Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

FUN ENGLISH DAY DALAM MENINGKATKAN ANIMO PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI PELAJAR PEMULA Agustiana, Vina; Darsih, Endang; Rahmatunisa, Wulan; Azka, Fina Saeila; Aldy, Elgah; Saputra, Nico
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i3.487

Abstract

Kegiatan Fun English Day dilaksanakan di MI Plus An-Nur, Desa Manggari, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, selama enam hari, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris masyarakat Desa Manggari dalam usia kelas 1-3 melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Analisis situasi menunjukkan bahwa meskipun Desa Manggari memiliki potensi pendidikan yang baik, minat belajar bahasa Inggris di kalangan masyarakat masih rendah akibat anggapan bahwa bahasa Inggris sulit dipelajari. Permasalahan ini diperparah oleh kurangnya sumber daya manusia yang mendukung pembelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup sosialisasi, pelatihan tutor, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari, pada 23-Bulan Juni 2025 di Sekolah MI Plus Annur. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi kepada peserta, orang tua, dan guru untuk menjelaskan tujuan dan manfaat program. Pelatihan dilakukan untuk memastikan tutor memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mengajar dengan metode yang efektif. Penerapan teknologi termasuk penggunaan aplikasi pembelajaran interaktif, serta aktivitas seperti "Listen and Say," "Listen and Do," dan "Listen and Repeat," memberikan pengalaman belajar yang menarik. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan bahasa Inggris peserta, baik dalam kosakata, keterampilan menyimak maupun keterampilan berbicara. Evaluasi yang dilakukan di akhir program menunjukkan bahwa peserta merasa lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Pembahasan mengungkapkan pentingnya keberlanjutan program agar metode yang telah diajarkan dapat terus diimplementasikan dalam pembelajaran reguler dan ekstrakurikuler. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan serupa diadakan secara berkelanjutan, dengan melibatkan orang tua dan masyarakat untuk mendukung penguasaan bahasa Inggris pelajar di Desa Manggari.
Insights on TPACK Implementation by Preservice English Teachers: Challenges and Solutions Darsih, Endang; Agustiana, Vina; Hanggara, Agie; Palmer, Roger
Script Journal: Journal of Linguistics and English Teaching Vol. 10 No. 1 (2025): April
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sj.v10i1.2000

Abstract

Background: A crucial issue in teacher education today is ensuring that PTs are well prepared to integrate technology into their future classrooms. This study examines the implementation of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) among preservice English teachers in planning and implementing learning, as well as the barriers they face and their solutions.Methodology: This study used a case study research design to explore in depth how PTs apply the TPACK framework in real classroom situations. The participants in this study consisted of five PTs from teacher education programs at four universities in Indonesia.Findings: PTs generally show good alignment between technology use, pedagogical strategies, and content in their lesson plans, but are often not optimally integrated during implementation. The main barriers identified include limited access to and technology resources, differences in technology skill levels between students and teachers, students' difficulties in adapting to technology-based learning, and time management issues. The solutions are to provide device assistance to students in need, provide basic technology training and plan carefully and provide realistic time for students to adapt to technology and complete assignmentsConclusion: To enhance technology integration in education, universities must prioritize providing device assistance and basic tech training for PTs. By addressing these barriers, educators can better support effective technology use in the classroom, ultimately improving student learning outcomes.Originality: How pre-service teachers, who are the next generation of educators, develop and implement TPACK during their preparation and learning phases. In particular, there is very little research that specifically explores the implementation of TPACK in the classroom by PTs, as well as a lack of exploration of the challenges faced by them and the strategies used in the TPACK integration process.
English Vocabulary Fun Day: Aktivitas Kreatif untuk Memperluas Kosakata Darsih, Endang; Agustiana, Vina; Hanggara, Agie; Nugraha, Agung; Sulaksana, Johan
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v4i4.592

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa MI Plus An Nur, Kabupaten Kuningan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah kurangnya praktik berbicara, keterbatasan akses sumber belajar, serta minimnya metode pembelajaran yang menarik. Solusi yang ditawarkan meliputi sesi dialog interaktif, permainan peran, workshop berbicara, penyediaan materi pembelajaran, serta penggunaan teknologi sederhana berupa aplikasi edukatif offline dan permainan papan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan, pendampingan, evaluasi, hingga keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih percaya diri dalam menggunakan kosakata bahasa Inggris, antusias mengikuti aktivitas, serta mampu menguasai minimal 10 kosakata baru dari setiap pertemuan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan bahasa Inggris siswa dan mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Optimalisasi Peran Pengurus Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Hipapelnis dalam Membangun Literasi Melalui Pelatihan Inovatif Darsih, Endang; Hanggara, Agie; Suhartini, Cucu; Aliya, Liya; Sulaksana, Johan
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 5 (2025): September
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v4i5.595

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Hipapelnis Desa Kalimanggiskulon dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengurus serta memperkuat peran TBM sebagai pusat literasi berbasis teknologi. Program dilaksanakan melalui tujuh tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Pada tahap persiapan dilakukan identifikasi kebutuhan dan penyusunan materi, sedangkan tahap sosialisasi dan pelatihan berfokus pada peningkatan kesadaran pentingnya inovasi program serta keterampilan digital pengurus TBM. Selanjutnya, penerapan teknologi diwujudkan melalui pemanfaatan platform digital, penyediaan perangkat keras, dan akses internet untuk mendukung kegiatan interaktif. Tahap pendampingan dilaksanakan secara rutin untuk memastikan pengurus mampu mengelola program baru dan beradaptasi dengan teknologi. Evaluasi dilakukan secara berkala guna menilai efektivitas kegiatan, sementara rencana keberlanjutan disusun melalui penggalangan dana, kemitraan strategis, dan pelatihan lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran, keterampilan, dan kepercayaan diri pengurus dalam mengelola program literasi berbasis digital. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga membuka peluang jangka panjang bagi TBM Hipapelnis untuk berkembang sebagai pusat literasi desa yang adaptif, modern, dan berdaya guna bagi masyarakat.
Penguatan Kapasitas Pengurus TBM Rumah Cerdas melalui Pelatihan Pengelolaan Administrasi dan Jiwa Kepemimpinan Suhartini, Cucu; Hanggara, Agie; Darsih, Endang; Aliya, Liya; Luviantika, Irsa
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 5 (2025): September
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v4i5.604

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengurus Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Cerdas desa Kalimanggiswetan melalui pelatihan pengelolaan administrasi dan pengembangan jiwa kepemimpinan. TBM sebagai wadah literasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan budaya membaca dan keterampilan masyarakat, namun masih menghadapi kendala dalam aspek manajerial, khususnya administrasi kelembagaan dan kepemimpinan pengurus. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, serta praktik langsung dalam penyusunan dokumen administrasi dan penerapan keterampilan kepemimpinan. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar administrasi organisasi, pencatatan keuangan sederhana, penyusunan laporan kegiatan, komunikasi efektif, pengambilan keputusan, serta strategi membangun kerja sama tim. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pengurus TBM dalam menyusun administrasi yang lebih tertib serta kemampuan memimpin secara kolaboratif. Selain itu, pengurus mampu mengidentifikasi peran dan tanggung jawab masing-masing secara lebih jelas, sehingga kinerja organisasi menjadi lebih terarah. Melalui kegiatan ini, diharapkan TBM Rumah Cerdas dapat berkembang menjadi lembaga literasi yang lebih profesional, berdaya guna, dan berkelanjutan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
ENHANCING STUDENTS' SPEAKING SKILLS THROUGH THE ESA METHOD: A STUDY OF TENTH GRADERS Febrianti, Sarwendah; Darsih, Endang; Fadhly, Fahrus Zaman
Indonesian Journal of Learning and Instruction Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijli.v6i2.11138

Abstract

This research investigates the effectiveness of the Engage, Study, Activate (ESA) method in enhancing the speaking skills of tenth-grade students at SMA Negeri 1 Ciawigebang during the 2023/2024 academic year. Employing a pre-experimental design with one group pre-test and post-test, the study involved 30 purposively selected students from a total population of 124. Speaking tests served as instruments for data collection, conducted before and after the treatment. The findings indicate a significant improvement in students’ speaking abilities post-treatment, as evidenced by the increase in mean scores from 68.1 in the pre-test to 73.3 in the post-test. Statistical analysis confirmed that the ESA method positively impacts students’ speaking skills, particularly in terms of accuracy and fluency, as shown by a significant value (p = 0.000 < 0.05). These results suggest that the ESA method is an effective pedagogical tool for fostering speaking competence in high school learners.Keywords: ESA method; teaching speaking; speaking skills; accuracy; fluency; high school students 
ADAPTING ENGLISH INSTRUCTION: AN ANALYSIS OF NON-EFL STUDENTS’ LEARNING NEEDS Agustiana, Vina; Rahmatunisa, Wulan; Darsih, Endang
Indonesian EFL Journal Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ieflj.v9i2.8726

Abstract

This study aimed to conduct a need analysis to examine the non-EFL students’ needs of English subject in university. This needs analysis covers English in general and in particular needed by the students. A quantitative research method was followed in the present study. Data was collected by using questionnaires. The items in the questionnaires addressed various issues; in other words, the emphasis was determining students’ lacks, wants and necessity on English subject. All new non-EFL undergraduate students at Kuningan University in academic year 2021/2022 involved in this study. They are from five different faculties; Faculty of Economy, Faculty of Teacher Training and Education, Faculty of Computer, Faculty of Law and Faculty of Forestry. Based on the results of questionnaires filled out by 421 students, it is known that, first, in relation to students’ lack on English subject, this study focuses on the competence of language skills and students' difficulties in mastering the four English skills. Most students assessed their English language skills competence at moderate level. Listening and speaking skills are assessed as the first priority followed by writing and reading skills. However, the research findings also show that speaking skills seem to be the most difficult skills for them apart from weak grammar and low vocabulary mastery. Second, related to the students’ wants on English subject, the preferred language skills are reading followed by speaking, listening and writing. Third, related to necessity on English subject, learning activities that students need to function effectively is to combine English and Indonesian as a medium in delivering material. Most students also think that learning English is better in large groups under the supervision of lecturers. Furthermore, feedback, revision, and reflection are very important aspects for developing the ability to self-regulate learning. Therefore, students prefer to be corrected immediately by the lecturer when they make mistakes. To achieve learning effectiveness, students also expect the integration of a variety of activities and the development of learning materials.
Pelatihan Literasi Digital: Meningkatkan Kemampuan Remaja dalam Menghadapi Tantangan Digital di TBM Hipapelnis Desa Kalimanggiskulon Suhartini, Cucu; Setiawan, Iyan; Darsih, Endang; Hanggara, Agie
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v3i1.357

Abstract

Pada era digital sekarang ini, hampir semua aktivitas kita berhubungan dengan penggunaan teknologi dan informasi yang memang terus mengalami perkembangan dengan pesat. Kondisi ini sangat berdampak besar terhadap kehidupan dan peradaban manusia, sehingga hal ini akan bisa menjadi suatu peluang bahkan juga bisa menjadi sebuah tantangan yang harus kita pergunakan dengan sebaik-baiknnya dalam peningkatan kualitas dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang paham akan pemanfaatan teknologi digital. Kemajuan teknologi yang berkembang semakin pesat tentunya akan membawa sebuah dampak ataupun perubahan dalam kehidupan kita, terutama bagi para remaja yang belum mampu menggunakan teknologi secara bijak, yang ternyata berdampak terhadap beberapa permasalahan-permasalahan sosial yang muncul dari mulai kecanduan bermain game online, cyberbullying, berita bohong (hoax) dan juga penipuan  Dengan demikian remaja sebagai generasi milenial yang dekat dengan dunia digital, diharapkan memiliki suatu sikap yang bijak dalam memanfaatkan berbagai fitur-fitur digital sehingga tidak terperangkap pada hal-hal yang bersifat negatif yang akan berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini yang menjadi mitra adalah kelompok remaja yang berada di TBM Hipapelnis desa Kalimanggiskulon. Para remaja yang datang ke TBM ini cenderung lebih banyak menggunakan handphone untuk bermain game dan berselancar di media sosial yang dirasa kurang bermanfaat. Hal lainnya ada pula remaja yang belum bekerja dan memiliki handphone tetapi belum optimal dalam penggunaannya.  Dengan kondisi-kondisi tersebut kami mencoba memberikan salah satu alternatif solusi yang ditawarkan, yaitu dengan memberikan sosialisasi literasi digital serta pemanfaatannya agar para remaja menjadi generasi yang melek teknologi serta bijak dalam memanfaatkan teknologi tersebut.
EFL LEARNERS’ COMPREHENSION OF EXTENSIVE READING BASED ON HIGHER ORDER THINKING SKILLS. Trisha Fitri Pramaysella; Nani Ronsani Thamrin; Endang Darsih
Journey: Journal of English Language and Pedagogy Vol. 6 No. 2 (2023): Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : UIBU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/journey.v6i2.691

Abstract

This study, conducted at a private university in Kuningan, West Java, aimed to understand the comprehension of learners based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) in Extensive Reading classes as well as to identify the reasons why some students find it challenging to understand reading based on HOTS in these classes. The three steps of the HOTS definition by Anderson and Krathwohl (2001) were analysis (C4), evaluation (C5), and creation (C6). The research is descriptive-qualitative, and the methods for gathering data include interviewing and observation. Second-semester students at a private university in Kuningan, West Java, served as the study's subjects. The observation's findings showed that the majority of second-semester students were capable of analyzing the information (Analyzing, C4), evaluating the text's main ideas (Evaluating, C5), and coming up with new ideas to use in other situations (Creating, C6), whether outside of the classroom or on other occasions. Moreover, based on the results of interviews with 10 students in the classroom, there were 5 main factors that affect the students’ reading comprehension based on HOTS which were: lack of vocabulary, lack of focus, lack of time, not having basic knowledge and not interesting in reading
Tutor’s Strategies in Speaking Class to TEYL in ‘Fun English Course’ Alfira Fitriyani; Endang Darsih; Wulan Rahmatunisa
Journey: Journal of English Language and Pedagogy Vol. 6 No. 3 (2023): Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : UIBU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/journey.v6i3.703

Abstract

This research aimed to find out what kind of the strategies that tutor used in speaking class to TEYL and to know students’ attitude toward the implementation of the strategies. The researcher used mixed method by analyzing the data that has been collected from 3 research instruments, which were observation, interview, and questionnaire. This subject of the research consists of an English tutor and 6 students of the fifth grades in Fun English Course. The research findings revealed that the tutor used four types of strategies in the speaking class, as outlined by Thornbury (2005), those strategies are (1) Cooperative Activities, (2) Creative Task, (3) Role-play and Simulations, and (4) Drilling. Regarding the students' attitudes towards the tutor's implementation of these strategies, based on Wenden’s (1991) classification of attitudes into cognitive, affective, and behavioural components, the results of each component indicated a positive level in students’ attitude with an average score of 4.50. This suggests that the tutor’ strategies was successful in fostering a positive attitude among the students, which makes students feel comfortable when they are learning, improving their pronunciation and make them more confident to speaking English in front of the class, especially during speaking class sessions.