Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Dengan Lembar Balik Dan Video Animasi Tentang Gizi Seimbang Pada Ibu Menopause Fitriyah, Khamidah Lu’lua; Mudlikah, Siti; Mulyani, Endah; Handajani, Diani Octaviyanti
IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today Vol. 5 No. 1 (2025): IJMT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijmt.v5i1.10350

Abstract

Latar Belakang: Masa menopause rentan terhadap kesehatan. Seperti malnutrisi dan penyakit degeneratif yaitu diabetes, hipertensi dan kolesterol. Kurangnya pemahaman ibu menopause tentang gizi seimbang menjadi faktor pencetus gangguan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas edukasi dengan lembar balik dan video animasi tentang gizi seimbang pada Ibu menopause di Desa Gredek. Metode Penelitian: Metode yang digunakan quasi eksperiment dengan desain pretest-postest group design. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 30 Ibu menopause. Teknik sampling dengan simple random sampling. Terdiri dari 2 kelompok masing-masing kelompok 15 orang yaitu kelompok lembar balik dan kelompok video animasi. Instrumen: kuesioner, lembar balik dan video animasi. Analisa data yang digunakan adalah uji Man Whitney U.Hasil Penelitian: Diketahui kelompok lembar balik terdapat peningkatan pengetahuan dari rata-rata skor sebesar 28,51 menjadi 68,38. Pada kelompok video animasi terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan dari rata-rata skor sebesar 26,70 menjadi 82,60. Hasil dari uji Man Whitney U diperoleh nilai p value 0,000<0,05 yang artinya pemberian penyuluhan dengan kedua media dapat meningkatkan pengetahuan ibu, dan video animasi adalah media yang paling efektif.Kesimpulan : Video animasi lebih efektif dibandingkan dengan lembar balik dalam pemberian edukasi gizi seimbang pada ibu menopause. Diharapkan edukasi dengan video animasi dapat meningkatkan pengetahuan karena mudah diingat, dimengerti, menarik dan mudah di akses.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Mengenai Seks Bebas Dengan Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Kamba, Rias Ariesta; Mulyani, Endah; Handajani, Diani Octaviyanti; Safriana, Rizka Esty
IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today Vol. 5 No. 1 (2025): IJMT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijmt.v5i1.10424

Abstract

Latar belakang: perilaku seks bebas pada remaja merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi Indonesia, termasuk di Kabupaten Gresik. Masalah ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat pengetahuan, sikap, pendidikan, gaya hidup, dan sumber informasi. Berdasarkan data, perilaku seks bebas remaja dapat memicu berbagai dampak negatif, seperti kehamilan tidak diinginkan, pernikahan dini, serta penyebaran HIV/AIDS. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, dan sikap mengenai seks bebas dengan perilaku seks bebas pada remaja. Metode penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat korelasi dengan menggunakan desain cross sectional, pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Jumlah populasi 286 siswa, dilakukan perhitungan dengan rumus slovin mendapatkan hasil 167 responden. Instrumen penelitian ini berupa lembar kuesioner dan lembar observasi seks bebas. Pada penelitian ini menggunakan uji analisis Spearman Rank. Hasil penelitian: sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan cukup (64,7% atau 108 siswa), sikap cukup (61,7% atau 103 siswa), dan perilaku cukup (59,9% atau 100 siswa). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan perilaku seks bebas (p = 0,001) serta terdapat hubungan sikap dan perilaku seks bebas (p = 0,001). Kesimpulan: terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku seks bebas pada remaja dan terdapat hubungan tingkat dengan perilaku seks bebas akan tetapi yang paling kuat hubungannya adalah pengetahuan dengan perilaku seks bebas pada remaja.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Melalui Media Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri, Thalita Amalia; Safriana, Rizka Esty; Mulyani, Endah; Handajani, Diani Octaviyanti
IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today Vol. 5 No. 1 (2025): IJMT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijmt.v5i1.10600

Abstract

Latar Belakang: Kurangnya pendidikan kesehatan reproduksi dapat menyebabkan peningkatan kasus Penyakit Menular Seksual (PMS) hingga terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan. Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi melalui media booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja di MA Masyhudiyah Giri Kabupaten Gresik. Metode Penelitian: Menggunakan desain penelitian Pre-Eksperimental dengan rancangan One Group Pre and Posttest Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan Simpel Random Sampling dengan jumlah responden 30. Instrumen yang digunakan adalah kuisiner dan pemberien booklet. Hasil Penelitian: Hasil pengetahuan dan sikap setelah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi melalui booklet tidak mengalami peningkatan yang signifikan yaitu 69.10 untuk pengetahuan dan 34.03 untuk sikap. Hasil dari analisis data dengan menggunakan Uji Piret T Test menampilkan bahwa nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0.079 > 0.05 pada pengetahuan, sedangkan sikap sebelum dan sesudah memiliki nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0.882 > 0.05. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja dengan media booklet. Hal tersebut kemungkinan disebabkan karena waktu pelaksanaan kegiatan berdekatan dengan jam pulang sekolah, sehingga remaja tidak bisa konsentrasi terhadap materi yang di sampaikan.
PENGARUH METODE ROLEPLAY TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER MENGENAI PEMBERIAN MAKAN BAYI USIA 2 TAHUN Sari, Dwi Linda; Mulyani, Endah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1730

Abstract

Kekurangan gizi pada usia dini merupakan masalah yang dapat menganggau pertumbuhan dan perkembangan anak, saat ini di Indonesia masalah kekurangan gizi yang terbesar adalah stunting. Menurut hasil studi status gizi tahun 2022 angka stunting masih mencapai 21,16% padahal target presiden untuk pravalensi stunting adalah 14% pada tahun 2024. Salah stau penyumbang terjadinya stunting pada anak adalah kesalahan dalam praktik pemberian makan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode roleplay terhadap peningkatan pengetahuan kader mengenai praktik pemberian makan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental dengan pendekatan prestes post test. Metodologi: Sampel sebanyak 15 kader yang diambil dengan metode simple random sampling, uji statistik yang digunakan adalahUji Paired T-Test. Hasil análisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pelatihan dengan metode roleplay terhadap peningkatan pengetahuan kader dengan nilai p=0.000. Pelatihan edukasi dengan metode roleplay memberi kesempatan untuk kader mempraktikan langsung sehingga kader akan menjadi lebih memahami mengenai praktik pemberian makan. Hasil: Terdapat hubungan antara karakteristik kader dengan tingkat pengetahuan kader yakni usia dan pendidikan, Pelatihan metode roleplay ini juga sangat mempengaruhi pada tingkat pengetahuan kader yang bisa dinilai secara langsung yakni dengan pemberian pre test dan post test. Diskusi: Metode ini mampu meningkatkan tingkat pengetahuan ibu kader sehingga kader dapat memahami secara maksimal tentang cara pemberian makan bayi usia dua tahun.
Evaluation of the Success Supplementary Feeding Program (PMT) for Toddlers with Undernutrition Hendriana, Farida; Mulyani, Endah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5303

Abstract

Good nutritional status is a determining factor for the success of developing quality human resources. Toddlers are one of the groups vulnerable to nutrition that need special attention. Efforts made to overcome malnutrition in toddlers are by providing additional food (PMT) based on local food ingredients. Objective: This study aims to spark the success of the local food-based additional food program for malnourished toddlers at the Glagah Health Center, Lamongan Regency. The design of this study was experimental with pretest and posttest. The location of the study was in the Glagah Health Center work area, Lamongan. Based on data from the PMT monitoring report, the study population involved 100 toddlers aged 19-60 months with malnutrition status with total based on the weight to height (BB/TB) indicator used in assessing nutritional status. Use total sampling techinc. Statistical tests were carried out using the Paired Sample T-test with a significance value of <0.05. The study showed a significant increase after 56 days of receiving PMT and monitoring was carried out which showed a difference in BB/TB before and after the PMT was given with a p value = 0.000. There is effectiveness in providing additional food based on local food ingredients to toddlers with poor nutritional status in the Glagah Health Center work area, Lamongan.
Evaluation of the Success of the Anemia Prevalence Reduction Program Laminah, Laminah; Mulyani, Endah; Rahma, Amalia; Supriatiningrum, Dwi Novri; Ariestiningsih, Eka Sri Rahayu
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.5367

Abstract

Anemia is a disease in which the hemoglobin (Hb) level within the blood is lower than ordinary and shifts concurring to age bunch, sex and physiological condition. For adolescent girls (rematri) anemia is considered if Hb <12 gr/dl. This study was to evaluate the success of the anemia prevalence reduction program in Lamongan district Method: The type of research used was quantitative descriptive with a survey research design. The population used in this study were all female adolescent students in grades 7 and 10 in the working area of the Lamongan Regency Health Center. Data collection was carried out by administering questionnaires and examining hemoglobin levels. The data obtained will be analyzed descriptively to determine the characteristics of the sample and presented in the form of frequency distribution and percentage. The results showed that the majority of female adolescents had received iron supplement tablets (TTD) (80.18%), but only 73.29% consumed them according to recommendations. Most female students in grades 7 (90.13%) and 10 (93.05%) had been screened for anemia. The prevalence of anemia in 7th grade female students was 18.68% and 10th grade female students was 18.22%. Conclusions: The FERRAMEG program (FE Hari Rabu Megilan) in the working area of the Lamongan Regency Health Center is considered to have an influence in reducing the prevalence of anemia in female adolescents, indicated by the increasing number of adolescents who consume iron supplement tablets and the number of anemia in adolescents in grades 7 and 10, the majority of whom do not experience anemia and the number of female adolescents who have received screening for anemia.
Effectiveness of the Supplementary Food Program for Pregnant Women with KEK Sumarno, Lenny Erfianty; Mulyani, Endah; Rahma, Amalia; Supriatiningrum, Dwi Novri; Ariestiningsih, Eka Sri Rahayu
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.5388

Abstract

Pregnant women with CED risk can cause decreased muscle capacity that supports the labor process. This can cause prolonged labor and bleeding that is dangerous for the mother. This study aims to make the program of providing additional food based on local food ingredients for pregnant women with chronic energy deficiency at the Glagah Health Center, Lamongan Regency a success. The design of this study was an experiment with a pretest and posttest design. The location of the study was in the Glagah Health Center, Lamongan. Based on PMT monitoring report data, the study population was all pregnant women with CED based on body weight and LILA indicators used in assessing nutritional status. The sample of this study was all pregnant women in the Glagah area, and used a purposive sampling technique. Statistical tests were carried out using the Paired Sample T-test with a significance value of <0.05. The study showed a significant increase after 4 months of PMT administration and monitoring was carried out which showed a difference in BB and LILA before and after PMT administration with a p value = 0.000. There is effectiveness in providing additional food based on local food ingredients to pregnant women with chronic energy deficiency in the Glagah Lamongan Health Center work area.
The Relationship between Pregnant Women's Knowledge about Anemia and Compliance with the Consumption of Iron Supplements Anggraeni, Fitria; Mulyani, Endah; Rahma, Amalia; Supriatiningrum, Dwi Novri; Ariestiningsih, ⁠Eka Sri Rahayu
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.5413

Abstract

In pregnant women, iron consumption is used as an effort to overcome iron deficiency. Where the coverage of pregnant women will get a minimum of 90 tablets of Fe tablets during pregnancy because at that time the need for iron is very high. Pregnant women who do not understand the importance of the level of knowledge with adherence to consuming Fe tablets which will have an impact on the mother and also the fetus. This study was conducted to determine the relationship between knowledge of pregnant women and adherence to consuming Fe tablets at the Lamongan Public Health Center. This research is a descriptive observational study with a cross sectional design. The population in this study were pregnant women, totaling 719 samples taken using purposive sampling where the number of samples was taken in consideration. The data obtained is by distributing questionnaires that have been validated and tested for reliability by previous researchers, then the questionnaires are filled in directly by the respondents. Data analysis was carried out in the form of unvariate analysis and bivariate analysis using the chi-square test. The results showed that the knowledge of pregnant women about iron was in the good category (83,7%), and the adherence of pregnant women to consume Fe tablets was in the obedient category (17,3%). While the knowledge of pregnant women in the poor category (81,5%), and the compliance of pregnant women in the non-compliant category (18,5%). The conclusion in this study was that there was a significant relationship between knowledge of pregnant women and adherence to consuming Fe tablets at the Lamongan Health Center with p = 0.001.
DETEKSI DINI KEKURANGAN GIZI KRONIK DENGAN METODE PEMERIKSAAN LINGKAR LENGAN ATAS PADA IBU HAMIL Mulyani, Endah; Yuliati, Luluk; Octaviyanti Handajani, Diani; Rokani, Rokani; Linda Sari, Dwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1930-1935

Abstract

Kekurangan Energy Kronis pada ibu hamil adalah penyebab tidak langsung kematian dan kesakitan pada ibu dan bayi. Pada kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 status gizi ibu perlu untuk diperhatikan karena ibu hamil merupakan kelompok rawan gizi dan juga rawan tertular virus. Pada tahun 2018 didapatkan laporan bahwa sebanyak 17,3% ibu hamil mengalami KEK . Berdasarkan hasil laporan Survei Mawas Diri Puskemas Manyar pada bulan desember 2020 tercatat 19,83% ibu hamil masuk dalam katagori resiko tinggi dan 63,4% memiliki resiko KEK, desa Leran merupakan salah satu wilayah yang prevalensi KEK cukup tinggi. Berdasarkan uraian masalah maka pengabdi tertarik untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pemeriksaan status gizi ibu hamil di desa Leran sebagai upaya deteksi dini masalah gizi. Deteksi dini dilakukan dilakukan dengan pemeriksaan antropometeri guna mendata berat badan ibu sebelum hamil, mengukur tinggi badan dan berat badan saat ini serta melihat ukuran lingkar lengan atas. Kegiatan pengabdian mendapat dukungan penuh dari bidan dan kader desa, kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan data yang tepat mengenai status gizi ibu hamil. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan 14,8% ibu hamil mengalami kekurangan energy kronik. Kegiatan ini penting sebagai referensi dalam penetapan pengelolaan dan penanganan yang tepat dimasa pandemi seperti ini.
DETEKSI DINI OBESITAS SENTRAL PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA JATI KALANG SIDOARJO Rachmawati, Aidha; Mulyani, Endah; Handajani, Diani Octaviyanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.277-280

Abstract

Jati Kalang Village is one of the villages in the Prambon Sidoarjo sub-district, where there are quite a several toddlers and women of childbearing age. Previously, the implementation of posyandu in Jati Kalang Village had rarely examined mothers; generally, the posyandu only screened the growth and nutritional status of children and the application of immunizations. The need for knowledge about central obesity in women of childbearing age is still lacking; most women or mothers underestimate it, even never checking the condition of central obesity they experience. The purpose of this community service activity is to map and report maternal health status by conducting early detection of health status related to central obesity. This activity attended by 78 wus or 78% of the 100 recorded with the results of 40 wus experiencing central obsession or about 51.28% and as many as 38 wus (48.72%) not obese.