Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Efek Imunostimulan Infus Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) Asal Kab. Sidrab Sulawesi Selatan terhadap Sekresi Antibodi Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan dengan Teknik Hemaglutinasi Andi Emelda; Safriani Rahman; Hardianti Hardianti
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 3 No. 1 (2015): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v3i1.86

Abstract

Phaleria macrocarpa has chemical constituents that are flavonoids. Flavonoids may act as antioxidants and modulate the immune system. This study aimed to determine the effect of immunostimulatory infusion Phaleria macrocarpa using hemagglutination method. The animals were white rats (Rattus norvegicus) male. The animals were divided into 5 groups. Group I (control), group II (SDMD 5%), group III, IV and V are the groups given Phaleria macrocarpa infusion at the dose of 7.5 %, 15 % and 30 % respectively for 7 days. The animals were induced SDMD 5% intraperitoneally. Observations were made with a view the agglutination titer blood serum of the mice with SDMD. The results showed that infusion of Phaleria macrocarpaprovide the highest concentration at the 7.5% for titer antibody. Keywords: Phaleria macrocarpa, Imunostimulant, Immunoglobulin, Hemagglutination ABSTRAK Buah mahkota dewa mempunyai kandungan kimia yaitu flavanoid. Flavanoid dapat berfungsi sebaigai antioksidan dan memodulasi sistim imun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek imunostimulan infus buah mahkota dewa menggunakanmetode hemaglutinasi. Hewan uji yang digunakan pada penelitian ini adalah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol, kelompok II (SDMD 5%), kelompok III, IV dan V adalah kelompok yang diberi infus buah mahkota dewa dengan dosis berturut-turut 7,5%, 15% dan 30% selama 7 hari.Hewan uji diinduksi dengan SDMD 5% secara intraperitonial. Pengamatan dilakukan dengan melihat titer aglutinasi serum darah tikus dengan SDMD. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa infus buah mahkota memberikan titer antibodi tertinggi pada konsentrasi 7,5%. Kata Kunci: Imunostimulan, Mahkota Dewa, Imunoglobulin, Hemaglutinasi
Uji Efek Hipoglikemik Infus Daun Mangga Varietas Golek terhadap Mencit (Mus musculus) Diabetik yang telah Diinduksi Aloksan Andi Emelda; Safriani Rahman; Andi Salmah Rahmah
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i3.26

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah (hiperglikemia). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek infus daun mangga (Mangifera indica L) varietas golek yang dapat memberikan efek hipoglikemik. Penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit jantan dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok I (normal), kelompok II, merupakan kelompok aloksan (kontrol -), kelompok III dan IV merupakan kelompok perlakuan yang diberi dosis berturut-turut 18,375 mg/bb mencit dan 36,75 mg/bb mencit. Kelompok V (kontrol+) diberi glibenklamid. Hasil penelitian menunjukkan kedua dosis tersebut dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan dosis yang lebih baik ditunjukkan pada dosis 36,75 mg/bb mencit.
Penguatan Gizi Keluarga melalui Edukasi Pemanfaatan Jagung dan Kelor sebagai Cemilan Sehat di Desa Paddinging Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Vina Purnamasari M; A. Hasrawati; Ririn Ririn; Aztriana Aztriana; Safriani Rahman
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2212

Abstract

Peningkatan kualitas gizi keluarga merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi pangan lokal. Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar, memiliki sumber daya jagung dan daun kelor yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas dan belum dikembangkan menjadi produk pangan bernilai gizi tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan edukasi gizi dan pelatihan pengolahan cemilan sehat berbasis jagung dan kelor kepada ibu PKK. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tentang gizi keluarga dan pangan lokal, pelatihan praktik pembuatan Stik Jagung Kelor, pelatihan pengemasan dengan standar higienitas, serta evaluasi menggunakan kuesioner organoleptik dan kelayakan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta mengenai pentingnya diversifikasi pangan lokal dan cara mengolahnya menjadi produk bernutrisi. Seluruh peserta mampu mempraktikkan pembuatan produk secara mandiri dengan hasil yang stabil. Penilaian organoleptik oleh 10 responden menunjukkan skor rata-rata 3,51 (kategori sangat baik) dan skor kelayakan 3,66 (kategori sangat layak dipasarkan). Produk dinilai memiliki rasa yang dapat diterima, tekstur renyah, aroma khas kelor yang tidak menyengat, serta kemasan yang menarik. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan gizi, keterampilan teknis, serta motivasi berwirausaha masyarakat, sehingga produk berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan desa Paddinging.
Evaluation of the Anti-Inflammatory Effect of Ethanol Extract of Porang Tuber (Amorphophallus muelleri Blume) on White Rats (Rattus norvegicus) Annisa Amaliah; Safriani Rahman; Aulia Wati
Pharmaceutical Reports Vol 5, No 1 (2026): (March) Pharmaceutical Reports
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/pharmrep.v5i1.395

Abstract

Inflammation is a protective response to tissue injury aimed at neutralizing or eliminating invasive organisms triggered by physical trauma. One of the plants known for its anti-inflammatory properties is the porang tuber, which contains flavonoids. This study aimed to determine the anti-inflammatory effect and effective dosage of ethanol extract of porang tuber (Amorphophallus muelleri Blume) in male rats (Rattus norvegicus). An experimental design was employed, utilizing 20 white rats divided into five treatment groups: a negative control (1% NaCMC), a positive control (sodium diclofenac), and porang tuber ethanol extract at doses of 100 mg/kgBW, 200 mg/kgBW, and 400 mg/kgBW. Test preparations were administered one hour before the induction of 1% carrageenan (0.1 mL, intraplantar). Paw edema volume was measured plethysmographically every 60 minutes for 6 hours. Statistical analysis, performed via one-way ANOVA followed by a Bonferroni post-hoc test, revealed no significant difference between the positive control group and the porang tuber ethanol extract groups. In conclusion, the porang tuber ethanol extract exhibits anti-inflammatory effects, with a dose of 400 mg/kgBW identified as the most effective.