Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

STRATEGI MEMBANGUN BUDAYA MADRASAH UNGGUL DI MADRASAH ALIYAH AL-IRTIQO INTERNATIONAL ISLAMIC BOARDING SCHOOL (IIBS) MALANG Marifatul Hasanah, Siti; Widiastuti, Ika; Mubin, Syahrul
re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Prodi MPI Fakultas Tarbiyah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/re-jiem.v6i2.8867

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami core value dalam membangun budaya madrasah unggul, peran dan strategi kepala madrasah untuk mewujudkan budaya madrasah unggul. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di Madrasah Aliyah Al-Irtiqo’ International Islamic Boarding School (IIBS) Malang. Adapun hasil dari penelitian adalah: 1) Core values budaya unggul MA Al Irtiqo’ meliputi nilai unggul, keadilan dan kesetaraan, tanggung jawab, mandiri dan berprestasi, religius, akhlakul karimah dan berpedoman al Quran dan sunnah, kesetiaan, sosial dan kerjasama. 2) Peran kepala MA Al Irtiqo’ dalam membangun dan mengembangkan budaya unggul memposisikan diri sebagai educator, supervisor, leader, inovator, creator, motivator dan inovator. 3) Strategi dalam membangun dan mengembangkan budaya sekolah unggul meliputi: Perencanaan pengembangan nilai nilai unggul sekolah berdasarkan visi, misi dan tujuan sekolah, pemantapan core value (nilai dasar) budaya sekolah, pemantapan leadership, manajerial dan meingkatkan SDM sekolah, penyusunan nilai, spirit dan norma di sekolah, menyusun program unggulan sekolah, sosialisasi, implementasi, penguatan dengan reward dan punishment, dan evaluasi dan feed back.
Evaluation of Building Construction Approval Policy in Pademangan District Alfarizi, Ichsan Ziddan; Widiastuti, Ika
ARISTO Vol 14 No 2 (2026): July : Forthcoming
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v14i2.743

Abstract

This study evaluates the implementation of the Building Construction Approval Policy (PBG) in Pademangan District, North Jakarta. The transition from a Building Construction Permit (IMB) system to a PBG system aims to simplify bureaucracy and support orderly and legal urban development. However, this change faces several challenges, particularly in densely populated areas like Pademangan, which has many unlicensed buildings. Using William Dunn's policy evaluation theory and descriptive-qualitative methods, this study assesses the effectiveness, efficiency, equity, responsiveness, adequacy, and appropriateness of the PBG policy. Data collection techniques included interviews with officials and residents, field observations, and literature studies. The results indicate that although the digital SIMBG system improves transparency and efficiency, public understanding of the PBG procedure remains low. Technical barriers, limited digital access, and a lack of government outreach are key obstacles. On the other hand, government initiatives in implementing online systems and providing public services have been supporting factors. This study concludes that the PBG policy in Pademangan needs to be optimized, particularly in terms of outreach and institutional coordination to ensure equitable access, legal compliance, and sustainable urban development. Keywords: PBG Policy; IMB; Building Permits;
REFORMASI BIROKRASI PELAYANAN PUBLIK DAN PERAN KOMUNIKASI MASSA DI MALAYSIA, VIETNAM, DAN JEPANG Widiastuti, Ika; Mulyaningsih, Mulyaningsih; Kurniawan, Luluh Abdilah; Mulyana, Agung Putra; Muhammad Adiba, Mirza Azkia
The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Vol 11, No 2 (2025): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC ADMINISTRATION (IJPA) JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/ijpa.v11i2.8825

Abstract

Tanggung jawab pemerintah adalah memenuhi hak dan kebutuhan dasar masyarakat melalui pelayanan publik yang efektif. Reformasi birokrasi bertujuan meningkatkan kualitas layanan publik dengan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik di Malaysia menekankan nilai etis melalui manajemen sumber daya manusia yang berintegritas. Vietnam mengedepankan reformasi birokrasi dalam kemudahan mendirikan bisnis, sedangkan Jepang menonjol dengan kualitas layanan yang prima serta pemanfaatan teknologi informasi. Selain aspek administratif, komunikasi massa berperan penting dalam menyosialisasikan kebijakan, membangun citra birokrasi, serta memperkuat partisipasi publik. Media massa berfungsi sebagai saluran informasi, kontrol sosial, sekaligus ruang partisipatif dalam mendorong keberhasilan reformasi birokrasi. Kata kunci: reformasi birokrasi, pelayanan, public, media 
Implementasi Digital Government dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Desa Sukajaya Jawa Barat Widiastuti, ika; Kamaruddin, Muhammad Junaid; Ridhwan, Muhammad; Yani, Arie Soeti; Edward, Robert
The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Vol 11, No 2 (2025): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC ADMINISTRATION (IJPA) JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/ijpa.v11i2.8826

Abstract

Konsep digital government bertujuan untuk membantu pemerintah mengoptimalkan kinerja pelayanan secara efektif dan efisien sebagai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penerapan digital dalam pelayanan publik di Desa Sukajaya Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital di Desa Sukajaya masih dalam tahap katalogisasi yang mana merupakan proses pemerintahan digital sebagai hubungan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Kata Kunci: Implementasi, Digital Government, Pelayanan Publik
Community Engagement sebagai Instrumen Penguatan Tata Kelola Usaha Mikro: Studi pada Pedagang Nasi Lemak di Kuala Lumpur Bulqiyah, Hasanul; Lukiyana, Lukiyana; Ridhwan, Muhammad; Ode, Samsul; Widiastuti, Ika
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/3k1jpn72

Abstract

Usaha mikro pedagang nasi lemak merupakan bagian penting dari ekonomi rakyat dan identitas kuliner di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain menyediakan pangan harian, sektor ini menopang mata pencaharian masyarakat berpendapatan rendah dan berkontribusi pada ekonomi informal perkotaan. Namun, pedagang masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya pencatatan keuangan, keterbatasan kapasitas manajerial, rendahnya pemahaman standar kebersihan dan perizinan, serta minimnya akses terhadap program pemerintah. Meskipun pemerintah lokal telah menyediakan kebijakan pemberdayaan, terdapat kesenjangan antara implementasi kebijakan dan kebutuhan riil di lapangan, sehingga pendekatan top-down belum sepenuhnya efektif. Pengabdian internasional Indonesia–Malaysia ini bertujuan memperkuat tata kelola usaha mikro melalui peningkatan kapasitas manajerial, pemahaman kebijakan, dan penguatan jejaring komunitas. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kondisi pedagang, community engagement partisipatif, pelatihan manajemen usaha dan pencatatan keuangan, analisis kebijakan, serta evaluasi dan penyusunan rekomendasi. Luaran kegiatan mencakup peningkatan kapasitas pedagang, modul pendampingan, rekomendasi kebijakan, publikasi ilmiah, serta penguatan kerja sama bilateral. Kegiatan ini berada pada TKT level 3–4 dan berpotensi direplikasi.