Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Penilaian Kinerja dan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) Sungai Bajak di Kota Semarang Nugroho, Faishal Dary; Sholichin, Moh.; Prayogo, Tri Budi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.37

Abstract

Menurunnya fungsi sungai dan prasarana sungai berdampak pada berkurangnya fungsi pemenuhan air dan pengendalian daya rusak air. Kegiatan pemeliharaan diperlukan dalam mempertahankan sungai dan prasarana sungai. Studi ini bertujuan untuk memperoleh hasil nilai kinerja dan AKNOP sungai dan prasarana sungai di lokasi penelitian dengan identifikasi dan analisis tingkat kerusakan serta perhitungan biaya AKNOP sesuai dengan yang tertuang dalam Pedoman SE Dirjen SDA No. 5/2016. Hasil studi menunjukkan bahwa penilaian kinerja Sungai Bajak di Kota Semarang rata-ratanya adalah 55,02% dengan rekomendasi pemeliharaan korektif. Satu ruas sungai bagian kanan dan kiri yang mendapatkan rekomendasi pemeliharaan rehabilitatif yaitu pada ruas km1+800 - km1+900, serta 4 ruas sungai bagian kiri dengan pemeliharaan preventif pada ruas km0+000 - km0+400, dan sisanya dengan rekomendasi pemeliharaan korektif. Penanganan dipriotitaskan terhadap ruas yang mendapatkan rekomendasi pemeliharaan rehabilitatif, lalu preventif, serta korektif.  Total Nilai AKNOP (Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan) untuk Sungai Bajak di Kota Semarang adalah sebesar Rp. 2.716.600.000,00. The decrease in the function of river and river infrastructure has an impact on reducing the function of fulfilling water and controlling the destructive power of water. Maintenance project is needed in maintaining the river and river infrastructure. The purpose of this study is to obtain the value of performance assessment and AKNOP of river and river infrastructure at the research site by identifying and analyzing the level of damage and calculating the costs of AKNOP in accordance with the SE Guidelines of Dirjen SDA No. 5/2016. The results of this study showed that the average performance of the Bajak River in Semarang City is 55.02% with corrective maintenance recommendations. There is a section on the right and the left side of the Bajak river that receive recommendations for rehabilitative maintenance, namely the km1+800 - km1+900 section, and there are 4 left river sections that receive preventive maintenance recommendations, namely the km0+000 - km0+400 section, while the rests of the river section are recommended with corrective maintenance. Maintenance is prioritized for sections that receive recommendations for rehabilitative, then preventive, and corrective maintenance. The total value of AKNOP for the Bajak River in Semarang City is Rp. 2,716,600,000.00.
Efisiensi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Kelurahan Ledok Kulon Kabupaten Bojonegoro Ardia Trianita, Dinda; Yuliani, Emma; Prayogo, Tri Budi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.26

Abstract

Meningkatnya jumlah industri tahu dan aktivitas rumah tangga di Kelurahan Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro menyebabkan beban pencemar pada air limbah yang diolah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Ledok Kulon semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit air limbah yang masuk ke dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Ledok Kulon, besarnya kandungan BOD, COD, TSS, pH, total coliform, nitrit, sulfat, serta temperatur yang terdapat di dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Ledok Kulon, kinerja tiap unit, serta efisiensi removal IPAL terhadap air hasil olahan. Metode yang digunakan berupa sampling dan pengujian terhadap air limbah yang diambil pada masing-masing unit IPAL yang kemudian dilakukan analisis terkait beban organik/Organic Loading Rate (OLR), waktu retensi/Hydraulic Retention Time (HRT), dan pembebanan hidrolik/Hydraulic Loading Rate (HLR). Hasil menunjukkan debit ait limbah mencapai 926,69 m3/hari yang melebihi kapasitas desain 500 m3/hari. Dari hasil uji laboratorium terhadap sampel air limbah pada inlet IPAL, outlet biofilter anaerobik dan aerobik, serta outlet IPAL hanya parameter COD dan total yang tidak memenuhi standar baku mutu Permen LHK No. 68 Tahun 2016 yaitu COD >100 mg/L dan total coliform >3000 jumlah/100 mL.
Analisa Kualitas Air Sungai Tukad Badung, Denpasar, Bali Menggunakan Program QUAL2Kw Nur A. A, Richarta Vichotama; Haribowo, Riyanto; Prayogo, Tri Budi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.04

Abstract

Sungai Tukad Badung secara fisik terbilang baik, namun memiliki kualitas air yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting kualitas air Tukad Badung dan mengetahui kondisi daya tampung pencemaran berdasarkan analisa program QUAL2Kw. Dari hasil analisa, kondisi kualitas air pada daerah studi menunjukkan dua dari delapan parameter (Fosfat dan BOD) tidak memenuhi baku mutu kelas II. Sedangkan Daya Tampung Pencemaran sungai Tukad Badung pada TSS yakni 17,77 ton/hari, pada BOD 27,49 ton/hari, pada COD 93,63 ton/hari, dan pada Fosfat 7,65 ton/hari. Pada prediksi kualitas air Tukad Badung tahun 2024, terjadi penurunan kualitas air pada sungai Tukad Badung, hal ini dapat diprediksi dari trend penurunan kualitas air yang dihitung grafik penurunanya secara polinomial. Beberapa parameter diprediksi tidak memenuhi baku mutu kelas II yakni pada parameter BOD dan  Fosfat, sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya. BOD memiliki penurunan sebesar -8,93% (konsentrasi BOD naik 8,93%) dan Fosfat memiliki penurunan sebesar -16,67% (konsentrasi fosfat naik 16,67%).
Studi Penentuan Status Mutu Air dengan Menggunakan Metode Indeks Pencemaran dan Metode Water Quality Index (WQI) Di Sungai Donan Cilacap, Jawa Tengah Mukti, Galih Teja; Prayogo, Tri Budi; Haribowo, Riyanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.21

Abstract

Sungai Donan merupakan daerah yang memiliki beberapa kawasan industri dan kawasan permukiman. Dampak dari adanya kawasan padat pembangunan dan industri diyakini dapat mempengaruhi tingkat mutu kualitas air. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengamati dan menganalisa kondisi sungai Donan sehingga dapat memperlihatkan sumber pencemaran dan parameter melebihi batas baku mutu yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) dan Water Quality Index (WQI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa status mutu air Sungai Donan dari analisa menggunakan metode Indeks Pencemaran menunjukkan 100% kondisi tercemar sedang. Sedangkan menurut metode Water Quality Index (WQI) menunjukkan 47,5% tercemar berat dan 52,5% tercemar sedang. Penentuan status mutu air dari hasil sampel air terhadap Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2001 yang di lakukan pada bulan November 2018 menyatakan bahwa terdapat beberapa parameter yang melebihi batas baku mutu kelas II yaitu Jumlah partikel terlarut (TDS), COD, BOD, flourida, minyak dan lemak, salinitas, sulfida, dan klor bebas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa air di Sungai Donan tersebut dimungkinan masih digolongkan air sungai kelas IV.
Studi Penentuan Prioritas Rehabilitasi Saluran Berdasarkan Efesiensi Saluran pada Saluran Primer Air Manna I Kabupaten Lahat Ranteta'dung, Imanuel Three; Ismoyo, M. Janu; Prayogo, Tri Budi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.17

Abstract

Daerah Irigasi Air Manna I yang terletak di Kabupaten Lahat, mampu mengairi 331ha lahan persawahan. Kerusakan di beberapa titik pada saluran Primer Air Manna 1 merupakan sebuah permasalahann yang dapat menurunkan0nilai efisiensi0dan0kinerja0saluran. Untuk itu diperlukan adanya perhitunagn0efisiensi saluran0dan identifikasi kerusakan saluran agar dapat menentukan prioritas rehabilitasi saluran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efisiensi saluran, kinerja saluran, prioritas rehabilitasi saluran, dan biaya rehabilitasi saluran dengan menyajikan dalam peta kondisi saluran primer Air Manna I menggunakan aplikasi Google Earth. Metode yang digunakan adalah menghitung nilai efisiensi dari setiap ruas saluran, berdasarkan perhitungan  kecepatan aliran, luas penumpang dan debit saluran untuk menentukan prioritas rehabilitasi saluran.  Hasil dari penelitian ini adalah: Prioritas rehabilitasi saluran peringkat 1 adalah ruas III (BAM.3-BAM.4a) dengan nilai efisiensi sebesar 59% dan kinerja saluran 35% serta membutuhkan biaya sebesar Rp.421.520.000,00. Prioritas rehabilitasi saluran peringkat 2 adalah ruas I (BAM.1-BAM.2) dengan nilai efisiensi sebesar 78% dan kinerja saluran 55% serta membutuhkan biaya sebesar Rp.141.930.000,00. Prioritas rehabilitasi saluran peringkat 3 adalah ruas II (BAM.2-BAM.3) dengan nilai efisiensi sebesar 81% dan kinerja saluran 60% serta membutuhkan biaya sebesar Rp.128.270.000,00.
Analisa Indeks Kinerja Daerah Irigasi Kedungputri, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi dengan Menggunakan Software PDSDA-PAI versi 2.0 Nugroho, Fajar Unggul; Prayogo, Tri Budi; Wicaksono, Prima Hadi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.26

Abstract

For determining irrigation system performance index we need calculation and some complex considerations, therefore to make determining irrigation system performance index easier we need helping tool which is PDSDA-PAI (Water Resources Data Processor – Irrigation Asset Management) version 2.0 software.  According to Ministerial of Public Works Regulation Number:12/PRT/M/2015 explained that to know performance condition of irrigation system we need 6 (six) aspects for evaluation, which is: physical infrastructure condition, farm productivity, supporting infrastructure, personnel organization, documentation and P3A institutional condition. According to research result of Kedungputri Irrigation Area performance index, Ngawi Regency with blank form we got index value 81.87%, meanwhile research result with PDSDA-PAI version 2.0 software 90.68%. According to irrigation performance index value with blank form as well as PDSDA-PAI version 2.0 software we obtain Kedungputri Irrigation Area condition is very good and only need some maintenance activities.Di dalam menentukan indeks kinerja sistem irigasi diperlukan perhitungan dan beberapa pertimbangan yang cukup kompleks, maka dari itu untuk mempermudah penentuan indeks kinerja sistem tersebut dibutuhkan alat bantu berupa program komputer yaitu PDSDA-PAI versi 2.0 (Pengolah Data Sumber Daya Air – Pengelolaan Aset Irigasi). Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor :12/PRT/M/2015 dijelaskan bahwa untuk mengetahui kondisi kinerja sistem irigasi terdapat 6 (enam) aspek yang perlu dievaluasi, meliputi: kondisi prasarana fisik, produktifitas tanam, sarana penunjang, organisasi personalia, dokumentasi dan kondisi kelembagaan P3A.Berdasarkan hasil dari penelitian indeks kinerja Daerah Irigasi Kedungputri, Kabupaten Ngawi dengan menggunakan blangko diperoleh besaran nilai indeks sebesar 81,87%,  sedangkan hasil penilaian indeks kinerja irigasi dengan menggunakan software PDSDA-PAI versi 2.0 sebesar 90,68%. Berdasarkan hasil indeks kinerja jaringan irigasi baik menggunakan blangko maupun menggunakan software PDSDA-PAI versi 2.0 didapatkan kondisi Daerah Irigasi Kedungputri dalam keadaan sangat baik dan hanya memerlukan kegiatan pemeliharaan saja 
Aplikasi Geolistrik Resistivitas dengan Konfigurasi Schlumberger Untuk Identifikasi Air Laut di Kecamatan Jayapura Utara Kota Jayapura Simanjuntak, Yogi Ricardo P; Prayogo, Tri Budi; Sholichin, Mohammad
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.23

Abstract

Dalam beberapa tahun belakangan telah terjadi eksodus penambahan penduduk yang sangat besar di belahan bumi, yang menyebabkan pengambilan air dalam tanah terus menanjak sangat pesat. Faktor inilah yang membuat dampak sangat jelek terhadap kuantitas dan kualitas air bawah tanah, yaitu turunnya permukaan air bawah tanah, serta fluktuasi yang sangat besar bahkan penurunan kualitas air bawah tanah, sampai terjadinya akibat dari intrusi air laut pada bawah tanah di wilayah pesisir. Dalam rangka penilitian ini, kami memakai metode geolistrik guna mengetahui pengaruh dari penurunan pada muka air bawah tanah terhadap intrusi air laut di salah satu kecamatan di Kota Jayapura yaitu Kecamatan Jayapura Utara. Jayapura Utara Metode dari  geolistrik kami gunakan untuk melihat pengaruh pada penurunan muka air bawah tanah oleh dampak dari intrusi air laut di Kecamatan tersebut.
Studi Penilaian Kinerja Sistem Irigasi dengan pendekatan permen PUPR No.12/PRT/M/2015 dan PSETK untuk prioritas penanganan dengan metode AHP pada Daerah Irigasi Kaligawe kabupaten Klaten. Prasetyaningrum, Ndaru; Prayogo, Tri Budi; Sayekti, Rini Wahyu
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.06

Abstract

Untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya air di bidang pertanian di DI Kaligawe perlu diadakan Penilaian Kinerja Irigasi. Dalam penelitian ini memakai metode Penilaian Kinerja Irigasi Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015 dan PSTEK (Profil Sosial Teknik Ekonomi Kelembagaan), untuk menetukan skala prioritas penangan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dengan bantuan paket program Super decission 2.10.Hasil Penilaian dengan Metode Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015 Indeks Kinerja sebesar 82,57% , yang terdiri dari aspek Prasarana Fisik 37,67%, Produktitas Tanam 13,88%, Sarana Penunjang 5,69%, Organisasi Personalia 12,90%, Dokumentasi 3,85%, P3A 8,575%.Dengan Metode PSETK skoring Profil Sosial sebesar 12 (Tinggi), skoring Profil Ekonomi sebesar 8 (Tinggi), skoring Profil Teknik 30 (Baik), skoring Profil Kelembagaan 17 (Cukup Baik).Prioritas penanganan dengan metode AHP bersumber dari Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015 adalah Prasarana Fisik(0,171), sub-aspek Bangunan Utama (0,136).Prioritas penanganan dengan metode AHP berdasarkan PSETK adalah Profil Teknik (0,246).
Studi Penilaian Kinerja Sistem Irigasi Menggunakan Aplikasi Epaksi dan Metode Fuzzy Set Theory di Daerah Irigasi (DI) Ketapang Barat Kabupaten Sampang Inadhi, Kania Laksita; Prayogo, Tri Budi; Fidari, Jadfan Shidqi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.08

Abstract

The region of Irigasi Ketapang Barat's system of Irigasi doesn't work as expected. The reason why this happened was because there were some problems, both technical and non-technical. Teknis problems are caused by a lot of sediment, but for non-technical problems, there aren't any people around when the air is coming in. It's important to figure out how the system works to solve this problem. In this case, fuzzy set theory and applications of epaksi are used to figure out how well a system works. What from the two methods above will be compared and uji hipotesis will be done. To figure out what needs to be done first, use the PSTEK tool (Profi, Sosial, Teknik, Ekonomi, dan Kelembagaan).
Co-Authors Ahmad Efendi Al zamzami, Ilham Misbakudin Amin, Abd Aziz Andi Kurniawan Andre Primantyo Hendrawan Ardia Trianita, Dinda Aufa, Muhammad Shidqy Awfiyaa, Husna Nadhira Awfiyaa, Husna Nadhira Ayisya Cindy Harifa Azzhura, Fahrunnisa Bahrudin, Moh. Zainal Dian Chandrasasi Donny Harisuseno Donny Harisuseno Dwi Lestari, Febby Sekar Dwi, Yogita Ayu Emma Yuliani Fahmi, Moh. Aziizun Fajaruddin, Abdul Harist Fidari, Jadfan Shidqi Hakim, Muhammad Naufal hari siswoyo Heri Suprijanto Hutama, Ageng Rizky Inadhi, Kania Laksita Juziwijaya, Dudiman Kevin Devara Khabib, Muhammad Lukman Kianendra, Reza Kurniawan, Decka Emeraldi Lailatul Mukarromah, Lailatul Lily Montarcih Limantara M. Janu Ismoyo Maarif, Fandi Ahmad Mahyudin Mahyudin Maulidya, Lia Nur Izza Moehammad, Khibar Syiar Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mukti, Galih Teja nalurita, sari NEPRIYANA, Elfita Nugroho, Bimantio Fariz Nugroho, Faishal Dary Nugroho, Fajar Unggul Nur A. A, Richarta Vichotama Pradana, Ravi Pramudia, Zulkisam Prasetyaningrum, Ndaru Prima Hadi Wicaksono Purwanto, Harjuna Arif Puteriana, Shintya Agustien Putra Ramadhani, Adhinda Dwi Putranto, Yoyok Dwi Rafif, Hanif Rahayu, Kurnia Yuliyanti Ranteta'dung, Imanuel Three Richa, Vicky Ataki Rini Wahyu Sayekti Rispiningtati Rispiningtati Riyanto Haribowo Rizaldy, Muhammad Fahmi Rusardi, Olda Fadhilah Aprilia Sahdini, Arfin Putri Salimah, Ghaida Nurul Saragih, Nadhirah Nurul Saleha Sari Rahmawati, Sari Semuel J. Ch. Ahab, Semuel J. Ch. Setiyowati, Yunita Ayu setyawan, satriyo ardhi Setyono, Hadi Satria Shafiya, Adristi Sholichin, Moh Simanjuntak, Yogi Ricardo P Siregar, Yoan Nathalia Soemarno Soemarno Solichin, Moch Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sumule, Ahimsa Rama Pagayang Susanti Susanti Sutikno Sutikno Ussy Andawayanti Very Dermawan Yasnuar Muntaha Yudianto, Engelbertus Fajar