Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KUNJUNGAN RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Putri, Widya Kaharani; Tikirik, Wita Oileri; Ruslang, Ruslang; Alfiyani, Lina; Yakob, Asmirati; Rahmah, Anindita Hasniati; Sumini, Sumini; Uzizulloh, Muhammad Rafi; Rifai, Triaman; Santoso, Efrans Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22244

Abstract

Rumah sakit di Indonesia setiap tahunnya mengalami penambahan jumlah akan menimbulkan persaingan  produk dan jasa yang ketat. Marketing mix merupakan set variabel pemasaran yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam mengejar tingkat penjualan yang ditargetkan dalam pasar. Implementasi bauran pemasaran yang efektif pada rumah sakit salah satu strategi dalam meningkatkan dampak signifikan terhadap citra lembaga dengan memanfaatkan sumberdaya secara maksimal, Rumah sakit dapat membangun citra yang positif dan bersaing dalam kualitas pelayanan yang bermutu sehingga jumlah kunjungan meningkat yang berdampak pada operasional rumah sakit tersebut. Tujuan dari literature review ini adalah mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap kunjungan ke Rumah Sakit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan Systematic literature Review (SLR). Pencarian dari google scholar kemudian Artikel yang digunakan sebanyak 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa bauran pemasaran  product, process, dan people menyatakan adanya pengaruh terhadap kunjungan rumah sakit, bauran pemasaran untuk promotion dan evidence 5 artikel yang hasilnya adanya pengaruh terhadap kunjungan rumah sakit, sedangkan urutan selanjutnya place hasilnya adanya pengaruh terhadap kunjungan rumah sakit, dan yang terakhir bauran pemasaran price setengah artikel yang hasilnya mempengaruhi kunjungan rumah sakit. Simpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh bauran pemasaran  product, price, place, promotion, people, process, physcal evidence terhadap kunjungan  rumah sakit.
Penerapan Padi-Itik Pada Berbagai Sistem Tanam dalam Mengendalikan Serangga Hama di Tanaman Padi (Oryza sativa L) Sumini, Sumini; Safriyani, Etty; Holidi, Holidi; Sutejo, Sutejo; Bahri, Samsul; Riyanto, Riyanto
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 1 Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v8i1.204

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi penerapan padi-itik pada berbagai sistem tanam dalam mengendalikan hama di tanaman padi. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah irigasi di Desa S.Kertosari Kabupaten Musi Rawas dari bulan Agustus sampai bulan November 2016. Penelitian menggunakan metode Eksperimental dengan Rancangan Petak Terbagi (split plot desing) dengan 2 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan itik (I) sebagai petak utama dan sistem tanam (S) sebagai anak petakan. Perlakuan itik (I) sebagai petak utama meliputi I0 = Tanpa itik (Kontrol), I1 = Padi-Itik. Sedangkan perlakuan sistem tanam (S) sebagai anak petakan meliputi S1 = Sistem Tegel, S2 = Jajar Legowo 2:1, S3 = Jajar Legowo 3:1, S4 = Jajar Legowo 4:1, S5 = Jajar Legowo 5:1. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan itik dan sistem tanam memberikan hasil yang berbeda nyata pada populasi hama wereng coklat namun berbeda tidak nyata pada hama penggerek batang padi. Pesentase serangan hama wereng coklat dan penggerek batang padi tertinggi pada kombinasi perlakuan tanpa itik dan sistem tanam tegel (I0S1). Populasi hama tertinggi pada perlakuan tanpa itik (I0) yaitu wereng coklat sebanyak 3,03 ekor dan penggerek batang padi 2,50 ekor. Populasi hama tertinggi pada perlakuan sistem tanam tegel S1 yaitu wereng coklat sebanyak 2,53 ekor dan penggerek batang padi pada perlakuan S4 yaitu 2,54 ekor. Perlakuan itik (I1) dan sistem tanam jajar legowo 2:1 (S2) serta kombinasi perlakuan itik dan sistem tanam jajar legowo 2:1 (I1S2) memberikan hasil terbaik terhadap semua peubah serta mampu menekan populasi dan persentase serangan hama.