Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Memimpin Pasca-Perambahan: Kepemimpinan Transformatif Kepala Desa di Desa Kedungpengaron Mukarromah, Karisma Nisaul; Holilah, Holilah
Journal Politique Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/politique.2026.6.1.40-58

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran agensi politik lokal dalam mengatasi konflik konservasi yang dipicu oleh jurang kepercayaan dan ketergantungan sumber daya, sebagaimana terjadi di Desa Kedungpengaron, Pasuruan, yang memiliki sejarah perambahan Cagar Alam Gunung Abang. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kepemimpinan transformatif kepala desa dalam memediasi konflik historis serta merekonstruksi kepercayaan masyarakat terhadap institusi konservasi melalui keberhasilan program usaha ekonomi produktif budidaya ayam petelur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan UEP tidak terutama ditentukan oleh dukungan teknis BBKSDA yang terbatas, melainkan kepemimpinan transformatif Kepala Desa Sutar sebagai faktor dominan. Kepemimpinan tersebut termanifestasi dalam Kharisma berupa komitmen pengorbanan finansial pribadi lebih dari seratus juta rupiah serta stimulasi intelektual yang melahirkan inovasi pakan lokal dan penguatan jejaring pengetahuan.
PENERAPAN PASAL 5 AYAT (3) PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 37 TAHUN 1998 TENTANG PERATURAN JABATAN PPAT, KEPALA DESA SEBAGAI PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH SEMENTARA (PPAT SEMENTARA) DI KABUPATEN BANYUASIN holilah, Holilah
Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan Vol. 5 No. 1 (2016): Repertorium
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/rpt.v5i1.176

Abstract

Article 5 section 3 of Government regulation No 37/1998 about land certificate officer (PPAT) asserts that head of district has the authority to serve the society in establishing PPAT certificate in an area with less PPAT availability.Legal materials of this research will be taken from law regulation and research result which are interview and written data from participants. This research will use Statue Law Approach that examine the legal issues relate to Agrarian law No 5/1960, district law no 6/2014, government regulation no 37/1998 about PPAT position regulation, government regulation no 24/1997 about land registration, Ministry of Agrarian, Department of National Land Affairs no 1/1996 about PPAT formation, and Department of National Land Affairs regulation no 1/2006 about carrying out stipulation of the government regulation no 37/1998 about PPAT position regulation.  Case study approach is needed to answer the problem of head of village as temporary PPAT in relation to land right diversion in Banyuasin district
Integrating Digital Literacy in English for Specific Purposes (ESP) Instruction Via English for Law e-module Surani, Dewi; Umalihayati, Umalihayati; Septiyani, Rini Dwi; Holilah, Holilah
Journal of English Teaching and Learning Issues Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jetli.v6i1.19293

Abstract

Nowadays, integration of technology through digital literacy in English instruction is demanded highly, but in practice, digital material like electronic modules still lacks investigation, especially in the ESP context. Therefore, this qualitative study tries to describe the digital literacy demand related to the material in ESP teaching and the implementation of digitalized based ESP material to facilitate law students’ digital literacy. 25 law students were involved as participants, with the questionnaires and interviews as the primary data and class observation as the secondary data. The results reveal that ESP language-teaching process demands digitalized material which facilitates the students’ needs in enhancing their English skills by exploring authentic learning sources digitally. The implementation of the English for Law e-module facilitates students’ digital literacy, especially in accessing the digital material in the e-module by 70% of the whole participants, 57,7 % of students use their digital literacy for finishing the lectures assignment, and 74% of students able to overcome their digital obstacle independently. The finding recommends the utilization of digitalized material based on e-module to cultivate the students’ digital literacy in ESP instruction.
Pengembangan Game Edukasi Matematika Sekolah Dasar Menggunakan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android (Studi Kasus: Sdit Al-Hanif) Holilah, Holilah; Syahira, Elga; Krisdianto, Nanang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7581

Abstract

Teknologi yang semakin berkembang memberikan dampak positif pada bidang pendidikan, termasuk dalam pengembangan media belajar digital yang lebih inovatif dan interaktif. Namun, perkembangan ini juga diikuti oleh timbulnya dampak negatif seperti kecenderungan penggunaan gadget bagi anak unutk aktivitas non-edukatif, terutama bermain game yang kurang mendukung proses belajar. Di sisi lain, kualitas pembelajran matematika di indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, yang ditandai oleh rendahnya hasil skor yang diperoleh siswa pada ts PISA. Permaslahan mengenai mata pelajaran matematika juga ditemukan di SDIT Al-hanif, khususnya pada materi pecahan dan bangun ruang akibat kurangnya penguasaan konsep dasar serta rendahnya kemampuan visualisasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Slice and Shape, yaitu game edukasi interaktif berbasis Android menggunakan metode Game Decvelopment Life Cycle (GDLC), dengan integrasi Augmented Reality untuk membantu visualisasi bangun ruang dasar secara lebih nyata. Uji validitas oleh lima guru matematika memperoleh skor rata-rata 94% dengan kategori sangat valid, sedangkan penilaian interaktivitas oleh siswa menunjukkan respons yang sangat positif. Efektivitas pembelajaran dianalisis menggunakan N-Gain dan menghasilkan nilai 0,42 yang termasuk kategori sedang namun efektif, dengan peningkatan skor dari 44,60 pada pre-test menjadi 64,21 pada post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game Slice and Shape valid, interaktif, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran pada materi pecahan dan bangun ruang di sekolah dasar.