Khalidah Khalidah, Khalidah
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas Gunadarma. Jl. KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi – Jawa Barat 17144.

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efektivitas penerapan audit maternal perinatal surveilans responsif (AMPSR) dalam mengidentifikasi faktor risiko kematian ibu Khalidah, Khalidah; Utama, Reka Julia; Fajarina, Mira; Kartikasari, Komala; Saputra, Mahruri; Ristiani, Ristiani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1537

Abstract

Background: Maternal mortality remains a major challenge in Indonesia's health system, including in Banda Aceh. Responsive Maternal Perinatal Surveillance Audits (AMPSR) are recognized as a crucial strategy for reducing maternal mortality, but their implementation is often hampered by poor documentation quality, follow-up, and interprofessional team involvement. A Point of Care Quality Improvement (POCQI) approach is proposed to strengthen the audit's effectiveness. Purpose: To evaluate the effectiveness of the implementation of maternal perinatal audit responsive surveillance (AMPSR) in identifying risk factors for maternal mortality. Method: The study used a quasi-experimental one-group pretest-posttest design with a sample of 16 AMPSR team members at three healthcare facilities (Meuraxa Regional Hospital, Banda Aceh Women's Hospital, and Meuraxa Community Health Center). Data were collected through audit forms, compliance checklists, and POCQI questionnaires, then analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test and logistic regression. Results: POCQI training significantly improved knowledge (p=0.001), practice and documentation (p=0.001), audit effectiveness (p=0.000), and perceived barriers and support (p=0.025). Multivariate analysis showed that practice and documentation were the dominant factors influencing the effectiveness of AMPSR implementation (OR=4.75; p=0.017). Conclusion: The implementation of the POCQI-based AMPSR has proven effective in strengthening the capacity of interprofessional teams and improving the quality of maternal audits. This strategy has the potential to become a sustainable approach to maternal mortality prevention in Indonesia.   Keywords: Maternal Mortality; Maternal Perinatal Surveillance Responsive Audit (AMPSR); Risk Factors.   Pendahuluan: Angka kematian ibu masih menjadi tantangan besar dalam sistem kesehatan di Indonesia, termasuk di Kota Banda Aceh. Audit Maternal Perinatal Surveilans Responsif (AMPSR) diakui sebagai strategi penting untuk menurunkan angka kematian maternal, namun pelaksanaannya sering terkendala kualitas dokumentasi, tindak lanjut, serta keterlibatan tim lintas profesi. Pendekatan Point of Care Quality Improvement (POCQI) ditawarkan untuk memperkuat efektivitas audit. Tujuan: Untuk mengevaluasi efektivitas penerapan audit maternal perinatal surveilans responsif (AMPSR) dalam mengidentifikasi faktor risiko kematian ibu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment one group pretest-posttest dengan sampel 16 anggota tim AMPSR di tiga fasilitas kesehatan (RSUD Meuraxa, RSIA Banda Aceh, dan Puskesmas Meuraxa). Data dikumpulkan melalui formulir audit, checklist kepatuhan, dan kuesioner POCQI, kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan regresi logistik. Hasil: Pelatihan POCQI meningkatkan secara signifikan pengetahuan (p=0.001), praktik dan dokumentasi (p=0.001), efektivitas audit (p=0.000), serta persepsi hambatan dan dukungan (p=0.025). Analisis multivariat menunjukkan bahwa praktik dan dokumentasi merupakan faktor dominan yang memengaruhi efektivitas penerapan AMPSR (OR=4.75; p=0.017). Simpulan: Penerapan AMPSR berbasis POCQI terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas tim lintas profesi dan meningkatkan kualitas audit maternal. Strategi ini berpotensi menjadi pendekatan berkelanjutan dalam pencegahan kematian ibu di Indonesia.   Kata Kunci: Audit Maternal Perinatal Surveilans Responsif (AMPSR); Faktor Risiko; Kematian Ibu.
Hubungan Dukungan Suami Terhadap Kehamilan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe Riza, Nelva; Khalidah, Khalidah; Hanum, Arniza
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ggvvec72

Abstract

Kehamilan yang direncanakan akan memberikan rasa kebahagiaan. Pada ibu hamil terutama pada fisik ibu hamil yaitu adanya perubahan dalam tubuh ibu hamil terjadi peningkatan hormon-hormon kehamilan seperti HCG, estrogen dan progesterone. Ketidakmampuan ini dapat menyebabkan perubahan fungsi tubuh terutama sistem gastrointestinal yang akhirnya berdampak terjadinya mual dan muntah disebut Hiperemesis Gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan suami terhadap kehamilan dengan hiperemesis gravidarum di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah desain crossectional. Sampel penelitian sebanyak 32 ibu hamil Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe tahun 2023 dengan menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis Chi-square. Hasil penelitian dengan uji statistik menggunakan uji Chi-Square yang sudah dikoreksi jumlah expected value ( E) < 5 = 4.47, maka hasil uji yang digunakan adalah Fisher Excat Test dengan nilai p = 0.021. Dengan demikian nilai p < α 5 %, 0,021 < 0,05. Kesimpulan peneliti ini bahwa ada hubungan dukungan suami terhadap kehamilan dengan hiperemesis gravidarum. Disarankan bagi ibu agar lebih meningkatkan komunikasi yang baik dengan suami, sehingga dalam masa kehamilan dapat memperoleh dukungan suami yang lebih baik guna meningkatkan kesejahteraan ibu dalam masa kehamilan sehingga menurunkan angka kesakitan yang dialami oleh ibu.