Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Responsiveness pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap Hadhad, Nafiz Naufal; Kurniasih, Yuni; Rokhmah, Noor Ariyani
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2611

Abstract

Background: Patient satisfaction is influenced by the quality of nursing services, one of which is responsiveness. Based on the results of a community satisfaction survey conducted by the Bantul Regency Health Office in 2025, patient satisfaction was recorded at 88.92%. This result indicates that patient satisfaction is below the minimum service standard set by the Indonesian Ministry of Health Regulation (PERMENKES) in 2016, which is >95%. Purpose: To determine the relationship between responsiveness of nursing services and patient satisfaction in inpatient wards. Method: This quantitative study used a descriptive cross-sectional design. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 100 respondents. The research instrument used a questionnaire. Data analysis used the Spearman Rank Test. Results: 62 respondents (62%) rated the responsiveness of nursing services as good, with the majority of patients being satisfied (89 respondents (89%). The Spearman Rank Test obtained a correlation coefficient of 0.416 with a p-value of 0.000 (p < 0.05). This indicates a significant relationship between responsiveness of nursing services and patient satisfaction in inpatient wards, with a positive relationship and moderate correlation strength. Conclusion: There is a relationship between responsiveness of nursing services and patient satisfaction in inpatient wards.   Keywords: Nursing Service; Patient Satisfaction; Responsiveness.   Pendahuluan: Kepuasan pasien dipengaruhi oleh mutu pelayanan keperawatan, salah satunya daya tanggap perawatan. Berdasarkan laporan hasil survei kepuasan masyarakat dinas kesehatan Kabupaten Bantul tahun 2025 tercatat kepuasan pelayanan 88.92%. Hasil tersebut menunjukkan kepuasan pasien berada dibawah nilai standar pelayanan minimal yang ditetapkan PERMENKES RI tahun 2016 yaitu >95%. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan daya tanggap pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji spearman rank Hasil: Daya tanggap pelayanan keperawatan kategori baik sebanyak 62 responden (62%) dengan kepuasan pasien sebagian besar berada pada kategori puas sebanyak 89 responden (89%). Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0.416 dengan p-value = 0.000 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara daya tanggap pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap dengan arah hubungan positif dan kekuatan korelasi sedang. Simpulan: Terdapat hubungan antara daya tanggap pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap.   Kata Kunci: Daya Tanggap; Pelayanan Keperawatan; Kepuasan Pasien.
Hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien Tsaqief, Nawwaf Abdurrahman Nur; Ariyani, Noor; Kurniasih, Yuni
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2615

Abstract

Background: The development of the healthcare system in Indonesia places patient satisfaction as a primary indicator of hospital quality. The quality of nursing care is a vital aspect because nurses have direct and intense interactions with patients, which influences perceptions of service quality. However, most previous studies have emphasized technical dimensions over interpersonal aspects such as empathy and communication. Purpose: To determine the relationship between nursing care quality and patient satisfaction. Method: This quantitative study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. The population consisted of 625 patients, with a sample of 95 respondents selected using a purposive sampling technique. The research instrument was a valid and reliable questionnaire. Bivariate analysis was performed using the chi-square test. Results: The quality of nursing care was classified as good in 65 respondents (68.4%) and poor in 30 respondents (31.6%). Patient satisfaction levels were categorized as satisfied in 79 respondents (83.2%) and dissatisfied in 16 respondents (16.8%). The chi-square test yielded a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant relationship between nursing care quality and patient satisfaction. Conclusion: There is a significant relationship between the quality of nursing services and patient satisfaction.   Keywords: Nursing Service Quality; Patient Satisfaction; Service Quality.   Pendahuluan: Perkembangan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia menempatkan kepuasan pasien sebagai indikator utama mutu rumah sakit. Kualitas pelayanan keperawatan menjadi aspek vital karena perawat memiliki interaksi langsung dan intens dengan pasien yang memengaruhi persepsi terhadap mutu layanan. Namun, sebagian penelitian sebelumnya lebih menekankan dimensi teknis daripada aspek interpersonal seperti empati dan komunikasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 625 pasien dengan sampel 95 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner valid dan reliabel. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil: Mutu pelayanan keperawatan tergolong baik pada 65 responden (68.4%) dan kurang baik pada 30 responden (31.6%). Tingkat kepuasan pasien menunjukkan kategori puas sebanyak 79 responden (83.2%) dan tidak puas sebanyak 16 responden (16.8%). Uji chi-square menghasilkan nilai p = 0.000 (<0.05) yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara mutu pelayanan keperawatan dan kepuasan pasien. Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien.   Kata Kunci: Kepuasan Pasien; Kualitas Layanan; Mutu Pelayanan Keperawatan.