Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal

Algoritma C4.5 pada Registrasi Pasien Rosmala, Dewi; Libranto, Rizandi Nugro
MIND Journal Vol 2, No 1 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.737 KB) | DOI: 10.26760/mindjournal.v2i1.48-58

Abstract

Algoritma C4.5 merupakan algoritma yang digunakan untuk membentuk pohon keputusan. Klinik dan Rumah Bersalin Melong Asih yang bertempat di Cimahi, bertugas melayani pemeriksaan umum, konsultasi masalah kandungan serta pemeriksaan ibu hamil. Proses registrasi yang panjang dapat menimbulkan antrian yang menyebabkan ketidaknyamanan pasien. Melihat kondisi tersebut diperlukan suatu sistem registrasi pada paisen untuk memprediksi waktu antrian di Klinik dan Rumah Bersalin Melong Asih. Data yang dimanfaatkan adalah data Rekam Medis Pasien (yang digunakan sebagai data training dan data testing). Data keluhan tersebut diproses menggunakan decision tree sehingga dapat menghasilkan suatu keputusan waktu penanganan pasien yang diterjemahkan ke dalam bahasa linguistik yaitu, cepat, sedang, dan lama. Partisi data 90:10 merupakan partisi terbaik karena memiliki nilai precision, recall, dan accuracy yang paling tinggi daripada partisi lainnya.
Algoritma Levenshtein Distance dalam Aplikasi Pencarian isu di Kota Bandung pada Twitter Rosmala, Dewi; Risyad, Zulfikar Muhammad
MIND Journal Vol 2, No 2 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.03 KB) | DOI: 10.26760/mindjournal.v2i2.1-12

Abstract

Twitter digunakan Pemerintah Kota Bandung dalam memperoleh data terkait isu yang terjadi di Kota Bandung yang dilaporkan oleh masyarakat Kota Bandung. Kendala yang dihadapi pada saat melakukan pencarian data isu melalui Twitter adalah adanya perbedaan ejaan kata di dalam tweet pada Twitter dengan kata kunci pada data kategori isu yang ada di Pemerintah Kota Bandung. Sehingga dibutuhkan sebuah algoritma yang mampu mengubah suatu kata menjadi kata lainnya, yaitu Algoritma Levenshtein Distance. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, Algoritma Levenshtein Distance mampu 100% mengubah kata dengan kesalahan ejaan pada tweet menjadi kata kunci pada kategori isu.Dengan digunakannya Algoritma Levenshtein Distance pada proses pencarian data isu dari Twitter, data isu yang diperoleh Pemerintah Kota Bandung menjadi lebih baik dan akurat.
Perbandingan Metode Most Significant Bit dan Least Significant Bit pada Steganografi untuk Keamanan Data Media Digital ROSMALA, DEWI; K, ANGGA KUSUMA
MIND Journal Vol 3, No 2 (2018): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.595 KB) | DOI: 10.26760/mindjournal.v3i2.36-46

Abstract

Steganografi merupakan ilmu atau teknik menyembunyikan data ke dalam suatumedia dengan tujuna orang lain tidak mengetahui keberadaan pesan tersebut.Metode Most Significant Bit (MSB) dan Least Significant Bit (LSB) adalah metodeyang digunakan dalam teknik steganografi. Biner dari secret file disisipkan kedalambit paling berpengaruh untuk MSBatau bit paling tidak berpengaruh untuk LSB kedalam cover file. Dari proses penyisipan dapat dilihat perbandingan ukuran fileimage sebelum dan sesudah disisipi pesan rahasia. Untuk menganalisis metodemana yang lebih baik terdapat paramater yang haruis dipenuhi oleh masingmasing metode, suatu stego file dapat dikatakan bagus apabila memiliki nilai PSNRdiatas 30 dB dan nilai MOS 3 (fair). Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan,yaitu metode LSB lebih baik dari pada metode MSB, hal itu dibuktikan dengan nilaiPSNR rata-rata metode LSB adalah sebesar 70.31 dB dan dengan rata-rata nilaiMOS 4 (good) sedangkan metode MSB hanya memiliki nilai PSNR 28.31 dB danrata-rata nilai MOS 2 (Poor)
RESPON ALPHANUMERIK DAN NUMERIC QR CODE ROSMALA, DEWI; MIFTAHUDDIN, YUSUF; YUSUF, RUSTANDI
MIND Journal Vol 4, No 2 (2019): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.517 KB) | DOI: 10.26760/mindjournal.v4i2.62-72

Abstract

QR Code atau sering disebut Quick Response Code adalah barcode dua dimensi yang dapat dibaca lebih cepat dari barcode dengan kapasitas yang sama. Sudut deteksi pola yang menjamin stabil tiga bacaan pada kecepatan tinggi dan dapat memperbaiki kesalahan atau data dapat dikembalikan bahkan jika sebagian rusak atau kotor. QR Code memiliki karakter yang terbagi dalam empat karakter yaitu numerik, alphanumerik, bit, kaji. QR Code dihasilkan dari proses encoding dengan melakukan konversi atau masukan data ke dalam bentuk biner, sehingga encoding dapat diidentifikasi kebutuhan input data yang dihasilkan dalam QR Code, menentukan versi QR code dan tingkat Error Correction. Pada penelitian ini dilakukan cara bagaimana Melakukan proses encoding alphanumerik dan numeric QR Code dengan membandingkan respon rime dari hasil generate kedua QR Code tersebut. Dengan cara melakukan pemindaian pada QR Code alphanumerik dan numerik. Dari hasil pengujian Pemindaian QR Code alphumerik dan numerik yang dilakukan didapat bahwa QR Code numerik memiliki respon lebih cepat 0.3 Detik dari QR Code alphanumerik. Kata kunci: REST API, QR Code,Android