Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Rute Pengiriman Produk PT. XYZ Menggunakan Algoritma Genetika pada Vehicle Routing Problem Pick-Up and Delivery with Time Window untuk Minimasi Overtime Kerja Sukma, Tania Ayu; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT. XYZ merupakan perusahaan distributor produk minuman dalam kemasan botol yang memasok sejumlah outlet di Provinsi Jawa Barat khususnya di Kota Bandung. PT. XYZ memiliki permasalahan yaitu adanya overtime kerja pada supir dan kernet truk. Sebanyak 6 dari 7 perjalanan truk 1 dan 4 dari 7 perjalanan truk 3 melebihi batas waktu kerja. Batas waktu kerja yang dimaksud yaitu selama 8 (delapan) jam kerja. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancang rute usulan distribusi barang PT. XYZ sehingga dapat meminimalkan durasi perjalanan yang melebihi batas waktu kerja. Berdasarkan kondisi aktual, dapat diketahui bahwa PT. XYZ memiliki permasalahan dalam hal transportasi yang dapat diselesaikan dengan menggunakan pendekatan Vehicle Routing Problem dengan jenis Pick-up and Delivery serta Time Window. Untuk mendapatkan rute usulan data akan diolah dengan menggunakan algoritma genetika dan pengolahan data akan dibantu dengan menggunakan sebuah bahasa pemograman phyton. Hasil dari perhitungan ini akan berupa sebuah rute usulan pengiriman yang dilakukan setiap hari dengan hasil yang berbeda berdasarkan dengan jumlah muatan truk, pilihan truk, dan tujuan pengiriman. Rute usulan pengiriman diharapkan dapat meminimasi durasi perjalanan sehingga tidak ada yang melebihi batas waktu kerja.Kata kunci-vehicle routing problem, pick-up and delivery, durasi perjalanan, batas waktu kerja, algoritma genetika
Usulan Perancangan Rute Transportasi di PT. XYZ Menggunakan Algoritma Tabu Search Pada Heterogeneous Fleet Vehicle Routing Problem dengan Time Window untuk Meminimasi Biaya Transportasi Hakim, Linda Arini; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan tekstil yang memiliki konsumen yang tersebar di seluruh kota Surakarta. PT. XYZ memenuhi permintaan konsumen dengan mengirimkan produk secara langsung kepada konsumen dengan menggunakan lima unit kendaraan dengan kapasitas yang berbeda. Penentuan rute dilakukan oleh pengemudi berdasarkan pengalaman dan pengetahuannya mengenai jalan di kota Surakarta. Apabila pengemudi tiba di lokasi konsumen sudah melebihi dari time window maka produk akan dikembalikan ke perusahaan dan akan di kirimkan esok harinya. Keterlambatan yang sering terjadi dikarenakan tidak adanya perencanaan rute yang akan dilalui dalam proses pengiriman produk yang mengakibatkan pada peningkatan biaya transportasi. Oleh sebab itu, penentuan rute perjalanan sangat penting untuk meminimalkan biaya transportasi yang dikeluarkan oleh perusahaan dan juga untuk meminimalkan keterlambatan pengiriman produk. Pendekatan VRP yang dapat dilakukan berdasarkan kasus yang terjadi adalah dengan menggunakan heterogeneous fleet dan time window. Untuk mendapatkan rute usulan yang sesuai dengan kebutuhan PT. XYZ maka perancangan rute dilakukan dengan menggunakan algoritma tabu search dan pengolahan data akan dibantu dengan menggunakan sebuah program bernama MATLAB. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, maka hasil rancangan yang diperoleh telah memenuhi target yang ditentukan di mana target persentase keterlambatan adalah sebesar 0% serta telah meminimasi biaya transportasi sebesar 8%.Kata kunci- vehicle routing problem, heterogeneous fleet, time window, keterlambatan pengiriman, MATLAB
Pemilihan Pemasok Hijau Berdasarkan Metode Analytical Network Process dan Improved Grey Relational Analysis Pada Bahan Baku Kertas Cokelat Rosyid Kriswanto, Muhammad; Nashir Ardiansyah, Muhammad; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri pulp dan kertas yang berada di Indonesia. Produk kertas cokelat yang dihasilkan berasal dari bahan baku kertas bekas (waste paper) yang sebagian besar diperoleh melalui impor karena ketersediaan didalam negeri terbatas. Waste paper memiliki dampak negatif berupa impuritas yang dapat mencemari lingkungan. Peraturan Menteri Perdagangan nomor 31 Tahun 2016 tentang regulasi impor limbah non bahan berbahaya dan beracun, memperbolehkan impuritas sebesar 5% dari total keseluruhan dan kedepannya mencapai 0%. PT XYZ memiliki permasalahan tingginya tingkat impuritas yaitu 9% sedangkan yang diperbolehkan sebesar 5%, sehingga masih terdapat gap 4%. Tujuan dari tugas akhir ini adalah dapat menentukan kriteria dan subkriteria pemasok yang sesuai dengan kebutuhan PT XYZ dan menentukan peringkat prioritas alternatif pemasok guna menurunkan tingkat impuritas pada bahan baku. Dalam melakukan pemilihan pemasok, metode Analytical Network Process (ANP) dan Improved Grey Relational Analysis (IGRA) membantu pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan. Prinsip ANP untuk menghitung bobot prioritas kriteria dan subkriteria. IGRA digunakan untuk mendapatkan ranking prioritas alternatif pemasok. Penelitian ini menghasilkan beberapa skenario perhitungan IGRA untuk mengetahui perbedaan ranking alternatif pemasok, dimulai dari skenario penilaian experts hingga berdasarkan kriteria ekonomi atau kriteria lingkungan.Kata kunci— Pemilihan Pemasok, Analytical Network Process (ANP), Improved Grey Relational Analysis (IGRA)
Usulan Rancangan Perbaikan Proses Bisnis Berdasarkan Metode Business Process Improvement Pada Pangkalan Berkah Bersama Tizani Putri, Tamimi; Nashir Ardiansyah, Muhammad; Bayu Setiawan, Erlangga
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Pangakalan LPG Berkah Bersama merupakan salah satu pangakalan LPG yang berada di Rokan Hilir, Riau.. Produk yang dijual oleh pangkalan ini yaitu LPG 3Kg. Proses bisnis pada usaha ini masih belum optimal, terutama dalam proses pendataan dan penyimpan data yang masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pelaksanaanya dan terkadang sering mengalami human error. Adapun cara untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan perbaikan pada proses. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut ialah Business Process Improvement (BPI) bertujuan untuk mengeliminasi kesalahan - kesalahan, memberikan perusahan keuntungan yang kompetitif dengan peningkatan proses bisnis. Kemudian dilakukan perancangan sistem informasi sebagai alat pendukung dalam membantu mengatasi permasalahan tersebut. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah diperoleh, didaparkan pengurangan beberapa aktivitas yang ada dari 22 aktivitas pada proses bisnis eksisting menjadi 20 aktivitas pada proses bisnis usulan. Kemudian, terjadi penurunan total waktu siklus yang awalnya sebesar 318,47 menit menjadi 126,17 menit pada proses bisnis usulan dengan peningkatan persentase efisiensi waktu siklus (EWS) dari 22,54% menjadi 28,38% pada proses bisnis usulan. Serta adanya sistem informasi yang dapat mendukung proses operasional pangkalan.Kata kunci— Proses bisnis, Waltu Siklus, Business Process Improvement
Perancangan Rute Pengiriman Menggunakan Model Mixed Integer Linear Programming untuk Meminimasi Biaya Transportasi (Studi Kasus: CV XYZ yang Berlokasi di Bandung) Alifi, Faiz Shulthan; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Santosa, Budi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar di era industri 5.0 tidak lagi terhalang olehjarak. Transportasi dalam dunia industri memiliki peran yangkrusial karena dalam pengantaran barang dari lokasi ke lokasilain terdapat biaya yang harus dikeluarkan. CV XYZmerupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidangdistribusi peralatan air yang berlokasi di Kota Bandung. CVXYZ memiliki satu gudang dan dua toko yang melayanipengiriman pada 71 titik pelanggan yang tersebar di ProvinsiJawa Barat. Namun dalam prosesnya terdapat permasalahanpada kapasitas kendaraan yang tidak diutilisasi secaramaksimal serta belum adanya rute pengiriman baku sehinggamenyebabkan kebutuhan biaya pengiriman yang melebihi batasanggaran perusahaan. Tujuan penelitian ini adalahperancangan rute pengiriman untuk mendistribusikan produkdengan karakteristik permasalahan multi-depot heterogeneousfleet vehicle-routing problem (MDHFVRP) dengan algoritmavariable neighboorhood search menggunakan model mixedinteger linear programming untuk meminimasi biayatransportasi dengan memaksimalkan utilisasi kapasitaskendaraan. Dari hasil perhitungan penelitian ini menunjukkanusulan rute yang dihasilkan dapat meminimasi biayatransportasi dengan mempertimbangkan utilisasi kapasitaskendaraan yang dimaksimalkan. Pada biaya transportasiterdapat penghematan biaya hingga 40,05%. Muatankendaraan dari hasil perhitungan terdapat kenaikan rata-ratamuatan dari yang semula berada pada rentang 32,6-55,9%menjadi 87,4-99,9% kapasitas. Kata kunci— Vehicle Routing Problem, Multi Depot,Heterogeneous Fleet, Mixed-integer Linear Programming
Perancangan Sistem Pemilihan Pemasok Bahan Baku PP Cosmoplene AS 164 Natural Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Analytical Hierarcy Process (FAHP) Pada PT XYZ Sri Rejeki, Afifa Rismila; Yulianti, Femi; Ardiansyah , Muhammad Nashir
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaanswasta yang bergerak dibidang manufaktur, yangmemproduksi produk untuk perusahaan-perusahaanmanufaktur berbahan plastik sebagai seperti tube, pipe, spiraltube, profile, rod, tape, dan masih banyak produk lainnya.PT.XYZ tak luput dari aktivitas pengadaan barang.Perusahaan memerlukan bahan baku mentah untukmemproduksi produk-produk mereka dengan jenis bahan bakumentah yang bervariatif juga. Untuk mendapatkan bahan bakudengan kualitas yang sesuai kebutuhan perusahaan, kriteriakriteria yang ditentukan perusahaan menjadi aspek pentingyang akan dijadikan alat ukur dalam memilih pemasok bahanbaku. Saat ini, PT. XYZ mengalami permasalahan yaituketerlambatan yang dilakukan oleh pemasok terpilih. Hal inimenunjukkan bahwa kriteria yang berlaku saat ini belumdisesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Adapun cara yangbisa dilakukan PT XYZ untuk menentukan kriteria dan subkriteria untuk memilih pemasok mereka, serta menghitung nilaibobot kriteria dan sub-kriteria adalah dengan menggunakanmetode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). Setelahmelakukan perhitungan nilai bobot kriteria dan sub-kriteria,selanjutnya akan dibangun sebuah rancangan sistempendukung keputusan untuk membantu perusahaan dalammenentukan pemasok terbaik bagi perusahaan. Kata kunci—Fuzzy Analythical Hierarchy Process, Kriteria,Sub-Kriteria.
Usulan Kebijakan Persediaan Material Inventory dengan Menggunakan Metode Continuous Review dan Periodic Review Untuk Mengurangi Overstock di Warehouse PT XYZ Hutabarat, Reza Pramana; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Sumargo , Seto
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang TIK dan jaringan telekomunikasi dengan komitmenmemberikan akses informasi dan komunikasi tanpa batas kepada masyarakat Indonesia, terutama di Sumatera Barat. PTXYZ berkomitmen untuk menyediakan layanan konstruksi danpengelolaan infrastruktur jaringan. Namun, PT XYZ menghadapi tantangan berupa persediaan material yang selalumelebihi permintaan (overstock) disebabkan oleh kebijakanpersediaan yang kurang optimal dan kurangnya klasifikasimaterial. Dalam penelitian ini, metode continuous review (s, S)dan periodic review (R, s, S) digunakan untuk merancangkebijakan persediaan, sedangkan analisis ABC digunakanuntuk mengklasifikasikan material. Hasilnya, klasifikasi ABCmenghasilkan 5 unit material dalam kategori A, 3 unit dalamkategori B, dan 4 unit dalam kategori C. Kategori Amenerapkan metode continuous review (s, S) dengan berhasilmengurangi persediaan sebesar 81,4% dan total biayapersediaan 6,17%. Kategori B juga menggunakan metode yangsama dan mengurangi persediaan sebesar 85,9% serta totalbiaya persediaan 18,20%. Kategori C menerapkan metodeperiodic review (R, s, S) dan berhasil mengurangi persediaansebesar 69,7% serta total biaya persediaan 12,76%. Denganpenerapan metode-metode ini, PT XYZ berhasilmengoptimalkan manajemen persediaan dan mengurangioverstock, mendukung komitmen mereka dalam memberikanakses informasi dan komunikasi yang lebih baik kepadamasyarakat Indonesia, terutama di Sumatera Barat. Kata kunci - Overstock, material inventory, continuous review (s,S), periodic review (R,s,S), anlisis ABC.
Usulan Kebijakan Persediaan Suku Cadang Untuk Mengurangi Biaya Total Persediaan Dengan Pendekatan Metode Periodic Review (R,S,S) Dan (R,S) Di Pt.Xyz Nasrullah, Maudy Azzahra; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Santosa, Budi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ resmi menjadi distributor resmi produk Bomag untuk pasar Indonesia sejak tahun 1974.Sebagai perusahaan yang menjual suku cadang, sangatpenting untuk menjaga stock suku cadangan tersebut denganbaik untuk menghadapi permintaan yang tidak menentu.Umumnya masalah yang terjadi pada PT. XYZ adalahadanya penumpukan stock suku cadang pada sisteminventory. Hal ini menyebabkan total biaya persediaan yangdikeluarkan oleh perusahaan melebihi alokasi biayapersediaan yang telah ditentukan. Pada penelitian ini akandilakukan klasifikasi sparepart dengan menggunakanAnalisis ABC. Analisis ABC dilakukan untukmengelompokkan suku cadang mana yangberkontribusi banyak pada biaya persediaan. Kebijakanpersediaan ditentukan dengan menggunakan metode Periodicreview (R,s,S) dan (R,S). Tujuan penggunaan metode tersebutadalah menentukan titik reorder poin dan level maksimuminventory untuk meminimasi kelebihan stock (overstock). Kata kunci — [Kebijakan Persediaan, Kelebihan stock, Periodic review (R,s,S), Periodic review (R,S)]
Perancangan Kebijakan Persediaan Obat untuk Meminimasi Overstock di Bidang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi XYZ Menggunakan Metode Probabilistik Periodic Review. Herfi, Jeehan Hafizha; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Yulianti, Femi
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 1 No. 1 (2023): October 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v1i1.6725

Abstract

Dinas Kesehatan Provinsi merupakan unsur pelaksana otonomi daerah di bidang kesehatan yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur. Dinas kesehatan bertugas melakukan distribusi obat kepada dinas kesehatan yang berada di kota/kabupaten. Pada saat ini manajemen persediaan obat di Dinas Kesehatan Provinsi XYZ masih belum memiliki kebijakan persediaan yang baik seperti tidak adanya waktu pemesanan obat yang tepat dan belum adanya standar perhitungan jumlah obat yang harus dipesan. Hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan obat yang berada di Gudang Farmasi. Prioritas obat yang memiliki persentase persediaan tertinggi adalah Obat Gizi dan Anak. Penumpukan ini terjadi karena terdapat gap anatara jumlah persediaan dan permintaa selama tahun 2021. Gap tersebut bisa menyebabkan terjadinya overstock. Oleh karena itu, solusi yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah perancangan kebijakan persediaan obat gizi dan anak untuk meminimasi overstock. menggunakan periodic review (R,s,S) dan periodic review (R,S). Pada kebijakan ini terdapat paramater yang ditentukan seperti review interval (R), reorder point (s) dan maksimum persediaan (S). Dengan menggunakan metode ini, didapatkan hasil jumlah overstock dapat diminimasi dengan penurunan persediaan usulan sebesar 60% dibandingkan dengan kondisi persediaan aktual.
Penentuan Rute Armada Pengiriman CV. XYZ Menggunakan Pendekatan Vehicle Routing Problem with Time Window and Heterogeneous Fleet dengan Mixed Integer Linear Programming untuk Meminimasi Tingkat Keterlambatan Ramadhan, Naufal Agin; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Pambudi, Hardian Kokoh
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 1 No. 1 (2023): October 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v1i1.6753

Abstract

CV. XYZ adalah produsen produk olahan kedelai tahu yang berlokasi di Kota Depok, Jawa Barat dan memiliki konsumen yang tersebar di daerah kota Depok dan Jakarta Selatan. Terdapat tiga jenis rmada transportasi yang dimiliki oleh CV. XYZ, masing-masing memiliki karakteristik yang berbedabeda. Setiap pelanggan memiliki rentang waktu penerimaan barang masing-masing. Bila kendaraan datang di luar rentang waktu yang telah ditentukan, penerimaan barang tidak dapat dilakukan dan produk dikembalikan lagi ke pabrik. CV. XYZ mengalami keterlambatan dalam proses pengirimannya yang diakibatkan oleh penentuan rute yang tidak dilakukan secara teratur yang menyebabkan variasi waktu tempuh dan jam kedatangan yang acak. Permasalahan CV. XYZ dapat diselesaikan menggunakan pendekatan Vehicle Routing Problem (VRP) dengan karakteristik Heterogeneous Fleet dan Time Windows dan Mixed Integer Linear Programming. Penyelesaian model VRP dibantu dengan bahasa pemrograman python dan perangkat lunak solver Gurobi, dengan algoritma Branch & Bound dan Cutting Plane. Hasil penyelesaian model VRP memiliki tingkat keterlambatan sebesar 0% dan berhasil menekan biaya transportasi sebesar 11%.