Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA MINUMAN SERBUK KACANG SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L.) METODE KRISTALISASI Umami, Annisa Nur Fitri; Bait, Yoyanda; Engelen, Adnan
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 1 (2025): Maret (Edisi Khusus Kacang Sacha Inchi)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i1.29623

Abstract

Minuman serbuk merupakan salah satu produk minuman instan yang berbentuk butiran halus, mudah larut dalam air memiliki sifat yang kering dengan kadar air yang rendah sehingga memiliki umur simpan yang cukup lama. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi sukrosa terhadap karakteristik fisikokimia dan tingkat kesukaan panelis pada karakteristik terbaik minuman serbuk kacang sacha inchi. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali ulangan. Analisis data yang digunakan berupa Analysis of Variant (ANOVA) dan uji banding Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa minuman serbuk kacang sacha inchi memberikan pengaruh nyata terhadap nilai kadar air, warna (colour meter) L*. a*, b*, uji organoleptik terhadap warna, aroma, dan rasa pada keempat perlakuan. Sedangkan uji kadar protein, kadar lemak, dan waktu larut tidak berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan nilai kadar air diperoleh 2.21% - 0.99%, warna minuman serbuk kacang sacha inchi nilai L* 8.27 – 99.54, a* 4.94 – (-1.78), b* 10.84 – 6.43, uji organoleptik warna (suka), aroma (agak suka), dan rasa (agak suka). Sedangkan kadar protein diperoleh 9.06% -8.47%, kadar lemak 4.06% - 3.19%, dan waktu larut suhu 70oC 11.97 – 5.61 detik, suhu 29oC 140.33 – 97.67 detik. Perlakuan terbaik minuman serbuk kacang sacha inchi pada konsentrasi sukrosa 250 g/100 ml ekstrak kacang sacha inchi.
Pelatihan Pengolahan Tepung Sukun dan Produk Olahannya di Desa Moutong Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Bait, Yoyanda; Antuli, Zainudin; Engelen, Adnan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.056 KB)

Abstract

Sukun (Artocarpus altilis) mempunyai peluang sebagai pangan alternatif dalam rangka menunjang ketahanan pangan. Potensi lain dari sukun yang telah ditemukan sebagai pendamping pangan pokok beras adalah waktu panen yang cukup panjang. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai potensi sukun sebagai sumber pangan alternatif dari manfaatnya, penanganan panen dan pascapanen dan produk olahan yang berdaya saing berbasis pada teknologi inovatif yang sudah dihasilkan selama ini. Pelatihan ini akan dilaksanakan di Desa Moutong Kec. Tilongkabila Kab. Bone Bolango dengan masyarakat sasaran yaitu anggota PKK. Pelaksanaan kegiatan pelatihan direncanakan pada bulan Mei 2022 bertempat di Kantor Desa Moutong Kec. Tilongkabila Kab. Gorontalo. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari minggu tanggal 19 September 2022, dengan peserta terdiri atas anggota PKK desa Moutong dan apparat desa, sebanyak 30 orang. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari dua tahap, yaitu pemberian teori pengolahan tepung sukun dan olahannya. Materi disampaikan oleh Yoyanda Bait, STP., M.Si. Setelah itu dilanjutkan dengan praktek pembuatan tepung sukun dan olahannya. Berdasarkan hasil evaluasi, Program pengabdian memberikan dampak positif baik bagi masyarakat Desa Moutong terutama anggota PKK. Produk olahan yang dibuat dengan bahan dasar tepung sukun dapat diterima oleh responden lebih dari 50% menyatakan sangat suka terhadap produk cookies dan brownies.  Hasil pengujian organnoleptik terhadap rasa, warna dan aroma memperoleh skor organoleptik 4,50-4,75 (sangat suka).
PELATIHAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PEMBUATAN DONAT DAN KERIPIK KULIT PISANG Engelen, Adnan; Umela, Syaiful
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.695 KB)

Abstract

Kuling pisang di Desa Panggulo Barat, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango memiliki potensi yang cukup besar untuk diolah menjadi produk olahan yang bernilai jual. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan diversifikasi produk olahan kulit pisang setelah mengkonsumsi buah pisangnya. Hal itu menyebabkan limbah kulit pisang dikonsumsi masyarakat terbuang percuma tanpa adanya perhatian masyarakat untuk memanfaatkannya. Adapun beberapa solusi yang adalah dengan diadakannya pelatihan teknologi tepat guna yang akan dilaksanakan dalam program PKM terdiri atas tiga tahapan, yaitu 1) sosialisasi manfaat kegiatan pengolahan limbah kulit pisang, 2) pelatihan pembuatan produk diversifikasi kulit pisang, Harapan setelah diadakan kegiatan PKM ini adalah siswa-siswa SMKN Dengilo dan masyarakat dapat memahami dan terampil dalam mengolah kulit pisang serta meningkatkan kualitas produk yang bernilai jual tinggi di pasar serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK BONGGOL PISANG PADA SISWA SMKN 4 GORONTALO UTARA, PROVINSI GORONTALO Engelen, Adnan; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keripik pisang yang dibuat dengan berbahan bonggol pisang memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga dapat diolah menjadi produk olahan yang bernilai jual. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan produk olahan bonggol pisang setelah mengkonsumsi buah pisangnya. Hal itu menyebabkan pohon pisang dikonsumsi buahnya namun bonggolnya belum dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga dapat terbuang percuma tanpa adanya perhatian masyarakat untuk memanfaatkannya. Adapun beberapa solusi yang dilakukan adalah dengan diadakannya pelatihan pembuatan keripik bonggol pisang yang akan dilaksanakan dalam program PKM terdiri atas tiga tahapan, yaitu 1) sosialisasi manfaat kegiatan pengolahan bonggol pisang, 2) pelatihan pembuatan produk keripik bongol pisang, Harapan setelah diadakan kegiatan PKM ini adalah siswa-siswa SMKN 4 Gorntalo Utara dan masyarakat dapat memahami dan terampil dalam mengolah bonggol pisang  serta meningkatkan kualitas produk yang bernilai jual tinggi di pasar serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
TRAINING IN APPROPRIATE TECHNOLOGY THROUGH DATE FLAVOR TOMATO PROCESSING (TORAKUR) IN BUTU VILLAGE, BONE BOLANGO DISTRICT Bait, Yoyanda; Liputo, Siti Aisa; Engelen, Adnan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to increase the skills and knowledge of Butu Village residents in processing tomatoes into value-added products, namely date-flavored tomatoes (Torakur). This activity was carried out by a team of lecturers from the Gorontalo State University Food Technology Study Program in Butu Village, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province and is expected to provide an alternative source of income for the local community and minimize losses due to unsold tomatoes. This training involved all village residents, especially housewives and youth. The results of this activity show that participants are able to apply appropriate technology in processing tomatoes and produce products that are ready to be marketed.
PELATIHAN PEMBUATAN SARI BUAH VARIAN RASA DI SMKN 1 DENGILO Engelen, Adnan; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sari buah adalah salah satu jenis olahan minuman yang dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan produk olahan buah menjadi minuman sari buah setelah mengkonsumsi buahnya. Adapun beberapa solusi yang dilakukan adalah dengan diadakannya pelatihan pembuatan sari buah varian rasa yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini agar siswa-siswa dan masyarakat dapat memahami serta terampil dalam mengolah buah-buahan serta meningkatkan kualitas produk minuman bernilai jual tinggi serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.