Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pola Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Distribusi Infrastruktur Persampahan di Kota Gorontalo Maryati, Sri; Ahaliki, Budiyanto; Bau, Rahmat Taufik R.L; A, Hermila; Engelen, Adnan
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 1 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i1.34654

Abstract

Urban waste is a complex environmental issue, particularly in mid-sized cities like Gorontalo City, where the increase in generation is disproportionate to the capacity of management infrastructure. This study aims to analyze household waste management patterns and evaluate the distribution of waste infrastructure. A descriptive quantitative approach was used through a stratified sampling survey of 400 households in nine sub-districts. The results showed that 46.5% of respondents rely on Government Environmental Agency services, while 15% still burn waste and 6.3% dispose of it in rivers or vacant lots. Thirty-three percent of respondents assessed irregular collection, with service disparities clearly visible between central and outlying sub-districts. An analysis of infrastructure distribution revealed uneven distribution of recycling waste management units, with Kota Selatan sub-district lacking such facilities. Community suggestions emphasized the addition of fleets, segregated recycling waste management units, education, waste banks, and the use of digital technology. This study concluded that successful waste management is determined not only by technical aspects but also by regulations, institutions, education, and community participation.
PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET BONGGOL PISANG Engelen, Adnan; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.22 KB) | DOI: 10.56190/jat.v2i2.32

Abstract

Sampai saat ini, potensi dari tanaman pisang di Indonesia belum dioptimalkan sepenuhnya oleh masyarakat karena penggunaannya masih terbatas pada buah, pelepah, dan jantung pisang saja. Bonggol pisang merupakan salah satu potensi tanaman pisang yang tinggi kandungan gizinya namun masih jarang dimanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan bonggol pisang di Kabupaten Gorontalo perlu dilakukan karena daerah ini merupakan penghasil pisang terbesar di Provinsi Gorontalo. Kegiatan pelatihan pembuatan nugget pisang bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan bonggol pisang sebagai bahan baku pembuatan nugget. Kegiatan ini melibatkan peserta dari siswa-siswa SMKN 1 Mootilango Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan banyak para peserta kegiatan sangat antusias. Harapan setelah kegiatan ini adalah meningkatnya pemanfaatan bonggol pisang sebagai bahan baku pembuatan nugget yang kemudian akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar SMKN 1 Mootilango.
MINUMAN FUNGSIONAL PEPAYA SUPER THAILAND (Carica pepaya L) DENGAN PENAMBAHAN SANTAN KELAPA DAN GULA AREN Naway, Fauzi Saputra; Engelen, Adnan; -, Amirudin
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i01.20094

Abstract

Minuman fungsional dilengkapi dengan fungsi tersier seperti probiotik, menambah asupan vitamin dan mineral tertentu, meningkatkan stamina tubuh dan mengurangi resiko penyakit tertentu (seperti: antioksidan untuk mengurangi resiko kanker). Indonesia merupakan Negara yang kaya akan sumber daya alam. Bermacam-macam tanaman yang hidup di Indonesia mempunyai banyak manfaat. Namun, banyak orang yang belum mengetahui manfaat dari masing-masing tanaman. Buah  papaya super Thailand   (Carica  pepaya  L.) merupakan  salah  satu  komoditas pertanian  yang  banyak  di gemari  oleh masyarakat  Indonesia.  Buah  papaya memiliki banyak kandungan vitamin A, vitamin  C,  mineral  dan  energi serta  buah papaya memiliki banyak antioksidan  yang baik bagi kesehatan. Adapun tujuanpeneletian yaitu melakukan anaisis  uji organoleptik, kadar air, vitamin C dan total gula.  Hasil uji organoleptik mengunakan metode hedonik pada 30 orang panelis baik dari segi warna (P1) 4.11, (P2) 4.17, (P3) 4.01, aroma (P1) 3.9, (P2) 4.1, (P3) 3.7, dan rasa (P1) 5.43, (P2) 5.13, (P3) 5.53, sedangkan untuk uji analisis kimia kadar air memperoleh nilai (P1) 82.34, (P2) 49.44, (P3) 87.63, kadar gula (P1) 17.1, (P2) 22.1 (P3) 24.3, uji vitamin C (P1) 4.77, (P2) 4.39, (P3) 6.12.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA KEJU ANALOG DARI SUSU KACANG SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI ENZIM RENNET Lanur, Syima; Bait, Yoyanda; Engelen, Adnan
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 1 (2025): Maret (Edisi Khusus Kacang Sacha Inchi)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i1.29995

Abstract

Keju analog merupakan jenis keju yang terbuat dari protein nabati mengganti protein hewanidan meniru tekstur dan rasa dari keju asli. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahuiapakah konsentrasi enzim rennet dapat mempengaruhi karakteristik fisikokimia keju analogdari susu kacang sacha inchi (Plukenetia volubilis L.). Rancangan penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu konsentrasienzim rennet 1%, 2%, 3%. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Berdasarkan hasilpenelitian pada keju analog dari susu kacang sacha inchi dengan konsentrasi enzim rennetyang berbeda menunjukkan bahwa enzim rennet mempengaruhi karakteristik fisikokimiakeju analog yaitu kadar protein, kadar asam lemak bebas, kadar air, rendemen, viskositas,total padatan keju akan tetapi tidak mempengaruhi nilai pH. Keju analog menghasilkan kadarprotein 6,29%-9,25%, kadar asam lemak bebas 3,99%-5,58%, kadar air 49,51%-53,46%,rendemen 7,1%-9,4%, viskositas 1,004-1,181 cP, total padatan keju 46,54%-50,49% dannilai pH 4,72-4,90 (asam). Berdasarkan penilaian organoleptic warna, aroma, tekstur dan rasakeju analog menghasilkan konsentrasi enzim rennet mempengaruhi rasa dan tekstursedangkan warna dan aroma tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Hasil dari penilaianpanelis menunjukkan Tingkat kesukaan panelis terhadap warna 5,13 (agak suka), aroma 4,07(netral), tekstur 4,73 (agak suka) dan rasa 4,20 (netral).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA, MIKROBIOLOGI DAN ORGANOLEPTIK ONCOM AMPAS SUSU KACANG SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L.) DENGAN KONSENTRASI RAGI YANG BERBEDA Budjang, Fahtunnisah; Bait, Yoyanda; Engelen, Adnan
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 1 (2025): Maret (Edisi Khusus Kacang Sacha Inchi)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i1.29994

Abstract

Oncom merupakan makanan khas Jawa Barat yang memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi masyarakat. Dengan adanya proses fermentasi, struktur kimia bahan yang sebelumnya kompleks dipecah menjadi senyawa yang lebih sederhana, sehingga oncom lebih mudah dicerna dan dimanfaatkan oleh tubuh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh karakteristik fisikkomia, mikrobiologi dan organoleptik oncom ampas susu kacang sacha inchi dengan  konsentrasi ragi yang berbeda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Racangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan konsentrasi ragi yang berbeda. Kemudian data diolah dengan uji statistic analisist of variance (ANOVA). Bila terdapat uji nyata (P0.05) pada setiap perlakuan, maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai kadar air 54,73%-48,40%, kadar protein 4,11%-1,12%, kadar lemak 24,03%-18,86%, kadar serat kasar 5,79%-9,85%, dan jumlah coliform 321-39 APM/g. Untuk uji organoleptik, diperoleh nilai rata-rata warna 3,80-4,27 (netral), aroma 4,13-5,20 (netral-agak suka), tekstur 3,53-4,53 (netral-agak suka) dan rasa 3,07-4,13 (agak tidak suka-netral).
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK TEPUNG JAGUNG TERHADAP KARAKTERISTIK YOGHURT Ahmad, Lisna; Saman, Widya Rahmawaty; Limonu, Marleni; Engelen, Adnan; Harun, Fahri Rahmawati; Mooduto, Mohamad Fahri; Hidayat, Mohamad Bagas; Botutihe, Dhea Detasya
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.20161

Abstract

Yoghurt jagung merupakan salah satu kreasi yoghurt berbahan dasar sari jagung yang diolah dengan cara yang sama seperti pembuatan yoghurt pada umumnya. Dalam penelitian ini menggunakan ekstrak tepung jagung dalam pembuatan minuman yoghurt simbiotik. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yakni penambahan konsentrasi tepung jagung. Terdapat 3 kali perlakukan dan satu kontrol setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Nilai pH dan derajat kemanisan yang tertinggi terdapat pada yoghurt dengan penambahan 15% ekstrak Tepung jagung. Total Padatan Terlarut (TPT) pada yoghurt simbiotik dengan penambahan 15% ekstrak Tepung jagung memiliki nilai TPT tertinggi sedangkan organoleptik yoghurt simbiotik meliputi rasa, warna, tekstur dan aroma. Yoghurt dengan penambahan ekstrak 10% memiliki nilai rasa dan tekstur tertinggi. Pada kriteria warna untuk tiap perlakuan hasil yang didapat hampir sama. Sedangkan pada kriteria aroma panelis lebih menyukai yoghurt tanpa penambahan ekstrak tepung jagung
PENGARUH KONSENTRASI SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA MINUMAN SERBUK KACANG SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L.) METODE KRISTALISASI Umami, Annisa Nur Fitri; Bait, Yoyanda; Engelen, Adnan
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 1 (2025): Maret (Edisi Khusus Kacang Sacha Inchi)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i1.29623

Abstract

Minuman serbuk merupakan salah satu produk minuman instan yang berbentuk butiran halus, mudah larut dalam air memiliki sifat yang kering dengan kadar air yang rendah sehingga memiliki umur simpan yang cukup lama. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi sukrosa terhadap karakteristik fisikokimia dan tingkat kesukaan panelis pada karakteristik terbaik minuman serbuk kacang sacha inchi. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali ulangan. Analisis data yang digunakan berupa Analysis of Variant (ANOVA) dan uji banding Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa minuman serbuk kacang sacha inchi memberikan pengaruh nyata terhadap nilai kadar air, warna (colour meter) L*. a*, b*, uji organoleptik terhadap warna, aroma, dan rasa pada keempat perlakuan. Sedangkan uji kadar protein, kadar lemak, dan waktu larut tidak berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan nilai kadar air diperoleh 2.21% - 0.99%, warna minuman serbuk kacang sacha inchi nilai L* 8.27 – 99.54, a* 4.94 – (-1.78), b* 10.84 – 6.43, uji organoleptik warna (suka), aroma (agak suka), dan rasa (agak suka). Sedangkan kadar protein diperoleh 9.06% -8.47%, kadar lemak 4.06% - 3.19%, dan waktu larut suhu 70oC 11.97 – 5.61 detik, suhu 29oC 140.33 – 97.67 detik. Perlakuan terbaik minuman serbuk kacang sacha inchi pada konsentrasi sukrosa 250 g/100 ml ekstrak kacang sacha inchi.
Pelatihan Pengolahan Tepung Sukun dan Produk Olahannya di Desa Moutong Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Bait, Yoyanda; Antuli, Zainudin; Engelen, Adnan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.056 KB)

Abstract

Sukun (Artocarpus altilis) mempunyai peluang sebagai pangan alternatif dalam rangka menunjang ketahanan pangan. Potensi lain dari sukun yang telah ditemukan sebagai pendamping pangan pokok beras adalah waktu panen yang cukup panjang. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai potensi sukun sebagai sumber pangan alternatif dari manfaatnya, penanganan panen dan pascapanen dan produk olahan yang berdaya saing berbasis pada teknologi inovatif yang sudah dihasilkan selama ini. Pelatihan ini akan dilaksanakan di Desa Moutong Kec. Tilongkabila Kab. Bone Bolango dengan masyarakat sasaran yaitu anggota PKK. Pelaksanaan kegiatan pelatihan direncanakan pada bulan Mei 2022 bertempat di Kantor Desa Moutong Kec. Tilongkabila Kab. Gorontalo. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari minggu tanggal 19 September 2022, dengan peserta terdiri atas anggota PKK desa Moutong dan apparat desa, sebanyak 30 orang. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari dua tahap, yaitu pemberian teori pengolahan tepung sukun dan olahannya. Materi disampaikan oleh Yoyanda Bait, STP., M.Si. Setelah itu dilanjutkan dengan praktek pembuatan tepung sukun dan olahannya. Berdasarkan hasil evaluasi, Program pengabdian memberikan dampak positif baik bagi masyarakat Desa Moutong terutama anggota PKK. Produk olahan yang dibuat dengan bahan dasar tepung sukun dapat diterima oleh responden lebih dari 50% menyatakan sangat suka terhadap produk cookies dan brownies.  Hasil pengujian organnoleptik terhadap rasa, warna dan aroma memperoleh skor organoleptik 4,50-4,75 (sangat suka).
PELATIHAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PEMBUATAN DONAT DAN KERIPIK KULIT PISANG Engelen, Adnan; Umela, Syaiful
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.695 KB)

Abstract

Kuling pisang di Desa Panggulo Barat, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango memiliki potensi yang cukup besar untuk diolah menjadi produk olahan yang bernilai jual. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan diversifikasi produk olahan kulit pisang setelah mengkonsumsi buah pisangnya. Hal itu menyebabkan limbah kulit pisang dikonsumsi masyarakat terbuang percuma tanpa adanya perhatian masyarakat untuk memanfaatkannya. Adapun beberapa solusi yang adalah dengan diadakannya pelatihan teknologi tepat guna yang akan dilaksanakan dalam program PKM terdiri atas tiga tahapan, yaitu 1) sosialisasi manfaat kegiatan pengolahan limbah kulit pisang, 2) pelatihan pembuatan produk diversifikasi kulit pisang, Harapan setelah diadakan kegiatan PKM ini adalah siswa-siswa SMKN Dengilo dan masyarakat dapat memahami dan terampil dalam mengolah kulit pisang serta meningkatkan kualitas produk yang bernilai jual tinggi di pasar serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK BONGGOL PISANG PADA SISWA SMKN 4 GORONTALO UTARA, PROVINSI GORONTALO Engelen, Adnan; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keripik pisang yang dibuat dengan berbahan bonggol pisang memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga dapat diolah menjadi produk olahan yang bernilai jual. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan produk olahan bonggol pisang setelah mengkonsumsi buah pisangnya. Hal itu menyebabkan pohon pisang dikonsumsi buahnya namun bonggolnya belum dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga dapat terbuang percuma tanpa adanya perhatian masyarakat untuk memanfaatkannya. Adapun beberapa solusi yang dilakukan adalah dengan diadakannya pelatihan pembuatan keripik bonggol pisang yang akan dilaksanakan dalam program PKM terdiri atas tiga tahapan, yaitu 1) sosialisasi manfaat kegiatan pengolahan bonggol pisang, 2) pelatihan pembuatan produk keripik bongol pisang, Harapan setelah diadakan kegiatan PKM ini adalah siswa-siswa SMKN 4 Gorntalo Utara dan masyarakat dapat memahami dan terampil dalam mengolah bonggol pisang  serta meningkatkan kualitas produk yang bernilai jual tinggi di pasar serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.