Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)

KONSEP INFERENSI PADA MODEL PENGETAHUAN BERBASIS TERNARY GRID Erdani, Yuliadi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin inferensi dari sistem pakar bertugas melakukan pencarian aturan-aturan yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan atas fakta-fakta masukan yang diberikan oleh pengguna. Kualitas dan kinerja mesin inferensi bertanggung jawab terhadap kualitas keputusan yang dihasilkan dan efisiensi proses inferensi yang dilakukan. Kesalahan-kesalahan dalam proses inferensi dapat berakibat fatal karena keputusan yang dihasilkan tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh orang pakar, selain itu kesalahan-kesalahan tersebut dapat mengakibatkan sistem pakar masuk ke dalam situasi yang tidak menentu atau tidak berakhir (endless loop/hang).Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, maka telah dikembangkan konsep inferensi yang dapat mengatasi kesalahan-kesalahan pada proses inferensi dan meningkatkan efisiensi proses inferensi itu sendiri. Metoda yang digunakan adalah dengan cara mengoptimalkan aturan-aturan terlebih dahulu dan selanjutnya memainkan (matching) fakta-fakta masukan kepada aturan-aturan yang sudah optimal tersebut. Optimasilasi aturan dilakukan dengan cara mengeliminasi beberapa aturan yang redundan dan kritis. Konsep inferensi tersebut selanjutnya dapat diimplementasikan pada mesin inferensi (inference engine). Dari beberapa contoh kasus yang diberikan, terlihat bahwa proses inferensi ini dapat menghasilkan keputusan dengan benar tanpa melakukan iterasi yang lama, sehingga prosesnya efisien. 
PENGEMBANGAN BASIS PENGETAHUAN (KNOWLEDGE BASE) BERBASIS TERNARY GRID Yuliadi Erdani; Ismail Rokhim
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai bagian dari sistem pakar, basis pengetahuan memiliki peranan yang cukup penting dalam mengorganisir pengetahuan-pengetahuan yang diberikan oleh orang pakar dalam bentuk data. Pada sistem pakar berbasis aturan, pengetahuan yang disimpan dalam bentuk aturan dan fakta akan mengalami kesulitan ketika harus diubah ke bentuk data. Demikianpun ketika data harus diubah kembali ke bentuk aturan dan fakta. Hal inilah yang mengakibatkan menurunnya kualitas informasi dari suatu pengetahuan atau bahkan mengakibatkan kesalahan informasi, sehingga pengetahuan yang dimaksud memiliki makna yang sama sekali lain dengan yang diharapkan oleh orang pakar.Pada basis pengetahuan berbasis Ternary Grid, kelemahan-kelemahan tersebut dapat diatas dengan mengeliminasi kesalahan-kesalahan yang ada pada aturan-aturan dan fakta-fakta yang diberikan oleh orang pakar. Meskipun tidak semua masalah dapat diatasi dengan Ternary Grid, namun sebagian besar masalah yang berkaitan dengan kesalahan-kesalahan informasi dapat dihilangkan sehingga kinerja pengetahuan meningkat.Makalah ini membahas tentang pengembangan basis pengetahuan berbasis Ternary Grid sebagai bagian dari sistem pakar dalam bentuk database. Database yang dikembangkan merupakan implementasi konsep basis pengetahuan berbasis Ternary Grid yang telah diakui baik dalam lingkup nasional maupun internasional sebagai salah satu model pengetahuan. Selain itu diulas pula dengan jelas proses transformasi dan ekstraksi dari data ke pengetahuan dan sebaliknya dalam format Ternary Grid. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar kesalahan-kesalahan informasi dapat dieliminasi.