Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Socio Religia

DAMPAK KEMISKINAN TERHADAP DEVIASI SOSIAL DI KELURAHAN KELAPA TIGA KECAMATAN TANJUNG KARANG PUSAT KOTA BANDAR LAMPUNG Badiah, Siti; Rosana, Ellya; Syahri, Fandi Muhammad
Socio Religia Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v3i2.16085

Abstract

Kemiskinan merupakan kondisi ketidak mampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan pokoknya seperti pangan, sandang maupun papan. Kemiskinan tidak hanya dialami oleh masyarakat pedesaan saja namun masyarakat perkotaan pun mengalaminya. Kemiskinan berdampak negatif yakni menjadi awal penyebab seseorang melakukan tindakan deviasi sosial karena desakan tuntunan ekonomi. Permasalahan sosial ini dapat dijumpai di kelurahan Kelapa Tiga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi kemiskinan di Kelurahan Kelapa Tiga Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung dan bagaimana dampak kemiskinan terhadap deviasi sosial di Kelurahan Kelapa Tiga Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu informan yang telah ditetapkan yaitu informan kunci, informan utama dan informan tambahan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan empat komponen utama yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan kesimpulan akhir. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kontrol sosial.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi kemiskinan di kelurahan Kelapa Tiga dialami oleh masyarakat dengan pendapatan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya, tidak memiliki pekerjaan yang tetap, rumah yang tidak layak huni serta pendidikan yang rendah. Kemiskinan berdampak pada hal yang negatif yakni awal dari tindakan deviasi sosial. Upaya untuk mengatasi kemiskinan dan deviasi sosial sudah dilakukan oleh semua pihak terkait seperti pihak kelurahan, pihak kepolisian, tokoh Agama dan pihak tokoh masyarakat. Jenis deviasi sosial di kelurahan Kelapa Tiga sangat variatif seperti deviasi sosial negatif, primer, sekunder, individu, kelompok, situasional dan sistematik. Bentuk deviasi sosial yang variatif tersebut diantaranya pencurian, perjudian, minum- minuman keras dan penyalahgunaan obat-obat terlarang (narkoba). Selain kemiskinan, ternyata terdapat lain seseorang melakukan tindakan deviasi sosial yaitu faktor internal dan eksternal.
Nilai Sosial dan Keagamaan pada Tradisi Wiwitan di Desa Wonodadi Utara Kecamatan Gadingrejo Salim, luthfi; Badiah, Siti; Ramadan, Helmi Rizki
Socio Religia Vol. 5 No. 1 (2024): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v5i1.22275

Abstract

Tradisi Wiwitan merupakan salah satu tradisi leluhur masyarakat petani suku jawa yang dilaksanakan menjelang panen padi, saat padi sudah menguning segera siap panen dan ritual persembahan yang dilakukan oleh masyarakat petani suku Jawa sebagai wujud rasa syukur untuk memperoleh keselamatan serta keberkahan hasil panen yang melimpah. Tradisi tersebut terus dijalankan dari generasi kegenerasi atau sudah menjadi kebiasaan didalam sebuah masyarakat petani suku Jawa sehingga menjadi bagian dari ritual keagamaan yang dilakukan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana eksistensi tradisi Wiwitan di Desa Wonodadi Utara serta bagaimana nilai sosial dan keagamaan pada tradisi Wiwitan di Desa wonodadi Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada masyarakat di Desa Wonodadi Utara Kecamatan Gadingrejo dengan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan sosiologis. Metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling. Kemudian menggunakan metode induktif dalam proses penarikan kesimpulan serta menggunakan teori Struktural Fungsional Talcot Parsons yang didalamnya  terdapat konsep adaptation, goal attainment, integration, dan latency untuk menganalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial dan keagamaan pada tradisi Wiwitan di desa Wonodadi Utara yaitu terdapat enam nilai. Pertama gotong royong. Kedua keharmonisan antar masyarakat. Ketiga solidaritas, dalam tradisi Wiwitan. Keempat kesucian dan ketaqwaan. Kelima keimanan. Keenam keseimbangan dengan alam.Kata Kunci: Tradisi Wiwitan, Nilai Sosial Keagamaan