Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Bioassessment of Macroinvertebrates in Coban Rais River, Oro-Oro Ombo Vilage, Post Administrative of Batu, Batu City Adelina do Rego Soares; Sri Sudaryanti; Koderi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.8871

Abstract

Coban Rais, part of the Brantas River upstream area, is a tourist destination with natural waterfalls and anthropogenic activities affecting its river health. This study analyzed river health using macroinvertebrates sampled at nine stations with varying land uses. Samples were collected with hand nets (500 μm mesh) using a 10-meter kicking technique in riffle areas. Data were analyzed using the SIGNAL2 index. A total of 76 macroinvertebrate families from 15 orders, 3 subclasses, and 1 suborder were identified. Station 4 had the highest diversity (33 families), including Hydropsychidae and Caenidae, while Station 9 recorded the lowest (7 families), including Naididae and Chironomos thummi. SIGNAL2 results categorized stations 1 and 2 as unpolluted (values of 6.26 and 5.39, respectively), stations 3–8 as lightly polluted (values between 3.71 and 4.79), and station 9 as heavily polluted (3.61). Recommendations include maintaining unpolluted stations through regular cleaning and erosion control, reducing waste disposal near lightly polluted stations, and treating livestock waste before discharge at heavily polluted sites. Public awareness campaigns are vital to promote river health and protect macroinvertebrate diversity.
Landasan Berpikir Dalam Perencanaan Pengelolaan Terpadu Daerah Aliran Sungai Sudaryanti, Sri; Soemarno, Soemarno; Marsoedi, Marsoedi; Yanuwiadi, Bagyo
Indonesian Green Technology Journal Vol. 10 No. 2 (2021): Indonesian Green Technology Journal
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) kritis termasuk DAS Brantas adalah salah satu masalah utama yang harus diselesaikan dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. Untuk menyelesaikan permasalahan ini diperlukan solusi dengan pendekatan perencanaan pengelolaan DAS secara terpadu. Dalam penyusunan perencaan tersebut, landasan berfikir pemangku kepentingan merupakan fundamen penting yang harus perhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan berfikir pemangku kepentingan untuk penyusunan perencanaan pengelolaan sub DAS Brantas hulu wilayah Kota Batu. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data dilakukan melalui metode Profesional Judgement dengan menggunakan analisis Ziel Orientierte Projekt Planung (ZOPP). Hasil penelitian ini menunjukkan kalau landasan berfikir penyusunan perencanaan pengelolaan sub DAS Brantas hulu wilayah Kota Batu terdiri atas 4 tahap, yaitu: analisis pemangku kepentingan, analisis masalah, analisis tujuan dan analisis penyelesaian masalah. Faktor pendorong utama untuk penyusunan rencana pengelolaan sub DAS Brantas hulu antara lain adalah adanya komitmen dari pemangku kepentingan, sementara faktor utama penghambatnya adalah belum adanya koordinasi dari pemangku-pemangku kepentingan tersebut. Penelitian ini menunjukkan kalau tersusun dan terdokumentasinya landasan berfikir dalam penyusunan rencana pengelolaan sub DAS Brantas hulu wilayah Kota Batu menjadi hal yang sangat penting untuk kepentingan berbagai pihak seperti legislatif, eksekutif, yudikatif, swasta, tokoh masyarakat, perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat. Saran yang diberikan dari hasil penelitian ini adalah perlu adanya perubahan pola berfikir dalam penyusunan rencana pengelolaan dari sektoral menjadi terpadu dan dari reaktif ke antisipatif.