingga mereka dapat mengulang kembali konsep-konsep tersebut pada saat diperlukan sehingga mampu  meningkatkan prestasi belajarnya. (b)  Evaluasi berbasis kinerja dapat memberikan penilaian yang obyektif dan menunjukkan kinerja mahasiswa yang sesungguhnya. Dari  angket diperoleh data bahwa mahasiswa merasa puas dengan sistem penilaian yang diterapkan dengan alasan dapat menunjukkan nilai yang sesungguhnya dan obyektif.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR AKUNTANSI MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS X AK 3 PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI SMK BATIK PERBAIK PURWOREJO TAHUN AJARAN 2011/2012 Nuansa Ayu Febrina; Isroah Isroah
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.298 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v10i2.916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Aktivitas Belajar Akuntansi melaluiimplementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division(STAD) pada siswa kelas X AK 3 Program Keahlian Akuntansi SMK Batik Perbaik Purworejotahun ajaran 2011/2012.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklusdengan subjek penelitian kelas X AK 3 Program Keahlian Akuntansi SMK Batik PerbaikPurworejo tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara, sedangkaninstrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman observasi Aktivitas Belajar, catatanlapangan, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan antara lain analisis datakualitatif, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan, serta analisis datakuantitatif yang terdiri dari penilaian Aktivitas Belajar siswa.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan AktivitasBelajar Akuntansi dari siklus I ke siklus II. Indikator memperhatikan penjelasan guru mengalamipeningkatan dari 94,44% pada siklus I menjadi 98,08% pada siklus II. Indikator membaca materipelajaran mengalami peningkatan dari 90,74% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II.Indikator bertanya pada guru atau teman mengalami peningkatan dari 53,70% pada siklus Imenjadi 78,85% pada siklus II. Indikator bekerja sama mengerjakan tugas dengan sesamaanggota kelompok mengalami peningkatan dari 77,78% pada siklus I menjadi 92,31% padasiklus II. Indikator melakukan diskusi sesama anggota kelompok untuk memecahkan masalahmengalami peningkatan dari 72,22% pada siklus I menjadi 94,23% pada siklus II. IndikatorMenanggapi atau mengemukakan pendapat/gagasan selama proses pembelajaran mengalamipeningkatan dari 70,37% pada siklus I menjadi 86,54% pada siklus II. Indikator mencatat materipelajaran mengalami peningkatan dari 53,70% pada siklus I menjadi 86,54% pada siklus II.Indikator mengerjakan kuis secara individual mengalami peningkatan dari 96,30% pada siklus Imenjadi 100% pada siklus II. Indikator membantu sesama anggota kelompok dalam menguasaimateri pelajaran mengalami peningkatan dari 53,70% pada siklus I menjadi 78,85% pada siklusII. Indikator bersemangat dalam mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan dari 75,93%pada siklus I menjadi 92,31% pada siklus II.Kata kunci : Aktivitas Belajar, STAD, SMK Batik Perbaik Purworejo
EVALUASI PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI PRODUKTIF SMK PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI Ani Widayati; Isroah Isroah
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 5, No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.488 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v5i1.867

Abstract

EVALUASI PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI PRODUKTIF SMK PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSISistem pendidikan yang dilaksanakan selama ini di SMK untuk mencetak tenaga professionl tingkat menengah masih mempunyai kelemahan. Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan secara konvensional dengan hanya menyelenggarakan pemelajaran di lembaga sekolah. Hal ini mempunyai kelemahan diantaranya adalah kurang mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja, kurang menjada relevansi dengan pasar kerja sebagai pengguna tenaga kerja, serta masih bersifat konservatif.. Untuk meminimalisasi kelemahan-kelemahan tersebut kemudian pemerintah dalam hal ini Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan  menyelenggarakan Pendidikan Sistem Ganda dimana pemelajaran dilaksanakan di lembaga sekolah dan Dunia Usaha Dunia Industri. Pendidikan Sistem Ganda selanjutnya dikembangkan dengan adanya Uji Kompetensi Produktif. Pelaksanaan Uji Kompetensi Produktif (UKP)  yang diselenggarakan untuk siswa SMK khususnya Program Keahlian Akuntansi  sudah dilaksanakan sejak tahun 1997. Akan tetapi pedoman yang digunakan dalam Pelaksanaan UKP baru disosialisasikan pada awal tahun 2004. Oleh karena pedoman baru ada pada awal tahun sementara UKP harus diselenggarakan bulan April, evaluasi perlu dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan UKP, kesiapan pihak sekalah, serta tanggapan dari Dunia Usaha Dunia Industri selaku institusi pasangan sekolah dalam menyelenggarakan Pendidikan Sistem Ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan UKP kurang lebih 77,143% sudah sesuai dengan pedoman pelaksanaan UKP. Kesiapan pihak sekolah sudah cukup baik yang dibuktikan dengan tingkat kelulusan 100%. Akan tetapi mutu lulusan harus dikaji lebih lanjut mengingat standar minimal kelulusan merupakan syarat yang diupayakan untuk ditempuh oleh sekolah. Nilai Standar yang telah ditempuh siswa perlu dikaji lebih lanjut apakah nilai tersevbut menunjukkan  kompetensi lulusan yang sebenarnya. Sertifikasi masih merupakan formalitas sebagai konsekuensi adanya UKP. Sebagian besar Dunia Usaha Dunia Industri belum memberikan pengakuan terhadap keberadaan sertifikat kompetensi tersebut.   Kata kunci : Pendidikan Sistem Ganda,Uji Kompetensi Produktif, Sertifikat Kompetensi