Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengolahan Tepung Sukun dan Produk Olahannya di Desa Moutong Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Bait, Yoyanda; Antuli, Zainudin; Engelen, Adnan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.056 KB)

Abstract

Sukun (Artocarpus altilis) mempunyai peluang sebagai pangan alternatif dalam rangka menunjang ketahanan pangan. Potensi lain dari sukun yang telah ditemukan sebagai pendamping pangan pokok beras adalah waktu panen yang cukup panjang. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai potensi sukun sebagai sumber pangan alternatif dari manfaatnya, penanganan panen dan pascapanen dan produk olahan yang berdaya saing berbasis pada teknologi inovatif yang sudah dihasilkan selama ini. Pelatihan ini akan dilaksanakan di Desa Moutong Kec. Tilongkabila Kab. Bone Bolango dengan masyarakat sasaran yaitu anggota PKK. Pelaksanaan kegiatan pelatihan direncanakan pada bulan Mei 2022 bertempat di Kantor Desa Moutong Kec. Tilongkabila Kab. Gorontalo. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari minggu tanggal 19 September 2022, dengan peserta terdiri atas anggota PKK desa Moutong dan apparat desa, sebanyak 30 orang. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari dua tahap, yaitu pemberian teori pengolahan tepung sukun dan olahannya. Materi disampaikan oleh Yoyanda Bait, STP., M.Si. Setelah itu dilanjutkan dengan praktek pembuatan tepung sukun dan olahannya. Berdasarkan hasil evaluasi, Program pengabdian memberikan dampak positif baik bagi masyarakat Desa Moutong terutama anggota PKK. Produk olahan yang dibuat dengan bahan dasar tepung sukun dapat diterima oleh responden lebih dari 50% menyatakan sangat suka terhadap produk cookies dan brownies.  Hasil pengujian organnoleptik terhadap rasa, warna dan aroma memperoleh skor organoleptik 4,50-4,75 (sangat suka).
PELATIHAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PEMBUATAN DONAT DAN KERIPIK KULIT PISANG Engelen, Adnan; Umela, Syaiful
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.695 KB)

Abstract

Kuling pisang di Desa Panggulo Barat, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango memiliki potensi yang cukup besar untuk diolah menjadi produk olahan yang bernilai jual. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan diversifikasi produk olahan kulit pisang setelah mengkonsumsi buah pisangnya. Hal itu menyebabkan limbah kulit pisang dikonsumsi masyarakat terbuang percuma tanpa adanya perhatian masyarakat untuk memanfaatkannya. Adapun beberapa solusi yang adalah dengan diadakannya pelatihan teknologi tepat guna yang akan dilaksanakan dalam program PKM terdiri atas tiga tahapan, yaitu 1) sosialisasi manfaat kegiatan pengolahan limbah kulit pisang, 2) pelatihan pembuatan produk diversifikasi kulit pisang, Harapan setelah diadakan kegiatan PKM ini adalah siswa-siswa SMKN Dengilo dan masyarakat dapat memahami dan terampil dalam mengolah kulit pisang serta meningkatkan kualitas produk yang bernilai jual tinggi di pasar serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK BONGGOL PISANG PADA SISWA SMKN 4 GORONTALO UTARA, PROVINSI GORONTALO Engelen, Adnan; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keripik pisang yang dibuat dengan berbahan bonggol pisang memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga dapat diolah menjadi produk olahan yang bernilai jual. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan produk olahan bonggol pisang setelah mengkonsumsi buah pisangnya. Hal itu menyebabkan pohon pisang dikonsumsi buahnya namun bonggolnya belum dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga dapat terbuang percuma tanpa adanya perhatian masyarakat untuk memanfaatkannya. Adapun beberapa solusi yang dilakukan adalah dengan diadakannya pelatihan pembuatan keripik bonggol pisang yang akan dilaksanakan dalam program PKM terdiri atas tiga tahapan, yaitu 1) sosialisasi manfaat kegiatan pengolahan bonggol pisang, 2) pelatihan pembuatan produk keripik bongol pisang, Harapan setelah diadakan kegiatan PKM ini adalah siswa-siswa SMKN 4 Gorntalo Utara dan masyarakat dapat memahami dan terampil dalam mengolah bonggol pisang  serta meningkatkan kualitas produk yang bernilai jual tinggi di pasar serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
TRAINING IN APPROPRIATE TECHNOLOGY THROUGH DATE FLAVOR TOMATO PROCESSING (TORAKUR) IN BUTU VILLAGE, BONE BOLANGO DISTRICT Bait, Yoyanda; Liputo, Siti Aisa; Engelen, Adnan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to increase the skills and knowledge of Butu Village residents in processing tomatoes into value-added products, namely date-flavored tomatoes (Torakur). This activity was carried out by a team of lecturers from the Gorontalo State University Food Technology Study Program in Butu Village, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province and is expected to provide an alternative source of income for the local community and minimize losses due to unsold tomatoes. This training involved all village residents, especially housewives and youth. The results of this activity show that participants are able to apply appropriate technology in processing tomatoes and produce products that are ready to be marketed.
PELATIHAN PEMBUATAN SARI BUAH VARIAN RASA DI SMKN 1 DENGILO Engelen, Adnan; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sari buah adalah salah satu jenis olahan minuman yang dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan produk olahan buah menjadi minuman sari buah setelah mengkonsumsi buahnya. Adapun beberapa solusi yang dilakukan adalah dengan diadakannya pelatihan pembuatan sari buah varian rasa yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini agar siswa-siswa dan masyarakat dapat memahami serta terampil dalam mengolah buah-buahan serta meningkatkan kualitas produk minuman bernilai jual tinggi serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA dan UJI ORGANOLEPTIK TORTILLA CHIPS TEPUNG JAGUNG PULUT (Zea mays var. ceratina) dengan PENAMBAHAN TEPUNG IKAN TONGKOL (Euithynnus affinis) Mohi, Dian; Limonu, Marleni; Modjo, Ardiyanto Saleh; Engelen, Adnan; Akhmad Mutsyahidan, Arif Murtaqi
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.29908

Abstract

Tortila Chips merupakan salah satu produk makanan ringan yang berbentuk segitiga dengan ukuran ketebalan yang berbeda-beda yang terbuat dari jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan uji organoleptik pada tortilla chips dari tepung jagung pulut dengan penambahan tepung ikan tongkol. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu penambahan tepung ikan tongkol, yang terdiri 4 perlakuan yaitu kontrol (tanpa penambahan tepung ikan); dan penambahan tepung ikan tongkol (10 gr, 20 gr dan 30 gr) yang sebanyak 3 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi uji kadar protein, uji kadar air, uji organoleptik, dan kerenyahan. Data yang dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA (Analysis of Variance). Hasil penelitian menyatakan bahwa tortilla chips tepung jagung pulut dengan penambahan tepung ikan tongkol adalah sebagai berikut : kadar protein 4,84% -7.16%; kadar air 3,39% - 6,69%; warna 4,60 - 4,90 (netral); aroma 4,67 - 5,10 (netral - agak suka); tekstur 3,97 – 5,70 (agak tidak suka – agak suka); rasa 4,70 - 5,30 (netral - agak suka); dan kerenyahan 845,6 g/force - 1347,8 g/force. 
PENGARUH JENIS BAHAN PENGISI KEMASAN PADA TRANSPORTASI DARAT TERHADAP MUTU PEPAYA(Carica papaya L.) SELAMA PENYIMPANAN Rauf, Ardila Sebrina; Kasim, Rahmiyati; Dahlan, Sakinah Ahyani; Saman, Widya Rahmawaty; Ahmad, Lisna; Engelen, Adnan
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.28614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis bahan pengisi kemasan pada transportasi darat terhadap mutu fisik dan kimia buah pepaya selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan tiga kali ulangan. Perlakuannya pada penelitian ini yaitu : K0 = Tanpa bahan pengisi; K1= Pelepah batang pisang; K2=Net foam; K3=Kertas Karton. Masing-masing pengangkutan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Data penelitian dianalisis sidik ragam atau Analysis of Variance (ANOVA) menggunakan aplikasi SPSS versi 20,serta dilakukan uji lanjut duncan's multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% atau α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa kemasan memberikan pengaruh nyata terhadap nilai susut bobot, kekerasan, kerusakan, dan kadar air buah pepaya pada lama penyimpanan hari ke-0 dan ke-3, sedangkan pada lama penyimpanan hari ke-5 tidak memberikan pengaruh nyata pada setiap parameter uji. Getaran mempengaruhi susut bobot, kekerasan, dan kerusakan, diperoleh getaran tertinggi terdapat pada K2 dan K3.
KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK KUE SEMPRONG DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG CANGKANG TELUR Hasan, Fangki; Lasindrang, Musrowati; Limonu, Marleni; Bait, Yoyanda; Engelen, Adnan; Isra, Muhammad
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.14075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gizi, tingkat kesukaan, serta formula terbaik dari kue semprong yang diformulasi dengan tepung cangkang telur. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu perlakuan penambahan tepung cangkang telur yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu: T0 = Kontrol, T1 = 5 gram, T2 = 7,5 gram, serta T3 = 10 gram. Masing-masing diulang tiga kali. Data dianalisis dengan Sidik Ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung cangkang telur memberikan pengaruh terhadap karakteristik gizi kue semprong. Formulasi perlakuan terbaik dari penambahan tepung cangkang telur pada pembuatan kue semprong ditunjukkan oleh perlakuan penambahan tepung cangkang telur 10 gram dengan karakteristik gizi terdiri dari kadar air 3,67%, abu 2,37%, protein 5,64%, lemak 25,21%, karbohidrat 63,1%, kalsium 5,57 μg/g, serat kasar 2,39%, serta tingkat kesukaan melalui uji organoleptik yaitu warna, aroma, rasa dan tekstur memiliki keragaman hasil pada analisis statistik.
Pelatihan Pengolahan Kulit Ikan Tuna Menjadi Kerupuk pada Masyarakat Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara Rosdiani Azis azis; Adnan Engelen; Ingka Rizkyani Akolo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 2 No. 3 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v2i3.564

Abstract

Ponelo Kepulauan merupakan salah satu desa di Kabupaten Gorontalo Utara yang dikelilingi oleh perairan yang mempunyai potensi tinggi dalam perikanan. Salah satu potensi perikanan di daerah tersebut adalah ikan tuna. Sebagian besar ikan tuna yang didapatkan dari hasil tangkapan nelayan hanya dijual dalam keadaan segar atau diolah menjadi olahan bakso ikan. Pengolahan ikan ini tentunya menghasilkan limbah berupa kulit ikan yang hanya dibuang dan tidak dimanfaatkan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu perekonomian masyarakat terutama istri-istri nelayan yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga melalui pelatihan pengolahan kulit ikan tuna menjadi kerupuk. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang dilaksanakan berjalan sangat baik dan memuaskan semua pihak. Materi yang disampaikan dapat dipahami oleh peserta dan diaplikasikan dengan baik pada saat pembuatan kerupuk dari kulit ikan tuna. Produk kerupuk kulit ikan tuna yang dihasilkan juga sudah bagus dan disukai oleh peserta
Seaweed nori (Kappapycus alvarezi) physicochemical and organoleptic characteristics with moringa leaf fortification (Moringa oleifera LAM) Limonu, Marleni; Bait, Yoyanda; Engelen, Adnan; Muhsin, Nurhayati
AGROINTEK Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v18i2.16764

Abstract

Nori was a product made from seaweed which contained fiber and bioactive substances even though it had low antioxidants. The solution was needed to increase antioxidants from Nori products was food diversification with the addition of Moringa leaves which contained high antioxidant activity. Identifying the physicochemical and organoleptic properties of the nori seaweed (Kappapycus alvarezi) with the fortification of Moringa (Moringa oleifera Lam) leaves was the aim of this research. The addition of Kappapycus alvarezi seaweed pulp and Moringa leaf pulp was compared in this study's single-factor randomized design (CRD) four treatments: (K0=100%:0% kontrol), (K1=90%:10%), (K2=80%:20), (K3=70%:30%). The data were evaluated using statistical analysis of variance (ANOVA), and the Duncan Multiple Range Test was used if there was a significant result (p0.05) for each treatment (DMRT). The results showed that Kappapycus alvarezi nori seaweed with fortified Moringa leaves (Moringa oleifera Lam) had an effect on physicochemical and organoleptic characteristics, and could increase the nutritional value of nori, which had an antioxidant activity value of 59.921ppm, total phenol of 252.527%, the water content of 18.030%, Fiber content of 18.637%, thickness test of 0.20 mm, tensile strength/tear strength of 0.541MPa, hydration test of 24.446%. The organoleptic values consist of color at 5.83, aroma at 4.87, taste at 5.03, and texture at 5.53. The impact of this research was to produce products that contained good bioactive substances and antioxidants.