Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Development

Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam Perspektif Ekonomi Islam Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pedagang Kaki Lima: ( Studi Kasus Pedagang Kaki Lima kawasan Tugu Keris Kota Baru ) Purnama, Ari; Rosmanidar, Elyanti
Jurnal Development Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v12i2.495

Abstract

Kota Jambi memiliki banyak taman yang menjadi objek wisata keluarga dan pusat keramaian, yang menarik minat PKL untuk berjualan di sekitarnya. Salah satu kawasan yang menjadi pusat keramaian di Kota Jambi adalah Kawasan Tugu Keris Kota Baru. PKL di kawasan ini mayoritas menjalankan usaha dengan modal yang terbatas dan menggunakan gerobak sebagai sarana utama untuk berjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha dalam perspektif ekonomi islam untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang kaki lima di kawasan Tugu keris Kota baru dan untuk mengetahui analisis SWOT dalam pengembangan usaha pedagang kaki lima di kawasan Tugu keris Kota baru. Jenis penilitian yang digunakan penulis adalah metode kualitatif dengan menganalis data secara deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pedagang menerapkan prinsip-prinsip seperti keadilan, kejujuran, rasa syukur, tawakal, dan kepedulian sosial. Dan hasil analisa swot yang dilakukan, pedagang kaki lima di Tugu Keris memiliki beberapa kekuatan internal, seperti lokasi yang strategis, kualitas produk yang baik, harga yang kompetitif, dan pelayanan pelanggan yang ramah. Namun, mereka juga menghadapi kelemahan, seperti ketergantungan pada lokasi, kenaikan biaya operasional, keterbatasan fasilitas, dan tantangan dalam mematuhi regulasi. Secara eksternal, mereka memiliki peluang untuk memanfaatkan acara khusus, diversifikasi produk, promosi melalui media sosial, dan kemitraan, tetapi juga menghadapi ancaman dari persaingan yang ketat, fluktuasi ekonomi, perubahan regulasi, dan kondisi cuaca yang buruk.
ANALISIS STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING PADA USAHA KULINER MENURUT PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM: (Studi Kasus Kedai Nenek, Mendalo Indah) Melliani, Safna; Rosmanidar, Elyanti; Putriana, Marissa
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.607

Abstract

Persaingan bisnis di era globalisasi dan Revolusi Industri 4.0 semakin menuntut pelaku usaha untuk mampu merumuskan strategi keunggulan bersaing yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi keunggulan bersaing pada usaha kuliner Kedai Nenek di Mendalo Indah dari perspektif etika bisnis Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta penguatan melalui analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Nenek menerapkan tiga strategi utama: diferensiasi melalui menu yang beragam dan cita rasa khas, harga rendah dengan menjaga keseimbangan antara kualitas dan keterjangkauan, serta fokus pada segmen mahasiswa yang merupakan mayoritas penduduk sekitar. Strategi tersebut didukung oleh prinsip-prinsip etika bisnis Islam, meliputi tauhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan kebajikan. Penerapan etika ini tercermin dalam kejujuran pelayanan, ketepatan takaran produk, komitmen terhadap kepuasan pelanggan, dan penggunaan bahan baku berkualitas. Integrasi antara strategi bisnis dan prinsip etika Islam membentuk keunggulan kompetitif yang tidak hanya bersifat ekonomis, tetapi juga membangun citra usaha yang amanah, terpercaya, dan konsisten. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku usaha kuliner lainnya dapat mengadopsi pendekatan serupa untuk meningkatkan keberlanjutan bisnis di tengah persaingan yang ketat.