Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Internalisasi Nilai-nilai Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Islam Integratif di SMP Al-Madina Boarding School Wonosobo Arifin, Faizal; Ali, Mudzakkir; Syaifudin, Muh
Journal in Teaching and Education Area Vol. 3 No. 1 (2026): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/yd6n0z74

Abstract

Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi informasi menghadirkan tantangan serius dalam kehidupan keberagamaan generasi muda, antara lain menguatnya sikap eksklusif dan intoleran. Kondisi ini menuntut peran strategis lembaga pendidikan Islam dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan internalisasi nilai moderasi beragama di SMP Al-Madina Boarding School Wonosobo sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kurikulum, program pendidikan, serta budaya sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi moderasi beragama dilakukan secara integratif melalui sistem all days school yang memadukan pendidikan formal dan pesantren. Nilai moderasi beragama, meliputi nilai komitmen kebangsaan, toleransi, sikap anti-kekerasan, dan akomodatif terhadap budaya lokal, ditanamkan melalui kurikulum integratif, pembiasaan ibadah, kajian keislaman berbasis ahlussunnah wal jama’ah, penguatan karakter, serta pengembangan life skill dan budaya sekolah. Model ini efektif membentuk peserta didik yang religius, moderat, dan berwawasan kebangsaan.
Transformasi Pondok Pesantren Melalui Edupreneurship Nurochman; Mudzakkir Ali; Nor Hadi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5114

Abstract

Tiga fungsi pesantren yaitu: (1) menjadi pusat pendidikan Islam, dimana pesantren tidak hanya sebagai wadah transfer of knowledge semata, melainkan juga sebagai media penanaman akidah, akhlak, penguatan syariah, dan muamalah dengan pola asrama atau santri dipondokkan. (2) menjadi pusat dakwah, mengajak umat untuk menegakkan amar makruf nahi mungkar dengan metodologi rahmatan lil'aalamiin (3) menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan ekonomi dan bisnis ummat. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk transformasi pendidikan pesantren melalui edupreneurship di pondok pesantren Tazakka Jawa Tengah dan Pondok Pesantren Sidogiri Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis lapangan (field research). Untuk mengumpulkan data penelitian, peneliti menggunakan teknik penelitian melalui observasi berperanserta (participant observation), wawancara menadalam (in depth interiview), dan dokumentasi. Hasil penelitian disertasi ini menunjukan bahwa, Pertama, Transformasi pondok pesantren Sidogiri Jawa Timur melalui edupreneurship dilakukan secara teoritis dan praktis. Secara teoritis pendidikan kewirausahaan Islami di Pondok Pesantren Sidogiri diberikan kepada para santri atau murid di MMU Aliyah, sedangkan secara praktis, pendidikan kewirausahaan Islami diberikan melalui kegiatan praktek atau magang di kopontren. Kedua, edupreneurship di pondok modern Tazakka Jawa Tengah (1) termaktub dalam kegiatan intrakurikuler. Melalui dirosah Islamiyah, santri mengenal adanya entrepreneurship atas keteladanan Nabi SAW dan para sahabat. prinsip-prinsip transaksi yang halal, etika bisnis Islam, dan pengelolaan usaha sesuai syariat. (2) melalui kegiatan kokurikuler dan esktrakurikuler seperti praktik adab kesopanan sebagai salah satu kegiatan kokurikuler menjadi fondasi etika pendidikan pesantrenpreneur yang merupakan bagian dari hidden curriculum. Kegiatan perkoperasian santri merupakan bentuk ekstrakurikuler yang berfungsi sebagai laboratorium praktik ekonomi pesantren.