Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Patronase Politik Dalam Pemilihan Umum Calon Anggota Legislatif Pada Daerah Pemilihan 5 Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024 Safitri, Elsi; Taufik Akhyar; Reni Apriani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1864

Abstract

Pemilu di Indonesia merupakan instrumen utama dalam mewujudkan kedaulatan rakyat dan membangun pemerintahan yang representatif, namun praktik patronase politik masih mendominasi proses demokrasi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, strategi, dan dampak patronase politik oleh calon anggota legislatif di Daerah Pemilihan 5 Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan lima bentuk patronase yang digunakan kandidat, yaitu pembelian suara, pemberian pribadi, pemberian barang kelompok, penyediaan pelayanan sosial, dan proyek gentong babi, yang terbukti efektif meningkatkan peluang kemenangan melalui mobilisasi dukungan masyarakat. Meskipun demikian, praktik ini berdampak pada menguatnya pola hubungan patron-klien yang berpotensi melemahkan kualitas demokrasi lokal dan mendorong orientasi politik ke arah transaksi material, sehingga diperlukan regulasi dan pengawasan pemilu yang lebih ketat untuk memperkuat tata kelola demokrasi
Pola Komunikasi Interpersonal dalam Mencegah Konflik Antar Etnis di Desa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin II Ledy Putri, Andi Juffi; Akhyar, Taufik; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 4 (2025): EduTIK : Agustus 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/sagf8z66

Abstract

Penelitian ini mengkaji pola komunikasi interpersonal yang diterapkan untuk mencegah konflik antar etnis di Desa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin II. Konflik antar etnis merupakan tantangan sosial yang dapat mengganggu kohesi masyarakat, sehingga strategi komunikasi yang efektif sangat dibutuhkan untuk menjaga keharmonisan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana komunikasi interpersonal berperan dalam membangun pemahaman, toleransi, dan solidaritas antar kelompok etnis di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat yang dianggap memiliki peran kunci dalam interaksi antar etnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal yang efektif ditandai dengan keterbukaan, empati, sikap mendukung, kesetaraan dan kejujuran mampu menjadi sarana utama dalam membangun keharmonisan   etnis. Kata kunci: Etnis, interpersonal, konflik, komunikasi  
Komunikasi Organisasi Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat terhadap Pengembangan Dermaga Mini di Desa Teluk Payo Karlina, Nelly; Akhyar, Taufik; Setiawan, Arif
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi organisasi yang dilakukan pemerintah Desa Teluk Payo dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pengembangan dermaga mini serta mengidentifikasi hambatan komunikasi yang dihadapi. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi langsung melalui pertemuan tatap muka, forum musyawarah desa, dan pemanfaatan media informasi seperti baliho dan grup WhatsApp menjadi bentuk komunikasi utama yang efektif. Namun, hambatan seperti keterbatasan jangkauan informasi, rendahnya literasi komunikasi masyarakat, minimnya keterlibatan aktif warga, dan keterbatasan sumber daya keuangan menghambat efektivitas komunikasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi organisasi yang adaptif dan partisipatif untuk mendukung pembangunan infrastruktur desa yang berkelanjutan.
Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kelurahan 20 Ilir Dua Kota Palembang Khoirunnisa, Maharani; Akhyar, Taufik; Ritonga, Muslimin
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kelurahan 20 Ilir Dua Kota Palembang. Kerangka teori yang digunakan adalah Model Komunikasi Harold Lasswell dengan lima unsur utama: Who, Says What, In Which Channel, To Whom, dan With What Effect. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada masyarakat sebagai penerima layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi aparatur kelurahan telah berjalan cukup baik dalam aspek keramahan dan keterbukaan, namun masih menghadapi hambatan pada kejelasan pesan, keterbatasan pemanfaatan media informasi, serta konsistensi penyampaian prosedur pelayanan. Masyarakat berharap adanya transparansi yang lebih tinggi, penyediaan media informasi tertulis maupun digital, serta mekanisme pelayanan yang lebih efisien. Faktor pendukung utama berupa ketersediaan sarana prasarana dan komitmen aparatur, sedangkan faktor penghambat muncul pada aspek semantik, seperti kurangnya konsistensi bahasa dan ekspresi komunikasi. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi yang efektif menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dengan memperkuat kejelasan pesan, diversifikasi media komunikasi, dan peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal aparatur.
Peran Komunikasi Sosial dalam Melestarikan Tradisi Pernikahan Melayu di Sungsang Hafidzah, Qonita Zalfa; Akhyar, Taufik; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi sosial dalam melestarikan tradisi pernikahan budaya Melayu Sungsang di Desa Sungsang 1 Kecamatan Banyuasin II. Modernisasi dan globalisasi telah membawa perubahan signifikan pada pola pelaksanaan pernikahan, sehingga mengancam kelestarian nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi sosial menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan tradisi. Praktik komunikasi berlangsung dalam berbagai bentuk, seperti musyawarah keluarga, gotong royong, cerita budaya antar generasi, hingga pemanfaatan media digital untuk dokumentasi dan publikasi. Nilai-nilai simbolik dalam setiap prosesi mulai dari ngantar belanjo, malam bedana, hari munggah hingga hari layon tidak hanya menjadi ritual seremonial, tetapi juga media pewarisan moral, religiusitas, kebersamaan, dan identitas budaya masyarakat Sungsang. Meskipun menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman generasi muda, biaya pelaksanaan yang tinggi, dan pengaruh budaya luar, strategi kolaboratif antara tokoh adat, tokoh masyarakat, dan generasi muda terbukti efektif dalam mempertahankan relevansi tradisi ini di era modern. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi sosial yang adaptif tidak hanya menjaga makna budaya, tetapi juga memperkuat identitas kolektif masyarakat Sungsang di tengah arus perubahan.
Peran Orang Tua dalam Membangun Komunikasi Keluarga untuk Meningkatkan Moral Gen Z Karim, Fadillah; Akhyar, Taufik; Astrid, Gita
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 2 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i2.7098

Abstract

In the current generation, referred to as Gen Z. Many teenagers are characterized by poor morals, bad speech, and despicable behavior. Sidakersa Urban Village has teenagers with lack of moral ethics who cause a lot of problems for their parents. Parents believe that they should practice moral principles in themselves, so that they can raise a generation with good moral behavior in the future. The purpose of this research is to learn more about parents’ intern family communication to improve Gen Z’s morals. This based on the theory of family communication patterns in interpersonal communication, including communication beetween parents and children. The research methodology used is qualitative with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. This research shows that parents play an important role in shaping their children’s character and moral values. Parents must be able to act as educator, role models, and protectors and create an open and warm comunnication enviroment. Open comunnication makes it easier for children to share their feelings and experiences, thus strengthening the emotional bond beetwen parents and children. The obstacles faced by parents in empowering Gen Z morally include mismacthes in parenting patterns, differences in generations and values, limited time and attention, environmental influences, and difficulties in developing their children’s moral values.
Strategi Kehumasan dalam Pengelolaan Informasi Publik oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Fartha, Meisyka Dwi; Akhyar, Taufik; Hati, Putri Citra
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11690

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kehumasan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mengelola informasi publik, dengan fokus pada penerapan model komunikasi simetris dan asimetris. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan staf Humas dan wartawan media lokal untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai praktik komunikasi yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Provinsi Sumatera Selatan secara aktif membangun komunikasi timbal balik dengan media. Mereka tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendengarkan masukan dari wartawan, yang menciptakan hubungan yang lebih harmonis dan saling menguntungkan. Selain itu, Humas memanfaatkan berbagai platform digital untuk menyajikan konten yang informatif dan menarik, sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Penggunaan media sosial dan situs web resmi pemerintah menjadi sarana penting dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan transparansi. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterbukaan informasi pemerintah, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan komunikasi dua arah, di mana pemerintah tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pendengar yang responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan strategi komunikasi yang inklusif dan partisipatif, guna membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat dan media. ABSTRACT  This study aims to analyze the South Sumatra Provincial Government's public relations strategy in managing public information, focusing on the application of symmetrical and asymmetrical communication models. Using a qualitative approach, the research involved in-depth interviews with PR staff and local media journalists to gain a comprehensive understanding of the communication practices undertaken. The results show that South Sumatra Province's PR actively builds reciprocal communication with the media. They not only deliver information, but also listen to feedback from journalists, which creates a more harmonious and mutually beneficial relationship. In addition, PRs utilize various digital platforms to present informative and engaging content, thus reaching a wider audience. The use of social media and official government websites are important tools in disseminating information and increasing transparency. This strategy has proven effective in improving government information disclosure, which in turn contributes to increased public trust in the government. The findings emphasize the importance of strengthening two-way communication, where the government acts not only as a conveyor of information, but also as a responsive listener to people's needs and aspirations. As such, this study provides recommendations for local governments to continue developing inclusive and participatory communication strategies, in order to build better relationships with the public and the media.
EFEKTIVITAS KAMPANYE EDUKASI PT SINERGI BICARA INDONESIA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PUBLIC SPEAKING KOMUNITAS TEMAN BICARA Wati, Lily Rahma; Akhyar, Taufik; Farid, Muhammad Mifta
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 12 No. 2 (2024): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v12i2.7071

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of an educational campaign organized by PT Sinergi Bicara Indonesia in improving the public speaking competence of Teman Bicara Community members. Public speaking is an important skill in many aspects of life, both professional and social. Therefore, educational programs designed to improve this skill need to be evaluated to understand their impact on audiences. This study uses a quantitative approach with data collection methods through questionnaires distributed to 100 respondents. The results showed a positive and significant relationship between participation in the educational campaign and the improvement of effective communication skills, particularly in public speaking. The training program used interactive methods as well as hands-on practice, which proved to have a significant impact in increasing the audience's confidence and speaking ability in various situations. The findings confirm that educational campaigns in the form of public speaking training programs have an important role in developing communication skills that are relevant for professional and social needs. Therefore, more educational programs are needed that provide not only theory, but also hands-on experience so that participants can be more confident and skilled in public speaking.