Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

KAJIAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN MINERAL DOLOMIT INDONESIA DAN APLIKASI PEMANFAATANYA Sulistiyono, Eko; Suharyanto, Ariyo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mineral dolomit adalah mineral karbonat yang terdiri dari unsur magnesium dan kalsium dengan komposisi tertentu. Hingga saat ini mineral dolomit masih mempunyai nilai tambah yang rendah karena hanya dimanfaatkan untuk pupuk dan bahan bangunan. Oleh karena itu perlu diupayakan peningkatan nilai tambah mineral dolomit menjadi produk dengan nilai jual tinggi melalui serangkaian kegiatan penelitian. Pada tulisan ini akan dipaparkan potensi mineral dolomit, pengembangan teknologi mineral dolomit dan upaya pemanfaatan mineral dolomit menjadi produk bernilai tinggi. Produk yang bernilai tinggi dari dolomit antara lain nano magnesium karbonat, magnesium karbonat sphere, paduan graphene dan paduan keramik untuk material maju.Kata kunci: Material Maju, Dolomit, Karbonat, Mineral
STUDI PERBANDINGAN PENCUCIAN PASIR KUARSA DARI TUBAN SEBAGAI BAHAN BAKU MATERIAL SILIKA Sulistiyono, Eko; Suharyanto, Ariyo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasir Kuarsa dari Tuban sudah terkenal sejak zaman Belanda sebagai Kawasan sumber pasir kuarsa di Indonesia. Hingga saat ini sebagian besar pasir kuarsa dari Kabupaten Tuban hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku bangunan secara langsung dan secara tidak langsung yaitu untuk bahan baku semen. Pada tulisan ini akan dikaji proses pencucian pasir kuarsa Tuban untuk bahan baku material berbasis silika. Hasil dari proses pencucian menunjukkan bahwa pencucian dengan asam lebih baik daripada pencucian air dan pelarutan NaOH dilanjutkan presipitasi. Proses pencucian dengan asam oksalat memberikan hasil paling baik dibandingkan dengan pelarutan HCl. Pengotor besi dan kalsium dapat dipisahkan dengan proses pencucian sedangkan pengotor kalium dan aluminium sulit dipisahkan. Hasil yang diperoleh dari proses pencucian adalah pasir kuarsa lebih murni dengan kadar silika sampai 97,77 % dan potensi mendapatkan besi oksida dan besi oksalat. Bahan tersebut dapat digunakan untuk bahan baku Litium Ferro Phospate pada baterai litium.Kata kunci: Kuarsa, pencucian, air , asam khlorida, asam oksalat
Pemisah ION Kalsium Dan Megnesium Dengan ION Litium Dari Konsetrat Brine Water Gunung Panjang Dengan Sodium Sulfat Sulistiyono, Eko; Suharyanto, Ariyo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk mendapatkan lithium dari brine water di Indonesia adalah memisahkan ion lithium dari pengotornya. Brine water dari Gunung Panjang memiliki potensi sumberdaya lithium di Indonesia, dengan kadar lithium 22,06 ppm. Pusat Riset Metalurgi – BRIN telah berhasil membuat konsentrat brine water dengan komposisi ion lithium 1.248 ppm, ion kalsium 22.710 ppm dan ion magnesium 14.892 ppm. Latar belakang penelitian adalah tingginya pengotor ion kalsium dan magnesium dari konsentrat brine water maka diperlukan pemilihan bahan pengendap yang tepat . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas bahan pengendapan sodium sulfat dalam memisahkabn ion kalsium dan magnesium dengan ion lithium dari brine water Indonesia. Hasil percobaan menunjukkan perolehan lithium dalam filtrat cukup tinggi yaitu 95 %, namun proses presipitasi dengan sodium sulfat cukup rendah yaitu dibawah 50 %. Kemudian berdasarkan derajat pemisahan diperoleh menurunkan rasio Ca/Li dari 18,20 menjadi 6,26 dan Mg/Li turun 11,93 menjadi 9,21. Hasil terbaik diperoleh dengan penambahan sodium sulfat dengan konsentrasi 200 g/liter sebanyak 225 ml untuk setiap 400 ml konsentrat brine water.
Pengukuran Kristal Nano Magnesium Karbonat Dengan Metode X-Ray Diffraction (XRD) Sulistiyono, Eko; Suharyanto, Ariyo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Magnesium karbonat merupakan salah satu bahan material magnesium yang banyak digunakan untuk keperluan industri seperti industri farmasi, industri percetakan dan lain-lain. Pada penelitian ini akan dilakukan pengujian ukuran kristal produk hasil penelitian sebelumnya dengan menggunakan metode X-Ray Diffraction (XRD). Latar belakang kegiatan pengukuran adalah untuk melihat ukuran kristal material nano magnesium karbonat dengan menggunakan peralatan X-Ray Diffraction (XRD) yang lebih murah daripada dengan peralatan HR-TEM. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui ukuran kristal pada produk nano magnesium karbonat. Produk hasil penelitian sebelumnya yang diuji adalah pada produk magnesium karbonat tanpa proses radiasi ultrasonik (PR-70), dengan radiasi ultrasonik 16 menit menggunakan media air (A16) dan radiasi ultrasonik 16 menit dengan media Ethanol absolut (B16). Hasil pengukuran dengan metode X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan ukuran kristal sampel PR-70 adalah 38 nm, sampel A16 adalah 17 nm dan sampel B16 adalah 28 nm.