Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Baca Buku Bareng (BBB) Dalam Literasi Peserta di Komunitas Book Club Semarang Putri Pertiwi, Annisa; Kisworo, Bagus
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dwd0zv33

Abstract

Rendahnya literasi di Indonesia telah menjadi permasalahan yang serius yang belum terselesaikan sampai sekarang. Pemerintah telah melaksanakan beberapa program sebagai usaha memaksimalkan literasi di Indonesia tetapi sayangnya hal tersebut belum memberikan perubahan yang signifikan. Kurang efektifnya program literasi dalam ruang lingkup formal memberikan tantangan baru terkait pelaksanaa program literasi di Indonesia. Komunitas sebagai praktik sosial dianggap sebagai alternatif pemecahan masalah ini. Penelitian terkait implementasi program berbasis komunitas ini mendeskripsikan gambaran literasi sebagai praktik sosial peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan pengumpulan data,  hasil yang didapat adalah program BBB memperkuat kesadaran peserta dan memotivasi peserta untuk dapat membaca secara sukarela. Hasil penelitian yang dibuat penting dikarenakan sebagai kajian literature terbaru terkait implementasi program komunitasi. Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya implementasi program komunitas yang berbasis terhadap kebutuhan peserta dapat memberikan praktik sosial literasi yang berkelanjutan. Hal ini memberikan model program literasi yang kontekstual dan aplikatif dalam masyarakat luas.
Empowering household economies: women’s economic contributions through the batik puspa nyidro home industry Widiyawati, Dhea Ayu; Kisworo, Bagus
Jurnal Anifa: Studi Gender dan Anak Vol 6 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/anifa.v6i2.12800

Abstract

This study examines the role of women in supporting household economic sustainability, as well as the enabling and constraining factors, through their involvement at the Puspa Nyidro Batik Home Industry in Magelang Regency, Central Java Province. Employing a qualitative research approach, the study involved five female batik workers and one manager as research participants. Data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis. The findings indicate that women perform three interconnected roles. First, the productive role is reflected in their participation in batik production, which contributes directly to household income. Second, the reproductive role is evident in their continued responsibility for domestic tasks, including childcare, spousal care, cooking, and household maintenance. Third, the social role is demonstrated through their active participation in community organizations, particularly the Family Welfare Movement (PKK). Despite their significant contributions, women face economic challenges, primarily low and unstable income due to fluctuating market demand. However, flexible working hours, prior batik-making skills, and strong family support serve as key driving factors that enable their sustained participation. This study contributes to the discourse on women’s economic roles in home-based industries by highlighting the intersection of productive, reproductive, and social responsibilities. It also underscores the importance of skills development and targeted economic support to strengthen the resilience of female workers in the informal sector.
Implemantasi Program Homeschooling Komunitas di PKBM Anugerah Bangsa Semarang Salsabila, Huwaida; Kisworo, Bagus
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8045

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan program homeschooling komunitas di PKBM Anugerah Bangsa Semarang sebagai alternatif layanan pendidikan yang fleksibel dan inklusif bagi peserta didik yang tidak dapat mengakses pendidikan formal secara optimal. Homeschooling komunitas merupakan bentuk alternatif pendidikan bagi peserta didik dengan kebutuhan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi program homeschooling komunitas di PKBM Anugrah Bangsa Semarang. Hal ini penting dan menarik untuk dibahas serta didiskusikan saat ini karena homeschooling komunitas dapat menjadi jawaban atas kebutuhan pendidikan yang inklusif dan fleksibel. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek Penelitian ini antara lain kepala PKBM, Tutor, peserta didik, serta orang tua/wali peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian mengacu pada teknik analisis Miles and Huberman yang diawali dari adanya pengumpulan data sampai dengan penarikan kesimpulan/hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi homeschooling komunitas di PKBM Anugrah Bangsa dilaksanakan sesuai dengan karakteristik pendidikan non-formal, yaitu fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Metode pembelajaran yang diterapkan di PKBM Anugrah Bangsa bersifat berpusat pada siswa, sehingga memudahkan setiap siswa untuk beradaptasi dengan proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan homeschooling komunitas di PKBM Anugrah Bangsa memiliki potensi untuk menjadi model pendidikan alternatif yang relevan saat ini, terutama bagi peserta didik dengan kebutuhan belajar yang beragam. setelah adanya data yang telah dikumpulkan oleh peneliti dilakukan pengujian data melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber agar memastikan bahwa data yang telah diperoleh dapat dipertanggungjawabkan.