Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI GAME FLASH CARD BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR 8 JIMBARAN Ketut Sepdyana Kartini; Ni Luh Putu Labasariyani; Made Irvan Sastra Abenk
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan media pembelajaran game flash card berbasis augmented reality (AR) sebagai solusi atas permasalahan pembelajaran konvensional yang monoton dan kurang interaktif pada materi struktur tumbuhan di SD Negeri 8 Jimbaran. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi empat tahapan, yaitu: persiapan dan sosialisasi, pelatihan penggunaan media kepada guru, implementasi di kelas, serta evaluasi program. Teknik analisis yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program mencakup uji kelayakan teknis aplikasi serta analisis deskriptif kuantitatif dari data kuesioner dan hasil tes siswa. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan dari berbagai aspek: aplikasi "Planta" terbukti berfungsi 100% sesuai skenario pengujian, para guru berhasil menerapkan media AR secara mandiri, dan terjadi peningkatan pemahaman kognitif siswa sebesar 29,0% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Keberhasilan ini juga didukung oleh tingkat penerimaan siswa yang sangat positif, dengan skor rata-rata untuk persepsi kemanfaatan sebesar 89,52% dan kemudahan penggunaan 86,67%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media game flash card AR merupakan solusi yang efektif dan diterima dengan baik untuk meningkatkan interaktivitas dan kualitas pembelajaran siswa di sekolah dasar.
EFEKTIVITAS GAME EDUKASI BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP STRUKTUR TUMBUHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR 8 JIMBARAN Ketut Sepdyana Kartini; Ni Luh Putu Labasariyani; Made Irvan Sastra Abenk; I Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i3.7177

Abstract

Pembelajaran materi struktur tumbuhan di sekolah dasar sering kali terhambat oleh sifat konsepnya yang abstrak sehingga sulit divisualisasikan dengan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media game edukasi berbasis Augmented Reality (AR) sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dan desain one-group pretest-posttest pada 21 siswa di SD Negeri 8 Jimbaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa yang signifikan sebesar 29.0% antara nilai rata-rata pre-test (64.5) dan post-test (83.2). Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang sangat positif, dengan persepsi kemanfaatan mencapai 89,52%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa game edukasi berbasis AR merupakan media yang efektif dan diterima dengan baik untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA di tingkat sekolah dasar.
Analisis Perbandingan Efektivitas Augmented Reality Marker-Based dan Markerless pada Media Pembelajaran Struktur Tumbuhan Kartini, Ketut Sepdyana; Labasariyani, Ni Luh Putu; Abenk, Made Irvan Sastra; Putra, I Nyoman Tri Anindia
Digital Transformation Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Periode Maret 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v5i1.6343

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), khususnya materi pada struktur tumbuhan, seringkali menjadi tantangan bagi siswa sekolah dasar karena sifatnya yang abstrak dan tidak dapat diamati secara langsung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dihadapi siswa di SD No. 8 Jimbaran dalam memvisualisasikan konsep tersebut, yang di mana media pembelajaran konvensional belum mampu memberikan pengalaman interaktif yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif efektivitas dua pendekatan teknologi Augmented Reality (AR), yaitu Marker-Based dan Markerless, sebagai media pembelajaran struktur tumbuhan. Penelitian ini memiliki implikasi praktis untuk memberikan rekomendasi berbasis bukti kepada pendidik dalam memilih teknologi AR yang paling efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah komparatif kuantitatif dengan mengembangkan dua aplikasi AR identik yang diuji pada 18 skenario berbeda, mencakup variasi jarak, ketinggian, dan sudut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Markerless secara signifikan lebih unggul dengan tingkat akurasi deteksi mencapai 77.8%, dibandingkan dengan metode Marker-Based yang hanya mencapai 70.0%. Kinerja metode Marker-Based menurun drastis seiring bertambahnya jarak, sementara metode Markerless menunjukkan stabilitas dan konsistensi yang jauh lebih tinggi di berbagai kondisi. Disimpulkan bahwa AR dengan metode Markerless lebih efektif, andal, dan fleksibel untuk diterapkan sebagai media pembelajaran interaktif, sehingga lebih direkomendasikan untuk mendukung pembelajaran mandiri dan eksploratif siswa.
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI BANK SAMPAH DI TPS 3R BAWANA LESTARI DESA PANGKUNGKARUNG Kartini, Ketut Sepdyana; Saraswati, Ni Wayan Sumartini; Sandhiyasa, I Made Subrata; Putra, I Nyoman Tri Anindia; Pramest, Ni Luh Gede Sintia
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v3i2.62

Abstract

Bank Sampah merupakan suatu lembaga yang digunakan untuk mengelola kegiatan pengumpulan, pemilahan dan pengolahan sampah dari masyarakat setempat dengan tujuan mendaur ulang dan dijual atau diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Penulisan ini dilakukan di Bank Sampah Bawana Lestari Desa Pangkungkarung, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Pengolahan data di Bank Sampah masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku. Oleh karena itu, penulis membuat sebuah sistem informasi berbasis web yang dapat membantu proses pencatatan di Bank Sampah. Pengembangan sistem menggunakan metode waterfall Sedangkan pengumpulan data penulis menggunakan metode wawancara, observasi, kepustakaan, dokumen dan arsip. Pengujian sistem menggunakan black box testing dan user experience quisioner (UEQ). Hasil dari penulisan ini adalah sebuah sistem berbasis web yang dapat membantu petugas dalam melakukan pencatatan dan nasabah dapat melakukan pengecekan saldo dan penjualan sampah secara mandiri.
Pengembangan Augmented Reality pada Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Android untuk Materi Molekul Kimia Kartini, Ketut Sepdyana
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.4089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang ditujukan untuk siswa SMA kelas X, khususnya pada materi Molekul Kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), yang melibatkan beberapa tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) perancangan, dan (3) pengembangan. Subjek penelitian ini meliputi 5 ahli (3 ahli materi dan 2 ahli media) dan objek penelitian adalah media pembelajaran interaktif berbasis Android yang mengintegrasikan teknologi Augmented Reality untuk materi Molekul Kimia. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah alpha test yang dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian media dengan instrumen alpha test I menghasilkan rata-rata persentase sebesar 67,46%, alpha test II menghasilkan rata-rata persentase sebesar 89,2%, dan alpha test III mencapai rata-rata persentase sebesar 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki kualitas yang sangat baik dan layak digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.
Usability Evaluation of Virtual Reality Metaverse Lab Using Usability Testing With the User-Centered Design Approach Kartini, Ketut Sepdyana; Yusa, I Made Marthana; Adnyana, I Nyoman Widhi; Putra, I Nyoman Tri Anindia
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 4 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i4.1497

Abstract

Advances in educational technology have introduced immersive tools such as Virtual Reality (VR) to support complex learning, especially in abstract fields like chemistry. Metaverselab was developed to provide a safe virtual environment for conducting laboratory experiments, yet early implementation revealed substantial usability issues. Students experienced difficulties with the interface, confusion in navigation, and insufficient guidance, which affected the overall learning experience. This study aims to evaluate and improve the usability and user experience of the Metaverselab platform using a User-Centered Design (UCD) approach. The research applied an iterative process involving 40 student respondents and used two standardized instruments: the System Usability Scale (SUS) and the User Experience Questionnaire (UEQ). Both instruments were administered during the initial and final evaluation stages to measure changes in usability and user experience after improvements were introduced. Initial results showed low usability, with an average SUS score of 50.81 and UEQ benchmark values categorized as “Bad” in all dimensions. Based on these findings, specific user requirements were identified and translated into targeted design solutions. Key improvements included an interactive tutorial for first-time users, descriptive information pop-ups for laboratory tools, and undo–redo functions to support error recovery during experiments. Post-implementation testing demonstrated substantial improvement. The average SUS score increased by 44.16% to 73.25, placing the system in the “Good” usability category. UEQ results also improved significantly, with the Efficiency dimension rated “Excellent,” while Attractiveness, Perspicuity, and Stimulation were rated “Good.” These results confirm that the UCD approach effectively identifies user needs and produces design interventions that enhance the usability, efficiency, and overall learning experience of virtual educational platforms.
Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android pada Materi Hidrokarbon Ketut Sepdyana Kartini; I Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v10i1.41877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan sebelum mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis android pada materi hidrokarbon. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian pengembangan, yang dikembangkan dengan model ADDIE. Hanya saja tahap yang digunakan pada penelitian ini hanya terbatas pada tahap analisis. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan metode studi literatur dan studi lapangan dengan instrumen penelitian berupa angket kebutuhan siswa dan angket kebutuhan guru. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Adapun hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa 56% materi hidrokarbon mengandung konsep abstrak, sehingga dibutuhkan bantuan seuatu media pembelajaran interaktif untuk memahami materi tersebut. Hasil analisis kebutuhan 8 guru kimia dan 135 siswa kelas X IPA menunjukkan bahwa 83% siswa merasa kesulitan memahami materi hidrokarbon dan 60% siswa merasa belum cukup jika hanya mendengarkan penjelasan guru sehingga 94,6% guru dan 99% siswa menganggap bahwa penerapan media pembelajaran interaktif dalam kegiatan belajar mengajar memang sangat diperlukan. Seluruh guru dan 98% siswa menyatakan tertarik dan ingin menggunakan media pembelajaran tersebut dalam kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlu adanya pengembangan media pembelajara interaktif berbasis android pada materi Hidrokarbon.