Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : SainETIn

Analisis Pemasangan Filter Pasif Untuk Mereduksi Harmonisa Pada Variable Speed Drive Di PT. Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. Perawang Zondra, Elvira; Nofriandi; Halilintar, Masnur Putra
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 8 No. 1 (2023): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v8i1.10030

Abstract

Beban non linier sering digunakan dalam industri sehingga menimbulkan harmonisa dan rendahnya kualitas daya. Salah satunya adalah Variable Speed Drive (VSD) yang mengontrol motor induksi tiga phasa berkapasitas 160 kW yang menggerakkan Green Liqour Pump-2 pada boiler. Hasil pengukuran menunjukkan kandungan harmonisa yang tinggi pada sisi sumber VSD tipe ACS800-07 saat kecepatan motor 1437 rpm. Kandungan harmonisa ditunjukkan oleh IHDI pada orde ke-5, 7 dan 11 dengan rata-rata adalah 38,7%, 15,3% dan 7,2%, dan THDI adalah 42,281%, sedangkan standarisasi IEEE 519-2014 adalah 4%. Salah satu solusinya adalah filter pasif single tuned untuk mereduksi IHDI pada orde ke-5, 7 dan 11, dengan kapasitor (C) 1,406 , dengan induktor (L) masing-masing 0,283 H, 0,144 H dan 0,058 H dan dengan resistor (R) masing-masing 5,6 Ω, 3,998 Ω dan 2,549 Ω, sedangkan koreksi faktor daya 65,745 kVAR. Hasil simulasi filter pasif single tuned menggunakan software MATLAB/Simulink dengan metode sumber arus mampu mereduksi IHDI orde ke-5, 7 dan 11 menjadi 0,24%, 0,07% dan 0,03% dan THDI menjadi 0,61%, dan sudah memenuhi standarisasi IEEE 519-2014. Kinerja filter pasif single tuned dalam mereduksi harmonisa mencapai 98,56%. Filter pasif single tuned dipilih karena lebih efektif dan mudah dalam perawatannya.
Analisis Kinerja Motor Induksi 3 Phasa Pada Screw Press Pabrik Kelapa Sawit Di PT. Guna Agung Semesta Digo, Maulana; Situmeang, Usaha; Zondra, Elvira
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 6 No. 2 (2022): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v6i2.9676

Abstract

Motor listrik merupakan peralatan listik vital di industri yang berfungsi sebagai penggerak untuk bermacam-macam keperluan. Luasnya penggunaan motor listrik diberbagai industri disebabkan kemampuan motor listrik yang sangat handal dalam menyediakan daya putar dengan berbagai pilihan daya disertai dengan efficiency yang cukup bagus. Produksi minyak kelapa sawit memerlukan proses pengepresan sebelum menjadi minyak dengan menggunakan screw press dengan penggerak motor tiga phasa. Pada screw press kapasitas 15 ton tersebut akan terjadi perubahan pembebanan tekanan pada saat pengepresan yang mengakibatkan kinerja dari elektromotor terganggu. Fungsi dari screw press adalah untuk memeras berondolan yang telah dicincang, dilumat dari digester untuk mendapatkan minyak kasar. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi tiga phasa di PT. Guna Agung Semesta untuk mengetahui kinerja motor terhadap pengaruh tekanan screw press. Dari hasil tugas akhir ini diperoleh bahwa ketika tekanan paling rendah yaitu 30 Bar maka Daya Masuk adalah 696,849 Watt, Arus Stator 2,787 Amper, Arus Rotor 0,868 Amper, Putaran Motor 1473 Rpm, Slip 1,8, Torka Induksi, 3,319 N.m, Torka Beban 3,258 N.m dengan Efficiency 72,1 %. Sedangkan untuk tekanan yang paling tinggi yaitu 80 Bar maka Daya Masuk adalah 889,872 Watt, Arus Stator 2,857 Amper, Arus Rotor 1,190 Amper, Putaran Motor 1462 Rpm, Slip 2,5, Torka Induksi 4,491 N.m, Torka Beban 4,378 N.m dengan Efficiency 75,3 %.
Analisis Putaran Motor Induksi 3 Phasa Pada Electrical Submersible Pump dengan Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto Marjulis, Nofriandi; Zondra, Elvira; Yuvendius, Hazra
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 8 No. 1 (2023): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v8i1.10794

Abstract

The method for lifting on an artificial system is by using an Electrical Submersible Pump (ESP), where a three-phase induction motor has two poles as the driving force. The motor is connected to the shaft so that the motor will rotate, and the impeller part of the pump will rotate to lift the fluid to the holding tank. In determining the pump rotation so that the motor works in normal conditions where the frequency value is taken in the calculation of the ratio of the motor changes to the frequency with a value of 53 Hz, the rotor rotation value (Ns) is 3,180 rpm and the rotor speed (Nr) is 3,100.5 rpm, at a frequency of 3,100 rpm. 56 Hz the rotor rotation value (Ns) is 3,600 rpm and the rotor speed (Nr) is 3,270 rpm. Determine the amount of fluid flow by calculating the actual flow rate with the calculated flow rate at a frequency of 53 Hz. The results of this study obtained an error value of 1.81%, at a frequency of 55 Hz an error value of 7.5% was obtained and at a frequency of 58 Hz was 8.7%. Then the results of the comparison of calculations with the Tsukamoto method simulation with a working fluid level of 1,254 feet and a fluid flow rate of 1,072 PFPD, so that the frequency value at VSD is 55.5 Hz.
Analisis Encoder Pada Motor Hoist Crane Di PT. RAPP Pangkalan Kerinci Zondra, Elvira; Yuvendius, Hazra; Wibowo, Ari
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 9 No. 2 (2025): SainETin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/y7kkm060

Abstract

Overhead crane yang efisien adalah peralatan yang dapat dioperasikan atau digunakan sesuai dengan kebutuhan yang ada dilapangan, dengan yang sebelumnya ada masalah yang timbul akibat dari kegagalan overhead crane itu sendiri terutama dari motor hoist, menjadi tidak ada kegagalan pengereman pada overhead crane yang berada di PT. RAPP Pangkalan Kerinci. Overhead crane menjadi salah satu alat angkut yang sangat kritikal keberadaannya maupun performa overhead crane itu sendiri, tidak boleh ada downtime atau yang artinya overhead crane berhenti operasional dikarenakan kerusakan yang tidak terduga, karena akan mengakibatkan kerugian dari sisi produksi, maka dari itu skripsi ini membahas perubahan cara kerja overhead crane pada bagian sitem kontrol motor hoist dengan menggunakan sistem closeloop dengan menambah feedback device yaitu encoder, dimana dari analisa perbandingan penggunaan sistem closeloop dan openloop didapatkan hasil data torsi motor pada sistem closeloop yaitu sebesar 25 Nm dengan arus 32.9 Ampere dan kecepatan rotor 121 rpm pada saat motor hoist beroperasi turun, jauh berbeda dengan sistem openloop yang hanya mampu mengeluarkan torsi motor sebesar 9.5 Nm dengan arus 18.8 Ampere dan kecepatan rotor 182 rpm pada saat motor beroperasi turun juga, sistem openloop sangat tidak dianjurkan di pergunakan pada sistem control motor hoist karena tidak mempunyai torsi yang cukup untuk menahan beban yang diturunkan ditambah dengan gaya gravitasi yang ada pada beban itu sendiri, jika motor hoist menggunakan sistem openloop maka beban yang diangkat akan terjun bebas atau terjatuh tanpa adanya torsi motor yang menahannya.