p-Index From 2021 - 2026
8.749
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Adi Husada Nursing Journal Community Empowerment Journal of Transcendental Law Journal of Vocational Nursing Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) INDOGENIUS Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Empowerment Journal Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Community Development in Health Journal Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Kesehatan Kartika GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan EXCELLENT HEALTH JOURNAL Jurnal Padamu Negeri Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Ekspresi: Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Ulil Albab JHN: Journal of Health and Nursing Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Terapi Bermain Lego Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Usia Prasekolah Saat Hospitalisasi Di Ruang Anggrek RSUD Kota Salatiga Septiana Dwi Yanti; Irma Mustika Sari; Siti Khotijah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan pada anak prasekolah yang sakit dan dirawat di rumah sakit, merupakan salah satu bentuk gangguan yaitu tidak terpenuhinya kebutuhan aman nyaman berupa kebutuhan emosional anak yang tidak adekuat. Hal ini perlu penanganan sedini mungkin. Dampak dari keterlambatan dalam penanganan kecemasan, anak akan menolak perawatan dan pengobatan. Kondisi seperti ini akan berpengaruh besar pada proses perawatan dan pengobatan serta penyembuhan dari anak yang sakit. . Terapi bermain diharapkan dapat menurunkan kecemasan, sehingga dapat menjadikan anak lebih bekerjasama pada petugas kesehatan. Tujuan : Mengetahui hasil implementasi penerapan bermain lego dalam menurunkan tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat hospitalisasi di ruang anggrek RSUD Kota Salatiga. Metode :penerapan jurnal ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil : hasil setelah dilakukan penerapan terdapat penurunan tingkat kecemasan terhadap ke dua responden sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain lego. Kesimpulan :Terdapat penurunan tingkat kecemasan terhadap ke dua responden sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain lego
Penerapan Pursed Lips Breathing Terhadap Pola Napas Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronik Di Bangsal Tulip RSUD Dr.Soehadi Prijonegoro Sragen Anis Eka Valentin; Irma Mustika Sari; Waluyo
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PPOK merupakan penyakit tidak menular yang dapat dicegah dan diobati yang ditandai dengan gejala pernapasan persisten dan pembatasan aliran udara karena kelainan saluran pernapasan atau alveoli. Tujuan; mengetahui hasil implementasi dari penerapan Pursed Lips Breathing Terhadap Pola Napas Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronik. Metode; Jenis Penelitian ini studi kasus yang digunakan penulis adalah studi kasus yang dapat mendemonstrasikan teknik terapi Pursed Lips Breathing. Hasil; pasien sebelum mendapatkan terapi Pursed Lips Breathing, yaitu frekuensi pernafasan cepat, frekuensi nadi diatas rentang, dan saturasi oksigen rendah. setelah mendapatkan terapi Pursed Lips Breathing, yaitu respirasi nafas teratur, frekuensi nadi dalam rentang normal, saturasi oksigen meningkat. Kesimpulan; Hasil pola nafas pada kedua pasien setelah mendapatkan terapi Pursed Lips Breathing, yaitu respirasi nafas teratur, frekuensi nadi dalam rentang normal, saturasi oksigen meningkat dan dapat dikembangkan penelitian selanjutnya.
Penerapan Fisioterapi Dada Dalam Mengatasi Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Pada Anak Dengan Pneumonia Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Elsa Nur Pratiwi; Irma Mustika Sari; Lin Marhamah Azizah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bersihan jalan napas tidak efektif merupakan ketidakmampuan membersihkan sekret atau obstruksi jalan napas untuk mempertahankan jalan napas tetap paten. Penatalaksanaan keperawatan bersihan jalan nafas dapat dilakukan dengan inhalasi sederhana dan fisioterapi dada. Fisioterapi dada adalah kumpulan teknik atau tindakan pengeluaran sputum yang dilakukan baik secara mandiri atau kombinasi agar tidak terjadi penumpukan sputum yang mengakibatkan tersumbatnya jalan nafas dan komplikasi penyakit lain. Tujuan : Mengetahui hasil fisioterapi dada untuk mengatasi bersihan jalan nafas tidak efektif pada anak dengan pneumonia di Bangsal Flamboyan 9 RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode : Metode penelitian yang digunakan dalam penerapan ini adalah penerapan intervensi dengan menggunakan studi kasus. Hasil : Bersihan jalan nafas sebelum dan setelah mendapatkan fisioterapi dada selama 3 hari didapatkan hasil yang pada kedua pasien yaitu anak dapat mengeluarkan sputum, frekuensi pernafasan membaik, frekuensi nadi tetap dalam batas normal, dan sturasi oksigen meningkat. Kesimpulan : Terdapat perbedaan hasil RR, nadi, sputum, SpO2 dan suara nafas tambahan sebelum dan setelah diberikan fisioterapi dada pada bersihan jalan nafas tidak efektif pada anak pneumonia.
Analyzing the Factors Affecting Adolescents' Ability to Provide First Aid for Burns at SMP Muhammadiyah 8 Surakarta sari, Irma Mustika; Erika Dewi Noorratri; Rini Widarti; Hesty Winda Hapsari; Dwi Sri Wahyuningsih
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 2: DECEMBER 2025 (On Progress)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v15i2.8603

Abstract

Introduction: Burns are among the most common types of injuries that occur in daily life, whether at home, school, or in the surrounding environment. The mortality and morbidity rates due to burns in developing countries are estimated to be approximately 11.6 per 100,000 population. These injuries most frequently occur at home, school, or the workplace, with children and adolescents being the most vulnerable groups to burn injuries resulting from daily activities. Objective: This study aims to analyze the factors that most significantly influence adolescents’ ability to provide first aid for burns at Muhammadiyah 8 Junior High School Surakarta. Method: The research design employed was logistic regression. A total of 100 respondents were selected using a purposive sampling technique, and the data were analyzed using logistic regression tests. Results: The majority of respondents were aged 11–14 years (46%), with 54% having a junior high school education. A total of 70 respondents (70%) obtained information from social media or the internet, 44 respondents (47%) had good knowledge, and 73 respondents (73%) had previously experienced burn injuries. In addition, 42 respondents (42%) administered first aid using running water, and 66 respondents (66%) were capable of providing burn first aid. The logistic regression test results showed that the source of information produced a p-value of 0.035 with an OR of 1.929 and a 95% CI of 1.048–3.551, indicating that the source of information was the most influential factor on the ability to perform burn first aid. Conclusion: Adolescents’ ability to perform burn first aid is influenced by several factors, including age, educational level, sources of information, knowledge level, history of burn injuries, and frequency of first aid practices. Among these, the source of information was identified as the most important factor enhancing adolescents’ ability to provide burn first aid. Adolescents with access to reliable sources of information, such as materials developed by healthcare professionals, school modules, or formal education, are more likely to acquire the ability to administer burn first aid earlier compared to those without such access.
EDUKASI MANAJEMEN HARIAN PERAWATAN LUKA DIABETES MELITUSDI BANGSAL MELATI BARAT RSUD dr.SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN Denata Asri Martias Putri; Estu Pradhika; Iin Selviana Sari; Irma Mustika Sari; Kushariati Kushariati
Jurnal Padamu Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Padamu Negeri (JPN)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/fh33kb29

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic metabolic disease with an increasing prevalence worldwide, including in Indonesia. Leaflet-based and demonstration education for daily management of diabetic wound care has proven effective in improving patient knowledge and skills in Melati Barat Ward, RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. A significant improvement was observed from pre-test results (40% correct answers) to post-test results (87% correct answers). This intervention also helped patients develop a daily schedule supporting blood sugar control and accelerating wound healing, enhancing patient independence and reducing the risk of recurrent complications.
EDUKASI GIZI PASIEN POST OPERASI DI BANGSAL MAWAR RSUD DR. SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN Discha Andriani; Nurul Kholifatul Hamidah; Elysa Rachmawati Pratiwi; Irma Mustika Sari; Ratna Indrayani
Jurnal Padamu Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Padamu Negeri (JPN)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/sz5c0s75

Abstract

Inadequate nutritional intake in post-operative patients can delay wound healing and increase the risk of complications such as wound dehiscence, infection, and fluid imbalance. Objective: This health education activity aimed to improve family understanding of proper post-operative nutrition and their ability to apply a balanced diet to support recovery. Methods: The activity involved post-operative patients and their families using lectures, demonstrations, and interactive discussions supported by leaflets. Results: Pre-test results showed that participants had a moderate level of knowledge regarding post-operative nutrition. After the educational intervention, post-test results demonstrated a significant improvement in participants’ knowledge. Conclusion: Health education on proper nutrition for post-operative patients was effective in significantly increasing participants’ knowledge and understanding of nutritional management during the recovery period.
Pengaruh Edukasi Perawatan Luka terhadap Tingkat Pengetahuan Pertolongan Pertama Pada Siswa di SMPN 1 Karangmalang Sragen: The Application Wound Care Education To Improve First Aid Knowledge of Students in SMPN 1 Karangmalang Sragen Irma Mustika Sari; Eska Dwi Prajayanti; Erika Dewi Noorratri; Rini Widarti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3661

Abstract

Latar belakang: Pertolongan pertama pada siswa karena cidera atau luka merupakan upaya yang dilakukan sebelum dibawa ke pelayanan kesehatan. Kejadian kecelakaan yang terjadi di lingkungan sekolah sangat beragam misalnya karena terpeleset, adanya luka memar, luka bakar, ataupun luka lecet akibat trauma benda tumpul. Untuk mencegah terjadinya cidera lebih lanjut dibutuhkan pertolongan pertama yang cepat dan tepat dengan menggunakan peralatan dan sarana yang ada di sekolah. Pertolongan pertama memerlukan pengetahuan yang baik untuk mencegah kondisi luka yang lebih buruk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi perawatan luka terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama pada siswa di SMPN 1 Karangmalang Sragen. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimental study one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu random sampling sejumlah 71 responden yang dilakukan selama bulan Juni 2022. Responden mengisi kuesioner yang berisi 25 pernyataan tentang perawatan luka dan pertolongan pertama. Hasil: Hasil analisis paired t test menunjukkan nilai signifikan ? = 0,000 < dari taraf nyata yaitu 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh edukasi perawatan luka terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama pada siswa di SMPN 1 Karangmalang Sragen. Tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan sebesar 49,3% dan masuk ke kategori tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan: Pemberian edukasi perawatan luka dengan ceramah dan demonstrasi pada siswa dapat meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama khususnya pada cidera luka ringan yang seringkali terjadi di lingkungan sekolah sehingga komplikasi yang lebih parah dapat dihindarkan.
Aplikasi Metode Pendidikan Kesehatan Demonstrasi dengan Media Short Education Movie (Sem) terhadap Pengetahuan Perawatan Luka pada Anak di Sdn Mojorejo 2 Sragen: Application of Health Education Demonstration Method with Short Education Movie (SEM) Media on Knowledge of Wound Care in Children at SDN Mojorejo 2 Sragen Irma Mustika Sari; Erika Dewi Noorratri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4176

Abstract

Latar belakang: Kecelakaan bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan kepada siapa saja. Interaksi dalam bermain kadang-kadang membawa risiko cedera bagi anak-anak sekolah dasar. Pengetahuan anak usia sekolah dasar masih kurang mengenai perawatan luka, usia tersebut rentan mengalami cidera yang dapat menyebabkan luka dan berpotensi infeksi. Kejadian kecelakaan yang terjadi di lingkungan sekolah sangat beragam misalnya karena terpeleset, adanya luka memar, luka bakar, ataupun luka lecet akibat trauma benda tumpul. Prevalensi kejadian cedera tertinggi pada status anak sekolah yaitu sebesar 13% dan pada rentang usia 5-14 tahun. Salah satu cara untuk melakukan pertolongan pertama cedera pada anak adalah dengan pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM) terhadap pengetahuan perawatan luka pada anak di SDN Mojorejo 2 Sragen Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimental study one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling sejumlah 77 responden yang dilakukan selama bulan Juli 2023. Responden mengisi kuesioner yang berisi 17 pernyataan tentang perawatan luka ringan. Hasil: Hasil analisis Wilcoxon test menunjukkan nilai signifikan ? = 0,000 < dari taraf nyata yaitu 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM) terhadap pengetahuan perawatan luka pada anak di SDN Mojorejo 2 Sragen. Tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan sebesar 83,34% dan masuk ke kategori tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan: Pemberian pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media Short Education Movie (SEM) dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang perawatan luka ringan
Co-Authors Alfida Fitri Alvionita Nadiyah Salsabila Amalia Sholekhah, Avifah Andriani Budi Astuti Anis Eka Valentin Anisa Praba Juaningsih Ardhiani, Nurul Devi Ari Sapti Mei Leni Ariyani, Salsabila Putri Aulia, Firda Ulfah Avica Miftakhul Jannah Ayu Okta Viana Baehaqi Bagus Novanda Dwi Prasetyo Budi Larasati Cahya Sulistyo Putri Denata Asri Martias Putri Devita Mayaningrum Dian Setyawan Discha Andriani Dwi Sri Wahyuningsih Dwi Yuningsih Eka Lusia Ellen Putri Liliarmita Khasanah Elsa Nur Pratiwi Elsa Rahma Dani Elysa Rachmawati Pratiwi Endah Sri Wahyuni Erika Dewi Noorratri Erlina Rahmawati Eska Dwi Prajayanti Estu Pradhika Fihudha, Ganis Dina Fiki Hafiya Ulinnuha Fitri, Alfida Fitria Purnamawati Ganis Dina Fihudha Haq, Rosma Karinna Hermawati Hesty Winda Hapsari Iin Selviana Sari Ika Widya Ning Tias Ika Yuniati Inawijaya, Deya Kharisma Nur Armadhani Krismayawati, Krismayawati Kushariati Kushariati Laila Nur Fidayana Lin Marhamah Azizah Lusia Wicky Windriarti Marganingtiyas, Dheta Agustin Maryatun Merlina Yuliarti Mursudarinah Mursudarinah Nadia Selli Putri Utami Nanda, Gilang Ayu Dwi Nasywa Yumna Hamidah Nazaruddin Latif Niken Meilianawati Noorrarti, Erika Dewi Noorratri, Eriika Dewi Norman Wijaya Gati Nur Aini Maulida Sareng Nurico Irhamna Arlansyah Nurul Kholifatul Hamidah Nurul Nuha Tasliyah Panggah Widodo Panggah Widodo Permatasari, Ulfa Puji Lestari, Migut Dwi PUTRI WULANDARI Rangga Baskara Jiwa Negara Ratna Indrayani Rini Widarti Rosalia Tri Haryanti Rosalia Tri Haryanti S Siswanto Septiana Dwi Yanti Septiana Ruspandi Shing, Lin Chun Siti Nurlaela Mahappy Sitti Rahma Soleman Sri Amalia Sri Hartutik Supanti Supanti Syerlita Eka Rahmawati Taufik Pamukti Tika Alvio Nita Tri Susilowati Tyas Dwi Rahayu Ulissangadah, Fitri Wahyu Purwaningsih wahyuni wahyuni Waluyo Widi Antoro WIJI LESTARI Yuningsih, Dwi Zahra Diah Ayu Permatasari